
Selesai menggunakan segal pengandali hewan QinnSan lalu menyadarkan kembali pemimpin gagak darah.
Gagak darah yang telah sadar ia melihat Qin San secara berbeda dari awalnya yang sangat membencinya ia sekarang malah seperti hewan yang penurut pada tuanya.
Qin San yang melihat gagak darah itu yang menurut padanya ia tersenyum dan mengusap kepala gagak darah.
Qin San juga menyembuhkan gagak darah yang ia pukuli tadi sehingga sekarang para gagak sudah sehat kembali.
Setelah itu Qin San menyuruh pemimpin gagak untuk mengumpulkan mereka di depanya.
Para gagak darah yang di panggil pemimpinya mereka semua dengan patuh lalu berbaris di tanah menunduk ke arah pemimpin gagak.
Mereka juga menatap Qin San dengan tatapan ingin membunuhnya.
Tetapi pemimpin gagak yang melihat para bawahanya menatap Qin San dengan tatapan kebencianya,pemimpin gagak darah langsung memukuli para bawahanya dan seperti menyuruh mereka untuk hormat dengan Qin San.
Para gagak darah yang di pukuli oleh pemimpinya mereka terpaksa menurut.
Setelah mengumpulkan mereka ia lalu mengambil artefaknya dan memasukan para gagak ke dalam artefaknya dan juga Qin memerintah pemimpin gagak darah untuk menyampaikan bahwa mereka harus bersikap baik di sini dan tak menyerang Manusia yang tinggal di dekat danau yang di tunjuk oleh Qin San.
pemimpin gagak mendengar Qin San ia mwngangguk mengerti apa yang di ucapkan oleh Qin San dan menyampaikan apa yang di katakan Qin San kepada para gagak darah.
Kuakkkkk
kuakkkk
kuakkk
suara pemimpin gagak darah menyampaikan apanyang dikatakan oleh Qin San.
Para bawahan gagak itu mendengar pemimpinya berbicara pada mereka mereka hanya mengangguk mengerti.
Setelah menyampaikan beberao pesan pada gagak darah Qin San lalu menunjukan area tempat tinggal mereka yang berada di dekat Gunung tinggi.
Para gagak melihat rumah baru mereka,mereka merasa senang dan lalu mereka terbang membuat lubang lubang di gunung itu untuk di jadikan rumahnya Qin San juga berpesan bahwa mereka boleh berburu tetapi hanya di sekitar 10 km dari gunung ini jika ketahuan mereka tak akan di perbolehkan berburu selama sebulan.
Setelah itu Qin San keluar dari dunia artefaknya.
"Huh mari lanjutkan perjalanan kembali."ucap Qin San.
__ADS_1
"Oh ya aku akan bawa pemimpin gagak darah keluar untuk di jadikan tungganku itung itung untuk memulihkan sedikit tenaga."Ucap Qin San lalu memanggil gagak darah di dalam artefak dunia.
Pemimpin gagak darah yang sedang mengawasi bawahanya yang mendengar Qin San memanggilnya ia lalu terbang ke atas langit menuju lubang keluar dari dunia artefak.
Melihat Gagak darah keluar dari dunia artefak Qin San lalu menghampiri gagak darah itu dan mengelus kepalanya.
"Tolong antarkan aku kebenua timur."ucap Qin San yang di balas anggukan oleh pemimpin gagak darah.
pemimpin gagak darah itu lalu menundukan badanya memberi tanda pada Qin San untuk menaikinya.
Qin San lalu melompat ke punggung pemi.pin gagak darah dan menyuruhnya berangkat.
"Ayo berangkat."ucap Qin San yang di balas oleh gagak darah.
Kuakk
kUaaalkkk
seru gagak darah lalu terbang ke arah benua timur.
Qin San yang ada di atas gagak itu ia hanya berbaring di punggung gagak sambil melihat awan putih di langit.
