Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
KEBANGKITAN PHOENIK PUTIH YE XIN RU


__ADS_3

Beberapa saat kemudian Qin San dan lainya sampai di tempat pertempuran mereka dan terlihat di sana kaisar yang tergeletak lemah dengan darah berceceran,dengan pedang yang menusuk di bagian perutnya,Ye Xin Ru yang berada di samping kaisar ye ia menangis tersedu sedu melihat ayahnya yang tergeletak lemah di tanah dengan pedang di perutnya.


Qin San yang telah sampai dan melihat itu ia lalu mendekati Ye Xin Ru dan Kaisar ye yang mengusap tangisan di wajah putrinya itu.


"Apa yang terjadi,kenapa ayah mertua bisa seperti ini."ucap Qin San bertanya.


Ye Xin Ru mendengar Qin San bertanya ia hanya menoleh ke arah iblis yang telah menyakiti ayahnya dengan kamarahan yang memuncak dan tiba tiba matanya mengeluarkan sebuah api berwarna putih yang seketika membuat orang yang ditatap oleh Ye Xin Ru itu langsung terbakar habis bahkan jiwanya juga ikut terbakar.


Qin San melihat itu ia tak percaya,dan ia lalu mengingat bahwa yang memiliki api putih hanya istrinya dewi phoenik putih Lin Ru,Wajah Qin San seketika mengeluarkan air matanya karena merasa sedih dan senang secara bersamaan,Qin San sedih karena kalau Lin Ru dewi phoenix bereinkarnasi berarti kelima istri lainya juga sama dan Qin San senang karena kekasihnya selama ini adalah istrinya sendiri di kehidupan sebelumnya.


Qin San tersadar dari lamunanya kembali dan lalu berteriak pada semua orang di sana untuk mundur karena Qin San pernah merasakan bagaimana berbahayanya api phoenik putih saat istrinya dulu belum bisa mengendalikan kekuatanya yang dulunya menyebabkan kehancuran di alam kekosongan.


"Xue Ya, Yan yuying dan para petinggi lainnya,kalian cepat evakuasi para prajurit agar tak terjadi korban lagi."ucap Qin San berteriak yang membuat mereka bingung apa yang sebenarnya terjadi,tetapi walaupun mereka tak mengerti permasalahan yang di maksud Qin San mereka tetap melaksanakan perintah dari Qin San dan juga tak lupa Qin San menyuruh mereka untuk membawa kaisar Ye yang terlihat cemas dengan anaknya.


Qin San melihar kaisar ye yang khawatir pada Ye Xin Ru Qin San lalu mendekat dan menghiburnya agar kaisar ye tak khawatir pada Ye Xin Ru.


"Ayah mertua kamu tenanglah Ru'er akan baik baik saja."ucap Qin San sedikit menghibur ayah mertuanya.


"Pengawal kalian bawalah kaisar ye ke ruang tabib."ucap Qin San yang di anghuki oleh para pengawal dan pengawal itu lalu pergi dari sana melaksanakan tugasnya.


Setelah selesai menyuruh mereka semua Qin San lalu melihat ke arah Ye Xin Ru yang sekarang tubuhnya telah di penuhi api putih yang sangat panas juga tubuh dari Ye Xin Ru perlahan lahan mulai berubah menjadi burung phoenix putih.


Qin San melihat itu ia tak tinggal diam ia berpikir di otaknya apa yang harus ia lakukan sekarang untuk menghadapi api putih itu karena jika Qin San melawanya ia tak memiliki senjata yang dapat menangkal api putih itu kecuali ia memakai pedang inti semesta,tetapi jika ia memakai pedang inti semesta itu juga terlalu beresiko karena jika ia menggunakanya ia takut Ye Xin Ru akan kenapa napa.

__ADS_1


Qin San berpikir dengan keras di otaknya dan tiba tiba terlintas pemikiran di otaknya.


"Kenapa aku lupa kali aku memiliki embun dewa."gumam Qin San yang mengingat tentang embun dewa yang ia dapatkan dari menara di dunia elf.


