
Pagi hari pun tiba,hari ini merupakan awal dari tahun baru juga merupakan awal dari perjalanan Qin Sam yang sesungguhnya yang akan menempuh berbagai ritangan yang menghadangnya.
Qin San terbangun dan merasakan pegal pegal di tanganya karena tangan Qin San di buat bantal oleh para wanitanya.
Ia memandangi wajah cantik para wanitanya yang sedang tertidur pulas di tanganya,dengan lembut ia lalu menarik tanganya agar para wanitanya tidak terbangun,dsn setelah ia menari kedua tanganya yang di jadikan bantal oleh mereka,Qin San mencium kening mereka semua dan setelah itu ia menuju ke dapur untuk menyiapkan makanan kesukaan mereka.
Di dapur Qin San memotong motong bumbu dan juga daging Sapi untuk membuat sup daging sapi kesukaan Ye Xin Ru,dan juga tak lupa Qin San membuat makanan untuk yang lainya tetapi Qin San membuatkan mereka daging panggang atau Mie pangsit karena Qin San tak tahu makanan kesukaan wanitanya yang lain karena memang ia jarang bersama mereka dan selalu sibuk dengan urusan dunia ini.
Qin San terus membolak balikan daging dan juga mengoleskan bumbu ke bagian daging itu agar daging itu terasa lebih nikmat ketika di makan.
Para wanita yang masih tertidur lelap di ranjang Qin San,mereka mulai terbangun karena mencium bau lezat dari daging yang Qin San bakar.
Ketika mereka bangun yang mereka periksa adalah Qin San,saat mengetahui bahwa Qin San sudah tak ada di ranjang,mereka semua langsung bergegas menuju Dapur karena mereka tahu yang sedang memasak makanan adalah Qin San.
"San'gege kenapa kamu tak membangunkan kami."ucap Ye Xin Ru yang mulai memanggil Qin San San Gege, karena ingatan yang dulu Ye Xin Ru ia memanggil Qin San seperti itu.
"Iya sayang kenapa,kamu tak membangunkan kami."ucap mereka semua yang protes terhadap Qin San.
"Karena aku melihat kalian tidur sangat pulas jadi aku tak membangunkan kalian."ucap Qin San memberi alasan.
"Baiklah,tapi lain kali San'gege harus membangunkan kami untuk membantumu memasak."ucap Ye Xin Ru..
"Iya,lain kali aku akan membangunkan kalian."
"Sayang,jadi apa yang kamu masak."tanya Xue Ya pada Qin San.
"Em aku memasak daging panggang,mie pangsit dan sup daging sapi."jawab Qin San pada Qin San.
"Baiklah sekarang kamu istirahatlah,biarkan kami yang memasaknya untukmu."ucap Yan yuying menyuruh Qin San untuk beristirahat.
__ADS_1
"Em..tapi...apakah kalian bisa memasak."tanya Qin San.
"San'gege tenang saja,ibu fang yi telah mengajari kami cara memasak jadi San'gege tak perlu khawatir kami akan menghanguskan dapur."ucap Li Yan yang mulai memanggil Qin San dengan nama panggilan yang sama dengan Ye Xin Ru.
Qin San mendengar perintah dari para calon istrinya ia hanya bisa mengikutinya karena ia tak ingin membuat para wanitanya itu cemberut karenanya.
Qin San ia lalu pergi dari dapur dan duduk di teras di depan kediamanya,ia lalu memandang ke langit dan berdoa agar mereka bisa tetap berkumpul seperti ini dan berharap bahwa ia segera menemukan semua istrinya di kehidupanya dahulu.
Setelah memandang langit yang cerah pagi hari Qin San lalu menutup matanya dan lalu memanggil Long tian dengan menggunakan Jiwa spiritualnya,di dalam sebuah kamar terlihat Long tian sedang berkultivasi,ia yang tiba tiba merasakan ada kekuatan jiwa spiritual yang memanggilnya ia lalu membuka matanya dan menghilang dari kamarnya dan muncul di depan Qin San dengan membungkukan dirinya pada Qin San.
"Tuan,apakah ada hal yang penting sehingga anda memanggil hamba."tanya long tian pada Qin San.
"Hm kau pergilah ke pegunungan kegelapan dan selidiki tempat itu,karena dari informasi yangku dapat di pegunungan kegelapan ada sebuah portal yang menuju ke alam yang lebih tinggi dari alam ini dan kembalilah setelah satu bulan."ucap Qin San menyuruh Long tian untuk menyelidiki pegunungan kegelapan.
"Baik Tuan,saya akan melaksanakan perintah dari tuan dengan seluruh kemampuan saya."ucap Long tian membungkuk pada Qin San lalu ia pergi melesat di udara menuju ke arah pegunungan kegelapan.
Beberapa saat kemudian makanan yang di masak oleh para wanita telah datang.
