Reinkarnasi Dewa Kehampaan

Reinkarnasi Dewa Kehampaan
Membaca Jiwa


__ADS_3

Setelah kejadian itu para iblis yang bernaung di sekte teratai suci sudah tidak ada lagi, mereka semua telah hancur karena formasi yang di aktifkan oleh para panutua sekte.


Para leluhur menyuruh para murid untuk membersihkan kekacauan ini, dan memerintah agar memperketat keamanan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.


Lalu untuk Bu Fu Gong ia dibawa oleh para leluhur sekte kesebuah ruangan rahasia, ia diletakan di lantai begitu saja oleh mereka dengan luka yang sangat parah ditubuhnya.


Disana juga terdapat Qin San yang berdiri bersama para leluhur, ia diperbolehkan ikut dengan mereka karena Qin San sudah berjasa kepada sekte mereka dengan mengungkapkan keberadaan iblis yang selama ini telah memimpin sekte mereka.


Salah satu leluhur sekte menatap tajam kearah Bu Fu Gong, ia mengarahkan auranya kepada Bu Fu Gomg yang terlihat setengah sadar.


"Cepat katakan apa yang sebenarnya kalian incar di sekteku ini." Kata salah satu leluhur bernama Huan Qing Ju dengan tatapan mengintimidasi.


Bu Fu Gong di sana masih terdiam, ia tidak berani menjawab hal ini, karena jika ia menjawab sama halnya ia mati karena ia sudah pernah bersumpah setia kepada ras iblis dan tidak akan pernah memberikan rahasia mereka kepada musuh musuh mereka bila ia melanggar maka ia akan mendapatkan hukuman langit tetapi jika ia tidak mengatakanya ia juga akan mati, ini merupakan pilihan yang membuatnya bimbang karena keduanya bisa membuatnya mati.


Melihat tidak ada tanggapan dari Bu Fu Gong, leluhur Huan Qing Ju menjadi geram ia lalu mengepalkan tanganya dan meninju tembok di samping dengan pelan tetapi tinjuanya itu membuat tembok itu hancur.


"Jika kau tidak mengatakanya.., maka aku akan membaca jiwamu." Leluhur Huan Qing Ju mengancam.


"Tuan leluhur tolong ampuni saya, saya tidak tahu apapun, saya hanya melakukan apa yang di perintahkan oleh kaisar iblis." Kata Bu Fu Gong mengginggil ketakutan.


"Diam kau iblis, aku tidak peduli dengan alasanmu, aku hanya ingin informasi darimu, jika kau tidak mengatakanya jangan salahkan aku untuk bertindak kejam."ancam leluhur.


Bu Fu Gong bergidik ngeri saat ditatap oleh para leluhur disana dengan tatapan yang seperti seorang dewa kematian yang siap mencabut nyawanya kapan saja.


Sedangkan Qin San di sana hanya menatap iba ke arah Bu Fu Gong, ia melihat Bu Fu Gong benar benar sial karena telah bertemu denganya dan setelah itu malah di tangkap oleh para leluhur sekte, benar benar nasib yang tragis.

__ADS_1


"A...aku tidak tahu." Bu Fu Gong tergagap.


"Cih, karena kau tidak ingin mengatakanya maka aku akan melihat jiwamu." Ucap leluhur Huan Qing Ju mengangkat tanganya lalu memegang kepala Bu Fu Gong.


Tekhnik membaca jiwa ini merupakan salah satu tekhnik-tekhnik terlarang yang dapat membuat korbanya kehilangan ingatan, menjadi gila, atau bahkan mati, tapi jika kekuatan jiwa korbanya lebih kuat dengan kekuatan jiwa sang pembaca maka tekhnik membaca jiwa bisa saja menyerang balik sang pembaca jiwa dan biasanya hal itu akan menyebabkan kematian bagi orang yang membaca Jiwa.


Tapi Untung Saja kekuatan Jiwa Bu Fu Gong sangat biasa sehingga leluhur Huan Qing Ju bisa menerobosnya dengan mudah.


Saat Huan Qing Ju mencari informasi di dalam pikiran Bu Fu Gong ia mendapati bahwa pikiran dan jiwa dari Bu Fu Gong tersegel oleh segel yang sangat kuat sehingga serangan jiwanya membalik ke arahnya dan membuatnya terluka dalam sehingga pada akhirnya ia pingsan.


