
istana Kekaisaran Ye.
"Maaf kaisar Aku tak bisa mendapatkan pill itu."ucap Jendral utama kekaisaran.
"Tak apa bila kau tak mendapatkanya karena bagaimanapun pill itu sangat berharga memang pasti banyak orang yang ingin mendapatkanya."ujar Kaisr ye pada jendral.
"Tetapi orang sekte mana yang mendapatkan pill itu."ucap Kaisar Ye ingin tahu.
"Itu..saya tidak tahu Kaisar karena yang membelinya adalah seorang pemuda bertopeng."ucap Jendral utama.
"Hm pemuda bertopeng??kau cari tahu siapa dia aku hanya ingin memastikan dia berada di pihak kita atau lawan."ucap Kaisar ye memberikan perintah.
"Baik kaisar akan hamba laksanakan."ucap jendral utama itu lalu pergi dari aula istana.
..................
Di penginapan.
Qin San yang sudah sampai di penginapanya ia melihat 2 orang yang sedang berbicara dengan nenek Hou seperti sedang menagih hutang.
"Cepat Bayar uang yang kau pinjam untuk mengobati cucumu itu atau penginapan ini kami sita."ucap Orang itu pada nenek Hou.
"Tolong beri saya waktu tuan saya pasti akan membayarnya."ucap Nenek hou memohon.
"Huh nenek kami sudah memberi waktu anda tetapi anda selalu berbicara seperti ini setiap kami ingin menagih utang nenek."ucap orang itu pada nenek hou.
"Tapi kali ini pasti akan aku bayar jadi tolong beri waktu dua hari tuan."ucap nenek Hou.
Melihat nenek Hou yang memohon dua orang itu Kasihan terhadapnya dan memberikan waktu dua hari lagi pada nenek Hou.
"Baiklah nenek kami akan memberikan waktu dua hari lagi tetapi jika nenek tetap tak membayarnya terpaksa kami akan sita penginapan nenek ini."ucap 2 orang itu lalu beranjak pergi.
Tetapi sebelum dua orang itu pergi Qin San lalu memanggil mereka.
"He kalian berhenti."ucap Qin San melambaikan tangan.
Mendengar ada orang yang sedang memanggil ke arah mereka berdua,mereka lalu menolehkan kepalanya ke arah suara pangilan.
"Ada apa tuan ini memanggil kami."ucap salah satu dari dua orang itu pada Qin San.
"Hm aku hanya ingin bertanya pada kalian berapa hutang nenek hou pada kalian."ucap Qin San.
"Em hutang nenek hou kepada tuan kami adalah Sekitar 8000 keping emas."ucap orang itu pada Qin San.
Mendengar itu Qin San lalu mengambil 8000 keping emas dari cincin penyimpananya dari cincin penyimpananya dan memberikanya pada dua orang itu.
"Dengan ini hutang nenek hou sudah lunaskan."ucap Qin San.
Nenek hou melihat Qin Sam yang membayarkan hutangnya ia lalu berterima kasih pada Qin San.
__ADS_1
"Terima kasih nak Qin San aku pasti akan membalaskan kebaikan nak Qin San."ucap Nenek Hou berterima kasih pada Qin San.
"Eh itu tak perlu nenek lagian aku menolong nenek karena aku suka dengan penginapan ini."ucap Qin San pada nenek Hou.
"Apakah kalian tak akan pergi."ucap Qin San melihat 2 orang itu yang masih berdiri disana.
"Eh iya kami akan pergi."ucap salah satu dari mereka lalu pergi.
"Nenek aku tadi tak sengaja mendengar kalau cucu nenek sedang sakit."ucap Qin San.
"Hm cucu nenek memang ia sedang sakit nenek berhutang pada mereka karena untuk membayar tabib yang sedang ingin menyembuhkan cucu nenek,tetapi walaupun nenek sudah memanggil tabib itu cucu nenek tetap tak bisa di sembuhkan dan malah seperti semakin parah sakitnya."ucap Nenek Hou mneceritakan pada nenek hou.
"Kalau boleh tahu apa penyebabnya nenek."ucap Qin San ingin tahu.
"Nenek juga tidak tahu apa penyebabnya tetapi pada saat ia sakit tubuhnya itu mengandung hawa panas yang sangat tinggi."ucap Nenek Hou pada Qin San.
Dari apa yang dikatakan nenek hou Qin San berspekulasi bahwa yang di derita oleh cucunya bukan sebuah penyakit malainkan tubuh spesial.
