
Mendengar ucapan Ga Fu mereka semua langsung duduk di tempat masing masing yang telah disiapkan.
"Leluhur San Fu memasuki Ruangan." Teriak pengawal kerajaan.
Para hadirin yang mengadiri acara itu langsung membungkuk hormat sebagai tanda penghormatan padanya, Bahkan para tokoh penting di negara Sanyang juga membungkuk Hormat, Karena tak ingin mencolok Qin San juga membungkuk,walaupun sebenarnya ia tidak terbiasa membungkuk kepada orang lain selain orang tuanya sendiri.
"Berdirilah." Perintah Leluhur San Fu.
" Terima kasih karena kalian hadir di acara ulang tahunku yang ke 150, aku sangat bersyukur karena kalian telah membuat bangga Negara ini, dengan kemampuan kalian semua yang tidak di miliki oleh negara lain, baiklah tidak perlu panjang lebar lagi, mari kita mulai acara Ini ." Mendengar itu semuanya bersorak senang.
Karena acara pertama adalah memberikan hadiah kepada leluhur, semua orang yang hadir di sana masing masing menyerahkan kado terbaik kepada leluhur kerajaan sanyang.
Qin San yang tidak membawa hadiah, ia langsung mengambil sesuatu dari cincin penyimpananya, ia mengambil secara acak lalu menyerahkan hadiah itu kepada leluhur San Fu.
Acara pemberian hadiah itu berjalan lancar, lalu setelah itu Ga Fu mengumumkan di mulainya acara kedua sekaligus acara terakhir yaitu pertandingan antara pemuda.
Pemuda yang pertama maju kepertandingan adalah cicit dari leluhur San Fu yang pertama, ia adalah San Bu sang putra mahkota kerajaan sanyang, bakat yang ia miliki cukup luar biasa di usianya yang masih 25 tahun ia sudah berada di level 7 puncak yang hampir menembus level 8 sebentar lagi.
San Bu terlihat begitu tenang, ia yakin dengan kekuatanya ia mampu menandingi siapapun yang berani melawanya.
"Apakah ada yang berani maju kedepan dan berhadapan dengan ku." Ucapnya dengan percaya diri.
Para hadirin di sana masih terdiam, tapi kemudian ada seorang pria yang berani maju kedepan, pemuda itu bertopeng dengan kekuatanya yang sangat kuat bahkan melebihi San Bu sendiri, tetapi tidak ada yang bisa merasakanya dan hanya Qin San Saja yang menyadari hal itu, jelas bahwa pemuda itu adalah seorang kultuvator Qi bukan Mana.
Karena sedikit curiga Qin San mencoba untuk menangkap wajah pemuda itu dengan indra spiritualnya.
Pada saat ia melihatnya, ia terkejut dengan penemuanya,siapa sangka dia ada di sini, setelah beberapa bulan tidak bertemu denganya, Qin San tidak tahu apa yang selama ini dia lakukan dan kenapa ia bisa kemari.
"Tang Chin, Bagaimana bisa dia kemari." Gumamnya terkejut.
__ADS_1
Melihat pemuda yang memakai topengnya yang maju ke depan panggung mereka semua terlihat meremehkanya, karena mereka tidak dapat merasakan kekuatan Tang Chin sama sekali.
Bahkan San Bu berpikir bahwa orang yang berani denganya ini adalah orang bodoh yang ingin di perhatikan oleh orang orang di sini.
Di atas panggung Tang Chin menatap ke arah San Bu dengan tatapan membunuh yang kuat.
"Apakah sudah bisa di mulai." Ucap Tang Chin dengan kemarahan yang sudah memuncak.
"Baiklah karena kalian berdua telah siap maka kalian bisa memulainya, dan Juga peraturanya di larang membunuh jika lawan sudah tidak bisa melawan fan juga fi larang berbuat curang seperti memakan pill terlarang untuk membangkitkan kekuatan." jelas Ga Fu kepada keduanya.
Karena sudah di mulai, Tang Chin melesat dengan sangat cepat memukuli wajah San Bu hingga ia terpental beberapa kali, membuat San Bu terluka parah, tetapi Tang Chin sama sekali tidak mengampuninya, entah ada dendam apa Tang Chin dengan San Bu ini.
Semua orang ternganga dengan kemampuan Tang Chin, yang bisa mengalahkan San Bu dengan sangat mudah.
"Beritahu aku di mana dia, jika tidak aku akan menghancurkan seluruh kerajaanmu ini menjadi tamah." Teriaknya dengan sangat marah.
Leluhur San Fu yang melihat kondisi dari San Bu ia langsung menyuruh para pengawal untuk menghentikan perbuatan Tang Chin, tetapi saat para pengawalnya mendekatinya mereka langsung terpental jauh, hanya dengan serangan aura dari Tang Chin saja.
