Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
LING XIE VS LEFINAR


__ADS_3

Melihat dunia ini kembali seperti semula lagi Ling Xie tersenyum tipis, tapi senyuman tipisnya itu kembali pudar saat ia merasakan makhluk yang sangat ia benci.


"Beraninya makhluk terkutuk itu datang ke alam semesta bawah dan membuat kekacauan di sini." Ucap Ling Xie yang seketika ia menghilang dari tempatnya.


Di hutan kematian tepatnya di atas langit terlihat sebuah cahaya yang tiba tiba saja muncul dari sebuah kekosongan, cahaya itu sangat menyilaukan membuat semua orang yang melihatnya langung memalingkan matanya, tapi jika ras malaikat jatuh yang terkena cahaya itu mereka berteriak kesakitan karena cahaya itu membuat mereka tersiksa.


"Kalian Ras malaikat jatuh, beraninya kalian datang ke sini, apakah kalian tahu apa hukuman dari membuat kerusuhan pada alam semesta bawah." Ucap cahaya itu yang tak lain adalah Ling Xie.


"Argkhhkkk...."Teriak Malaikat jatuh yang tidak tahan dengan cahaya dari Ling Xie.


"Tuan Ling... Tolong beri satu kesempatan lagi kepada kami, kami berjanji tidak akan membuat kerusuhan lagi." Ucap Bu Yuan memohon sambil melindungi tubuhnya dari cahaya Ling Xie.


"Janji...!! hahahaha... apakah kalian lupa berapa kali kalian berjanji padaku, dan kalian terus melanggarnya, jika bukan karena demi keseimbangan alam yang mengharuskan kejahatan dan kebaikan seimbang, aku sudah membantai kalian ribuan kali." Ucap Ling Xie seketika menyerang ras malaikat jatuh.


Tapi sebelum ia membantai mereka, sebuah pedang menghentikan tindakanya, ya pedang itu adalah pedang kutukan dewa yang di kendalikan oleh Lefinar dari jauh.


"Selamat datang, kembali Tuan muda Ling Xie." Ucap Lefinar pada Ling Xie.


"Aku tidak perlu sambutan bodohmu itu, lebih baik sekarang kalian menyerah dan ikut denganku ke alam ras God Choice, atau mati disini." Ancam Ling Xie.


"Haha... Tuan muda Ling Xie sepertinya terlalu terburu buru, kami di sini tadi hanya bermain main saja, dan jika mainan kami membuat tuan muda Ling Xie tersinggung maka kami sebagai ras yang baik,rajin dan suka menabung ini akan meminta maaf pada tuan muda Ling Xie." Ucap Lefinar yang baik rajin dan suka menabung.


"Kalian tadi bilang itu mainan, apakah kalian tahu apa yang kalian buat dengan mainan yang kalian maksud itu dapat menghancurkan dunia ini." Ucap Ling Xie geram.


"Aku sudah tidak tahan lagi dengan perilaku kalian, aku sekarang tidak peduli lagi dengan keseimbangan alam ini, kalian sudah sangat keterlaluan, padahal akibat perang terdahulu kami para ras God Choice sudah memberi kalian kesempatan untuk hidup dan merubah diri kalian kejalan yang lebih baik, tetapi kalian sama sekali tidak menghiraukan perkataan kami, kami berpikir dahulu walaupun begitu kalian sedikit demi sedikit akan berubah, dan sekarang aku tahu bahwa semua kesempatan itu hanya untuk membebaskan sampah semesta ini dan membangkitkan kekuatan kalian lagi untuk membuat kerusuhan di alam semesta." Ucap Ling Xie marah dan menunjuk pada Lefinar.


"Hahahaha.... sampah semesta ya, jika aku sampah semesta kalian ras God Choice adalah Limbah semesta, Kalian semua memang benar berada pada jalan kebenaran tapi jalan kebenaran kalian itu hanya kebohongan kalian saja, Sekarang aku sampah semesta ingin bertanya kepada kalian, apakah kalian tahu apa itu kebenaran." Ucap Lefinar marah.

__ADS_1


"Kebenaran adalah milik semua ras yang memiliki kebajikan di dalam hati mereka." Ucap Ling Xie.


"Hahaha... itulah kesalahan kalian, apakah menurut kalian orang yang jahat dan buruk itu tidak memiliki kebenaran, kalian salah besar karena kebenaran menurut artian sesungguhnya adalah seseorang yang percaya akan tindakanya bahwa yang ia lakukan adalah benar, aku tahu menurutmu kami salah tapi menurut kami, kami sudah benar begitupun sebaliknya bahwa kalian berada di jalan kebenaran tapi kami menganggap kalian semua berada di jalan yang salah, dan juga kebenaran itu tidak bisa di tentukan karena yang bisa mengetahui kebenaran sesungguhnya adalah diri kita sendiri karena semua orang memiliki pendapat sendiri tentang arti kebenaran." Ucap Lefinar membuat Ling Xie terdiam.


