
Qin San terus-menerus mendesak Tetua Bu tanpa memberinya nafas sedikitpun, karena merasa bahwa dirinya dipermalukan oleh seorang anak muda tetua bu menjadi marah auranya yang menghilang tiba-tiba saja pulih kembali dan menjadi lebih kuat dari ranah awalnya.
Sebuah tanduk muncul di kepala tetua Bu bersamaan dengan aura berwarna hitam yang tampak mengerikan. Matanya berubah menjadi merah darah dan kulitnya yang sedikit keriput menjadi kembali muda dengan warna kulit berwarna coklatnya yang khas bangsa iblis.
"Akhirnya dia berubah juga." Gumam Qin San sedikit menjauh dari tetua bu yang sudah bertransformasi menjadi iblis.
"Anak muda, kau sudah memancingku untuk menunjukan jati diriku yang sebenarnya, maka sekarang terimalah kematianmu." Tetua Bu yang baru saja selesai bertransformasi ia melesat ke arah Qin San dengan kecepatan tinggi.
Ranah tetua Bu yang awalnya hanya dewa galaxy puncak langsung naik keranah Dewa semesta menengah.
"Haha pak tua sepertinya kau sudah lupa kondisi sekitarmu." Qin San melihat bahwa banyak panutua yang menatapnya dengan penuh kebencian, karena selama ini ternyata mereka melayani seorang iblis.
"Apakah menurutmu aku peduli dengan semut seperti mereka, aku adalah Bu Fu Gong salah satu jendral iblis terkuat dari alam iblis, aku tidak takut kepada siapapun dialam ini bahkan para dewa itu sudah bersekutu dan menyembah kami. Juga sebentar lagi alam kalian ini akan menjadi milik kami bangsa iblis dan kalian sebagai manusia rendahan akan ditakdirkan sebagai budak kami, jadi kenapa aku takut dengan kalian yang sebentar lagi akan menjadi budaku." Ujar tetua Bu mengeluarkan semua rahasia dimulutnya dengan mencengkram leher Qin San.
Dicengkeram tetua Bu Qin San hanya menanggapinya dengan senyuman jahatnya lalu kemudian ia tertawa terbahak bahak.
"Hahaha apakah kalian mendengar ocehan dari iblis bodoh ini!! dia bermaksud untuk menjadikan kita sebagai budak, jadi apakah kalian terima yang diucapkanya." Qin San tertawa provokasi untuk memancing emosi para panutua disana.
"Iblis itu ternyata selama ini menipu kita. Karena dia ingin menjadikan budak maka kita akan duluan membuat di menjadi budak kita." Ucap salah satu panutua dengan penuh emosi.
"Benar, iblis itu perlu kita beri pelajaran karena telah menipu kita, cepat aktifkan array pembunuh iblis, aku ingin melihat dia menderita di sini." Kata panutua lainya memerintah semua panutua lainya untuk mengaktifkan array pembunuh iblis yang sudah ribuan tahu tidak diaktifkan.
"Baik...!!" Panutua lainya langsung menyetujui perintah itu dan mulai menyebar kebeberapa titik.
Qin San yang dicengkeram oleh tetua Bu, ia memegang lengan besar tetua Bu lalu mencengkramnya dengan sangat kuat hingga membuat suara retakan di tulang lengan tetua Bu.
Karena merasakan sakit di lenganya tetua bu dengan refleks ia melepaskan Qin San dari cengkeramanya.
"Iblis bodoh, kau pikir kau sudah lebih kuat dariku." Qin San menyeringai jahat lalu melepaskan aura puncaknya yang berada di ranah dewa semesta puncak setengah langkah menuju ranah selanjutnya.
"Apaa...!!! Bagaimana mungkin ada orang sekuat dirimu di alam ini" Bu Fu Gong terkejut sekaligus Syok saat Qin San mengeluarkan kekuatan sejatinya.
__ADS_1
"Kenapa tidak mungkin, orang lemah sepertimu memang tidak pernah bisa mengetahuinya."
"Kau meremehkanku!!.. walaupun ranahmu lebih tinggi dariku apa kau pikir aku takut denganmu." Bu Fu Gong melesat kembali, sekarang ia mengeluarkan sebuah tombak berwarna hitam dengan aura iblis yang sangat pekat.
Bu Fu Gong mengayunkan tombaknya secara Horizontal ke arah Qin San, melihat itu Qin San dengan cepat menghindarinya sehingga tombak milik Bu Fu Gong menghantam tanah membuat tanah di sana berubah menjadi kawah sedalam 20 meter.
