
Mendengar itu mereka mengangguk, Ru Bai dan kelompoknya mulai menjalankan tugas mereka, Sedangkan Qin San langsung menyelinap masuk kedalam tempat para tahanan berada.
Ru Bai dan kelompoknya mulai mengendap endap, Mereka melakukan itu dengan sengaja untuk mengalihkan perhatian para penjaga agar Qin San di dalam dapat melakukan tugasnya dengan mudah.
"Siapa itu." teriak salah satu penjaga dengan waspada.
Saat mendengar bahwa mereka sudah ketahuan, keempat orang itu tersenyum lalu mereka menyerang salah satu penjaga itu yang berada di ranah dewa, tak lama kemudian mendengar keributan itu beberapa penjaga langsung mengepung keempat orang itu.
Kelompok Ru Bai dama dekali tidak gentar menghadapi banyaknya pasukan, mereka menyerang dengan segala taktik yang mereka miliki.
"Bukankah kalian dari kerajaan angin." Tanya seorang jendral pasukan pertahanan yang berada di ranah kaisar dewa.
"Bukan urusanmu." Jawab Hu Dong memprovokasi.
Mendengar itu sang jendral mengerutkan keningnya, ia tidak pernah mengetahui bahwa kerajaan angin sesombong ini.
"Tahukah kau, status kerajaan angin dari alam kekosongan ini, kerajaan angin adalah kerajaan terendah dari semua kerajaan, jadi seharusnya kau jangan sombong dengan kerajaan kekosongan kami yang memiliki kekuaan mutlak di alam ini, jika tidak maka kalian mungkin akan hancur." Ancam dari sang jendral dpada kelompok Ru Bai.
"Hahaha.... apakah kalian menganggap kami seperti itu selama ini." Ucap Ru Bai.
"Memangnya kenapa jika kami menganggap kerajaan anginmu itu adalah kerajaan sampah." Mendengar itu Ru Bai tersenyum, tentunya ia menggunakan giok perekam untuk merekam pembicaraan mereka tanpa sepengetahuan sang jendral, dengan begini mereka memiliki satu bahan fatal untuk memprofokasi pihak kerajaan angin.
"Jika begitu, aku tidak akan memafkanmu." Ucap Ru Bai dan pasukanya yang mulai menyerang pasukan kerajaan kekosongan.
Sementara itu di tempat para tahanan Qin San di sana terbengong sebentar saat melihat keadaan orang orang yang terlihat sangat mengenaskan.
Saat salah satu dari mereka melihat kedatangan Qin San,mereka hanya bisa berteriak teriak menyuruh Qin San agar tidak mendekat dan menyiksa mereka lagi.
Qin San tentunya dapat merasakan apa yang di rasakan oleh mereka, Sakit!! ya ini memang sakit itulah perasaanya sekarang, bagaimana bisa orang orang tidak bersalah di perlakukan lebih buruk dari binatang.
Ini benar benar di luar nalar manusia, perasaan Qin San menjadi tercampur aduk antara sedih dan marah, aura kekuatanya yang besar tidak sengaja bocor membuat sebuah tekanan yang besar.
Mengetahui bahwa ia sudah berlebihan Qin San menarik auranya kembali agar tidak ketahuan oleh pihak kerajaan kekosongan.
__ADS_1
"Beraninya mereka melakukan ini pada rakyat mereka sendiri." Ucap Qin San.
"Dasar biadap pergi, jangan kemari, Tolong." Berbagai teriakan tersengar satu persatu dari jeruji besi yang berisikan orang berkalung rantai di setiap anggota tubuhnya dengan bercak darah dan luka yang terlihat sudah membusuk, bahkan beberapa dari mereka sudah di makan oleh belatung.
Melihat keadaan mereka yang dibilang sudah setengah mati Qin San dengan panik mulai mengeluarkan pil pil penyembuhan tingkat tinggi miliknya dan mulai membagikan kepada seluruh tahanan di sana.
Awalnya saat melihat Qin San mereka menolaknya, bahkan mereka memaki dirinya tanpa mau mendengarkan penjelasan dari Qin San, tetapi Qin San yang merasa bahwa mereka selalu menolaknya maka dengan terpaksa Qin San membuat mereka tertidur, lalu setelah itu ia membagikan setiap pill ke mulut mereka.