Memang yang Lefinar katakan memang benar, semua orang memiliki pandangan kebenaran secara berbeda karena memang kebenaran tidak bisa di tentukan oleh orang lain dan kebenaran hanya bisa di tentukan oleh diri sendiri.


"Haha.... aku tidak menyangka ras sepertimu bisa berbicara tentang artian kebenaran yang sesungguhnya, yang kalian katakan itu memang benar tapi apakah kalian tahu bahwa yang kalian lakukan ini bukan kebenaran karena semua orang di dunia ini tindakanmu ini adalah sebuah kejahatan bukan kebenaran." Ucap lefinar.


"Ada apa dengan dua orang ini, kenapa mereka malah berbicara tidak jelas." Ucap Qin San melihat keduanya tidak bertarung dan malah berbincang tidak jelas.


"Entahlah tuan mungkin mereka sedang temu kangen karena sudah lama tidak bertemu." Ucap Long Tian.


"Sudahlah, aku tidak tahu cara orang kuat bertarung, sebaiknya kita lihat lebih dahulu." Ucap Qin San.


"Tuan sepertinya Lefinar itu sedang menyiapkan sesuatu, dan ia berbicara hanya untuk mengulur waktu saja." Ucap Long Ya yang berada di samping Long Tian.


Mendengar itu Qin San mengangguk menyetujui pendapat Long ya.


"Apa kau bilang.., aku bodoh, kau yang bodoh." Ucap Long Ya mendengus kesal menatap tajam ke arah Long Tian.


Melihat Long Ya yang sedang menatap tajam ke arahnya ia terdiam lalu berjalan ke samping Qin San.


"Pria sialan jangan harap bisa selamat karena tuan ada di sini." Ucap Long Ya dengan telepati.


"Sial wanita ini sangat mengerikan, lebih baik beberapa waktu ini aku akan bersama tuan." Gumam Long Tian.


"Huh... kalian berdua diamlah, lihatlah situasi di atas mereka sudah akan bertarung, bagaimana kalau kalian siapkan camilan dan kita tonton pertarunganya." Ucap Qin San pada keduanya.

__ADS_1


"Ide bagus tuan, kalau begitu saya akan membeli beberapa camilan terlebih dahulu." Ucap Long Ya setuju.


"Ada apa dengan tuan ini, kenapa sifatnya menjadi aneh." Gumam Long Tian.


"Long tian jangan menggumamkan diriku aku mendengarnya." Ucap Qin San.


"Oh.. maaf tuan, aku hanya merasa sikap tuam tiba tiba saja menjadi lebi santai saja." Ucap Long tian mengutarakan pendapat.


"Ya, mungkin ini akibat dari penggabungan jiwa dari Rua Ling dan diriku sehingga sifat Rua Ling mulai terserap ke dalam diriku." ucap Qin San pada Long tian.


Long tian terdiam, penggabungan jiwa ini membuatnya bingung, apa yang sebenarnya terjadi tidak jelas baginya.


"Sebenarnya Tuan ini siapa, selain pewaris naga takdir, pewaris kaisar Elf, dewa kehampaan dan merupakan penerus orang itu ia apalagi, kenapa banyak sekali takdir yang harus di bangun di pundaknya." Batin Long Tian menatap Qin San penuh arti.


"Hei ada apa kau menatapku seperti itu, apakah kau sekarang sudah mulai nyeleweng." Ucap Qin San merasa aneh dengan tatapan Long Tian.


"Ah.. Tidak tuan, hanya saja aku bingung dengan siapa tuan sebenarnya." Ucap Long Tian.


"Aku, kau tidak tahu aku siapa, bukankah sudah jelas jika aku adalah Qin San anak dari Ling Fang Yi dan Qin Yan." Ucap Qin San bingung dengan pertanyaan Long Tian.


"Bukan begitu maksudku tuan, yang saya maksud bukan identitas tuan yang itu tapi identitas tuan di seluruh semesta ini." Ucap Long Tian.


"Kau saja tidak tahu apalagi aku ini." Ucap Qin San agak kesal.


Pertarungan terus berlanjut Kelompok malaikat jatuh sedang pada masa puncak mereka sedangkan para dewa walaupun terbantu dengan adanya Ling Xie tapi karena ranah mereka yang rendah mereka tetap mengalami kekalahanya.


Bu Yuan di sana terlihat sedang membantai Para dewa, Qin San yang sebenarnya ingin menikmati pertarungan Ling Xie dan Lefinar melihat Bu Yuan yang sedang melakukan pembantaian ia kesal dan pada akhirnya ia memutuskan untuk membantu mengalahkan Bu Yuan.

__ADS_1


........


BERSAMBUNGGG...


__ADS_2