Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kesombongan Hanya Membawa Kehancuran


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Zhang Yu dan Zhang Fu meninggalkan begitu saja sekte teratai putih setelah memastikan tak ada satu orang pun yang masih hidup di tempat itu.


Mereka terus bergerak ke arah timur, tapi belum jauh meninggalkan sekte teratai putih, perjalanan keduanya dihentikan Wu Lie, dan beberapa Jenderal Kekaisaran Wu serta ratusan prajurit Kekaisaran.


Wu Lie yang melihat Zhang Fu tersenyum sinis dan menghampirinya, “Kebetulan kita bertemu di tempat ini, jadi aku tidak perlu repot mencari keberadaan kalian!”


Zhang Fu tersenyum remeh, membalas senyuman Wu Lie, lalu dia berkata sambil menyindir, “Memang apa yang sekarang ingin dilakukan orang lemah sepertimu? Apa kamu ingin mengulang bertarung denganku dengan hasil yang bisa saja berakhir lebih buruk dari sebelumnya?”


Wu Lie mengepalkan tangannya erat mendengar perkataan Zhang Fu. Dia marah, tapi sadar kekuatannya tidak akan mampu menumbangkan orang yang tidak bisa dia sentuh. Namum, sekarang dia ditemani lima Jenderal Kekaisaran yang kekuatannya berada beberapa tingkat di atasnya. Dengan kekuatan mereka, dia yakin dapat mengalahkan Zhang Fu, dan membalaskan dendamnya.


Sekali pun nantinya kelima Jenderal Kekaisaran hanya dapat bertarung imbang dengan Zhang Fu, masih ada sekte teratai putih yang dapat dia mintai bantuan, karena tempatnya saat ini sangat dekat dengan lokasi sekte teratai putih.


Dengan bantuan sekte teratai putih, kemenangan sudah pasti menjadi miliknya.


Zhang Yu dan Zhang Fu sama-sama siap memulai pertempuran, tapi untuk kali ini Zhang Yu membiarkan Zhang Fu mengurus Wu Lei dan semua orang yang bersamanya.


Dengan kekuatannya yang sekarang berada di tingkat puncak ranah Jenderal Dewa, yang hanya butuh satu terobosan untuk mencapai ranah Raja Dewa, menghadapi Wu Lie dan orang-orangnya yang berada di ranah Dewa Bumi, tak akan membuat Zhang Fu berkeringat.


Ratusan prajurit di belakang Wu Lie dengan cepat menyebar, mengunci pergerakan Zhang Yu dan Zhang Fu. Memiliki kekuatan rata-rata di ranah Dewa Rendah dan ranah Dewa Menengah, ratusan prajurit terlihat percaya diri dapat mengalahkan musuh mereka.


Zhang Yu menunjukkan senyuman di wajahnya melihat sekumpulan orang yang merasa diri mereka kuat, padahal dimatanya keberadaan mereka tak ubahnya seekor semut yang dengan mudahnya dapat dia musnahkan.


Hanya dengan sedikit aura yang dikekuarkan tubuhnya, Zhang Yu berhasil membuat ratusan prajurit tak kuasa menggerakkan tubuh mereka, sekalipun itu hanya menggerakkan bibir untuk berkata.


Setelah membuat ratusan prajurit tak dapat menggerakkan tubuhnya, Zhang Yu membiarkan Zhang Fu maju membereskan sisanya.

__ADS_1


Seketika pertempuran terjadi antara Zhang Fu melawan Wu Lie yang dibantu lima Jenderal Kekaisaran. Dengan kecepatannya, Zhang Fu begitu mudah menghindari serangan gabungan mereka.


“Serangan gabungan kalian memang lumayan merepotkan, tapi sayangnya kalian salah memilih musuh!” Zhang Fu melakukan serangan balik cepat, membuat ke lima Jenderal beserta Wu Lie terdorong mundur di waktu bersamaan.


Ke lima Jenderal dapat merasakan tangan mereka gemetaran karena berbenturan dengan serangan balik Zhang Fu, hanya dengan sekali serang, mereka tahu saat ini sedang berhadapan dengan musuh, yang kekuatannya telah melampaui kekuatan mereka.


Wu Song, Jenderal utama Kekaisaran Wu mengerutkan kening, lalu bertanya pada Wu Lei. “Yang Mulia pangeran, siapa sebenarnya mereka? Saya merasa kekuatan duw orang itu telah jauh melampaui kekuatan kita!”


“Pemuda yang kita hadapi, dialah yang sebelumnya membuatku babak belur, sementara pemuda yang dibelakang, dia adalah orang yang berhasil membangkitkan Martial Spirit peringkat Shang tingkat 10!” jawab Wu Lie.


Mendengar jawaban Wu Lie, Wu Song segera mengarahkan pandangannya ke arah Zhang Yu, ‘Kalau pemuda di depanku sudah sekuat ini, lalu sekuat apa dia yang berhasil membangkitkan Martial Spirit peringkat Shang tingkat 10? Bukankah seharusnya dia jauh lebih kuat!’ Wu Song merasa dirinya tak akan mampu mengalahkan musuh Wu Lie.


Beneran saat terdiam, Wu Song berkata pada Wu Lie, “Yang Mulia, kita tidak akan mampu mengalahkan mereka! Lebih baik mundur dan kembali ke istana, atau meminta bantuan patriak sekte teratai putih!”


Diam-diam sejak awal pertempuran Wu Lei mencoba menghubungi patriak sekte teratai putih dengan alat komunikasi yang hanya dimiliki oleh keduanya, tapi berkali-kali mencoba menghubungi patriak sekte, sedikitpun tak ada respon dari orang yang dia hubungi.


