Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kemarahan Penguasa Alam Elemen


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Tak menunggu jawaban dari pemimpin sosok berjubah merah Zhang Yu langsung saja mengirim sosok itu ke alam kematian, dengan memisahkan bagian kepala dengan tubuhnya.


Seketika semua orang terbebas dari tekanan sosok berjubah merah.


Para ketua Klan dan tetua sekte rajawali perak menatap kagum keberadaan Zhang Yu. Masih sangat muda, tapi kekuatannya sudah melampaui kekuatan seluruh kultivator di wilayah timur daratan alam menengah.


Jenius? Super jenius?


Dua kata itu tidak cukup untuk menggambarkan seberapa besar kekuatan Zhang Yu. Monster yang sesungguhnya, itulah yang ada di pikiran semua orang.


Tak sedikit dari mereka yang merasa kekuatan Zhang Yu sudah setara dengan kekuatan penguasa istana langit, walau usia mereka terpaut jauh.


Namun, ada juga yang merasa kekuatan Zhang Yu hanyalah kekuatan pinjaman, dan bukanlah kekuatan sejatinya. Sebagai salah satu tetua terkuat di sekte rajawali perak, pria tua yang masih duduk di tempatnya tahu kalau kekuatan Zhang Yu saat ini bukanlah kekuatan sejati, tapi dia yakin dengan kekuatan yang dimiliki Zhang Yu, bukan sesuatu yang sulit kalau dia ingin menghancurkan salah satu Klan besar.


Mengalahkan Zhang Baojin, dan lima puluh sosok berjubah merah dengan kekuatan ranah Kaisar Dewa tingkat 9. Dari itu semu, dia semakin yakin kalau Zhang Yu dapat melakukan apa yang ada dalam pikirannya.


Memusnahkan Klan besar seorang diri sangat mungkin di lakukan olehnya. Siapapun orang yang berani menyinggung sosok seperti itu, hanya penyesalan tanpa akhir yang akan didapatkannya.


Aura kuat yang terpancar dari tubuh Zhang Yu tiba-tiba saja menghilang bersama dengan zirah Dewa yang telah kembali ke ruang penyimpanannya, begitu juga dengan pedang naga miliknya.


Sementara itu Zhang Fu dan Fang Yin segera menghampiri Zhang Yu, begitu mereka yakin seluruh sosok berjubah merah telah dikalahkan. Menatap Zhang Yu yang menunjukkan senyuman menyambut kedatangan mereka, keduanya bernafas lega karena Zhang Yu dalam keadaan baik-baik saja.


“Tuan Muda, apa yang harus kami lakukan pada mereka? Apa kami langsung saja membakar mereka, atau perlu kami mengadakan upacara pemakaman untuk mereka?” tanya Zhang Fu melirik mayat berserakan di atas arena.


Mendengar pertanyaan itu, Zhang Yu menjawab, “Tidak perlu mengadakan upacara pemakaman untuk mereka, lebih baik langsung membakarnya!”

__ADS_1


Tak banyak bertanya Zhang Fu langsung saja membakar puluhan mayat sosok berjubah merah, tanpa lebih dulu mengumpulkan mereka dalam satu tempat.


Melihat apa yang dilakukan Zhang Fu orang-orang di sekitar arena segera menjauh, karena tak satupun dari orang-orang itu ingin terkena percikan api yang dikeluarkan Zhang Fu. Mereka sangat tahu seberapa panas suhu kekuatan elemen api yang dimiliki Klan Zhang, terkena percikannya sudah dapat membuat kulit mereka melepuh, apalagi api di atas arena saat ini dikeluarkan Zhang Fu, kultivator ranah Jenderal Dewa, yang kekuatannya jauh melampaui mereka yang berada di sekitaran arena.


Namun mereka semua dapat melihat elemen api yang dikeluarkan Zhang Fu sama sekali tidak melukai Zhang Yu yang berada di tengah-tengah kobaran api.


Zhang Guan, ketua pertama Klan Zhang muncul di dekat Zhang Yu, lalu berkata, “Tuan Muda, ruang pertemuan siap digunakan, dan semua orang sudah mulai berdatangan.” Zhang Guan melihat semua kejadian yang baru terjadi, jadi dia tidak terkejut dengan banyaknya mayat di atas arena.


Zhang Yu menganggukkan kepalanya menanggapi apa yang dikatakan Zhang Guan, “Bawa aku ke ruang pertemuan yang sudah kamu siapkan!” ungkapnya, sambil mengirim pesan melalui telepati pada Zhang Fu dan Fang Yin, menyuruh keduanya pergi mengikutinya.


Zhang Guan yang mendengarnya, segera saja dia menunjukkan jalan menuju ruangan pertemuan yang sudah disiapkannya. Beberapa ketua Klan Zhang yang sebelumnya masih berada di sekitaran arena, mengikuti tepat di belakang Zhang Fu dan Fang Yin yang berada tepat di belakang Zhang Yu.


Fang Hai yang berada tepat di belakang putrinya tersenyum lebar melihat kedekatan putrinya dengan Zhang Fu, tapi dia tidak berharap lebih keduanya memiliki hubungan lebih, karena bagaimanapun juga Klan Zhang adalah tuan dari Klan Fang. Sekalipun mereka menikah, putrinya hanya akan menyandang status selir di kediaman Zhang Fu.


