
Cakar naga Long Tian tepat menebas perut Qin San, tapi Qin San yang terkena itu ia hanya terpental saja bagaimanapun ia masih memiliki armor pelindung jadi ia tidak mengalami luka tusukan.
"Bomm..." Qin San menabrak sebuah bukit yang cukup besar membuat bukit itu seketika hancur.
"Ughk... Huh kalau begitu aku akan serius." Gumam Qin San bangkit dari tumpukan tanah, Ia mulai mengeluarkan auranya membuat tanah di sekitarnya hancur.
"Dao waktu, penghenti waktu." Ucap Qin San menfokuskan kekuatanya pada Shen Wan dan Long Tian yang menjadi lawanya.
"Anak ini cukup kuat, bahkan ia sudah menguasai dao waktu." Gumam Shen Wan merasakan waktu di sekitarnya tiba tiba di perlambat.
"Dewa Wan hati hati dengan tekhnik ini." Peringat Long Tian.
" Hm, Aku tahu." Jawab Shen Wan yang mencoba melepaskan diri dari dao waktu milik Qin San.
" Sekarang Giliranku untuk menyerang."Ucap Qin San Melesat dengan kecepatan cahaya.
" Tebasan atomic." Qin San melesat bagaikan cahaya yang berpindah pindah di antara Shen Wan Dan Long Tian.
Long Tian dan Shen Wan yang masih terjebak di dalam Dao waktu mereka hanya bisa melakukan Defend dari ratusanribu serangan dari Qin San.
"Teleport." Gumam Shen Wan keluar dari Dao Waktu Qin San.
"Aura naga hancurkan." Ucap Long Tian menghancurkan dao waktu yang di buat Oleh Qin San.
"Sudah cukup untukmu, Saatnya mengakhiri ini." ucap Shen Wan.
"Pusaka Roda Kematian datanglah, aku tuanmu memanggilmu." Ucap Shen Wan seketika Langit menjadi gelap dan sebuah retakan ruang terlihat di langit dengan jelas, sebuah Roda dengan duri lancip yang di lapisi api berwarna hitam drngan aura kematian yang kental keluar dari dalam retakan ruang itu.
Roda itu berputar di atas kepala Shen Wan seperti seorang pengawal yang melindungi tuanya dari musuh musuhnya, Melihat ini semua orang merasakan kengerian yang mendalam saat melihat roda kematian itu.
"Benar benar pusaka yang mengerikan." Ucap Chou Soran yang sekaramg beralih menghadapi Yang Zao Dan Yang Zi.
"Kali ini kau akan mati nak." Ucap Shen Wan mengayunkan tanganya dan roda yang berada di atas kepalanya langsung menyerang ke arah Qin San.
"Armor immortal aktif." Ucap Qin San sebuah pelindung dari armor aktif melindungi dirinya.
"Bang..." Roda kematian menabrak pelindung armor sehingga membuatnya terhenti.
__ADS_1
Qin San melihat itu ia segera memukul roda kematian agar tidak terus menyerang armornya, karena ia dapat merasakan bahwa Roda kematian itu ssedikit demi sedikit menyerap esensi dari armor pelindung milik Qin San sehingga jika itu di teruskan lama kelamaan armor milik Qin San tidak aoan berguna lagi.
" Sial Roda kematian ini memang sangat berbahaya." Guman Qin San.
Roda kematian yang dipukul oleh Qin San berhenti di depan Shen Wan.
" Hahaha Bocah kau sungguh kuat karena bisa menahan roda kematianku, tetapi untuk selanjutnya kau tidak akan selamat." Ucap Shen Wan.
"Hukuman dewa kematian, Hukuman mutlak." Ucap Shen Wan membuat roda kematian menjadi bereaksi dan berubah menjadi roda kematian yang sangat mengerikan, Roda kematian itu benar benar memancarkan aura dewa kematian yang sesungguhnya.
Roda kematian berputar menuju Qin San.
"Bom....
Sekali lagi armor dan roda kematian bertabrakan menyebabkan alam neraka di selimuti oleh aura kematian yang sangat kental.
Krakk....
