
"105 juta koin emas." Ucap seorang ketua dari Sekte serigala darah.
"110 juta Koin emas." Seru dari Raja Yang Kai.
"120 juta koin emas." Seru dari Fue Ji ketua dari paviliun angsa hitam.
"125 juta koin emas." Seru dari Jue Tang ketua dari Sekte Naga Jahat.
Pelelangan terus berlanjut hingga Mencapai 200 juta lebih, Semua orang di dalam sana berada dalam ketegangan masing masing, tapi tidak dengan Qin San yang terlihat senang karena la akan menjadi orang kaya mendadak.
"Benar benar pertunjukan yang seru." Gumam Qin San tersenyum sinis melihat orang orang yang sedang memperebutkan pill kebanggaanya.
Pelelangan ini semakin memanas bahkan ada beberapa pihak yang tidak terima dan pada akhirnya mereka bertarung sehingga pelelangan itu menjadi kacau, tapi karena pihak pelelangam tidak mau hal ini terjadi jadi mereka langsung mengutus beberapa orang di ranah prajurit dewa agar semua orang di sana berhenti bertarung.
Benar saja setelah pihak pelelangan mengeluarkan kartu truf mereka, semua orang di sana terdiam tidak berani lagi untuk mengacau pelelangan.
"Hah, tidak seru kenapa pihak pelelangan malah menghentikanya, bukankah di sini bebas untuk bertarung selain orang di golongan Vip dan Vvip." Ucap Qin San mendesah pelan karena tidak menemui pertunjukan yang bagus.
"Tapi tak apalah lagian Pill miliku sudah terjual 210 juta, dengan begini aku tidak akan kekurangan uang lagi." Ucap Qin San merasa senang.
Pemasukan Qin San kali ini sekitar 300 juta lebih. Ini benar benar keuntungan yang sangat besar, karena ia sama sekali tidak mengeluarkan modal sepeserpun tapi ia bisa mendapatkan 300 juta lebih secara percuma, jika bukan keberuntungan apalagi namanya.
Semua orang di salam sana terus memandang ke arah orang yang telah mendapatkan pill pelanggar, mereka semua sudah bersiap siap ketika keluar dari pelelangan nanti mereka akan langsung merebut pill pelanggar itu.
Melihat situasi yang semakin memanas Qin San terlihat begitu tidak sabar, karena ia sudah haus untuk menghajar orang khususnya adalah raja yang kai.
"Cih wanita ini kapan bangunya." Ucap Qin San yang seketika mengingat bahwa ada wanita yang berada di sampingnya.
"Merepotkan sekali." Ucap Qin San mengalirkan energi penyembuhan ke dalam tubuh wanita itu.
Setelah beberapa saat mengalirkan energi penyembuh, Wanita itu perlahan lahan mulai terbangun, Wanita itu melihat sekelilingnya dan mendapati bahwa ia berada di ruangan asing yang terlihat sangat mewah.
"Dimana aku." Ucapnya melihat ruang di sekitarnya.
Mendengar itu Qin San tersenyum jahil dan menjawab perkataan wanita itu.
"Selamat datang di alam surga Nona cantik." Ucap Qin San.
__ADS_1
"Apa, ini di surga, apakah aku sudah mati." Ucap Wanita itu sedikit terkejut tapi ia juga merasa senang.
"Hahaha, akhirnya aku berada di surga, otomatis aku juga terhindar dari raja kejam itu." Ucapnya bersemangat.
"Maaf nona cantik, tapi anda berada di surga hanya sementara saja, alasan anda berasa di surga sementara karena tadi ada kesalahan tekhnis pada Pintu roh maka anda terlempar kemari, tapi tenang saja pintu roh alam neraka sedang di perbaiki maka setelah ini nona akan pergi ke neraka karena selama masa hidup nona cantik, hanya melakukan pembunuhan." Ucap Qin San menyeringai.
"Apa, hanya sementara saja." Ucap Wanita itu linglung, dan terlihat wajah ketakutan di wajahnya.
Qin San yang melihat itu ia tidak bisa menahan tawanya.
