Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
Segel Kutukukan


__ADS_3

Karena curiga dengan batu yang dibawa oleh pelayan kerajaan Qin San memutuskan untuk memeriksanya, ia menggunakan mata surgawinya untuk mengetahui tentang batu itu.


Saat mata surgawinya menbus batu itu, terlihat sebuah segel yang mengandung kutukan yang kuat.


"Jadi tes spiritual sebenarnya hanya alasan mereka, hal yang mereka inginkan sebenarnya adalah agar orang orang menyentuh batu itu supaya jiwa mereka terkontrak oleh batu itu dan mereka akan mengendalikan orang yang menyentuh batu itu." Gumam Qin San saat mendeteksi kejanggalan di batu tersebut.


"Jika ini adalah permainan mereka maka aku akan mengikutinya." Ucap Qin San tersenyum tipis.


Beberapa saat kemudian pembawa acara menjelaskan kegunaan batu itu kepada semua orang yang berads di aula itu, semua orang yang tidak tahu sama sekali dengan batu tersebut tentu mereka hanya mengangguk ngangguk saja.


Tapi tidak dengan Qin San ia tersenyum tipis saat mendengar kebohongan mereka.


"Baiklah siapa yang akan pertama maju untuk mengetes kejuatan spiritual." Ucap pembawa acara itu menyeringai.


Semua orang langsung berbicara dan mengajukan diri masing masing, Tapi pada saat suara seorang pria terdengar semua orang terdiam, siapa lagi kalau bukan Qin San, saat melihat Qin San yang mengajukan diri yzu ling dan yzu Na terlihat bersemangat.


"Huh andai saja aku belum menikah, aku pasti akan senang jika bisa bersamanya." Guman Yzu Na yang berada di samping Dewa petir.


Yzu Ling melihat ini menjadi bersemangat.


........


"Baiklah karena tidak ada yang mengajukan diri maka dipersilahkan untuk tuan Ini naik kepanggung." Ucap pembawa acara.


Dewa petir tersenyum senang saat melihat Qin San menjadi yang pertama kali untukmenyentuh batu segel kontrak, ia mengira bahwa Qin San adalah orang yang bodoh karena sanhat ceroboh.


Ia tidak tahu bahwa Qin San sebenarnya sudah tahu rencananya, tujuanya menjadi yang pertama kali adalah karena ia ingin menghancurkan segel kutukan yang berada didalam batu itu.


Di depan Qin San mengangkat tanganya kedepan, lalu ia menyentuh batu itu, saat ia menyentuh batu itu segel kutukan mulai merambat ketubuhnya.


Saat segel kutukan itu merambat ketubuhnya Qin San melawan segel itu dengan kekuatanya, Segel kutukan yang bersifat korosi pada Qi membuat energi Qi Qin San tercampur oleh segel kutukan.


"Sial segel ini mengkorosi Qi-ku, sebaiknya aku menggunakan energi surgawi."Batin Qin San.

__ADS_1


Ia mulai menyatukan mana dan Qi ditubuhnya lalu ia mengendalikan kedua energi itu dengan energi kekosongan.


Benar saja saat energi itu bersatu segel kutukan itu mulai terpukul, Qin San terus meningkatkan energi surgawinya, ia mulai menyerang segel kutukan itu dan pada akhirnya segel kutukan hancur oleh kekuatan Qin San.


Sebelum batu itu hancur Qin San membuat segelnya sendiri yang nantinya ia tujukan kepada orang yang membuat segel ini, segel yang Qin San buat tidak akan bereaksi kepada orang orang yang tidak memiliki kekuatan iblis tetapi sangat fatal jika yang menyentuhnya adalah orang yang memiliki kekuatan iblis.


Di batu itu terukir angka 15255 kekuatan spiritual, tentunya Qin San tidak mengeluarkan semua kekuatan spiriialnya karena mungkin bisa membuat kehenohan karena kekuatan spiritualnya yang sebnarnya berada di atas 70 ribu dan ini merupakan anggka yang sangat fantastik jika itu terlihat.


