Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
PERGI KE PAVILIUN ALKEMIS


__ADS_3

Pagipun tiba,Qin San mengedarkan pandanganya melihat sekitarnya yang telah berganti pagi,ia beranjak dari tempat tidurnya,sebelum keluar kamar ia membersihlan tubuhnya terlebih dahulu,karena begadang sampai menjelang pagi hari mereka semua masih tidur,memanfaatkan hal itu Qin San berlatih tekhnik pedangnya di halaman rumahnya.


Pertama Yang Qin San lakukan adalah mengkokohkan kuda kudanya,lalu mengatur nafasnya juga menenangkan tubuh dan pikiranya lalu setelah itu ia mengayunkan pedangnya ke kanan,kiri,atas dengan ayunan yang sangat indah, ini adalah tekhnik pedang taichi tekhnik pedang yang membutuhkan ketenangan tapi di dalam ketenangan itu memiliki rasa bahaya yang sangat besar,ayunan indah itu sangat menyejukan mata karena Qin San seperti melakukan tarian pedang yang elegan,tapi siapa yang menyaka di setiap ayunan yang ia buat dapat membunuh seseorang,jika tekhnik ini bisa di kuasai hingga tinggkat sempurna bahkan membelah dunia tanpa menggunakan energi Qi bisa terwujud.


Para wanita muda membuka jendela kamarnya yang berada di lantai dua,mereka semua terkesema ketika melihat setiap gerakan indah Qin San, apalagi dengan wajah tampanya membuat Qin San seperti seorang dewa ketampanan, Melihat penampilan Qin San yang begitu menggoda bagi mereka, jantung mereka berdetak dengan cepat.


Qin San yang sedang berlatih bisa merasakan tatapan yang sedang memperhatikanya,tetapi ia sama sekali tidak memperdulikanya, Karena ia sudah terhanyut dalam gerakan pedangnya.


Setelah beberapa saat kemudian Qin San mengakhiri gerakanya,lalu melihat ke samping, ia sedikit terkejut karena banyak orang yang sedang memperhatikanya,entah itu dengan tatapan kagum, ataupun tatapan memujanya.


Qin San menyipitkan matanya, Lalu tersenyum canggung ke arah mereka.


"Apakah ada yang salah denganku." Tanya Qin San memperhatikan mereka semua.


"San'gege apakah kau bisa mengajari tekhnikmu itu." Tanya salah satu dari 5 murid Xuanming Yu yang bernama Guan Yi.


"Eh bagaimana kita sedekat itu,padahal aku bahkan belum mengenalnya." Batin Qin San melihat gelagat aneh dari Guan Yi dan beberapa wanita muda lainya pasalnya Gege adalah kata bagi kakak laki laki yang merupakan kerabat atau orang terdekatnya tapi ia tidak mengenal mereka sama sekali tapi mereka memanggilnya Gege.


Jun Qu membuka pintu rumahnya,dan mendapati Qin San yang sedang di kelilingi wanita muda yang memiliki kecantikan terbaik di negara Sanyang, Itu membuatnya sedikit iri,"Apakah Ini nasib dari orang jelek dan tidak memilik bakat sepertiku." Gumam Jun Qu merendahkan dirinya sendiri.


"Em, Maaf nona aku tidak menerima murid."Tolak Qin San membuatnya kecewa karena rencananya mendekati Qin San gagal.


Qin San berbalik melihat Jun Qu yang sedang menatap dirinya.

__ADS_1


"Saudara Qu ada apa."Tanya Qin San.


"Tidak aku hanya merasa iri denganmu yang bisa disukai oleh wanita seperti mereka."Ucap Jun Qu jujur.


Mendengar itu Qin San hampir tersedak, ia tidak menyangka Jun Qu bisa iri padanya, menurutnya hal ini sudah biasa baginya, malahan ia tidak terlalu suka karena di kerumuni banyak wanita hingga ia pernah menutupi wajahnya karena ketampananya.


Tapi semenjak ia memiliki istri ia tidak pernah menutupinya lagi.


"Saudara Qu, daripada kau iri denganku, lebih baik saudara Qu berlatih dengan keras, hanya dengan menunjukan bakat dan penampilan maka saudara Qu pasti bisa memiliki wanita yang saudara Qu Impikan, Dan juga satu lagi aku sudah memiliki empat istri jadi selama itu bukan wanita yang tidak memiliki hubungan denganku sebelumnya aku tidak akan tertarik padanya." UJar Qin San membuat Jun Qu tersentak, ia tidak menyangka orang semuda Qin San yang mungkin masih berusia 17 tahun sudah memiliki 4 istri sedangkan ia yang sudah 18 tahun satu tingkat lebih tinggi dari Qin San bahkan satu istri kekasih saja ia tidak punya.


"Saudara Qin kau tidak sedang bercandakan."Tanya Jun Qu yang masih belum menerima kenyataan bahwa dirinya kalah dari orang yang lebih muda darinya.


