Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
KERAJAAN API PUTIH


__ADS_3

"Baik ayah, saya akan segera menyampaikan kepada mereka."Ucap Jia Bei menghilang dari tempatnya.


Sementara itu di penginapan Qin San, terlihat seebuah aliran Qi yang cukup kuat hingga membuat penginapanya bergetar.


Qin San yang matanya terpejam merasakan sebuah sensasi nyaman saat kekuatanya perlahan lahan semakin meningkat, ia sekarang berada di ranah setengah kaisar dewa.


Walaupun ia berada di ranah setengah kaisar dewa ia bisa menghadapi orang yang berada di ranah Dewa Galaxy.


Hanya sekitar 5 jam berkultuvasi ia sudah berada di ranah setengah kaisar dewa, tapi walaupun peningkatanya sangat cepat ia menghabiskan semua pill kultivasi miliknya yang jumblahnya ada ribuan pill dan itu semua merupakan pill tingkat dewa.


Saat ia mulai membuka matanya tiba tiba terdengar sebuah suara ketukan di pintu penginapanya yang terdengar sedang memanggilnya.


"Tuan Qin Apakah anda berada di dalam." Suara orang yang sedang mengetuk pintu.


"Iya, silahkan masuk pintu tidak di kunci." Ucap Qin San mempersilahkan masuk.


Mendengar respon Qin San Jia Bei lalu membuka pintu penginapan Qin San.


"Tuan Qin, maaf bila saya mengganggu anda, tapi ada yang perlu saya sampaikan kepada anda perihal pesan dari ayah saya untuk mengundang anda ikut dalam pertemuan para pemimpin kerajaan yang akan di adakan nanti malam di kerajaan api putih." Ucap Jia Bei yang langsung to the poin.


"Hm... baiklah nanti malam aku akan pergi ke sana." Ucap Qin San menyetujuinya.


"Terima kasih tuan Qin karena telah menerima undangan kami, kalau begitu saya permisi terlebih dahulu." Ucap Jia Bei pergi.


Setelah Jia Bei pergi Qin San melanjutkan kultivasinya kembali.


........


Malampun Tiba, Qin San sekarang sudah berada di tempat pelelangan milik keluarga Jia.


Disana ia di sambut oleh kakek dan ayah dari Jia Mei serta orang lainya.


Di sana juga ada wanita yang Qin San kenal yang tak lain adalah Jia Xue.


"Kau.." ucap Qin San sedikit jengkel saat melihat jia Xue karena menurutnya ia sangat menyebalkan.


"Hei seharusnya aku yang mengatakan itu." Ucap Jia Xue.


"Gadis bodoh bagaimana kau berada di sini." Tanya Qin San.


"Di sini adalah keluargaku, dan kau bagaimana kau bisa di sini." Tanya Jia Xue.


"Aku di undang mereka." Ucap Qin San sambil menunjuk ayah Jia Mei dan Jia Xue.

__ADS_1


"Apa ayah mengundangmu, bagaimana pria bajingan sepertimu di undang ke acara ini." Tanya Jua Xue.


"Hei, sepertinya kalian berdua saling mengenal." Kata Jia Mei menengahi perdebatan mereka.


"Kakak Mei, kenapa kalian mengundang pria bajingan itu." Kata Jia Xue Kesal.


"Karena tuan Qin adalah orang kuat maka aku mengundangnya, apakah ada masalah." Ucap Jia Mei.


"Tidak kakak, hanya saja pria ini sangat menyebalkan." ucap Jia Xue.


"Hei, bisakah kau tidak mengejeku, lagipula aku sudah menyelamatkanmu, kau seharusnya berterima kasih padaku." Ucap Qin San.


"Tidak bisa, pria brengseks sepertimu tidak pantas untuk menerima terima kasihku." Ucap Jia Xue kesal.


"Oh, jadi pria seperti apa yang berhak menerima terima kasih darimu." Tanya Qin San.


"Ya, pria itu harusnya sih tampan,kuat dan juga baik hati." Ucap Jia Xue.


"Menurutmu, apakah kau pernah melihat orang yang lebih tampan dariku." Tanya Qin San sambil mendekat ke arah Jia Xue.


Saat Jia Xue mendengar pertanyaan itu ia terdiam, lalu menatap lamat lamat ke arah wajah Qin San yang sangat tampan.


"Ini.. dia sangat tampan." batin Jia Xue.


