
Karena merasa terpojok pemimpin bejubah hitam mengeluarkan pill berwarna Hitam dari cincin penyimpanannya,ia lalu menelanya dengan sekali teguk.
"Karena kalian yang memaksaku,jangan salahkan aku bersikap kejam kepada kalian."Pemimpin jubah hitam menyeringai kejam.
Setelah memakan pill itu tubuh pemimpin berjubah hitam menjadi lebih besar,hingga jubah yang ia pakai sobek karena perubahanya itu,Matanya berwarna merah darah dengan tatapan membunuh yang sangat menindas bagi siapapun yang melihatnya,ia melihat kearah mantan anggotanya.
Pill yang di makan oleh pemimpin berjubah hitam bernama pill darah pemaksa,efek dari orang yang memakan pill itu adalah dapat menperkuat orang itu hingga berikali kali lipat tetapi itu hanya bersifat sementara,dan efek samping dari memakan pill itu dapat menghancurkan kultivasi karena ketika orang memakan pill itu akan terjadi ledakan energi yang sangat besar di tubuh mereka,sehingga membuat dantian dan meridian tak mampu menampungnya pada akhirnya meridian dan dantianya akan meledak.
aura yang pemimpin berjubah hitam itu lepaskan mampu menekan kesembilan bawahanya.
"Menarik."Qin San melihat itu dari jauh mengamati pertarungan mereka sambil menunggu Hou Chun menghancurkan Formasi di gunung.
..........
Di dalam Hou Chun membuka matanya,energi di dalam tubuhnya telah kembali seperti sedia kala.
Hou Chun berdiri dari posisi kultivasinya,lalu melanjutkan perjalananya,perjalanan kali ini terasa sangat mudah karena tidak ada monster yang berbahaya bagi Hou Chun,rata rata monster di sana berada di level D atau C dan itu dapat Hou Chun habisi dengan sangat mudah.
Sekitar 10 menitan Hou Chun sampai di di sebuah tangga yang menuju ke puncak gunung,di sana terlihat mata formasi dengan bendera berawana putih yang tertancap di puncak gunung,dengan hati hati Hou Chun melangkahkan kakinya kesebuah tangga untuk mencabut mata Formasi.
Awalnya Hou Chun merasa biasa saja saat melangkahkan kakinya di tangga itu tetapi lama kelamaan seperti ada beban berat yang menimpa tubuhnya,sehingga membuat perjalananya terhambat oleh tekanan itu.
Hou Chun terus melangkahkan kakinya walaupun ia di tekan hingga seperti tulang punggungnya akan patah,Ia sama sekali tak menyerah atas itu,ia sudah berjanji kepada gurunya bahwa ia akan berhasil jadi ia tidak ingin mengecewakan gurunya dengan pulang membawa sebuah kegagalan.
"Tekanan ini,aku tak akan membiarkanmu menaklukanku,hanya sebaliknya yang akan terjadi,aku yang akan menaklukanmu,aku Hou Chun tidak akan pernah takluk kepada siapapun bahkan jika Para Dewa yang memaksaku."Ucap Hou Chun dengan tekad dan semangat yang membara memenuhi matanya..
Dengan langkah pelan tapi pasti Hou Chun melangkah dari tangga satu ke tangga lainya,Ia juga merasakan saat tubuhnya di tekan seperti ada sebuah tekanan spiritual yang mengalir ke tubuhnnya membuatnya semakin kuat dan kuat.
__ADS_1
Sekitar 200 dari 500 tangga sudah Hou Chun lewati dengan cukup sulit.
Di tangga kedua ratus Hou Chun mengelap peluhanya yang mengalir di wajahnya,Ia menggertakan giginya saat melangkahkan kakinya ke tangga 201,beratnya benar bemar sangat berbeda dengan 200 tangga di bawahnya,yang masih ia tahan dengan cukup sulit.
Tulang tulangnya sekarang mulai mengeluarkan suara satu persatu,tetapi ia masih mampu menahanya,di tangga ke 201 ia berdia menyesuaikan diri terlebih dulu selam 10 menitan sebelum melanjutkan naik ketangga berikutnya.
Malampun tiba,Hou Chun terlihat masih berada di tangga ke 270 dengan kakinya yang terus bergetar menahan tekanan yang sangat besar.
