
Qin San melihat Tang Chin yang sudah siap untuk melakukan itu, ia tersenyum lalu berkata.
"Chin'er semangat kamu pasti bisa."Ucap Qin San dengan nada entah ia sedang mengamati atau menjahili adiknya itu.
Mendengar Itu Tang Chin menoleh ke arah Qin San, ia tersenyum kecut lalu melanjutkan berjalan ke gubug.
"Liu'er bagaimana kalau kita melakukan itu bersama dengan Chin'er dan Yue Ha." Ucap Qin San menggoda istrinya itu.
"Dasar Cabul, aku tidak mau."Kata San Liu memalingkan wajahnya tapi sebenarnya ia mengharapkanya.
"Hahaha aku hanya bercanda, lagian jika kita melakukan itu aku kasihan dengan Long tian yang sendirian di sini."Ucap Qin San menoleh ke arah Long Tian.
Long tian yang di lirik oleh tuanya hanya terdiam tanpa ekspresi.
"Hihi benar..., Gege... bagaimana jika kita carikan jodoh untuk Long tian." Bisik San Liu memberi ide.
"Ide yang cemerlang, tapi siapa yang kita jadikan kandidat untuk menjadi pasanganya, dan juga walaupun kita menemukan kandidatnya ia belum tentu mau menerimanya, mungkin saja pasangan yang kita carikan untuknya akan takut padanya karena selalu memasang ekspresi seperti itu." Ucap Qin San.
"Benar juga Gege, Hah, Mungkin ia memang di takdirkan tidak memiliki pasangan atau mungkin juga ia sebenarnya sudah memilikinya jadi ia tidak tertarik dengan wanita lain, atau yang lebih parahnya jangan jangan sebenarnya ia penyuka sesama laki laki." Duga San Liu yang melirik Long tian yang datar.
Qin San mendengar dugaan dari San Liu, ia tersedak liurnya sendiri, karena ia berpikir bahwa dugaan San Liu terlalu berlebihan.
"Yah, sudahlah lebih baik kita menunggu Chin'er saja."Ucap Qin San yang ingin mengalihkan pembicaraan.
"Hmmm." Mengangguk.
Di dalam Gubug.
__ADS_1
Tang Chin masih terdiam di depan ranjang, ia menatap Yue Ha dari pangkal ujung kaki hingga kepalanya, Tubuh Yue Ha ini memang sudah matang dan sangat cantik apalagi dengan dadanya yang luamayan besar tapi tidak terlalu berlebihan, itu membuat Tang Chin tak berhenti untuk kagum, Tang Chin sebenarnya merasa bersalah, tetapi bagaimana lagi tidak ada cara lain untuk menekan jiwa dewi kegelapan yang bersemayam di jiwa Yue Ha, jadi ia harus melakukanya.
Tang Chin mulai melucuti pakaianya satu persatu, Tongkat sakti milik Tang Chin tampak terlihat sudah bangun dari tidurnya, Walaupun Tang Chin masih berumur sekitar 13 tahunan tapi tongkat saktinya benar benar tidak sesuai dengan umurnya, itu terlihat tidak normal untuk ukuran anak seumuranya karena tongkat saktinya memiliki panjang 25 Cm Ketika bangun.
Setelah melucuti pakaianya ia juga melucuti pakaian yang di kenakan Yue Ha hingga terlihat tubuh indah miliknya, melihat Itu Tang Chin meneguk salivanya dan lalu ia naik di ranjang itu, Dan merekapun melakukan itu, Tang Chin sekarang akhirnya telah melepaskan keperjakaanya, Setelah berperang sekitar 10 ronde akhirnya Tang Chin mengakhirinya, Setelah mengakhirinya ia mengendalikan Yang Qinya untuk menekan energi Yin yang hendak menguasai tubuh Yue ha.
Qin San tersenyum tipis saat berada di luar gubug itu, karena tanpa sepengetahuan mereka semua Qin San diam diam mengintip saat Tang Chin sedang melakukan itu dengan Yue Ha dengan mata surgawinya.
"Kelihatanya adik harus diajari."Ucap Qin San saat melihat Tang Chin melakukanya dengan ragu.
