Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
ZI WAN


__ADS_3

Arwah itu terpental menembus beberapa pohon membuat pohon pohon itu langsung layu seperti pohon yang sudah lama mati. Qin San disisi lain ia melesat menembakan sebuah energi berwarna berwarna hitam ke arah arwah yang masih dalam keadaan terpental, Sinar hitam itu dengan telak menembus arwah itu hingga arwah itu meledak membuat sebuah kawah besar di tempat sekitar ledakanya.


Di tempatnya Qin San hanya menatap datar ledakan itu seolah olah tidak terjadi apa apa. Pertarungan antara Qin San dan Arwah itu ternyata menarik perhatian beberapa penghuni kuat di pegunungan roh, Qin San menoleh ke belakang dan menganggukan kepala ke pada Long Tian sebagai tanda agar segera meninggalksn tempat ini, mengetahui isyarat Qin San Long Tian mengangguk lalu mereka bersama sama melesat ke area lebih dalan meninggalakan tempat itu.


Setelah QinSan dan Long tian pergi beberapa sosok kuat muncul di sana dengan wajah yang terlihat marah.


"Siapa yang melakukan ini, beraninya ia membunuh ras arwahku." Ucap sebuah arwah yang memancarkan sebuah aura berwarna emas di sekujur tubuhnya, arwah itu adalah kaisar arwah yang merupakan penguasa pegunungan arwah ini. Kaisar arwah yang marah menyuruh para pasukanya yang berada di belakangnya untuk mencari pelaku kerusuhan di pegunungan wilayahnya, Kaisar Arwah juga menjajikan kepada siapapun di sini yang bsia menangkap pelakunya akan ia berikan posisi sebagai panglima perang para arwah.


Mendengar itu para pasukanya menjadi sangata bahagia, bagaimana mereka tidak bahagia menjadi panglima para arwah adalah status paling di impikan bagi siapapun, karena status panglima sama saja dengan status di bawah kaisar arwah yang berarti bisa memerintah para arwah dan menjadi yang terkuat di bawah kaisar sendiri.


Semua pasukan arwah dengan cepar langsung pergi mencari pelaku itu dengan mengikuti jejak auranya, tapi saat mereka mengikuti jejak auranya mereka hanya bisa mencari sejauh 500 meter karena Qin San dan Long Tian ketika hendak pergi ia menggunakan tekhnik penyembunyian aura agar ia tidak di ketahui oleh penghuni pegunungan arwah ini.


Qin San sangat tahu jika para arwah ini memiliki indra yang tajam sehingga ia langsung menyembunyikan auranya ketika ia pergi. Bagaimanapun arwah adalah Roh yang hidup dan roh adalah inti dari sebuah kesadaran spiritual jadi sudah pasti jika indra para arwah lebih tajam dari pada para manusia yang walaupun mereka memiliki roh tapi mereka juga memiliki tubuh yang fana sehingga kesadaran spiritual manusia lebih rendah dari pada para arwah yang hanya tubuh spiritual saja.


Setelah melewati beberapa rintangan Qin San sampai di sebuah tempat yang sangat ramai, tetapi tempat itu adalah tempat berkumpulnya para arwah di sini. Melihat itu Qin San dan Long Tian mendarat di sebuah pohon sambil mengamati para arwah itu yang seertinya sedang fokus terhadap khotbah dari seseorang dengan jubah hitam di sana.


Qin San mengerutkan keningnya saat melihat itu.

__ADS_1


"Eh bukankah itu malaikat jatuh." Gumamnya sedikit terkejut.


"Tuan sepertinya malaikat jatuh itu sedang mencari pengikut." Kata Long Tian yang berada disamping Qin San.


"Iya, tapi sepertinya tidak sesederhana itu, aku dapat melihat ketika mereka percaya dan mendukung malaikat jatuh itu, mereka akan mentransfer sebuah energi aneh yang terus mengalir ke arah malaikat jatuh itu." Ucap Qin San yang mengamati kejadian itu dengan mata surgawinya.