Leluhur Kerajaan sanyang menjadi sangat marah melihat pemuda yang baru saja meju untuk melawan Cicitnya tiba tiba mengamuk dengan berutal.
"Tuan hentikan perbuatanmu, atau seluruh negara Sanyang akan memusuhimu." Ucap leluhur San Fu.
"Aku tidak peduli Jika menjadi menjadi musuh kalian,bahkan jika aku menjadi musuh semesta aku sama sekali tidak akan gentar." Ucapnya dengan pandangan iblis yang terarah ke leluhur negara Sanyang.
"Kau Lancang, beraninya kau mengacau di istanaku." Teriak Raja dari kerajaan Sanyang.
"Diam kalian semua, atau aku akan membunuh kalian semua."
Setelah menyiksa San Bu, Tang Chin melesat ke arah Raja San Wu, ia langsung memukulinya lagi tanpan memberikan kesempatan padanya untuk berdiri.
__ADS_1
"Siapa yang berani menhentikanku, maka hanya ada satu kata Matiii..." teriaknya dengan aura penub penekanan.
Melihat itu Qin San maju, ia berjalan ke arah Tang Chin dengan tatapan banyak orang yang mengarah padanya, mereka kasihan padanya mereka mengira pemuda yang sangat tampan ini terlalu berani.
"Chin'er apa kabar." Ucapnya dengan santai.
Mendengar Itu Tang Chin menoleh ke arah asal suara itu dengan tatapan terkejut.
"Kakak, aku baik." Ucapnya dengan nada senang.
Semua orang yang tadinya meremehkanya, mereka membelalakan matanya karena terkejut, bagaimana tidak terkejut hanya dengan satu ucapanya saja sudah membuat pemuda yang seperti dewa kematian berubah drastis menjadi seorang adik yang merindukan kakaknya.
"Bisa kau jelaskan padaku sebenarnya apa yang terjadi dan juga kenapa kau bisa semarah ini." Tanya Qin San.
Mendengar itu Tang Chin langsung menjelaskannya. Kala Itu Tang Chin sedang mengantar Yue Ha kembali kerumahnya, Saat mereka sudah tidak jauh dari kediaman Yue Ha tiba tiba mereka di serang oleh 11 orang dan salah satunya adalah San Bu yang bekerja sama dengan mereka.
Sepuluh orang itu mencoba untuk menunda Tang Chin sedangkan San Bu menculik Yue Ha, Tang Chin tentu marah melihat itu ia menggunakan seluruh kekuatanya untuk mengalahkan 10 orang itu dan mereka berhasil, pada saat ia hampir mendapatkan Yue Ha tiba tiba ada seorang wanita yang menghentikanya.
Wanita itu sangat kuat hingga terjadi pertempuran di antara keduanya, dan keduanya berakhir imbang, dengan luka luka yang memenuhi tubuh mereka berdua, Sehingga mereka berdua memutuskan untuk mundur.
Tang Chin sangat marah pada saat itu, ia lalu kembali ke mansion Lang, untuk meminta bantuan pada Qin San karena ia pikir Qin San sudah Kembali tapi ternyata ia belum kembali dan di sana hanya ada beberapa wanita Dan Long tian yang sedang berkuluvasi.
Karena Qin San tidak ada akhirnya ia meminta bantuan Long Tian untuk menyelamatkan Yue Ha, Tentu Long Tian mau membantunya dan mereka akan pergi beberapa hari lagi,karena pada saat itu ada yang perlu dia urus dan itu tentang klan penjinak Monster.
Pada Saat mereka hendak pergi tiba tiba assosiasi Hitam menyerang negara Yinxian, Dan pada akhirnya Long Tian tidak bisa membantunya karena ia harus mengusir semua orang assosiasi hitam ini terlebih dahulu, Tang Chin mendengar itu Bingung harus membantu terlebih dahulu atau ia harus pergi menyelamatkan Yue Ha.
Tapi Long Tian mengusulkan agar ia menyelamatkan Yue Ha, karena jika tidak, akannads bahaya yang akan terjadi, entah apa yang di maksud dengan long tian tetapi ia menurutinya.
Karena Yue Ha di bawa ke negara sanyang yang melewati pedang kutukan dewa, Long Tian menyuruhnya untuk meminjam Monster terbang milik klan penjinak monster yang memang berasal dari gurun kutukan karena hanya hewan yang berasal dari sana saja yang bisa terbang di wilayah gurun kutukan Itu dan akhirnya klan penjinak monster menyetujui permintaan dan meminjamkan hewan terbang kepada Tang Chin Untuk pergi ke negara Sanyang.
__ADS_1
...............
BERSAMBUNGG......