Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
Perpustakaan Dewa Pengetahuan


__ADS_3

Pada saat ia membuka pintu perpustakaan,ia dapat melihat perputakaan itu memiliki 4 pilar penyangga serta 10 rak buku yang sangat besar hingga memenuhi seluruh ruangan perpustakaan.


Qin San merasa aneh dengan perpustakaan ini karena di sana sama sekali tidak ada penjaga untuk melindungi buku disini,jadi dia di sana memutuskan untuk segera mencari buku yang hendak ia pinjam.


Ia memindai seluruh rak buku yang ada di ruang itu mencari rak yang berisi tentang pengetahuan pembuatan pill di dunia ini,di rak nomor 1200 ia menemukan 5 buku yang berisi tentang alkimia,setelah menemukan buku yang ingin ia pinjam Qin San menarik kekuatan spiritualnya kembali lalu terbang ke rak nomor 1200 yang terletak cukup tinggi darinya.


Pada saat ia hendak mengambil buku di sana,sebuah penghalang spasial tiba tiba menghalanginya untuk mengambil buku itu.


"Bocah,jika kau ingin mengambil buku di sini,kau harus memiliki token perpustakaan dewa pengetahuan."Ucap sebuah suara tanpa adanya wujud.


Mendengar itu ia tersenyum,ia melepaskan Qinya dan penghalang spasial di sana langsung pecah tanpa adanya perlawanan.


"Eh,aku tak menyangka ternyata penghalang ini sangat lemah."Ejek Qin San yang sudah membawa buku alkemis.


"Bocah beraninya kau mengacau di perpustakaanku."terdengar kembali suara parau itu dengan kalimat tegasnya.


"Pak tua,berhentilah bersembunyi aku tahu kau di sana."Qin San menunjuk ke arah sebuah ruang gelap yang berada tak jauh darinya.


"Bagaimana anak ini mengetahui keberadaanku,padahal aku sudah menyembuyikan aura mana miliku."Gumam pria tua itu sedikit terkejut.


Dari ruang gelap keluar seorang pria tua yang mirip dengan pria tua yang menghadang Qin San di gerbang perpustakaan.


"Dasar Bu luo bodoh,bagaimana ia membiarkan anak sepertimu memasuki perpustakaanku."ucap Pria tua itu mengejek Bu Luo yang merupakan orang tua yang menghentikan Qin San di gerbang.


"Oh,apakah Pria tua di depan tadi adalah adikmu."Tanya Qin San mendengar umpatsn dari pria tua di depanya.


"Benar dia adalah adiku,aku dan dia adalah penjaga perpustakaan ini."Jelasnya kepada Qin San.


"Bocah,siapa kau sebenarnya aku tidak pernah tahu jika di negara sanyang terdapat anak berbakat sepertimu."Tanya Pria tua di depan Qin San.


"Aku bukan dari negara sanyang."Jawab Qin San.


"Bukan dari negara Sanyang...,pantas saja aku tidak pernah melihatmu,lalu kau berasal dari negara mana."Tanya pria tua itu dengan rasa ingin tahu.


"Aku berasal dari negara Yinxian."

__ADS_1


"Apa!!Negara YinXian,bagaimana bisa kau melewati gurun kutukan itu,bahkan para orang kuatpun tak berani untuk menyebrangi gurun kutukan itu sehingga sangat jarang adanya orang dari negara YinXian yang datang kemari."Pak tua itu terkejut saar mendengar pengakuan dari Qin San.


"Pak tua jangan samakan aku dengan orang kuat yang kau maksud,karena aku lebih kuat dari mereka."Ucap Qin San membocorkan sedikit kekuatanya yang dapat menekan pak tua itu.


"Cukup,hentikan tekananmu."pria tua itu lemas saat Qin San membocorkan sedikit auranya.


Qin San lalu menarik auranya kembali.


"Pak tua siapa namamu."Tanya Qin San.


"Haha,aku lupa untuk menyebutkan namaku,kau bisa memangilku,Pak Tua Liu."Ucapnya memperkenalkan namanya.


"Pak tua liu,kau bisa memanggilku Qin San."Qin San juga memperkenalkan dirinya.