"Nenek hou bagaimana kalau besok aku ke rumah nenek hou untuk melihat cucu nenek siapa tahu aki bisa menyembuhkan penyakitnya."ucap Qin San melihat nenek Hou.
"Boleh,Besok pagi nenek akan datang ke sini untuk membawamu ke rumah nenek."ucap nenek Hou menyetujui.
Setelah berbicara sebentar dengan nenek Hou Qin San lalu kembali ke kamarnya yang berada di lantai atas lalu pergi ke balkon dan melepaskan topengya memandangi langit malam yang penuh dengan bintang.
..........
Ia lalu segera mandi dan berganti baju karena pagi ini ia akan pergi ke rumah nenek hou.
Setelah beberapa saat terdengar ketukan dari pintu Qin San.
Mendengar ketukan pintu Qin San lalu membukanya dan terlihat di sana adalah Ye Xin Ru yang memakai cadarnya dengan gaun putih panjang dengan rambut di sanggul kebelakang yeng terlihat sangat cantik.
"Kejutan."ucap Ye Xin Ru pada Qin San.
"Eh Ru'er bagaimana kamu tahu penginapanku."ucap Qin San yang ia kira yang mengetuk pintunya adalah nenek Hou.
"Em Apakah kamu lupa bahwa aku adalah seorang putri sayang."ucap Ye Xin Ru pada Qin San.
Mendengar itu Qin San mengerti karena mungkin Ye Xin Ru menyuruh seseorang untuk mencarinya.
"Ya Aku tahu,jadi apa tujuan Ru'er kemari."ucap Qin San.
"Aku kemari karena aku merindukanmu."ucap YeXin Ru memeluk Qin San.
Sedangkan Qin San yang di peluk oleh ye xin ru ia hanya membalas pelukan dan juga tersenyum padanya.
"Jadi apakah kita pergi jalan bersama hari ini."ucap Ye Xin Ru yang masih memeluk Qin San.
"Maaf Ru'er aku sudah berjanji pada pemilik penginapan ini untuk pergi menyembuhkan cucunya yang sedang sakit."ucap Qin San menolak dengan lembut.
__ADS_1
"Tapi kalau Ru'er ingin ikut juga boleh."Tambah Qin San.
"Hm aku ikut."
Selang beberapa saat nenek Hou datang melihat 2 orang yang sedang berpelukan di depan pintu kamar karena nenek hou tak mau mengganggu mereka nenek hou lalu kembali turun.
Tetapi Qin San yang melihat nenek hou lalu ia menghentikan nenek hou.
"nenek."ucap Qin San memanggil nenek Hou.
Nenek Hou yang di panggil Qin San ia lalu kembali menoleh ke arahnya.
Sedangkan Ye Xin Ru merasa malu dan lalu memperkenalkan dirinya pada nenek Hou.
"Nenek perkenalkan aku adalah."sebelum Ye Xin ru berbicara nenek Hou lalu menyahutnya.
"Nenek sudah tahu bahwa anda adalah tuan putri Ye Xin Ru kan."ucap nenek Hou.
Melihat nenek Hou yang telah mengetahuinya Ye Xin Ru hanya mengangguk.
"Nenek ayo kita berangkat."ucap Qin San lalu menggandeng tangan Ye Xin Ru dan kembali memakai topengnya.
Lalu mereka berangkat bersama sama ke rumah nenek Hou dengan berjalan kaki dengan nenek hou memimpin di depan.
Di perjalanan mereka terus berbincang bincang.
"Ru'er aku punya sesuatu untukmu."ucap Qin San pada ye Xin Ru.
"Apa itu sayang."ucap Ye Xin Ru ingin tahu.
Lalu Qin San mengeluarkan sebuah kalung dari cincin penyimpananya memberikanya pada Ye Xin Ru.
"Apakah kamu suka kalung ini Ru'er."ucap Qin San memberikan sebuah kalung.
"Ini..aku sangat suka dengan kalung ini apalagi ini adalah pemberian dari kamu."ucap ye xin ru yang senang.
Melihat kekasihnya yang senang Qin San lalu memakaikan kalungnya ke leher Ye Xin ru.
"Sini Ru'er biar aku memakaikan kalungnya padamu."ucap Qin San berhenti sejenak lalu memakaikan kalung itu pada Ye Xin Ru.
"Sangat cantik."ucap Qin San memberikan pujian pada ye xin ru yang membuat ye xin ru malu.
Setelah itu mereka kembali berjalan mengikuti Nenek Hou.
Kalung yang di berikan Qin San pada ye xin Ru merupakan sebuah artefak pelindung yang akan melundungi si pemakai dari bahaya.
................
BERSAMBUNG....
__ADS_1