
Setelah menjelaskan semua itu, Qin San mengangguk paham lalu ia langsung menghampiri San Bu yang sudah terbaring lemah Di lantai.
Qin San mengangkat tubuhnya, lalu memberikan pill penyembuhan padanya, Seketika luka luka di tubuh San Bu langsung lenyap seketika, Dirinya juga mulai terbangun.
Melihatnya terbangun, Qin San tersenyum tipis lalu melemparkan San Bu Ke arah Tang Chin.
Dengan cepat tang Chin menangkap leher dari San bu, Dengan mata kemarahan yang terlintas di wajahnya Tang Chin sedikit menekan leher San Bu.
"Katakan di mana Yue Ha, Jika kau tidak menjawabnya maka aku akan menghancurkan kerajaan yang kau banggakan ini." Teriak Tang Chin dengan keras.
Benar benar sifatnya berubah 360 derajat dari saat berhadapan dengan Qin San, Mode dewa perang sepertinya saat ini sedang aktif di tubuh Tang Chin, sehingga di ruang itu di penuhi oleh aura perang.
Orang orang yang tadinya di sana sudah Qin San suruh pergi, Dan ia juga menyuruh semua orang itu untuk tutup mukut tentang ini, karena jika tidak ia akan membantai seluruh keluarga mereka.
Mendengar itu mereka mengerti dan pergi meninggalkan kerajaan Sanyang, dengan keadaan tertekan dan masih trauma dengan barusan yang terjadi, Tapi mereka mencoba bersikap dengan tenang agar terlihat tidak terjadi apa apa yang baru menimpa mereka.
Keluarga Jun dan Xuanming yang datang ke kerajaan Sanyang, Juga tak luput dengan wajah ketakutan, terutama pada saat Tang Chin menyerang San Bu dengan begitu buruknya, hingga membuat mereka ingin muntah, Tapi bagaimana lagi mereka sangat ketakutan jadi mereka menahanya.
"Aku tak menyangka Saudara Qin memiliki adik seperti itu, Aku takut jika adiknya sekejam itu pasti dia lebih kejam darinya dan tentunya juga lebih kuat." Ucap Jun Qu.
"Qu'er sebaiknya kamu tidak membicarakan tuan Qin, Jika tidak mungkin kau tidak tahu bagaimana nyawamu tercabut." Ucap Jun Ju membuat Jun Qu merinding di seluruh tubuhnya.
"Baik ayah, Lagian saudara Qin Saudaraku tidak mungkin ia membunuhku." Jawabnya yang mencoba untuk tenang.
"Yah, terserah kau saja." jawabnya dengan malas.
Untuk para wanita muda yang merupakan murid dari Xuanming Yu mereka sama sekali tidak merasa ketakutan, malahan mereka semakin kagum dan ingin memilikinya karena menurut mereka sosok Qin San begitu sempurna, selain tampan dan kuat ia juga baik walaupun kepribadianya sangat dingin kepada siapapun, tapi mereka suka, karena pria sepertinya sangat jarang apalagi yang tidak menganggumi kecantikan mereka sama sekali mungkin hanya Qin San saja, ya bagaimana lagi bukanya ia tidak mengangguminya tetapi ia memiliki istri yang lebih cantik dari mereka semua.
__ADS_1
Di dalam aula kerajaan.
Terlihat Tang Chin yang sedang mengintrogasi San Bu, San Bu ini sangat keras kepala karena ia sama sekali tidak ingin menjawab pertanyaanya, Setelah sekian lama dengan ribuan bujukan akhirnya San Bu angkat bicara.
"Baiklah aku akan menjawabnya,Yang aku tahu tentang wanita yang kau sebut Yue Ha itu, dia ada di..." Sebelum Bisa menjawabnya seseorang menembakan sebuah jarum racun kepada San Bu sehingga racun itu langsung tersebar dan San Bu meninggal seketika.
Melihat Itu Qin San langsung menghilang dari tempatnya, mengejar ke arah Orang yang menembak ke arah San Bu.
Pergerakan Orang Itu begitu cepat, tapi dengan kecepatan Qin San yang melebihi orang itu, ia dapat menyusul kecepatanya dengan mudah.