"Pfftt... Hahahaha, dasar wanita bodoh." Ucap Qin San tertawa keras.
Melihat ada yang janggal dengan penjaga surga, akhirnya Wanita itu menyadarinya bahwa orang yang berada didepanya itu sedang mengerjai dirinya.
"Kau..., bukankah kau adalah orang yang menyebalkan itu." Ucap Wanita itu bertanya.
"Apa..!! menyebalkan, kau yang menyebalkan, sudah aku selamatkan tidak berterima kasih malah menyebutku sebagai orang yang menyebalkan." Ucap Qin San tidak terima.
"Cih, kau memang orang yang menyebalkan." Ucap Wanita itu melotot ke arah Qin San.
"Terserah kau saja, aku akan pergi kau jangan mengikutiku." Ucap Qin San pergi meninggalkan wanita berisik itu, menuju ke arah ruangan nona mei untuk mengambil sisa uang miliknya.
Mendengar itu Qin San hanya meliriknya sebentar.
"Aku lupa mengingatkanmu nona, kau sebaiknya menutupi bagian itumu yang terbuka, atau aku takut nanti ada serigala yang lapar dan menyerangmu." Ucap Qin San datar lalu ia kembali berjalan ke arah tujuanya.
Mendengar itu Wanita itu langsung tersadar bahwa gaunya sobek, dengan reflleks wanita itu langsung menutupi kedua gunung kembarnya.
"Dasar pria mesum, kembalikan jubah itu dulu, baru pergilah." Ucap Wanita itu menutupi kedua gunungnya.
"Ini jubahku, atas dasar apa aku harus mengembalikanya padamu." Ucap Qin San acuh tak acuh.
Jia Xue mendengar itu merasa kesal dan pada akhirnya ia hanya bisa keluar dari sana dengan cara sembunyi sembunyi.
Di ruangan rahasian jia mei.
"Tuan ini adalah hasil pelelangan milik tuan, kami juga sudah memotongnya untuk bagian dari pelelangan kami." Ucap Jia Mei pada Qin San.
__ADS_1
"Hmm, terima kasih, kalau begitu aku pergi dulu." Ucap Qin Dan membalikan badan.
" Tuan tunggu.." Ucap Jia mei menghentikan Qin San.
"Ada apa." Ucap Qin San berhenti.
"Apakah besok malam tuan ada waktu senggang." Tanya Jia Mei.
"Em... , ya besok malam aku memiliki waktu senggang, apakah ada yang bisa saya bantu." Ucap Qin San.
"Tuan apakah besok malam tuan bisa ikut saya." Tanya Jia Mei.
"Bisa, tapi kemana."
"Tuan besok ada sesuatu yang penting yang harus di bahas oleh semua orang kuat di alam neraka ini." Ucap Jia mei.
"Sesuatu yang penting apa sehingga sampai perlu di bahas." Ucap Qin San bingung.
"Maaf tuan, saya tidak bisa memberitahukanya pada tuan, karena ini adslah rahasia aliansi kami." Ucap Jia Mei.
"Humm... baiklah, besok malam aku akan pergi kemari." Ucap Qim San menyetujuinya.
......
"Selanjutnya adalah acara untuk bersenang senang." Ucap Qin San langsngu melesat pergi dari rumah lelang.
Tak Jauh dari tempat lelang terlihat beberapa orang yang sedang mengepung satu orang yang telah mendapatkan pill pelanggar.
"Cepat serahkan pill itu padaku, maka akan mengampunimu." Ucap Raja Yang Kai.
"Hahaha... raja yang kai kau pikir aku takut padamu." Ucap Pria yang mendapatkan pill pelanggar.
"Kau mmemang tidak takut denganku tapi dengan banyaknya orang yang ingin mengeroyokmu sebaiknya kau membagi pillnya denganku maka mungkin kita bisa bergabung untuk melawan mereka." Ucap Raja Yang kai memberi tawaran.
"Tidak.. aku tidak akan bergabung denganmu, kau pikir aku bodoh sehingga aku mau dimanfaatkan oleh raja bajingan sepertimu." Ucap Pria itu menolaknya.
......
__ADS_1
BERSAMBUNGG.'