Umumnya orang orang yang memiliki kekuatan seperti Qin San hanya memiliki kekuatan spiritual paling banter hanya sekitar 45 ribu saja, kekuatan spiritual Qin San ini memang tidak normal.


Melihat kekuatan spiritual yang rendah dengan orang sekuat Qin San mereka berpikir bahwa Qin San memang kuat tetapi ia berfokus dengan kekuatanya saja tidak dengan kekuatan spiritualnya yang terlihat lemah.


"Walaupun kuat, tetapi kekuatan spiritual untuk orang setingkatnya sangat lemah." Ucap beberapa orang berbisik bisik mengenai Qin San.


"Huh, ternyata masih sama." Ucap Qin San berpura pura.


Raut wajah Dewa petir terlihat bungung saat merasakan bahwa batu segel kutukan itu tidak bereaksi kepada Qin San.


"Apakah batu itu rusak." Batinya tidak percaya.


Wajah dewa petir terlihat suram saat mengetahui batu itu sama sekali tidak memiliki reaksi apapun kepada orang orang itu.


Dewa petir yang tampak kesal menyembunyikan wajahnya agar terlihat tenang.


"Hahaha selamat untuk tetua keluarga Chu anda memiliki kekuatan yang palimg kuat diantara semua orang." Dewa petir memberikan selamat.


"Yang mulia raja anda terlalu memuji." ucapnya menanggkupkan tanganya.


"Pelayan cepat berikan batu itu kepadaku." Ucap Dewa petir yang penasaran karena batunya sama sekali tidak memiliki reaksi apapun terhadap mereka.


Melihat ini Qin San menyeringai lebar.


"Hihihi... sepertinya umpanku akan termakan."

__ADS_1


Pelayan itu lalu membawa batu itu kepada dewa petir yang duduk di singgasananya dengan gagah.


Saat baru menyentuh batu itu dewa petir merasakan gelombang kejut aneh di tubuhnya, tapi ia tidak mengetahui apa itu.


"Sebenarnya apa yang terjadi." Batinnya bingung.


Qin San sebenarnya ia memberikan sebuah segel yang membuat tongkat agung tidak bisa berdiri, tak hanya itu Qin San juga memberi segel itu hal lainya, seperti mengacaukan jalanya Qi didalam tubuh atau membuat orang yang terkena segelnya akan mengalami sakit di bagian jantungnya pada saat malam tengah malam.


"Aku ingin tahu bagaimana ekspresi dia saat mengetahui bahwa tongkat tidak bisa berdiri." Qin San terlihat senang membayangkan hal itu.


Dengan selir dan istri dari dewa petir yang begitu banyak tentunya pada saat malam hati pasti ia akan meminta jatah kepada istri dan para selirnya, jika ia tahu tentang hal ini pasti ia akan sangat tersiksa.


Qin San kemudian berdiri menatap ke arah Yzu Ling dan Yzu Na.


"Kaliam berdua tenang saja sebentar lagi kalian akan menjadi miliku seutuhnya." Gumam Qin san tersenyum membuat kedua wanita itu tersipu malu.


"Baiklah, dewa petir aku ijin pamit terlebih dahulu karena masih banyak yang haru aku lakukan." ucap Qin San berdiri lalu keluar bersama dengan Yuan Zuan yang menggandeng tanganya.


Qin San dikawal oleh pasukanya kembali kekereta kudanya, sebenarnya rencana awalnya adalah ingin menaklukan kedua wanita itu tetapi sepertinya banyak hal yang harus ia lakukan selain ini jadi ia langsung meninggalkan aula perayaan begitu saja.


"Sial kenapa tubuhku terasa aneh." Ucap Dewa petir yang merasakan sebuah keanehan ditubuhnya.


"Hm mungkin aku sedikit kelelahan." pikirnya tanpa curiga sedikitpun.


Didalam kereta Qin San hanya berbincang dan bercanda tawa dengan Yuan Zuan, keduanya terlihat begitu mesra, tapi kemudian tiba tiba ada yang mengehentikan jalanya.


"Kalian berhenti." ucap beberapa orang yang mengepung kereta Qin San.


.......


Bersambunggg....


..........

__ADS_1


BERSAMBUNGG...


__ADS_2