Setelah percobaan terakhir dan tetap tidak mendapatkan respon, tiba-tiba saja sebuah pemikiran melintas dalam pikirannya. Kedua pemuda itu berada di wilayah dekat lokasi sekte teratai putih, yang biasanya di tempat ini banyak murid sekte yang melakukan rutinitas berlatih di hutan. Namun, anehnya kali ini keadaan hutan sangatlah sepi, seolah hanya mereka orang di dalam hutan.


“Jenderal Song, bagaimana kalau kita sekali lagi menyerang mereka? Bagaimanapun juga sejak tadi kita belum menyerang menggunakan kekuatan penuh! Menyerang mereka berdua dengan kekuatan penuh, dan mari kita lihat apa mereka masih mampu bertahan dari serangan kita!” Wu Lie mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengeluarkan serangan terkuat yang bisa dia lakukan, begitu juga dengan Wu Song dan empat Jenderal lainnya.


Zhang Fu yang merasakan gabungan kekuatan puncak dari ke lima musuhnya, dia hanya berdiri tenang di tempatnya, tak melakukan persiapan menghadapi serangan mereka.


Dengan kekuatan Zhang Fu yang sekarang, setidaknya dibutuhkan kekuatan gabungan dari seratus orang di ranah Dewa Sejati puncak untuk membuatnya sedikit berkeringat.


Dengan gabungan kekuatan enam orang di ranah Dewa Bumi awal ingin mengalahkannya? Dalam mimpi sekali pun mereka tidak akan bisa mewujudkannya.


Zhang Fu yang sebelumnya berniat sedikit main-main dengan Wu Lie dan lima orang lainnya, segera membuang jauh-jauh niatnya, dan kini dengan serius dia menyiapkan satu serangan yang dapat memusnahkan mereka.


Wu Lie yang bersiap menyerang, merasa ada yang aneh dengan Zhang Fu, terutama pada aura yang keluar dari tubuhnya. Jika tadi aura itu begitu tenang, sekarang aura yang dia keluarkan nampak mengerikan, bahkan tubuhnya bergetar hanya dengan melihatnya dari kejauhan.

__ADS_1


Menoleh ke sisi kanan dan kirinya, Wu Lie memastikan semua Jenderal sudah siap melakukan serangan.


Wu Song dan empat Jenderal yang sudah siap, dengan cepat mengangguk saat Wu Lie menoleh menatap bergantian ke arah mereka.


Wu Lie dengan lantang berkat, “Keberadaan mereka adalah ancaman, secepatnya musnahkan mereka sebelum menjadi ancaman yang lebih besar untuk Kekaisaran Wu!”


Wu Song mengangguk, lalu dia berkata, “Maju dan musnahkan mereka demi kejayaan Kekaisaran Wu!”


Zhang Fu menggelengkan kepalanya, mendengar omong kosong yang keluar dari mulut Wu Lie. Ancaman untuk Kekaisaran Wu, memang apa yang akan dia lakukan pada Kekaisaran terlemah yang berada di alam menengah?


Di sisi lain, Zhang Yu yang geram denggan omong kosong Wu Lie, hanya dengan menjentikkan jari, dia membuat ratusan prajurit Kekaisaran Wu menjadi kabur darah, tapi kejadian itu belum disadari Wu Lie, Wu Song maupun empat Jenderal lainnya.


Wu Lie menatap Zhang Fu dan Zhang Yu dengan kedua mata terbuka lebar, ‘Aku pasti bisa membunuh mereka, dan mengambil seluruh barang berharga yang mereka miliki’ ungkapnya dalam hati.


Setelah menghela nafas panjang, Wu Lie, Wu Song dan empat Jenderal lainnya melesat maju, menyerang Zhang Fu dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang mereka miliki, dan tentunya itu akan menghabiskan seluruh energi spiritual milik mereka.


Zhang Fu dengan mudah menghindari semua senjata dan teknik yang mereka gunakan untuk membuatnya bertemu dengan Dewa Kematian. Namun, bukan Zhang Fu yang akan bertemu dengan Dewa Kematian, melainkan satu persatu dari merek mulai bertemu dengan sosok Dewa Kematian, yang langsung menyeret jiwa mereka ke alam kematian.


Wu Lie sadar dua dari lima Jenderal yang bersama-sama dengannya menyerang Zhang Fu telah musnah, setelah terkena pukulan Zhang Fu yang langsung merubah tubuh keduanya berubah menjadi kabut darah, “Argh! Aku harus membunuhmu!” teriaknya marah.


Tiga orang Jenderal sama marahnya dengan Wu Lie, setelah menyaksikan sendiri kematian dua rekan mereka.


Akan tetapi, sekeras apapun usaha mereka ingin mengalahkan Zhang Fu, usaha mereka hanya menemui kegagalan, dan pada akhirnya mereka berempat jatuh berlutut setelah kehabisan seluruh energi spiritual dalam dantian mereka.


Melihat itu, Zhang Fu berkata dingin pada mereka, “Kalian akan musnah dari alam ini sama seperti sekte teratai putih, tapi bedanya kalian akan musnah di tanganku, sementara sekte bodoh itu musnah di tangan Tuan Mudaku!”


Wu Lie yang mendengar itu seketika tahu alasan kenapa patriak Lei Di tidak menjawab panggilannya, ‘Dia sudah lebih dulu mati sebelum kematian datang menghampiriku! Ternyata benar, kesombongan hanya membawa kehancuran!’ ungkapnya dalam hati, sesaat sebelum gelombang energi yang keluar dari lambaian tangan Zhang Fu membuat dirinya dan tiga Jenderal di dekatnya bertemu dengan Dewa Kematian.


°°°

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2