"Yah... terserahmu lah gadis kecil." Ucap Qin San yang sudah malas meladeni wanita itu.


.....


"aktifkan pintu teleportasi." Ucap Jia Lan pada pasukanya.


Setelah itu sekitar beberapa pasukan mulai membaca mantra untuk membuat pintu teleportasi menuju kerajaan api putih.


Sekitar 30 menit berlalu, dan akhirnya array teleportasi itu terbuka.


"Tuan Tuan mari masuk sebelum kita terlambat." Ucap Jia Lan yang pertama masuk ke array teleportasi.


Mendengar itu semua orang masuk kedalam array teleportasi, termasuk Qin San dan lainya.


Di dalam array teleportasi terasa cepat tanpa gangguan ruang.


Beberapa saat kemudian mereka sampai di sebuah array teleportasi yang berpusat di kerajaan api putih.


Kerajaan api putih ini terlihat sangat mewah, bangunan bangunan tinggi yang menjulang dengan kokohnya serta halaman indah nan luas terpampang dengan indah di sana.

__ADS_1


Mereka semua hanya bisa memandang dengan takjub, tapi tidak heran jika kerajaan api putih merupakan kerajaan terbaik dari kerajaan lainya, karena memang kerajaan api putih merupakan kerajaan penghubung antara alam neraka dan alam dewa, juga kerajaan api putih merupakan kerajaan khusus yang memiliki hubungan dengan para dewa karena itu kerajaan api putih tidak pernah di serang oleh para dewa.


Kerajaan api putih bisa di bilang sebagai penengah antara Alam neraka dan alam dewa.


Semua orang memasuki kerajaan api putih dengan di kawal dengan pengawal kerajaan api putih.


Semua orang di sana yang melihat rombongan Kerajaan spi merah, mereka terlihat sangat meremehkanya, bahkan ada juga beberapa yang mengolok ngolok kelompok mereka.


Beberapa dari mereka ada yang terprovokasi tetapi orang di pihak mereka menghentikanya.


"Tenanglah, ingat tujuan kita kesini, dari pada membuat masalah lebih baik diam saja dan tidak membuat masalah yang tidak perlu." Ucap Jia bei mrnenangkan brberapa orang terprovokasi.


Qin San di sana melihat kelompoknya di perolok ia hanya tersenyum sinis, tapi di hatinya ia ingin sekali membunuh orang orang ini.


"Sekelompok semut, jika tidak ada masalah seperti ini aku pasti akan membunuh mereka." Gumamnya sambil mengeluarkan aura membunuh yang kuat.


Ketika Qin San melepaskan aura membunuh, semua orang terdiam tidak ada yang berani untuk mengingatkanya, kecuali satu orang yang tak lain adalah jia xue.


"Hei pria bodoh, hilangkan aura membunuhmu itu, atau aku akan menghajarmu." ucap Jia Xue sedikit tidak suka dengan aura membunuh yang di lepaskam Qin San.


Mendengar itu Qin San mengabaikamya dan tetap melepaskan aura membunuhnya.


"Cih sekelompok sampah, apakah mereka pikir kami takut dengan mereka." Ucap kelompok lain yang memprovokasi mereka.


Beberapa saat berjalan mereka sampai di aula pertemuan yang telah di hadiri oleh banyak orang.


Seperti biasa kelompok mereka akan selalu di remehkan karena kelompok mereka adalah kelompok terlemah.


"Haha.. apakah kalian sudah selesai." Ucap Qin San menggebrak meja hingga hancur


Entah kenapa semenjak hari itu emosinya sangat tinggi, bahkan hanya hal sepele seperti ini ia sudah merasa tersinggung.


"Hei anak bajingan, beraninya kau menggebrak meja di depan semua orang, apakah orang tuamu tidak pernah mengajarkan sopan santun padamu." Ucap seorang jendral dari kerajaan api hitam.


"Apakah kau tahu hal apa yang paling aku benci." Ucap Qin San tersenyum tapi senyumanya mengandung aura membunuh yang sangat kuat.


"Haha anak bajingan, apakah kau berani menggertak jendral ini." Ucap Jendral dari kerajaan api hitam.


"Bacot, mati....!!." Ucap Qin San menghilang dari tempatnya dan langsung muncul di depan jendral itu lalu ia menamparnya hingga beberapa giginya patah.


..........


BERSAMBUNGG...

__ADS_1


__ADS_2