
Tak selang beberapa lama Ju Qu yang terbaring lemah di ranjangnya mulai menunjukan tanda tanda ia akan bangun,Melihat itu Jun Ju langsung mendekati Jun Qu memeriksa nafas anaknya yang terasa sudah mulai stabil ,dengan cepat ia mengambil sebuah batu giok komunikasi yang berada di dalam saku bajunya,ia langsung menghubungi istrinya yang sedang dalam perjalanan menuju kemari.
Jun Qu yang sudah tersadar ia langsung menoleh ke arah Qin San."Saudara terima kasih karena sudah menyelematkan nyawa saya,saya Jun Qu berutang nyawa pada saudara."Ucapnya dengan memegang tubuhnya yang masih lemah.
"Haha,saudara Jun Qu tak perlu kawatir tentang itu,Aku menyelamatkan saudara Jun Qu atas kemauanku sendiri jadi saudara jun Qu tidak perlu merasa terbebani dengan itu."Ucap Qin San dengan menepuk pundak Jun Qu layaknya seorang saudara.
Jun Qu hanya tersenyum dan mengangguk kecil.
"Baiklah tuan Ju,karena masalahny sudah selesai,aku akan pamit terlebih dahulu."Ucap Qin San kepada ayah Jun Qu dengan menangkupkan tanganya.
"Tuan Qin.. Bagaimana jika tuan Qin tinggal di rumah kami satu malam ini."Jun Ju menghentikan Qin San yang hendak pergi.
Mendengar tawaran dari Jun Ju,Qin San berpikir sejenak lalu ia memutuskan.
"Baiklah,lagi pula saya juga belum memesan penginapan."Qin San menerima undangan dari Jun Ju.
Karena Qin San menyetujui tawaranya Jun Ju bisa sedikit lega,Ia menghentikanya karena ia masih khawatir dengan keadaan Jun Qu,ia takut jika Qin San tidak ada di sini Jun Qu akan di rasuki lagi oleh Roh Hitam.
"Kalau begitu saya akan antar Tuan Qin ke kamar yang telah saya siapkan terlebih dahulu."Jun Ju mengantarkan Qin San ke dalam kamar yang telah Ia siapkan.
"Saudara Qin... setelah saudara Qin selesai bagaimana kalau kita jalan jalan di kota ini,saya akan mentraktir tuan Qin Makan malam sebagai ucapan terima kasihku karena saudara Qin sudah menyelamatkanku."Panggil Jun Qu.
"Baiklah,tetapi lebih baik saudara Qu pulihkan tenaga terlebih dahulu."Jawab Qin San menyetujuinya.
"Iya Qu'er,lebih baik jika kamu pulihkan tenaga mu terlebih dahulu."Timpal Jun Ju yang juga menyetujui perkataan Qin San.
"Baik Ayah."jawab Jun Ju.
Setelah percakapan sesaat Qin San di antar Oleh Jun Ju kedalam kamar yang sudah ia siapkan.
__ADS_1
Kamar yang di tempati Qin San terlihat sangat mewah bahkan lebih mewah dari kamar Vip yang ia sewa di penginapan kemarin,ya karena kamar ini memang diperuntukan oleh tamu terhormat yang menginap di sini.
"Tuan! jika ada yang tuan Qin perlukan tuan Qin bisa memanggil saya."ucap Jum Ju.
"Baiklah,terima kasih tuan Ju."Ucap Qin San membalas senyuman dari Jun Ju.
Jun Ju kemudian berbalik pergi menuju kamar anaknya,sedangkan Qin San ia langsung mengambil semua bukunya yang ia simpan di cincin penyimpananya,karena Kekuatan spiritualnya yang besar Qin San dapat mempelajari semua buku dengan cukup mudah.
Setelah membaca itu,Qin San menyadari bahwa pembuatan pil hanya memiliki perbedaan dengan elemennya saja,jadi jika Qin San ingin membuat pill dan mengikuti pertandingan ia harus memiliki kekuatan mana.
Ia yang belum mengetahui cara kultivasi mana,akhirnya memutuskan untuk bertanya kepada Jun Ju.
Qin San berjalan menuju kamar Jun Qu,terlihat di sana Jun Qu sedang bersemedi,dengan Jun Ju yang berada di belakangnya menyalurkan tenaga dalam kedalam tubuh anaknya yang bertujuan untuk memulihkan kekuatan anaknya.
