
Malam itu mereka berempat mabuk semeja dengan empat kendi arak milik Qin San serta anggur harimau tulang di setiap kendi.
"Hahaha benar benar anggur yang lezat,aku tak menyangka cucuku memiliki anggur senikmat ini."ucap kakek Ling memuji anggur harimau tulang milik Qin San.
"Kakek terlalu memujiku,sebenarnya anggur ini di buat oleh temanku yang kebetulan ia adalah ahli dalam membuat anggur."ucap Qin San merahasiakanya.
"Oh ternyata begitu,apa kau bisa mengenalkan dia ke kakekmu ini."ucap Kakek Ling.
"Maaf kakek bukanya aku tak bisa mengenalkanya pada kakek tetapi ia sudah mati dan ini anggur adalah hadiah dari dia sebelum ia meninggal."ucap Qin San yang berpura pura sedih.
............
"Hahaha aku tak menyangka kau bisa berekspresi lain selain datar Long tian."ucap kaisar ye yang melihat wajah puas karena telah meminum anggur harimau tulamg buatan tuanya dulu.
"Ayah Long tian ini dia hanya akan berekspresi selain datar ketika oa minum anggur apalagi dia meminum anggur ini dia tak akan pernah bosan."ucap Qin San pada ayahnya.
Sedangkan Long tian ia terus meminum anggur dengan wajah puasnya tanpa mempedulikan perkataan mereka.
"Tuan bisakah tuan memberiku satu kendi lagi,anggurku sudah habis."ucap Long Tian pada Qin San memohon.
Mendengar Long tian meminta anggur padanya lagi Qin San lalu mengambilkanya satu kendi lagi dan memberikanya pada Long tian.
Mereka terus minum hingga tengah malam.
"Hm sudah tengah malam mari kita akhiri minum kali ini."ucap kaisar Qin pada mereka semua yang terlihat sudah mabuk.
Mendengar kaisar Qin mereka mengangguk dan lalu kembali ke kediamana yang telah di persiapkan.
Qin San berjalan menuju kekamarnya dengan wajahnya sedikit mabuk karena terlalu banyak minum,tapi sebelum ia kekamarnya ia melihat seorang wanita di teras yang sedang memandangi langit malam yang tak lain adalah Yan YuYing.
"Apakah ada yang kau khawatirkan."ucap Qin San bertanya pada Yan YuYing.
__ADS_1
Yan YuYing mendengar suara dari belakangnya ia lalu menoleh dan terlihat seorang pemuda dengan wajah yang sangat tampan.
"Kamu...,Tidak ada aku hanya melihat langit malam saja."ucap Yan YuYing menundukan wajahnya.
"Aku tahu pasti kau sedang mengkhawatirkan keluargamukan,kau jangan khawatir tentang itu karena cepat atau lambat Keluargamu akan terlepas dari para iblis itu."ucap Qin San yang ingin menenangkan Wanita di depanya itu.
"Hiks...hiks... terima kasih kau mau membantuku,aku Yan YuYing pasti akan membalas kebaikanmu ini."ucap Yan YuYing yang memeluk Qin San dengan menangis.
Qin San yang di peluk oleh Yan YuYing ia membalasnya juga dengan pelukan.
"Kamu tak perlu berterima kasih padaku karena ini sudah menjadi tugasku untuk melindungimu seperti yang aku janjikan pada kakekmu."ucap Qin San melihat Yan YuYing yang membenamkan wajahnya kedada Qin San.
Mendengar itu Yan YuYing memeluk Qin San dengan erat,entah kenapa ketika ia di dekat pria yang ia peluknya ini hatinya menjadi sangat tenang karena perasaan perlindungan dari Qin San yang sama dengan perasaan perlindungan dari ayahnya sehingga membuat ia sangat nyaman dan tertidur di pelukan Qin San.
Qin San melihat bahwa Yan YuYing tertidur ia tersenyum padanya dan lalu menggendong Yan YuYing ke kamar Yan YuYing dan meletakannya Di kasur.