Di dalam Tang Chin menutupi tubuh Yue Ha dengan selimut, Ia mendesah pelan berharap Yue ha tidak marah dan membencinya karens ia telah merenggut kesuciannya.
Tang Chin memakai pakaianya kembali, tak lupa ia juga memanggil Qin San dan lainya untuk masuk ke dalam gubug kecil itu.
"Chin'er haha, akhirnya kau melepas keperjakaanmu." Ucap Qin San membuat Tang Chin malu.
"Hihihi, aku tak menyangka dewa perang yang di kenal sebagai sang pembantai bisa malu malu seperti itu."Ucap San Liu.
"Hehe, waktu itu aku memang tidak ingin menikah dengan siapapun karena aku sudah pernah berjanji padanya."Ucap Tang Chin menanggapi mereka.
Mendengar Itu Qin San dan San Liu mengangguk sedangkan Ling tian masih dalam muka datarnya.
Mereka lalu memasuki gubug kecil itu dan mendapati seorang wanita cantik di atas ranjang.
Qin San menggunakan mata surgawinya dan ia melihat energi Yin nya mulai stabil, karena di tekan oleh energi Yang milik Tang Chin.
"Sebentar lagi dia akan bangun "Kata Qin San memprediksi.
__ADS_1
Benar saja setelah mengatakan itu Yue Ha samar samar mulai membuka matanya sedikit demi sedikit, dan mendapati ia di kelilingi oleh 4 orang dengan ia yang di tutupi selimut, ia bingung apa yang terjadi sebenarnya ia mulai menggerakan tubuhnya tapi ia merasakan sakit di bagian area intimnya.
"Aauuu...."teriak Yue Ha yang merasakan sedikit nyeri di bagian intimnya.
"Apa yang terjadi ?, kenapa rasanya nyeri." Ucapnya Bingung lalu ia membuka selimut itu dan mendapati ia memakai pakaian yang tipis dengan sisa bercak darah yang berada di ranjang itu.
Ia yang menyadari apa yang terjadi tiba tiba matanya sembab, terlihat ia ingin marah sekaligus menangis ia menatap ke arah orang orang yang menatapnya dengan gembira, entah mereka sedang menertawakanya atau sedang apa.
"Siapa di antara kalian yang telah memperko**ku." Tanya Yue Ha dengan nada marah.
Mendengar itu Tang Chin menundukkan kepalanya, ia sudah tahu jika ini pasti akan terjadi.
"Aku yang melakukanya."Ucapnya dengan nada bersalah.
"Kau, beraninya kau melakukan itu padaku, aku kira selama ini kamu adalah orang yang baik ternyata kamu hanya pria yang suka mempermainkan wanita." ucapnya dengan marah lalu menampar Tang Chin.
Plakk....
Tang Chin yang ditampar hanya menundukan kepalanya, tapi walaupun ia akan di benci olehnya setidaknya ia bersyukur orang yang ia cintai selama ini telah terbangun.
Melihat Itu Qin San jga merasa bersalah, Sedangkan San Liu melihat itu ia menyuruh semua pria untuk keluar dari sini, ia akan berbicara sendiri dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Tang Chin, Qin San, Dan Long tian keluar dari gubug Itu, Qin San melihat Tang Chin yang sedang sedih ia mencoba untuk menghiburnya, tapi itu sama sekali tidak berhasil karena Tang Chin terus terlihat murung.
Di dalam San Liu menjelaskan semua yang terjadi kepada Yue Ha, ia juga menjelaskan tentang siapa Tang Chin sebenarnya dan juga tentang jiwa dewi kegelapan yang berada di dalam tubuh San Liu Dan Yue Ha, Tak Lupa ia menjelaskan kenapa Tang Chin melakukan itu padanya.
Mendengar penjelasan dari San Liu, Yue Ha meneteskan airmatanya, ia tidak pernah berharap jika orang yang telah mengambil kesucianya itu adalah orang yang selalu ia impikan setiap harinya yaitu dewa perang Tang Chin.
__ADS_1
.............
BERSAMBUNGG..