Semua leluhur Terlihat terkejut saat mengetahui bahwa leluhur Huan Qing Ju yang berada di ranah dewa semesta menengah sama sekali tiak bisa menembus pertahanan jiwa dari Bu Fu Gong.


Para leluhur terlihat Bingung dengan apa yang harus mereka lakukan agar Iblis Itu mengatakan yang sebenarnya.


Karena melihat para leluhur yang sepertinya sudah kehabisan ide jadi Qin San tiba tiba saja angkat bicara.


Mendengar Itu mereka menoleh dan menatap pemuda yang berada di belakang mereka.


"Tuan muda, apakah kau bisa mengatasinya." Tanya salah satu leluhur mengerutkan kening.


"Aku bisa mengatasinya." Qin San mengangguk.


"Jika Tuan muda bisa mengatasinya, maka aku Jiu Tang Hao hanya bisa menyusahkan tuan muda." Ucap Jiu Tang Hao dengan penuh hormat.


"Hahaha, leluhur kau tidak usah terlalu formal, kau bisa memanggilku Qin San karena aku juga tetua dari sekte teratai suci jadi sudah seharusnya aku membantu kalian." Ucap Qin San yang merasa tidak nyaman saat orang lain terlaku formal padanya.

__ADS_1


Mereka hanya mengangguk dan memberi jalan Qin San untuk melakukan tekhnik membaca jiwa kepada Bu Fu Gong.


Ketika Qin San mengambil alih, firasat Bu Fu Gong menjadi sangat tidak enak, Qin San ini memang masih muda tetapi pengalaman dan kekuatanya seperti seorang yang sudah hidup sangat lama dan itu merupakan perasaan yang sangat berbahaya.


"Tu.. tuan jangan membunuhku." Kata Bu Fu Gong memberontak tetapi sia sia.


Qin San sama sekali tidak peduli saat mendengar tangisan dari Bu Fu Gong yang memohon ampun padanya, ia mulai meremas pelan kepala Bu Fu Gong lalu ia mengarahkan kesadaranya Jiwanya untuk membaca Jiwa Bu Fu Gong.


Saat memasuki kesadaran jiwa dari Bu Fu Gong, Qin San hisa melihat dinding spiritual yang sangat kuat membatasi jiwa dari Bu Fu Gong.


Melihat itu ia hanya menggelengkan kepalanya, menurutnya segel itu adalah segel yang sama sekali tidak penting, karena ternyata baginya itu sangat mudah.


Qin San membuka segel itu hanya beberapa tarikan nafas saja, melihat ini tentunya membuat semua orang di sana terkejut, karena melihat kehebatan Qin San yang dapat membuka segel jiwa Bu Fu Gong dengan mudah.


Bu Fu Gong yang jiwanya berhasil di buka oleh Qin San, ia terlihat sudah pasrah dengan wajahnya yang sangat pucat.


Bu Fu Gong Dapat merasakan rasa sakit yang begitu mengerikan di kepalanya, ia sebenarnya sudah mencoba untuk melepaskan diri namun itu hanya usaha yang sia sia karena didepan kekuatan absolut seperti mereka, Bu Fu Gong sama sekali tidak bisa melawan.


Lama kelamaan kekuatan beserta jiwanya semacam tersedot oleh sesuatu hingga pada akhirnya membuat dirinya lemas dan pada akhirnya ia pingsan.


Dengan jelas ia melihat serangkaian kekejaman para iblis yang sedang melakukan penyiksaan terhadap manusia, dengan segala Siksaan yang ada.


Ia juga mengetahui berapa alasan kenapa bangsa iblis tetap bertahan di alam ini dan belum menyerang alam ini walaupun sebenarnya mereka sudah bisa meratakanya.


Di sana ia dapat mengetahui bahwa alasan para iblis itu adalah menunggu kebangkitan dari pusaka yang sebentar lagi akan bangkit di alam kekosongan, alasan menunggu adalah untuk menjadikan pengorbanan para manusia untuk membantu membangkitkan kekuatan besar yang terpendam di dalam pusaka itu, selain itu mereka juga membatasi pergerakan mereka karena mereka selalu diawasi oleh para dewa sehingga mereka melakukan gerakan yang minimalis supaya pihak para dewa tidak mengetahuinya.

__ADS_1


.......


Bersambunggh.....


__ADS_2