"San'gege silakan di coba makananya."ucap Ye Xin Ru yang menyodorkan makaanan masakan mereka pada Qin San.
Ia lalu mengambil mangkuk yang di berikan oleh Ye Xin ru padanya yang berisi sup daging sapi,Qin San ia lalu meneguk kaldu dari sup itu dan lalu ia mengambil sumpit untuk mengambil daging sapi dan lalu memakan daging itu.
"Bagaimana San'gege apakah rasanya enak."ucap Ye Xin Ru bertanya pada Qin San.
"Emm...sepertinya masih ada yang kurang."ucap Qin San yang membuat ye xin ru khawatir masakanya tak enak.
"Apa yang kurang San'gege."tanya ye xin ru penasaran karena menurutnya tadi dia sudah memasukan semua bahannya.
"Suapan dari kamu."ucap Qin San tersenyum ke arah Ye Xim Ru.
__ADS_1
Ye Xin Ru mendengar itu ia menunduk malu dan lalu mengambil sumpit untuk menyuapi Qin San.
Sama halnya dengan wanita yang lainya juga mengambil sumpit menyuapi Qin San satu persatu.
Pagi itu berlalu dengan cepat karena mereka habiskan waktu itu dengan bermesraan ataupun saling membagikan perasaan mereka masing masing.
Malam haripun tiba Qin San yang habis mandi dan berkultivasi sebentar ia keluar dari ruanganya karena tadi siang kaisar Qin/ayah Qin san menyuruh Qin San untuk datang ke aula istana kekaisaran Qin untuk membahas tentang pernikahan Qin San karena jika Qin San melakukan pertunangan itu sudah tak mungkin lagi karena Qin San berencana meninggalkan dunia ini dan entah kapan ia akan bisa kembali ke sini lagi,karena jalanya yang masih panjang ia tak akan bisa menundanya lagi,dia juga berencana membawa para wanitanya ke dunia yang lebih tinggi,dan juga ia berrncana mengajak keluarganya tetapi tak jadi karena ia berpikir jika ia mengajak keluarganya pillar dunia ini akan hilang,jadi ia tak jadi mengajak keluarganya takut kalau dunia ini akan menghadapi kekacauan lagi.
Di aula istana terlihat banyak tetua dan kaisar yang berada di sana sedang menunggu Qin San yang akan datang.
Beberapa saat Kemudian Qin San datang dengan para wanitanya yang mengikutinya di sampingnya.
Di aula ia dan wanitanya lalu duduk ke tempat yang telah di sediakan.
Setelah Qin San datang mereka mulai mengadakan pertemuan yang membahas tentang pernikahan Qin San.
"Baiklah aku kaisar Qin mengucapkan terima kasih pada tetua dan kisar lainya yang telah datang ke pertemuan ini,aku akan langsung mengumumkan tujuanku mengundang kalian semua adalah untuk menikahkan anak kita,jadi aku berharap kaisar dan tetua setuju untuk ini,karena aku melihat anaku dan putri kalian saling mencintai dan juga dengan pernikahan ini juga kerukunan antara sesama akan semakin erat dan kita juga bisa saling lebih menjaga satu sama lain."jelas kaisar Qin pada kaisar dan para tetua yang ada di sana.
Mereka semua setuju atas apa yang di katakan oleh kaisar Qin Dan telah memutuskan bahwa pernikahan mereka akan di adakan satu bulan lagi,Qin San juga setuju kalau pernikahan mereka akan di lakukan satu bulan lagi karena pada hari itu juga Long tian akan kembali dari penyelidikanya pada pegunungan kegelapan.
Setelah pertemuan itu selesai mereka semua kembali,Qin San setelah pertemuan itu selesai ia menuju ke arah tempat Tang Chin dan hou chun yang terlihat sedang berlatih bersama dengan Tang Chin yang selalu memandu Hou Chun,Qin San melihat itu ia jadi merasa bersalah karena ia seharusnya sebagai guru dari hou chun lebih memeperhatikan latihanya dari pada urusan pribadinya.
Di sana juga terlihat satu wanita cantik dan satu lagi wanita paruh baya yang tak lain adalah nenek lin dan nenek hou yang sedang berbincang bincang,kali ini nenek lin/dewi bulan tak menggunakan penyamaranya lagi karena penyamaranya yamg telah di ketahui oleh semua orang.
Qin San melihat itu ia menyapa mereka berdua.
"Nenek Lin,Nenek Hou,bagaimana kabar kalian."tanya Qin San pada mereka berdua.
Nenek Hou ia menjawab" Baik"sedangkan nenek Lin ia hanya mengangguk dan entah kenapa ketika perubahanya sekarang jika ia di panggil nenek rasanya risih sekali,mungkin karena penampilanya yang lebih muda atau sifat aslinya yang memang begitu tetapi selama ini ia menyembunyikanya.
__ADS_1
...................
BERSAMBUNGG....