Terlihat dari belakang bahwa sosok ini adalah perempuan, dengan lekuk tubuhnya yang sangat indah, dengan gaun biru yang menambah keeleganan yang dimilikinya, dengan cadar berwarna hitam yang menutupi bagian mulutnya, Bahkan Qin San nampak mengangguminya.
Karena jaraknya yang cukup dekat, Qin San dengan cepat mengambil cadar yang di pakai wanita itu, Saat ia melepasnya, terlihat dengan jelas sosok cantik di balik cadar hitam itu, dan Qin San dapat mengenali wanita itu, dan wanita ini adalah wanita yang sama pada saat ia bertarung dengan energi hitam pada saat di kota Luoshi. Dan wanita inilah yang di maksud oleh jiwa air di jurang pedang kutukan dewa, Jika ia menemukanya ia bisa membawanya ke sana.
Entah kenapa saat ia melihat sosok wanita ini, ia teringat sesuatu yang pernah menghilang darinya, Ia seketika merasa sedih, tetapi karena situasinya seperti ini ia harus menahan kesedihanya.
Saat Qin San memeluknya entah mengapa wanita itu sama sekali tidak memberontak, Qin San bahkan sedikit terkweut karena wanita itu sepertinya malah mengikuti kemauanya.
Ia muncul tepat di depan Tang Chin, Melihat wanita yang di peluk oleh Qin San,Tang Chin dapat merasakan perasaan yang familiar, ia mencoba untuk mengingat ngingatnya dan ia seketika teringat dengan wanita yang menghentikanya saat itu.
"Kau bukankah kau wanita yang menghentikanku beberapa waktu yang lalu." Ucap Tang Chin dengan marah, Jika bukan karena wanita ini dia pasti dapat mengambil Yue Ha kembali.
Wanita bergaun biru itu, seperti seorang wanita manja yang baru saja bertemu dengan kekasihnya, Karena ucapan Tang Chin yang marah ia memeluk Qin San sangat eray seperti meminta perlindungan padanya.
Karena tidak ada jawaban dari wanita itu, Tang Chin menjadi lebih marah lagi, dan ia mencoba untuk memukul wanita itu, tapi Qin San secara reflek menghentikan pukulan Tang Chin.
"Kakak apa yang kau lakukakan? kenapa kau menghentikanya?, apakah kau tahu jika wanita ini adalah wanita yang mebghentikanku saat mengejar Yue Ha." ucapnya sedikit jengkel.
__ADS_1
"Chin'er tenanglah kenapa kau begitu pemarah seperti ini, kita bicarakan baik baik saja, Mungkin dia akan menjawabnya." Qin San menepuk Bahu Tang Chin.
Mendengar itu Tang Chin menghelakan nafas panjang untuk menenangkan pikiranya yang sedang kacau.
"Nona bisakah kamu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi." Tanya Qin San mengelus rambut wanita itu.
"A..nu aku hanya melakukan perintah dari leluhur assosiasi hitam dan tidak tahu apa yang ia lakukan lagi." Ucapnya dengan penuh kejujuran di matanya.
"Apakah kau mengatakananya dengan jujur." Ucapnya dengan sedikit keras.
Wanita itu hanya mengangguk di pelukan Qin San.
"Apakah kau tahu di mana markas assosiasi hitam itu." Tanya Qin San.
"Hm aku tahu,apakah tuan ingin pergi kesana jika ia aku bisa mengantarnya."
"mmm, Baiklah kita akan pergi ke sana sekarang untuk menyelamatkan Yue Ha."Ucapnya mengiyakan.
Leluhur Kerajaan Sanyang yang menyaksikan itu, tiba tiba ia bersedih, karena ia melihat cucunya yang masih hidup yang tak lain adalah San Liu yang berada di pelukan Qin San.
"Liu'er apakah itu kau." ucapnya terkejut.
San Liu, terdiam ia menatap kakek tua itu dengan aneh sepertinya ia pernah melihatnya tetapi di mana.
"Kakek kamu siapa, maaf aku tidak mengenalmu." Ucapnya dengan Sopan tetapi entah kenapa membuat kakek tua itu sakit karena cucunya yang telah lama menghilang telah melupakanya.
.........
__ADS_1
BERSAMBUNGG.....