°°°


Tujuh bola sebesar kelereng dengan warna berbeda muncul di atas telapak tangan pria itu, “Kekuatannya sudah melampaui ranah Dewa Immortal. Kalau seperti ini, aku harus menunggunya naik ke alam atas dan mengirim orang-orang yang jauh lebih kuat darinya. Istriku, tunggu saja! Secepatnya aku akan membawa dirimu ke dalam pelukanku!” ungkapnya.


Tujuh bola berbeda warna di atas telapak tangannya tiba-tiba saja menghilang, “Mereka akan menunggu kedatangannya di alam atas sebagai sosok Dewa Kematian!” gumamnya.


Sosok yang kekuatannya telah melampaui ranah Dewa Immortal bersemayam dalam tujuh bola berbeda warna, yang saat ini telah berada di alam atas, menanti kedatangan pria yang ingin dimusnahkan pemilik mereka.


“Kalau aku masih saja gagal dengan rencanaku di alam atas, terpaksa aku harus memanfaatkan keberadaan mereka.”


Pria itu sudah menyiapkan rencana terakhir kalau Zhang Yu dapat melewati alam atas, dan pergi ke alam Dewa.


“Dengan mereka berada di tanganku, aku yakin dia akan menuruti semua keinginanku!” ujarnya, lalu dia pergi melihat keadaan dua orang yang menjadi penghuni baru penjara khusus di istananya.


°°°

__ADS_1


Di dalam ruang pertemuan yang sudah di penuhi seluruh ketua Klan Zhang dan kepala Klan pelayan, Zhang Yu yang sudah duduk di tempatnya tersenyum melihat keberadaan semua orang.


“Apa ada yang tahu kenapa aku mengumpulkan kalian semua di tempat ini?” tanyanya.


Melihat semua orang tak menjawab, Zhang Guan menjawab mewakili semua orang, “Tuan Muda, kami benar-benar tidak tahu tujuan Tuan Muda mengumpulkan kami di tempat ini. Setau saya, Tuan Muda ingin mengungkapkan identitas begitu kompetisi berakhir!”


“Identitas ya? Sebenarnya aku masih bagian dari keluarga Zhang, tapi aku tidak berasal dari keluarga Zhang di alam ini. Kalau kalian pernah mendengar nama Zhang Tian dan Lu Ning, mereka adalah orangtuaku. Akan tetapi aku sudah berpisah dengan mereka dalam kurun waktu yang lumayan lama,” ungkapnya dengan santai, sedangkan semua orang di tempat itu sudah turun dari tempat duduknya, dan berlutut dengan sebelah kaki.


“Apa yang kalian lakukan? Bangkit atau aku akan membuat kalian semua bersujud mencium lantai!” seru Zhang Yu.


Semua orang perlahan kembali ketempat duduknya dengan kepala masih tertunduk.


“Apa kalian mengenal orangtuaku? Sekalipun aku tidak punya bukti untuk membuktikan kalau aku putra mereka, kenyataannya aku memang putra mereka.” ungkap Zhang Yu.


Sebenarnya, sejak Zhang Yu mengeluarkan Martial Spiritnya, semua ketua termasuk ketua kedua dan ketiga sudah menaruh curiga kalau Zhang Yu memiliki hubungan dengan Zhang Tian, tuan muda Klan Zhang di alam atas, yang saat ini sedang menjalani hukuman di alam fana.


“Tuan Muda tidak perlu membuktikan apa-apa pada kami. Tuan Muda Zhang Tian dulu pernah mendatangi alam ini saat kekuatannya masih di ranah Kaisar Dewa, dan saat berada di alam ini Tuan Muda Zhang Tian sempat menunjukkan Martial Spiritnya naga emas kepala sembilan, yang sama persis dengan Martial Spirit milik Tuan Muda,” ungkap Zhang Guan.


Zhang Guan tidak pernah melupakan bagaimana kuatnya Martial Spirit Zhang Tian, yang dengan mudah mampu mengalahkan sosok yang sekarang menjadi penguasa istana langit. Pria sombong yang menganggap dirinya adalah sosok terkuat di alam menengah, harus berlutut di bawah kaki pemuda bernama Zhang Tian.


Sejak saat itu Klan Zhang dianggap sebagai Klan besar yang kedudukannya setara dengan kekuatan sekte agung di alam menengah. Namun itu hanya cerita lama, karena setelah kepala Klan sebelumnya memutuskan pergi ke alam atas. Dibawah kepemimpinan Zhang Baojin, Klan Zhang mengalami kemunduran kekuatan yang membuat banyak Klan pelayan beralih melayani Klan besar lainnya.


Zhang Baojin banyak menggunakan sumberdaya Klan hanya untuk kepentingannya sendiri dan kepentingan Zhang Qiu, sehingga banyak generasi muda Klan Zhang kekurangan sumberdaya, dan semua itu berimbas pada lambatnya peningkatan kekuatan generasi muda Klan Zhang.


Dengan kematian Zhang Baojin dan keberadaan putra Zhang Tian di Klan Zhang alam menengah, Zhang Guan dan semua orang dalam ruangan berharap Klan Zhang kembali ke masa jayanya, walau mereka tahu itu semua tidak akan mudah, dan butuh waktu yang tidak sebentar untuk melakukannya.


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2