"Tuan, aku pernah dengar kalau ini adalah sebuah tipuan yang di bawa oleh ras malaikat jatuh kepada para makhluk lain. pertama tama mereka akan membuat sebuah bencana di suatu tempat dan setelah itu mereka akan menolong makhluk yang ditolongnya itu, jadi dengan begitu otomatis makhluk yang ia tolong akan sangat berterimakasih padanya, dan selanjutnya ia akan meyakinkan para makhluk yant merkea tolong bahwa ia adalah seorang Tuhan yang turun kedunia untuk menolong mereka, mereka meyakinkan mereka bahwa mereka adalah tuhan yaitu dengan cara menciptakan beberapa hal yang bisa membuat semua orang percaya bahwa mereka adalah tuhan, ketika semua orng sudah percaya maka timbulah sebuah semangat atau kemauan untuk menyembahnya dan aura semangat atau kemauan itu akan berubah menjadi energi dan terus mengalir ke tubuhnya sehingga para malaikat jatuh akan menjadi lebih kuat." Jelas Long Tian dengan wajah datarnya.


"Apa..."Ucapnya terkejut dengan apa yang di jelaskan oleh Long Tian padanya.


"Ini tidak boleh dibiarkan, jika ini terus terjadi maka didunia ini tidak ada yang bisa menghentikanya dan pada akhinya ia akan menjadi penghancur alam semesta sekali lagi." Ucap Qin San menatap tajam ke arah .


"Ya aku tahu, tapi ini adalah resiko yang harus kita ambil untuk membunuhnya, jika tidak cepat atau lambat bahkan kita berdua bukan lawanya, apalagi yang aku tahu pengikutnya di dunia ini tidak sedikit, dengan begitu saja satu tahun kedepan bahkan ia mungkin bisa mengalahkan kita." Kata Qin San.


"Huh entah apa yang di lakukan Zi Wan dahulu sehingga ia hanya menyegelnya dan tidak membunuhnya saja." gumam Qin San mengingat nama orang yang beenama Zi Wan.


Mendengar gumaman Qin San, Long Tian hanya menggelengkan kepalanya, entah kenapa tuanya ini mengatakan kata yang tabu seperti itu, menyebut nama Zi Wan dan menyalahkanya apalagi jika bukan kata yang tabu, Zi wan adalah orang yang bahkan bisa mengendalikan ketiga semesta ini tapi Qin San malah berani menyalahkannya, semua orang bahkan jarang ada yang berani menyebutkan namanya dan juga tuanya dulu sangat menghormati Zi Wan ini, tapi Qin San dengan beraninya mengatakan itu, untung yang mendengarnya adalah dia jika itu orang lain yang sudah hidup lama pasti Qin San akan menjadi amukanya.

__ADS_1


Qin San di samping itu mengerutkan keningnya saat ia mengejek nama Zi Wan, entah kenapa tubuhnya tiba tiba merasa aneh bahkan kekuatanya tiba tiba sedikit terkuras.


"Tuan apakah kamu tidak apa apa." Tanya Long Tian yang melihat wajah Qin San yang terlihat lelah.


"Tidak, aku mungkin hanya lelah saja."


"Tuan sebenarnya tuan tidak sedang dalam keadaan lelah tapi tuan merasakan ini karena tuan telah mengejek orang yang bernama Zi Wan itu." Ucap Long Tian yang membuat Qin San terkejut.


"Long Tian bisakah kau beri tahu apa yang kau maksud sebenarnya." Ucap Qin San ingin tahu .


"Tuan sebaiknya kita tidak membahas ini, karena jika kita melanjutkan perbincangan tentang Zi Wan aku takut jika kita akan mendapatkan hukuman dari alam semesta." Ucap Long Tian yang membuat Qin San semakin penasaran dengan identitas Zi Wan ini.


Karena Long Tian tidak ingin menceritakanya ia hanya mengangguk pelan lalu ia kembali menoleh ke arah malaikat jatuh yang segera menyelesaikan khotbahnya.


"Long tian aku bagi tugas padamu untuk memancing para arwah arwah itu pergi, dan untuk ia serahkan saja padaku." Ucap Qin San dengan niat membunuh yang kuat.


" Baik tuan."Ucap Long tian lalu ia melesat ke atas langit untuk memancing para arwah itu agar mereka mengejarnya, benar saja saat mereka melihat Long Tian yang terbang di wilayah mereka tanpa izin, para arwah itu menjadi sangat marah lalu mereka berbondong bondong mengejarnya."

__ADS_1


............


bersambungg...


__ADS_2