
Sekitar 800 orang berhasil menuju babak kedua, pertandingan kedua akan di mulai besok, semua peserta di persilahkan untuk meninggalkan tempat tournamen Qin San yang menjadi kuda hitam di tournamen kali ini menjadi sorotan semua orang, mereka mencoba untuk mendekati Qin San tapi Qin San sama sekali tidak memperdulikan mereka.
Orang seperti mereka menurut Qin San hanya suka memanfaatkan orang lain Saja. jika orang itu sedang berada di posisi yang tinggi mereka akan menjilat tetapi jika orang itu pada kondisi jatuh mereka akan meninggalkanya, Ya itulah kehidupan yang kuat akan di sembah yang lemah akan di tindas dan ditinggalkan.
Jun Qu, Jun Ju, Xuanming Yu Serta 10 muridnya menghampirinya untuk memberikanya selamat.
Qin San yang di beri selamat hanya tersenyum.
"Saudara Qin Selamat karena saudara telah memenangkan pertandingan pertama ini."Ucap Jun Qu kepada Qin San.
"Hehe, itu hal biasa saudara Qu, ini hanya pertandingan awal dan pertandingan ini adalah pertandingan yang mudah jadi aku hanya beruntung dapat memenangkanya."Kata Qin San membalas Jun Qu.
"Saudara Qin apakah menurutmu aku percaya perkataanmu, di alkimia sama sekali tidak ada yang namanya keberuntungan, hanya bakat dan potensi yang dapat membuat prestasi seperti ini."Ucap Jun Qu menepuk Pundak Qin San yang selalu merendah.
"Gege, selamat kamu telah memenangkan pertandingan pertama."Ucap kelima wanita Qin San mengucapkan selamat pada Qin San.
Mereka semua terkejut saat melihat 5 wanita bercadar yang sedang memeluk Qin San.
"Hehe ini juga berkat dukungan kalian, dan juga janji kalian itu."Ucap Qin San membuat mereka terdiam.
"Gege untuk janji itu, maksud kami jika kamu memenangkan semua pertandingan ini."Ucap Xue Ya.
"Oh begitu, baiklah maka akan aku menangkan semua pertandingan ini."Ucap Qin San membelai rambut mereka satu persatu.
"Saudara Qin, siapa mereka?." Tanya Jun Qu.
"Perkenalkan mereka adalah kelima istriku."Ucap Qin San membuat Jun Qu terkejut.
"Apa..."mereka semua tersentak kaget.
Kelima wanita yang merupakan murid daru Xuaniming Yu agak kecewa saat mengetahui Qin San sudah memiliki 5 istri, Sedangkan Jun Qu Syok.
"Hah, memang nasib pria tampan yang selalu beruntung."Desah jun Qu yang sedikut iri pada Qin San.
"Salam semuanya,perkenalkan aku Ye Xin Ru."
"Aku Xue Ya."
"Aku Li Yan."
"Aku yan Yuying."
__ADS_1
"Aku San Liu "ucap mereka berlima memperkenalkan nama mereka masing masing.
lalu setelah itu Long tian dan lainya juga memperkenalkan nama mereka.
Mendengar itu semua orang di sana juga memperkenalkan diri mereka masing masing.
"Saudara Qin, aku tak mengira jika perkataanmu waktu itu tidak berbohong."Ucap Jun Qu.
"Hehe saudara Qu, aku tidak pernah berbohong."Ucap Qin San entah kenapa ia merasa puas saat melihat Jun Qu sedang putus asa.
"Saudara Qin, untuk merayakan ini semua bagaimana kalau kita semua pergi kerumahku dan minum minum hingga puas." Kata Jun Qu mengajak Qin San dan lainya.
"Tunggu aku akan bertanya kepada kelima istriku apakah mereka setuju."
"Gege kami setuju."Ucap Semua wanita Qin San secara serempak.
Karena mendapat persetujuan dari istrinya mereka semua akan pergi kerumah keluarga Jun.
Dengan menaiki kereta kuda mereka semua telah sampai di depan kediaman keluarga Jun.
"Apakah kita sudah sampai." tanya kelima istri Qin San.
"Ya, kita sudah sampai."Jawab Qin San.
