Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
ratu kalajengking


__ADS_3

Melihat kalajengking yang begitu besar di depan mereka,Mereka bertiga memposisikan tubuh mereka dengan waspada.


Qin San membalikan Tubuhnya ia mendekat ke arah Hou Chun lalu melemparkanya keluar dari array sembilan trigram,Hou Chun terkejut ketika Qin San melemparnnya,tetapi ia tahu jika tujuan Qin San melemparkanya keluar karena jika ia tetap berada di sana ia akan menjadi beban bagi Qin San dan Long Tian karena dengan dia yang tidak mengerti array sembilan trigram ia akan di serang oleh kalajengking itu tanpa bisa menghindarinya.


Qin San kembali menatap kalajengking yang ada di depanya,kala jengking itu melepaskan racun dari ekornya menembak ke arah Long Tian,dengan sigap Long tian melompat ke array tanpa jebakan,Racun kalajengking itu mengenai tanah Kosong.


Setelah menembakan racun dari mulutnya Kala jengking itu tiba tiba menyerang menggunakan Qi berbentuk elemen es menembakan ke arah Qin San,Qin San melompat ke atas lalu berdiri di atas es yang membeku di bawah kakinya.


Ia tersenyum mengejek ke arah Kalajengking itu karena seranganya sama sekali tidak mengenainya,Qin San mengkode matanya ke arah Long tian,Long tian mengerti apa yang Qin San maksud Ia pelan pelan mendekat ke arah Kalajengking tanpa menimbulkan suara di kakinya,sementara Qin San mengalihlan perhatian kalajengking agar tetap menyerangnya,dengan rencananya kalajengking itu benar benar terpancing ia menyerang Qin San dengan membabi buta,Long tian yang berada di belakang kalajengking itu ia lalu memegang ekor kala jengking itu dengan tubuhnya ia menganggkat ekor kalajengking ke atas lalu menjatuhkanya ke tanah dengan sangat keras.


Long tian terus melakukan itu hingga beberapa kali tetapi karena kerasnya kulit dari Kalajengking membuat kalajengking itu susah untuk mati,Qin San bergegas ke depan membawa pedangnya,walaupun ia tak bisa menggunakan Qinya tebasan Qin San membuat ekor dari kalajengking itu terpotong.


Darah berwarna hijau terlihat mengalir dari ekor kalajengking uang terpotong,Kalajengking itu terlihat marah sekaligus kesakitan secara bersamaan,Tetapi setelah ekornya terpotong tiba tiba sebuah ekor berwarna emas tumbuh di bagian ekor kalajengking yang terpotong,sebuah mahkota berwarna emas tiba tiba juga terbentuk di kepala Kalajengking itu.


Gempa yang sama seperti pertama kalajengking itu muncul terjadi lagi,tetapi gempa kali ini lebih dashyat lagi.


"Gawat,Kalajengking itu ternyata adalah ratu kalajengking."Ucap Qin San menatap perubahan kalajengkimg di depanya.


"Tuan,Bagaimana apakah kita harus pergi dulu dari sini."Ucap Long tian memberi usulan.


"Tidak,kita harus menghadapinya,lagipula jika kita pergi kita memang bisa menghindari para kalajegking ini tetapi itu hanya sementara,jika kita ingin mengambil kunci itu jalan satu satunya harus menghadapi para kalajengking ini."Ucap Zi wan.


"Baik tuan."Mengangguk.

__ADS_1


Dengan menggenggam sebilah pedang mereka berdua melesat ke arah para kalajengking,Dengan sekali teriakan ratu kalajengking para pasukanya semua langsung berjalan ke arah Qin San dan long tian.


Mereka berdua melompat dari satu kotak array kekotak array lainya,Mengayunkan pedang mereka ke salah satu Kalajengking lalu setelah berhasil membunuh satu kalajengking mereka berpindah lagi ke yang lainya.


Sekitar satu jam, 20 pasukan kalajengking sudah tewas yang hanya tersisa sekitar 20 lagi,Qin San dan Long tian sama sekali tidak mengalami sedikitpun kelelahan karena hanya dengan kekuatan fisik mereka saja Mereka sudah mampu menghadapi semua pasukan kalajengking itu.