Armor immortal mulai menynjukan tanda tanda retak, Qin San melihat itu ia langsung mengeluarkan tombak asal mulanya.
"Pyar...
"Tombak asal mula hancurkan." Tombak asa mula itu menabrak Roda kematian.
Kedua pusaka kuat itu saling berbenturan satu sama lain, tetapi karena tombak asal mula sangat kuat maka Roda kematian itu di pukul kembali oleh Qin San.
"Sial tombak ini sangat menguras tenagaku." Ucap Qin San yang terlihat lelah saat selesai menghentikan roda kematian.
"Tombak apa itu, bagaimana bisa membuat pusaka roda kematianku seperti ketakutan." Gumam Shen Wan bingung.
Long tian Melihat itu ia tak tinggal diam ia menghilang menuju Qin San mengayunkan pedangnya dengan cepat tapi Qin San menghindarinya lalu ia menepis pedang long tian dengan tombak miliknya.
Long Tian memutar pedangnya lalu mengangkatnya ke atas mencoba menebas kepala Qin San, Qin San secara reflek mundur sehingga pedang itu mengenai udara Kosong.
Qin San maju menendang Long Tian, Merasakan itu Long Tian melakukan defend dengan kedua tanganya, Tetapi sayangnya itu hanya tipuan Qin San karena sebenarnya ia tidak berancang ancang untuk menendang melainkan ia bersalto ke arah belakang Long Tian, Lalu ia memukul Punggung bidang Long Tian dengan sangat keras, sehingga membuat Long Tian yang tidak siap akhirnya terpental menabrak Bukit.
Bomm...
__ADS_1
Tak sampai di situ Qin San melesat ke arah Long Tian.
Bang....
Saat Qin San mengayunkan Tombaknya ke arah Long Tian tiba tiba ada serangan dari belakang punggungnya yang berhasil mengenai dirinya.
Qin San terpental menabrak tanah di bawah.
Ughk.....
"Bocah, Kau sungguh lawan yag merepotkan." Ucap Shen Wan.
"Kau juga adalah musuh yang paling merepotkan yang pernah aku hadapi selain Malaikat jatuh itu." Ucap Qin San sambil mengusap darah yang keluar dari mulutnya.
"Tian' Gege apakah kamu baik baik saja." Ucap Long Ya yang meningalkan pertarunganya dengan Yuan Zuan.
"Aku baik baik saja, terima kasih sudah khawatir padaku." Ucap Long Tian menenangkan Long Ya yang Khawatir terhadapnya.
"Cih kau terima serangan dariku, Bocah." Ucap Long Ya kepada Qin San.
"Hei, kenapa kau lari begitu saja meninggalkan pertarungan kita." ucap sebuah suara indah yang tak lain adalah yuan Zuan.
"Siapa yang lari, aku hanya khawatir pada rekanku." Ucap Long Ya yang kembali berancang ancang untuk bertarung dengan Yuan Zuan.
Dua orang itu kembali bertarung, Long Tian melihat itu hanya diam karena itu adalah pertarungan antar wanita jadi ia tidak perlu untuk ikut campur.
.........
"Sembilan kutukan roda kematian."Roda kematian Milik Shen Wan tiba tiba memecah menjadi sembilan mengelilingi tubub Shen Wan.
"Hukuman Iblis, Sinar Surgawi penghancur." Setelah mengucapkan itu seketika roda itu berpindah mengelilingi Qin San membentuk sebuah Formasi yang mengurung Qin San.
Di langit tiba tiba saja muncul satu cahaya yang sangat terang menuju ke arah Qin San. Cahaya itu mengandung kekuatan destruktif yang sangat besar jika terkena sesuatu yang bersifat fana.
Roda kematian mengurung Qin San membuat Qin San yang terkurung di dalamnya tidak bisa melakukan apa apa, Bahkan dengan seluruh kekuatanya ia tetap tidak bisa menembus roda kematian yang mengurungnya.
"Apakah ini adalah akhir bagiku." Gumam Qin San yang mulai kehabisan energinya.
__ADS_1
..................
BERSAMBUNGG...