Mereka menyapu padangan kediaman di depanya, walaupun kediaman ini tidak semewah mansion Qin, tapi kediaman ini tidak kalah besar dengan mansion Qin.
"Para tamu sekalian silahkan masuk."Ucap Jun Qu mempersilahkan masuk.
Mendengar itu semua orang masuk ke dalam kediaman Keluarga Jun.
"Saudara Qin bisakah kau ajari aku mendapatkan wanita."Tanya Jun Qu.
"Entahlah, aku juga tidak tahu, aku saja mendapatkan mereka karena tidak sengaja." Ucapnya beralasan ia tak mungkin mengatakan jika beberapa dari mereka adalah istrinya di kehidupan sebelumnya.
"Cih, ternyata memang benar ini semua adalah takdir orang tampan dan berbakat."Ucap Jun Qu merasa Iri.
"Oh ya, saudara Qin jika kelima wanita itu adalah istri dari saudara Qin Lantas siapa wanita yang bernama Tang Lin apakah ia belum memiliki pasangan."Ucap Jun Wu Bertanya.
"Jangan pernah berharap kau mendapatkan Tang Lin itu, kau harus menghadapi Tang Chin itu."Ucap Qin San membuat Jun qu bergidik ngeri saat mengingat Tang Chin memukuli pangeran kerajaan Sanyang.
"A..apakah dia adalah wanita dari Tang Chin." tanya Jun Qu.
__ADS_1
"Bukan dia adalah neneknya." Kata Qin San membuat Jun Qu sangat terkejut.
"Ne..nenek..., apakah wanita itu setua itu hingga di panggil nenek." tanya Jun Wu bingung.
"Hehe, wanita yang terlihat muda itu sebenarnya lebih tua dari nenek Hou." Ucap Qin San menunjuk nenek Hou.
"Appaaaa..., Berapa usianya sebenarnya." Tanya jun Qu.
"Entahlah mungkin 5000 tahun atau 10000 tahun ."Ucap Qin San santai tapi ucapanya membuat Jun Qu Syok.
"Ah, sudahlah aku akan cari wanita biasa saja nanti." Ucapnya yamg langsung menyerah.
"Saudara ayo kita minum minum, aku kemarin telah membeli anggur Raja Api, Ini pasti akan menyenangkan jika kita minum minum sampai puas malam ini.
"Baiklah."
Semua orang di sana berbincang bincang dan bercanda Gurau, melihat kecantikan dari istri Qin San saat mereka melepas cadarnya membuat siapapun kagum, bahkan kelima wanita yang di sebut sebut sebagai 5 kecantikan di negara ini sama sekali tidak ada apa apanya di bandingkan mereka.
"Gege, aku kekamar dulu."Ucap Semua istri Qin Sannyang sudah mulai mengantuk.
"Baiklah, kalian selamat tidur." jawab Qin San mencium kening setiap wanitanya.
"Saudara Qin, Sepertinya ada yang ingin meembuat masalah denganmu." Ucap Jun Qu yang sedang meneguk anggurnya.
Qin San mengangguk ia melirik kelima orang yang merupakan murid dari Xuanming Yu.
Mereka berlima sudah merencanakan untuk tidur dengan para istri Qin San.
"Untuk memulai aksinya, mereka mengambil racun Afstrodiak yang merupakan racun untuk memicu nafsu seseorang untuk melakukan itu, mereka berniat menyebarkan racun ini kepada lima istri Qin San.
"Hehe kak, malam ini kita akan tidur dengan 5 wanita cantik."Ucap salah satu dari mereka.
"hustt, diamlah jangan sampai rencana kita terdengar oleh mereka."Peringat Que Lang yang merupakan pemimpin dari keempat orang di bawahnya."
"Hehe aku punya ide."
Qin San merobek ruang, ia memasukan tanganya kedalam robekan ruang itu, tanpa sepengetahuan mereka ia menukar bubuk itu dengan bubuk biasa, lalu ia menaburkan bubuk itu kedalam anggur yang berada di depan mereka.
"Saudara Qin kenapa kau tertawa, apa yang kau rencanakan sebenarnya." tanya Jun Qu.
Mendengar itu Qin San menjelaskan rencananya, mendengar rencana dari Qin San, Jun Qu tertawa terbahak bahak.
__ADS_1
........
BERSAMBUNGG....