Sedangkan Qin San dan Long tian masih mengamati pemimpin berjubah hitam yang bertarung dengan wakil pemimpin berjubah hitam yang memakan pill yang sama denganya,Sedangkan untuk anggotanya yang lain sudah mati karena di bunuh oleh pemimoin berjubah Hitam.
Mereka berdua terlihat sudah sangat sangat lemah karena kekuatan pill yang mereka telah sudah mulai tidak bekerja,Qin San melihat keduanya sangat menikmati itu tapi di sisi lain ia juga menghawatirkan Hou Chun yang belum keluar dari gunung.
Tapi karena ia sudah memberikan benda kepada Hou chun yang akan melindunginya,jadi ia tak terlalu khawatir dengan itu.
Beberapa saat kemudian terlihat wakil pemimpin berjubah hitam memenangkan pertarungan itu,dengan pemimpin berjubah hitam mati tertusuk pedang di bagian jantungnya,membuatyabg langsung mati tanpa ucapan terakhirnya.
"Dewa aku sudah membunuhnya,kalau begitu aku akan pergi."Ucap wakil pemimpin berjubah Hitam berbalik.
"Memangnya siapa yang menyuruhmu pergi."Qin San menodongkan sebuah pedang di leher Wakil pemimpin berjubah hitam.
"Bukankah dewa tadi berjanji akan melepaskan siapa yang membunuh pemimpin itu."Ucap Wakil pemimpin berjubah hitam mengingat kembali perkataan Qin San.
"Memang benar aku tadi akan melepaskanmu,tetapi bukan melepaskanmu dengan membiarkan kau pergi,yang ku maksud adalah melepaskanya nyawa dari tubuhmu."Qin San tanpa ragu menebas kepala Wakil pemimpin Berjubah Hitam.
Kepala wakil pemimpin berjubah hitam menggelinding di tanah dengan lehernya yang memuncratkan darah segar ke segala arah.
Qin San langsung membakara tubunya dan laku menendang kepalanya sangat keras.
__ADS_1
Ia juga membakar mayat mayat lainya yang merusak pemandangan menurutnya.
ia berjalan ke arah Long tian dan duduk agak jauh dari Long Tian lalu menutup matanya dengan posisi Lotus.
........
Pagi pun tiba..
Sinar matahari dari timur menyinari dunia weris,terlihat seorang anak yang terduduk lemas di tangga,ia tak lain adalah Hou chun,ia sudah mencapai tangga ke 450,tinggal 50 tangga lagi ia berhasil menuju puncak Gunung.
Sekitar 3 jaman ia beristirahat di tangga dengan sambil mencoba menyerap tekanan spirituak ya g mengalir di tubuhnya.
Tingkatan spiritual hou Chun sekarang terlihat meningkat dengan pesat hingga ia bisa mendengar pergerakan yang berada sekitar 10 kilometer dari ia berada.
Hou chun berdiri dari tempat duduknya,ia kembali melangkahkan kakinya karena kekuatan spiritualnya yang meningkat pererjalanan Hou chun menjadi lebih mudah.
Pada tengah hari,Hou Chun sudah berada di 499 tangga tinggal satu langkah lagi ia berhasil mencapai puncak,ia sama sekali tak terburu buru,Hou Chun kembali beristirahat sebentar mencoba menyerap tekanan spiritual serta memulihkan tenaganya yabg sudah terjuras cukup banyak.
Sekitar 30 menit beristirahat Hou Chun berdiri dari duduknya san melangkahkan kakinya kembali ke tangga yang ke 500. dengan sangat hati hati Hou chun melangkahkan kakinya.
Tapi yang tak ia sangka di tangga ke 500 sama sekali tidak ada tekanan beraya seperti yang ia pikirkan,tetapi aliran spiritual di tangga ke 500 memang sangat besar tapi bukan bersifat menekan,tapi bersifat menyejukan dan dapat membuat orang merasa rileks,aliran spiritual terus memperkuat Jiwa spiritual Hou Chun,Hou Chun merasa sangat nyaman hingga ia tak sadar sudah berada di sana sampai malam kembali tiba.
"Arhgggghh kenapa aku bisa lupa dengan tugasku datang kemari."Ucap Hou Chun melangkah kesebuah altar dengan bendera berwarna putih yang berdiri tegak di sana.
...........
BERSAMBUNGG......
__ADS_1