"Tetapi kalau hanya embun dewa aku masoh tak bisa menghentikanya."Qin San lalu ia berpikir benda apa yang mengandung kekuatan Yin/dingin yang ia miliki.


setelah berpikir sesaat Qin San teringat bahwa Qin Zu memiliki sebuah phoenik es di tubuhnya yang otomatis Qin Zu memiliki darah dari phoenix itu yang mengandung Energi Yin yang dapat membantu menghentikan ye Xin Ru.


Qin San setelah mengingat itu,ia lalu langsung melompat ke atas langit dan juga ia tak lupa untuk memberitahukan kepada nenek lin,Tang Chin,juga long tian untuk mengawasi Ye Xin Ru yang bertransformasi menjadi phoenix.


Qin San melesat dengan cepat ke arah kekaisaran Qin untuk meminta sedikit darah dari Qin Zu.


beberapa saat kemudian Qin San sampai di kekaisaran Qin dan lau turun dari langit dan mencari Qin Zu yang sedang terlihat ia sedang bermain bersama Hou Chun dan juga terlihat dua orang wanita yang menemani mereka yang tak lain adalah ibu Qin San dan juga nenek Hou.


melihat Itu Qin San lalu bergegas ke sana menghampiri mereka semua.


mendenngar ada yang memanggilnya mereka semua menoleh ke arah Qin San yang beregegas ke arah mereka.


"Kakak,Guru,San'er."ucap mereka menganggil Qin San Satu persatu.


"nak ada apa,apakah ada masalah."ucap ibu Qin San yang melihat wajah khawatir Qin San.


"Huhh sebenarnya."ucap Qin San lalu menjelaskan semua yang terjadi pada mereka termasuk ye Xin Ru yang berubah menjadi phoenik putih dan juga kaisar ye yang tertusuk pedang tetapi Qin San tak menjelaskan phoenix putih itu secara detail dan ia hanya mengatakan pada mereka bahwa ia harus berbicara dengan Qin Zu secara pribadi.

__ADS_1


Qin Zu mendengar Qin San ingin berbicara denganya ia mengangagguk setuju dan lalu ia menggandeng tangan Qin San berjalan mengikuti Qin San.


Setelah berjalan beberapa saat Qin San ia langsung to the poin dan memceritakan apa yang sebenarnya,yang ingin Qin San lakukan dan kenapa ia mengajak adiknya itu berbicara secara pribadi.


"Adik apakah kakak boleh minta sedikit darahmu."ucap Qin San to the poin.


"Darah Zu'er??untuk apa kakak menginginkan darah Zu'er."tanya Qin Zu pada Qin San.


Qin San lalu menjelaskan pada Qin Zu tetapi ia juga berbicara untuk merahasiakan ini pada lainya kalau ia memiliki phoenik es di tubuhnya,Qin Zu mendengar itu mengangguk dan menyuruh kakaknya untuk cepat cepat mengambil sedikit darahnya agar kakak Ru'er segera bisa diselamatkan.


setelah mendapatkan persetujuan dari Qin Zu,Qin San ia lalu menyayat tangan Qin Zu sedikit dan mengambil darahnya sekitar 5 tetes darah dan laku menyimpanya.


selesai itu Qin San juga harus menyembuhkan Qin Zu karena jika tidak disembuhkan takutnya ibu Qin San dan nenek Hou khawatir bagaimana tangan Qin Zu bisa terluka.


"Adik ayo kembali."ucap Qin San menggandeng Qin Zu ke sebuah halaman di kediaman ibu Qin San.


"Zu,er apa yang kamu bicarakan dengan kakakmu."tanya ibu Qin San yang penasaran .


"Ibu....itu rahasia,Zu'er tak akan menceritakanya pada ibu karena Zu'er sudah berjanji pada kakak."ucap Qin Zu Dengan ekspresi imutnya.


Malihat itu Qin San hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya saja karena kelakuan Qin Zu yang lucu.


"Nenek,ibu,adik Zu'er dan adik Chun Aku pergi dulu karena masih ada urusan yang harus aku selesaikan terlebih dahulu.

__ADS_1


.......................


BERSAMBUNGG.......


__ADS_2