Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Pergi Ke Kekaisaran Langit


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Altar pernikahan telah selesai di siapkan, semua tamu undangan dari beberapa Klan juga sudah mulai berdatangan. Menjelang siang, setelah melakukan persiapan sejak pagi buta, Zhang Fu dan Fang Yin sudah berdiri di atas altar menyelesaikan prosesi pernikahan mereka.


Tidak ada pesta mewah selama berhari-hari, yang ada hanya pesta sederhana yang berakhir begitu malam datang.


Hari-hari berlalu dengan cepat, Zhang Yu, Qing Yue, Zhang Guan, Zhang Fu dan Fang Yin saat ini telah sampai di Kota Luang, ibukota Kekaisaran Lain, setelah melakukan perjalanan panjang selama tiga hari. Memasuki Kota Luang, Zhang Yu dan rombongannya dapat merasakan beberapa sosok terus mengawasi pergerakan mereka.


“Setelah kabar hal buruk yang menimpa Putra Mahkota dan Pangeran kedua Kekaisaran Langit di Klan Zhang, sepertinya ada sekelompok orang yang tidak menyukai keberadaan kita di tempat ini! Dari beberapa sosok yang terus mengawasi pergerakan kita, tak sedikit dari mereka yang memiliki niat membunuh. Aku juga melihat aura kemarahan yang kental merembes keluar dari tubuh mereka,” ungkap Zhang Yu mengatakan apa yang dia lihat, dan apa saja yang dia rasakan.


Zhang Yu menyuruh dua puluh prajurit bayangan pengawal kereta kuda yang dinaikinya untuk meningkatkan kewaspadaan, dan jangan membiarkan serangan dalam bentuk apapun lolos dari pertahanan mereka.


“Tuan Muda, apa perlu aku keluar dan membantu prajurit pengawal kereta kuda?” tanya Zhang Guan.


Zhang Yu pelan menggelengkan kepalanya, lalu berkata, “Kekuatan prajurit zirah merah di luar semuanya berada di ranah Raja Dewa tingkat puncak, jauh lebih kuat dari orang-orang yang terus mengawasi kita. Jadi, percayakan saja pengawalan pada mereka, dan lagi mereka bukan prajurit yang akan mati selagi aku masih hidup!”


Ketika kereta kuda yang dikemudikan Xin Yang melewati jalanan sepi tak jauh dari gerbang istana Kekaisaran Langit, sekelompok orang berjumlah hampir seratus orang, tiba-tiba saja menyerang dari kanan dan kiri kereta.


Namun, serangan cepat mereka dengan mudah dipatahkan prajurit bayangan yang berjaga di sekeliling kereta. Dengan perbedaan kekuatan yang sangat jauh, kelompok penyerang misterius musnah hanya dalam beberapa kali tarikan nafas.


“Hanya sekumpulan orang bodoh yang menyerang tanpa tahu seberapa kuat orang-orang yang mereka serang!” ungkap Zhang Yu yang hanya duduk tenang di tempatnya selama terjadi pertempuran di luar kereta.

__ADS_1


“Xin Yang dan kalian semua prajuritku, lanjutkan saja perjalanan, biarkan mayat-mayat itu menjadi bukti seberapa buruk Kekaisaran Langit dalam menyambut tamu yang datang karena undangannya!” ujarnya.


“Baik Tuan.”


Kereta kuda kembali berjalan dengan pengawalan ketat prajurit bayangan.


°°°


Rombongan Zhang Yu baru saja memasuki istana Kekaisaran Langit setelah menunjukkan surat undangan dari Kaisar Lang Zeng pada prajurit penjaga gerbang istana.


Mengedarkan pandangannya, Zhang Yu melihat kemegahan dan keindahan istana Kekaisaran Langit yang membuatnya berpikir kalau kediaman Klan Zhang di Kota Zhang hanyalah remahan kecil dari kemegahan istana yang sekarang berada di depan kedua matanya. Dia harus mengakui kalau istana Kekaisaran Langit adalah tempat paling megah dan paling indah yang pernah dia kunjungi di kehidupannya yang sekarang, walau apa yang dilihatnya sekarang tak akan sebanding dengan kemegahan dan keindahan istana Nirwana miliknya di alam Nirwana Suci.


“Kekaisaran Langit memang pantas menyandang nama Kekaisaran terbesar dan terkuat di alam menengah. Dengan memiliki istana megah dan banyaknya prajurit di ranah Dewa Langit dan Dewa Sejati, sangat sulit mencari lawan sepadan untuk mereka di alam ini. Namun, aku yakin setelah beberapa hari yang akan datang, mungkin saja kekuatan Klan Zhang dan Klan Fang sudah mampu menyamai apa yang dimiliki oleh Kekaisaran Langit, atau bahkan sudah melampauinya,” ungkap Zhang Yu sembari melangkahkan kaki keluar dari kereta kuda.


Dengan sopan Kaisar Lang Zeng menyambut dan mempersilahkan rombongan Zhang Yu menuju kediaman khusus yang akan mereka tempati selama berada di istana Kekaisaran Langit. Walau tak semegah istana Kekaisaran, kediaman yang mereka tempati jauh lebih megah dari kediaman di Kota Zhang.