Satu ayunan tombak itu benar benar sangat dashyat, jika itu gunung mungkin gunung itu akan terbelah menjadi dua karena kekuatan tombak itu.
Gempa terjadi di sekte teratai putih, hingga membuat para leluhur yang sedang berkultivasi tertutup merasa terganggu dan mereka memutuskan untuk menghentikan kultivasi tertutup mereka dengan tujuan untuk melihat situasi di sekte yang sudah tidak mereka lihat selama ratusan tahun.
Qin San terbang di udara menatap lubang yang disebabkan oleh tombak Bu Fu Gong.
"Cukup kuat." Gumam Qin San dengan sedikir waspada, walaupun dia kuat jika ia terkena pukulan tombak itu pasti dia juga akan terluka.
Di udara ia mengeluarkan tombak asal mula milik sang void yang sudah diserahkan padanya.
Qin San mulai memutar tombaknya, kemudian ia menghilang dari tempatnya dan muncul di samping Bu Fu Gong, Bu Fu Gong yang sudah bersiap ia menangkis serangan tombak Qin San.
Kedua tombak membentur satu sama lain, Bu Fu Gong terpukul mundur karena serangan tombak asal mula Qin San.
Tangan Bu Fu Gong bergetar saat ia menghentikan tombak asal mula, bahkan roh tombak yang berada di dalam tombaknya memberontak seperti bahwa roh tombak itu ketakutan.
"Sebenarnya tombak apa itu, kenapa tombak darah pembantaiku ketakutan." Gumam Bu Fu Gong, menatap Tombak Putih dengan ukiran naga milik Qin San
Disisi lain para panutua Sudah menyiapkan batu energi untuk mengaktifkan array pembunuh iblis.
Sesat kemudian array pembunuh iblis tercipta dan mulai menutupi sekte teratai putih. Saat array itu terbentuk para iblis yang menyamar di dalam sekte itu mulai terbongkar satu persatu, rata rata dari mereka akan langsung terbakar saat array itu di aktifkan.
Bu Fu Gong Yang sedang bertarung dengan Qin San tiba tiba ia merasakan firasat bahaya di sekitarnya, saat merasakan itu ia melihat sekitarnya dan melihat bahwa sebuah array mulai menutupi sekte teratau putih.
Bu Fu Gong dengan cepat terbang di udara agar ia tidak terjebak didalam array itu, walaupun array itu tidak bisa membunuhnya tetapi dia akan terganggu jika dia berhadapan dengan Qin San.
__ADS_1
"Hehe apakah menurutmu aku akan membiarkanmu pergi begitu saja." Qin San kemudian mengangkat tanganya.
"Tekhnik kekosongan gerakan kedua tangan kekosongan."
Setelah mengatakan itu terlihat sebuah tangan besar berwarna hitam terbentuk di langit memblokir jalan dari Bu Fu Gong.
"Sialan." Bu Fu Gong mengutuk, lalu ia mengarahkan tombaknya kedepan untuk menghancurkan tekhnik tangan kekosongan.
"Bang.....
Tombak dan tekhnik Qin San berbenturan sehingga memicu Riak yang kuat, bahkan langit menjadi gelap karena benturan itu.
Bu Fu Gong berhasil menghancurkan Tekhnik milik Qin San dan keluar dari jebakan array.
Tetapi Siapa sangka saat ia berhasil keluar dari sana ia dicegat oleh 9 leluhur sekte teratai putih, dengan ranah mereka yang berada di dewa semesta rendah hingga puncak.
Bu Fu Gobg terlihat panik saat berhadapan dengan mereka bersembilan belum lagi ada Qin San ia benar benar telah dikepung dari segala sisi.
"Sialan kenapa para leluhur ini bangun dari kultuvasi tertutup mereka."Gumam Bu Fu Gong mengutuk.
"Berani sekali iblis sepertimu membuat masalah di dalam sekteku." Kata Lelihur pertama bernama Jue Bing Fang.
Mendengar itu Bu Fu Gong hanya terdiam, yang ia pikirkan sekarang adalah kabur dari sini secepatnya.
Tapi dengan kepungan sepuluh orang itu ia benar benar menemui jalan buntu, Bu Fu Gong mencoba kabur dari mereka tetapi ia langsung dicegat oleh salah satu tetua dan berhasil terpukul.
Pada akhirnya Bu Fu Gong tertangkap oleh kesembilan leluhur itu dengan kondisinya yang sudah tidak bisa dikenali lagi, karena ia mengalami luka yang sangat parah karena dijadikan bulan bulanan oleh para leluhur.
..........
BERSAMBUNGG
__ADS_1