Tampak setelah mereka memakan pill itu terlihat cahaya yang menyembuhkan semua luka mereka.
Setelah melihat semuanya sudah baikan, Qin San melepaskan setiap belenggu besi yang terikat di setiap tubuh mereka.
Selesai itu Qin San mengambar sesuatu di udara kosong, sebuah array terbentuk di sana kemudian ia menjentikan jarinya dan array itu melayang, terlihat array itu membesar menutupi seluruh ruang tahanan itu.
Cahaya putih mulai bersinar terang, dan semua orang yang berada di dalam ruang tahanan mulai menghilang satu persatu, Qin San menteleportasikan mereka di alam batinya.
Setelah melakukan ini tak lupa ia mengobrak abrik ruang tahanan ini hingga berantakan, kemudian ia pergi dari sana untuk menyusul kelompok Ru Bai.
.....
"Apakah ada informasi dari tuan." Tanya Su Heng kepada Ru Bai.
"Belum." Jawab Ru Bai singkat sambil melawan musuh musuhnya yang meyerangnya dari segala sisi.
"Sial mereka terus bertambah." ucap Hu Dong yang sudah kelelahan menghadapi prajurit alam kekosongan.
Tak lama kemudian seorang pemuda datang dengan sangat cepat menghancurkan orang orang yang mengeroyok keempat kelompok Rubai.
Pemuda itu tak lain dan tak bukan adalah Qin San, ia dengan santainya mengayunkan tanganya dan membuat semua orang di sana porak poranda seperti terkena tornado yang sangat besar.
"Hahahaha, apakah hanya ini saja kemampuaan kerajaan kekosongan." Ucap Qin San tertawa dengan ganas.
Melihat itu semua orang menjadi panik, Sang jendral yang tadinya hanya diam saja sekarang turun tangan untuk mengalahkan Qin San, tetapi ia tak menyangka hanya dengan kipasan tanganya ia langsung mati begitu saja.
__ADS_1
Qin San dengan cepat membantai seluruh orang di sana, dengan kekuatanya itu tidak ada yang bisa menghalangi dirinya sama sekali.
Karena keadaan yang genting para prajurit memanggil orang orang di pihak kerajaan untuk mengatasi Qin San yang mengamuk.
Tak lama kemudian beberapa ribu orang datang dengan perlengkapan senjata, mereka menatapa Qin San dan kelompoknya yang melakukan pembantaian.
"Berhenti siapa kalian." ucao seorang pemimpin dari pasukan yang baru datang.
Dia adalah Gao Lin, seorang jendral dari pasukan neraka yang terjenal sangat kejam dan ganas kepada seluruh musuh musuhnya.
Melihat hal ini Qin San hanya bergumam.
"Cukup menarik, tapi sayangnya aku harus mengakhiri ini di sini." Ucap Qin San membuat bola hitam seukuran bola lalu ia melemparkanya.
"Bommmm....
Bola hitam itu meledak menghancurkan ruang tahanan itu hingga tidak terbentuk lagi, padahal bangunan itu terbuat dari bebatuan yang kuatnya 10 kalilipat dari berlian tapi ruang tahanan itu busa hancur begitu saja hanya dengan bola hitam itu, hal ini membuktikan seberapa kuat kekuatan bola hitam milik Qin San.
Sebelum Qin San pergi ia juga berkata.
"Ingat kata kataku bahwa kerajaan kekosongan sebentar lagi akan aku hancurkan." ucapnya yang yanga terdengar suaranya .
Mendengar inu semua pihak penting tentunya sangat marah akan kejadian ini, ini merupakan pukulan telak bagi mereka, kerajaan kekosongan yang telah ia kuasai selama beberapa puluh ribu tahun tiba tiba saja memiliki pemberontak yang berani mengatakan hal demikian.
Di aula utama kerajaan, terlihat seorang raja yang duduk di singgasananya dengan arogansi yang tinggi, ia tak lain adalah dewa petir penguasa alam kekosongan ini.
Di raut mukanya ia terlihat sangat marah, semua orang yang hadir di dalam pertemuan itu merasa tertekan.
"Siapa yang berani menantangku." Ucapnya dengan sangat marah.
........
BERSAMBUNGGH...
__ADS_1