"Em kamu apakah kau ingin ku beri nama."ucap Qin San berbaring sambil bertanya pada gagak darah.
Kuakkkk
ucap gagak darah di barengi dengan anggukanya.
"Kalau begitu aku akan memberimu nama Xue Ya apakah kamu setuju."ucap Qin San pada gagak.
KUakkkkk
seru gagak yang setuju dengan Qin San.
selesai memberi nama pada gagak darah Qin San lalu tertidur di punggung gagak darah itu selama sehari semalam.
Selesai tertidur Qin San bangun dan melihat sekitarnya yang ternyata ia sudah sampai ke benua timur tapi karena tujuanya adalah ke istana kekaisaran Qin San tidak turun ke kota atau desa ia hanya melewatinya saja dan menyuruh Xue Ya untuk terus terbang terus menuju ostana kekaisaran.
Yang jaraknya masih sekitar 7000 km dari Qin San yang berarti itu masih lumayan jauh.
__ADS_1
Setelah memandang sekitarnya Qin San tiba tiba merasakan hal yang familiar dari salah satu rumah yang cukup besar di kota.
Qin San yang merasakan itu ia mengingat ngingatnya.
"Sepertinya aku kenal dengan aura ini.....!,oh ya ini adalah segerombolan orang berjubah hitam yang menyerangku di chapter ke dua."ucap Qin San mengingat ngingat.
"Tapi bagaimana markas orang ini sangat jauh dari kekaisaran Qin dan sebenarnya siapa yang menyuruh mereka untuk membunuhku."ucap Qin San memandangi rumah itu.
Kemudian ia menyuruh Xue Ya untuk turun ke rumah itu.
Lalu Xue Ya pun turun ke bawah ke halaman rumah yang cukup besar.
Qin San yang berada di punggung Xue ya ia juga turun melompat ke tanah dan langsung pergi ke arah aura yang ia rasakan.
dan mengendap ngendap ke sebuah ruang yang sepertinya adalah aura pertemuan.
....................
"Kamu tahu bukan apa yang di perintahkan jendral iblis ya si ia memerintah kita untuk membunuh orang sebanyak minimal 100 orang perharinya dan jika tak membunuh dengan kriteria yang telah jendral iblis tentukan kita yang akan di bunuh."ucap Orang berjubah hitam pada yang lainya.
"Iya tetapi kekaisaran Qin baru baru ini mulai bergerak untuk menyelidiki pembantaian yang kita lakukan."ucap Yang lainya.
"Hm maka dari itu kita harus leboh berhati hati dan kau juga pengaruhi tetua agung untuk memberontak melawan kekaisaran dan Kalau ia tak mau iming imingi saja dengan harta agar ia bergerak."ucap orang beejubah hitam.
"Kau tenang saja aku sudah melakukanya lagi pula anaknya juga sudah bergabung pada kita dan menjadi pion kita untuk mengiasai kekaisaran Qin."ucap orang berjubah hitam.
Qin San yang mendengar rencana mereka Qin San menjadi marah karena para iblis benar benar merencakan untuk mengambil alih dunia ini.
Ia lalu mendobrak pintu aula yang mengagetkan semua orang yang sedang dudukendiskusikan sesuatu.
"He kalian memang hebat tetapi sayangnya kalian bertemu denganku."ucap Qin San dengan marah.
"Siapa kau .ucap orang berjubah hitam melihat Qin San.
Qin San mendengar mereka menanyainya ia lalu melepaskan topengnya.
Memperlihatkan seorang yang sangat tampan yang membuat semua orang yang hampir tidak mengenalinya karena wajahnya sudah berbeda dari yang dulu mereka bertemu.
"Ka....... kamu bagaimana kamu masih hidup bukanya kamu terpeleset kenjurang kematian dan jatuh dari sana."ucap Pemimpin orang berjubah hitam yang tak percaya karena jelas jelas ia meihat Qin San terjun ke jurang kematian.
__ADS_1
..................
BERSAMBUNGH..........