"Kenapa aku bercanda,apakah aku perlu tunjukan wajah istri istriku."


"Baiklah, Kalau saudara Qin Memperbolehkanya aku tidak akan menolaknya." Ucapnya menyetujuinya.


Jun Qu melihat 4 kecantikan surgawi ia membelalakan matanya, ia sama sekali tidak percaya ada wanita secantik keempat istri Qin San di dunia ini, bahkan kelima kecantikan di negara Sanyang tidak ada apa apanya jika di bandingkan dengan kecantikan dari keempat istri Qin San.


"Saudara Qin, Mereka semua adalah istri istrimu." Ujar Jun Wu yang masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


Qin San mengangguk.


"Pantas saja saudara Qin terlihat tidak tertarik kepada wanita lain." Guman Jun Qu kagum kepada Qin San.

__ADS_1


Satu pria setengah baya dan wanita setengah baya terlihat keluar dari rumahnya, dengan wajah berseri seri mereka menatap semua orang yang berkumpul di pekarangan rumah keluarga Jun.


"hihi,Ayah ibu!!ada apa kenapa kalian terlihat sangat bahagia." ucap Jun Qu tertawa kecil saat menggoda ayah dan ibunya.


"Nak,apa yang sedang kau katakan, tentunya kita bahagia karena bisa berkumpul kembali setelah sekian lama, walaupun hanya sebentar." Jawab Jun Ju menekan kalimat terakhirnya berharap kalimat terakhir bisa menghilang.


Mendengar itu Jun Ju merasa sedih, ia merasa belum bekerja keras karena belum bisa menyatukan keluarganya.


Aturan di keluarga Xuanming begitu ketat, siapapun yang menjadi anak ataupun menantu dari keluarga Xuanming orang itu harus memiliki bakat yang tinggi, walaupun orang itu tidak memiliki harta kekayaan yang melimpah selama ia memiliki bakat yang bagus maka keluarga Xuanming akan menerimanya, untuk ayah Dan ibu Jun Qu merupakan kasus yang berbeda itu merupakan karena permusuhan di antara keluarga Jun dan keluarga Xuanming sehingga keduanya tidak bisa bersatu.


Qin San sedang berpikir, apakah dia perlu membantu mereka untuk bersatu kembali, Sebenarnya ia tidak ingin mencampuri urusan mereka tetapi bagaimana lagi, jika kedua keluarga besar ini terus berselisih jika mereka menghadapi musuh besar sudah dapat di prediksi jika kedua keluarga ini akan hancur jika mereka tidak bekerja sama, apalagi musuh kali ini adalah pemilik dari pedang kutukan dewa, Jika kekuatanya bangkit tidak ada yang bisa menghadapinya kecuali Long tian dan Qin San, apalagi pasukan dari Pemilik pedang kutukan dewa mungkin sangat banyak dan itu tersebar seluruh negara di dunia ini.


Untuk mengahadapi mereka tidak ada pilihan lain selain membuat keduanya akur, untuk caranya sendiri ia akan mencoba menunjukan bakatnya, dan jika bakatnya masih belum bisa bersatu maka tidak ada pilihan lain selain menundukan keduanya di bawah kekuasaanya.


.........


Qin San sudah selesai membaca semua resep yang tercantum di buku resep pill milik ibu Jun Qu, dengan kekuatan spiritualnya yang sudah mencapai tahap dewa ia bisa menghafalnya dengan sangat mudah, bahkan ia juga dapat mengganti beberapa bahan yang salah menurutnya dan membuat bahan yang dapat meningkatkan kualitas pill.


Hari Ini ia berangkat ke paviliun alkimia dengan berjalan, sebenarnya ibu dari jun Qu tadi memberikan tumpangan padanya tetapi ia menolaknya karena ia tidak ingin menarik perhatian banyak orang.


Di perjalananya ia terus memikirkan Hou Chun, Ia dari kemarin sebenarnya sangat khawatir padanya, tetapi bagaimana lagi ia tidak tahu di mana tempat persembunyian dari sosok hitam yang merasuki tubuh Hou Chun, Bukan ia tidak berusaha tetapi ia tidak ingin gegabah karena jika ia gegabah ia bisa saja di jebak olehnya dan itu bisa membuat semua orang mengkhawatirkanya.


Jadi ia sekarang hanya bisa berpasrah pada takdir berharap semuanya akan baik baik saja, dengan perlindungan dewa matahari yang berada di dalam tubuh Hou Chun, jiwanya tidak bisa mudah untuk di hilangkan oleh Roh hitam itu, mungkin untuk memusnahkan jiwa Hou Chun Roh Hitam itu perlu bekerja keras hingga beberapa tahun karena jiwa dewa memang sangat sulit untuk di hilangkan.

__ADS_1


Tak selang berapa lama saat ia melewati gang gang sempit dan beberapa belokan jalan ia sampai di paviliun Alkimia yang ternyata jaraknya cukup dekat dengan rumah cabang keluarga Jun.


BERSAMBUNGG


__ADS_2