Sampai di kediaman yang akan ditempati rombongan Zhang Yu, Kaisar Lang Zeng pamit undur diri karena harus menyambut kedatangan tamu lainnnya, terutama mereka yang berasal dari lima sekte agung alam menengah.


Puluhan prajurit bayangan langsung berjaga begitu kepergian Kaisar Lang Zeng, “Xin Yang, Xin Wang, kalian berdua aku tugaskan menjaga gerbang masuk kediaman ini! Laporkan siapapun yang ingin berkunjung ke kediaman ini!” titah Zhang Yu.


Keduanya menganggukkan kepala lalu pergi melakukan penjagaan di gerbang masuk kediaman, bersama lima orang yang sebelumnya menjadi pelayan Zhang Fu selama di alam bawah, tapi sekarang mereka telah memutuskan untuk melayani Zhang Yu.


Zhang Yu, Zhang Fu, dan Zhang Guan langsung pergi ke halaman belakang kediaman yang terdapat tempat menikmati suasana sore. Sementara itu Qing Yue dan Fang Yin, mereka pergi membersihkan diri dengan ditemani pelayan yang dibawa langsung dari kediaman Klan Zhang.

__ADS_1


Sementara itu di istana Kekaisaran Langit, Kaisar Lang Zeng yang didampingi dua Jenderal kepercayaannya sedang melakukan pembicaraan di ruang pribadi Kaisar, begitu selesai menyambut tamu yang dia undang untuk datang ke Kekaisarannya.


Kaisar Lang Zeng sedang duduk mendengar pendapat yang disampaikan kedua Jenderalnya tentang orang-orang dari Klan Zhang yang mana salah satu dari mereka adalah orang yang membuat cacat Putra Mahkota, sekaligus melukai Pangeran kedua.


“Yang Mulia, kita tidak bisa begitu saja membiarkan mereka hidup senang setelah apa yang dilakukan pada Putra Mahkota dan Pangeran kedua! Sekalipun karena mereka kita jadi terhindar dari perang besar dengan lima sekte agung, setidaknya kita harus meminta ganti rugi dengan apa yang sudah mereka lakukan! Aku yakin mereka tidak akan berani melawan karena saat ini mereka sedang berada di wilayah kekuasaan kita. Kalau mereka melawan, dengan seluruh kekuatan Kekaisaran Langit bukan sesuatu yang sulit bagi kita memusnahkan mereka!” ungkap salah satu Jenderal.


Kaisar Lang Zeng yang mendengarnya, sejenak terdiam memikirkan apa yang baru dia dengar. Dia sendiri sempat memikirkan itu saat menulis surat undangan untuk Klan Zhang, tapi dia membuang jauh-jauh pemikiran itu mengingat kekuatan pemuda Klan Zhang yang berhasil mengalahkan kedua putranya.


“Yang Mulia, benar apa yang dikatakan saudara Jenderal Barat, kita harus menuntut ganti rugi pada mereka! Yang Mulia bukannya sedang mencari sosok Permaisuri untuk Putra Mahkota, dan kebetulan dalam rombongan mereka ada dua wanita yang penampilan luarnya sangat sempurna untuk menjadi Permaisuri Putra Mahkota. Bagaimana kalau Yang Mulia minta pada mereka untuk menyerahkan salah satu wanita itu, sebagai ganti rugi perbuatan mereka?”


Kaisar Lang Zeng yang semula ragu, dia tiba-tiba yakin Klan Zhang akan memberikan ganti rugi kalau dirinya hanya meminta mereka menyerahkan salah satu wanita dari wanita yang berada dalam rombongan Klan Zhang. Terutama dia sangat berharap Klan Zhang memberikan wanita berpakaian putih sebagai biaya ganti rugi. Kalau Putra Mahkota tidak bersedia menerimanya, dia tidak akan menolak menjadikan wanita itu sebagai salah satu Selirnya.


Setelah Kaisar Lang Zeng memutuskan untuk meminta ganti rugi mengikuti saran kedua Jenderal kepercayaannya, seorang prajurit datang melaporkan kedatangan Lin Long, penguasa istana langit.


“Yang Mulia, Tuan Lin Long sudah datang, dan saat ini sedang menunggu Yang Mulia di taman utama istana Kekaisaran,” ungkap prajurit yang masuk ke ruangan pribadi Kaisar.


Kaisar Lang Zeng yang mendengar itu segera bangkit dari tempat duduknya, dan berkata, “Kenapa kamu tidak melapor saat tuan Long masih di gerbang istana? Sial! Kalian berdua ikut denganku! Jangan sampai tuan Long marah karena terlalu lama menungguku!”


Dengan kecepatan puncaknya, Kaisar Lang Zeng melesat menuju taman istana Kekaisaran dengan diikuti kedua Jenderalnya, “Setelah sekian lama aku mengundang dan selalu di tolak, baru kali ini tuan Long datang dan aku justru memberi kesan buruk padanya,” gumam Kaisar Lang Zeng.


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2