Setelah membawa Yan Yuying kekamarnya Qin San lalu kembali menuju ke kediamanya,Yan Yuying melihat Qin San yang pergi ia tersenyum ke arahnya dan lalu ia tertidur kembali dengan wajah penuh senyumanya.
Qin San yang tertidur ia bangun dengan dengan wajah cerahnya dan ia lalu pergi keluar untuk memberikan buku latihan kultivasi pada Hou Chun karena ia telah memutuskan untuk melakukan latihan tertutup sebelum penyerangan sekte iblis darah di mulai,jadi ia akan melatih Hou Chun hari ini.
Di perjalanan menuju ke kamar Hou chun Qin San di hadang Tiga wanita yang tak lain adalah Ye Xin Ru,Xue Ya,Dan Yan YuYing.
"Sayang bagaimana kalau hari ini kita jalan jalan kekota Qinar."ucap Ye Xin Ru pada Qin San.
"Em bagaimana kalau jalan jalanya nanti malam saja karena hari ini aku akan melatih Adik Chun."Tolak Qin San.
"Baiklah kalau begitu kita akan jalan jalan nanti malam."ucap Ye Xin Ru karena ia juga tak bisa memaksa Qin San bagaimanapun Qin San adalah Seorang Guru jadi sudah kewajibanya untuk mengajar muridnya.
"Karena tak ada yang kita lakukan pagi ini bagaimana kalau kita belajar masak kembali bersama dengam ibu mertua."kata Xue Ya yang di setujui mereka berdua.
"Aku Setuju."ucap Yan YuYing dan Ye Xin Ru serempak.
__ADS_1
"Baiklah sayang kalau begitu kita pergi dulu."ucap Ye Xin Ru yang di angguki oleh Qin San.
Tiga wanita itu lalu pergi ke kediaman ibu Qin San karena mereka ingin belajar memasak dengan ibu Qin San.
Melihat mereka bertiga yang telah pergi Qin San kembali melanjutkan perjalananya dengan melihat lihat para prajurit yang sedang latihan dengan serius karena satu bulan lagi mereka akan di bawa kemedan tempur untuk memusnahkan sekte iblis darah.
Beberapa saat kemudian Qin San sampai di kediaman Hou Chun yang terlihat Hou Chun sedang berlatih angkat beban dengan membawa 2 timba dengan di isi oleh air yang penuh.
Melihat semangat Hou Chun,Qin San sangat kagum padanya dan ia berpikit bahwa ia tak salah memilih seorang murid.
"Adik Chun."panggil Qin San kepada Hou Chun.
Mendengar suara yang memanggilnya Hou chun lalu meletakan 2 timba yang ia bawa dan melihat ke arah Qin San.
"Eh Guru ada apa guru memanggilku."ucap Hou Chun.
"Tidak,aku hanya ingin memberikanmu buku ini padamu."ucap Qin San memberikam sebuah buku yang bertuliskan Tekhnik kultivasi Yang.
"Ini buku apa guru."ucap HouChun bertanya pada Qin San.
"Em ini adalah buku untuk kamu belajar berkultivasi."jelas Qin San.
Mendengar itu Hou Chun tanpa ragu mengambil buku itu dari tangan Qin San lalu mengucapkan terima kasih pada Qin San.
Setelah Itu Hou Chun lalu membaca buku itu mempelajarinya sedangkan Qin San sambil menunggu Hou Chun selesai membaca ia memejamkan matanya untuk melakukan kultivasi.
Setelah beberapa jam akhirnya Hou Chun selesai membaca buku itu dan lalu ia bertanya pada Qin San tentang apa yang tak ia mengerti dari buku itu.
"Guru bisakah guru menjelaskan tentang bagaimana menyerap energi Yang."ucap Hou Chun bertanya.
Qin San mendengar Hou Chun bertanya ia lalu membuka matanya dan menjawab.
__ADS_1
"Untuk menyerap energi alam Yang,kamu hanya perlu merasakan energi alam yang mengandung hawa panas atau juga kamu bisa menyerap benda yang mengandung energi Yang di dalamnya seperti buah persik merah yang mengandung banyak sekali energi Yang Di dalamnya."jelas Qin San pada Hou Chun.