Melihat itu ia hanya berdiri melihat mereka berdua.
Merasakan kehadiran Qin San,Jun Ju dan Ju Qu membuka matanya lalu menoleh ke arah Qin San.
"Aku hanya ingin bertanya bagaimana cara berkultivasi mana."Ucap Qin San yang mengejutkan Jun Ju dan Juga Jun Qu,Mereka saling memandang satu sama lain,sambil menatap ke arah Qin San.
Mereka berdua tidak percaya orang sekuat Qin San yang bisa mengalahkan Roh hitam ternyata tidak tahu dengan kultivasi mana yang padahal sangat umum di dunia ini.
"Tuan Qin,apakah tuan bercanda?."Tanya Jun Ju yang masih terkejut dengan apa yang ia dengar.
"Tidak aku sama sekali tidak bercanda,aku memang benar benar tidak tahu cara berkultivasi mana,makanya aku bertanya kepada kalian."Ucap Qin San serius.
"Jadi!bagaimana tuan bisa sekuat itu,jika tuan tidak berkultivasi sama sekali."Tanya Jun Ju.
"Iya saudara,bagaimana bisa saudara Qin sekuat ini."Tanya Jun Qu yang juga ingin tahu.
__ADS_1
"Hehe bukanya aku tidak berkultivasi sama sekali,tetapi yang aku kultivasikan bukan hal seperti energi mana melainkan kultivasi yang aku latih adalah kultivasi energi Qi."Jelas Qin San kepada keduanya yang masih bingung dengan aoanyangbdi maksud oleh Qin san sebenarnya.
"Energi Qi?."Mereka berdua berucap secara bersamaan.
Melihat mereka berdua yang mssih tidak mengerti,Qin San mengeluarkan kekuatan Qinya dari telapak tanganya.
"Ini!,Bukankah energi ini adalah energi alam."Ucap Jun Ju terkejut.
Jun Ju mengatahui itu karena ia pernah membaca di perpustakaan keluarganya yang membahas tentang berbagai macam energi dan salah satunya adalah energi Qi atau bisa juga di sebut dengan energi alam.
Dalam penjelasan yang pernah ia baca energi Qi adalah energi terkuat di semua jenis energi dan energi mana berada di urutan kedua sedangkan yang berada di urutan ketiga adalah energi cakra.
Energi Qi memiliki dua jenis yaitu energi Qi pencipta dan energi Qi kehancuran,untuk membedakan keduanya sangat mudah karena untuk Qi pencipta memiliki warna apapun selain warna merah dan hitam sedangkan untuk kekuatan qi kehancuran memiliki warna Qi merah san hitam saja.
"Eh,bagaimana tuan Ju bisa tahu tentang energi Qi."Tanya Qin San sedikit terkejut karena Jun Ju bisa tahu tentang energi yang Qin San keluarkan.
"Ya aku tahu karena di perpustakaan keluargaku,aku pernah membaca tentang beberapa hal yang berkaitan tentang energi,dan energi Qi ini adalah yang terkuat dari semua energi."Jawab Jun Ju tanpa menutupi apapun.
"Saudara Qin Jika energi Qi adalah energi terkuat,kenapa saudara Qin perlu mempelajari energi mana."Tanya Jun Qu.
"Ya karena aku berencana untuk mengikuti peetandingan alkimia."Jawabnya dengan santai.
"Apaaa....apakah saudara bisa alkimia."Tanya Jun Qu terkejut begitupun dengan Jun Ju.
"Ya,aku bisa sedikit,tetapi untuk bisa mengikutinya aku perlu berkultivasi energi mana."Jawab Qin San memberikan alasan kenapa ia ingin berlatih energi mana.
"Baiklah,karena tuan ingin mempelajarinya,aku akan memberikan tekhnik kultivasi mana kepada tuan Qin."Ucap Jun Ju mengambil sebuah buku yang tampak sudah usang di dalam almari tua di dekatnya.
"Tuan...Ini adalah tekhnik kultivasi mana,tuan bisa mengambilnya."Jun Ju memberikan buku berwarna Kecoklatan kepada Qin San.
__ADS_1
.........
BERSAMBUNGGH...