"Pak tua kalau begitu aku pinjam buku ini dulu,besok pagi aku akan datang kemari untuk mengembalikanya."Ucap Qin San berbalik menuju pintu keluar sambil menyimpan buku bukunya di cincin ruangnya.


"Tunggu."pak tua liu menghentikan Qin San yang hendak pergi.


Qin San berhenti lalu membalikkan badanya.


"Tidak,aku hanya ingin kau menempelkan jarimu di sini sebagai tanda jika kau adslah peminjam buku di sini."Pak tua liu membawa sebuah kertas dan tinta di tanganya.


Qin San tanpa berpikir lebih lama lagi,ia mencelupkan jarinya di tinta itu lalu menempelkan jarinya ke kertas yang di bawa pak tua liu,pada saat ia menempelkan jarinya di kertas itu seketika sebuah cahaya muncul dari kertas yang di bawa pak tua liu yang menandakan bahwa Qin San telah meminjam buku dari perpustakaan Dewa pengetahuan.


"Apakah sudah selesai."


"Ya,kau bisa pergi sekarang."Jawab pak tua Liu.


"Baiklah."Qin San lalu berjalan ke arah pintu keluar.


Di pintu keluar ia melihat Bu Luo yang sedang duduk di di tempat penjaga gerbang,Melihat itu Qin San hanya tersenyum ke arahnya lalu berjalan kembali menuju tempat penginapan.


Di perjalanan ia mendengar sebuah kehebohan tentang sebuah Roh jahat yang merasuki seorang warga kemarin malam,Mendengar itu ia terdiam sejenak ia mengingat kemarin malam saat ia mendeteksi aura yang mirip dengan assosiasi hitam.


Karena rasa ingin tahu Qin San memutuskan untuk bertanya kepada warga di sana.

__ADS_1


"Tuan,kalau saya boleh tahu bagaimana kejadian tentang Roh jahat itu."Tanya Qin San.


Mendengar pertanyaan dari Qin San warga di sana membalikan badanya,lalu menjelaskan kejadian tentang Roh jahat yang merasuki salah satu warga di sana,Qin San juga menanyakan alamat warga yang di rasuki oleh Rou jahat.


"Terima kasih tuan atas informasinya."Ucap Qin San sambil melemparkan sekantong koin emas.


"Tuan,bukankah ini terlalu banyak."ucap Warga yang Qin San tanyai.


"Sudahlah,anggap saja itu sebagai imbalan atas informasi yang tuan berikan padaku."Qin San lalu menghilang dari tempatnya menuju ke alamat yang di berikan oleh warga.


"Tapi tuan....."Ucapnya sedikit syok saat mengetahui Qin San sudah tidak ada di depanya.


......


Hanya beberapa saat Qin San sampai di sebuah rumah yang cukup besar,Qin San memperhatikan rumah itu beberapa saat ia melihat aura hitam yang menyelimuti seluruh rumah itu.


"Sepertinya,aku pernah merasakan aura seperti ini."Gumam Qin San mengingat ngingat aura hitam yang ia lihat.


Qin San memang pernah melihat aura seperti ini tepatnya merasakanya ia pernah merasakan aura seperti ini saat ia berads di hutan kutukan.


"Aku sekarang ingat,aura ini sama persis dengan aura yang berada di hutan kutukan."


Di depan gerbang rumah itu terdapat dua penjaga yang sedang melihatnya menuju kerumah itu.


"Tuan,Tolong tunjukan identitas anda,kami tidak bisa memperbolehkan tuan untuk masuk jika tuan tidak menunjukan identitas tuan."Ucap penjaga itu dengan nada tegas.


"Tuan,aku hanya ingin memeriksa orang yang di rasuki oleh Roh hitam,mungkin aku bisa membantunya agar terlepas dari roh hitam."Ucap Qin San.


"Maaf tuan..jika tuan tidak menunjukan identitas tuan,kami tidak bisa mengizinkan tuan untuk masuk."Kedua penjaga itu tetap menolak.


"Penjaga biarkan dia masuk."Ucap suara seorang pria muda yang berada di dalam rumah itu.


"Baik tuan."Ucap kedua penjaga secara serempak memperbolehkan Qin San masuk.


BERSAMBUNGGG.....

__ADS_1


__ADS_2