"Srashhhhh."Teriak dari ratu kalajengking.


Seketika mayat pasukan kalajengking tiba tiba kembali dengan tubuh mereka yang mengalami regenerasi.


"Sepertinya kita harus membunuh ratu kalajengking itu."Ucapnya kepada Long Tian.


Long tian mengangguk ia menoleh ke arah ratu kalajengking sedangkan Qin San masih menghadapi beberapa pasukan kalajengking yang masih berani menyerangnya.


"Long tian aku akan hadapi para pasukan kalejengking kau serang ratu kala jengking itu."teriak Qin San.


Ratu kalajengking itu menangkap pedang dari Long tian dengan cukup mudah,Tubuh emas kalajengking itu memang sangat keras,Long tian tidak panik walaupun ratu kalajengking menangkap pedangnya ia membiarkan pedangnya di bawa oleh ratu kalajengking sedangkan ia melompat ke atas pedangnya dan melesatkan sebuah pukulan ke kepala ratu kalajengking,pukulanya itu persis mengenai kepala ratu kalajengking sehingga membuatnya terpental kebelakang membuatnya tersungkur ke tanah.


Tak sampai di situ saja Long tian memegang capit dari ratu kalajengking lalu ia mematahkan capit kalajengking.


"Krakkkkk...."


"Srasshhh....."

__ADS_1


Qin San entah muncul dari mana tetapi ia tiba tiba berada di belakang Ratu kalajengking,dengan pedang kekosongan miliknya Qin San mengayunkan pedangnya ke arah mahkota dari ratu kalajengking,seketika saat mahkota itu hancur,kekuatan ratu kalajengking menjadi melemah,Qin San kembali menusukan pedangnya ke kepala ratu kalajengking membuatnya mati seketika.


Ia mencabut pedangnya lalu turun dari kepala ratu kalajengking.


"Kalajengking ini memang sangat kuat."Ucapnya melihat mayat kalajengking di depanya.


Ia menoleh ke arah Long tian lalu ke arah Hou Chun yang sedang menatap ratu kalajengking yang telah mati di sana,Qin San melompat ke dari satu sisi kesisi lain untuk menghindaru jebakan array sembilan trigram.


"Guru,apakah guru baik baik saja."Itulah kata Hou chun saat Qin San menghampirinya.


Qin san mengangguk lalu ia menutunya kembali untuk mendekat ke pedang kutukan dewa.


Mereka sampai di depan pedang kutukan dewa tanpa halangan sama sekali,Di dekat pedang kutukan dewa tekanan yang di berikan pada mereka benar benar sangat besar apalagi kepada Long tian,ia sampai membungkuk di tanah karena tekanan yang menekanya,seperti namannya karena Long tian yang sudah berada di ranah dewa tekanan yang di berikan padanya semakin kuat,Bagaimanapun itu adalah pedang kutukan dewa jadi semua orang yang sudah berada di ranah dewa seperti Long tian akan merasakan tekanan yag bergitu menakutkan.


sedangkan untuk Qin San dan Hou Chun mereka juga merasakan tekanan biasa saja.


"Long tian sebaiknya kau mundurlah biar aku dan Chun'er yang mengambil Kunci itu."Ucap Qin San kepada Long tian.


Awalnya Long tian ingin menolak untuk mundur tetapi dengan Kondisinya yang tidak bisa bergerak itu malah akan menjadi beban tuannya jadi ia memutuskan untuk mundur.


"Tuan jika tidak salah kunci itu pasti berada di dalam Jurang di bawah pedang itu."Ucap Long tian mrmberitahu Qin San.


Di bawah pedang kutukan dewa memang terdapat sebuah jurang yang melingkari pedang kutukan dewa,walaupun lebar dari jurang itu hanya 10 meter dari pedang kutukan dewa tetapi jurang itu sangat dalam jika seseorang melompat ke bawah.

__ADS_1


............


BERSAMBUNG.....


__ADS_2