Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Hari Pertama Di Alam Menengah


__ADS_3

Dipuncak pegunungan yang dipenuhi pohon dan rumput yang mulai mengering, seorang pemuda dengan tubuh tertutupi zirah berwarna emas mendarat di atas tanah, pemuda itu tidak lain adalah Zhang Yu yang baru saja sampai di alam menengah.


Setelah melewati cahaya terang berwarna merah Zhang Yu masih memejamkan kedua matanya, dia baru membuka mata saat merasa tidak lagi ada cahaya menyilaukan di sekitarnya.


Beberapa kali mengerjapkan kedua matanya, Zhang Yu dapat melihat dimana dirinya sekarang, walau dia belum tau tepatnya di wilayah mana saat ini dirinya berada, tapi yang pasti dia dapat merasakan kepadatan energi spiritual di tempatnya saat ini, jauh lebih baik dibandingkan dengan yang ada di alam bawah.


Menyimpan kembali semua perlengkapannya ke dalam ruang penyimpanan, Zhang Yu berjalan menuruni gunung dengan pakaian sederhananya.


Berada di tengah jalan sebelum sampai di kaki gunung, Yuxi memberitahunya kalau Qing Yue telah menyelesaikan kultivasinya, dan ingin keluar untuk melihat keberadaan alam menengah. Selain Qing Yue, ada Zhang Fu yang juga ingin keluar dari dunia kecil.


Dua sosok mendarat di samping Zhang Yu, “Energi spiritual di tempat ini benar-benar jauh lebih padat dari yang ada di alam bawah, tapi energi di sini hanya mampu meningkatkan kekuatan sampai ranah Kaisar Dewa, tapi itu pun perlu waktu yang tidak sebentar,” ungkap Qing Yue yang kini kekuatannya berada di ranah Raja Dewa tingkat 6, jauh melampaui kekuatan Zhang Yu tanpa menggunakan seluruh perlengkapannya.


Zhang Yu dan Zhang Fu mengangguk, setuju dengan apa yang dikatakan Qing Yue.


“Dari yang terlihat di depan kita dan ketebalan energi spiritual di tempat ini, sepertinya kita berada di wilayah barat alam menengah, yang terkenal dengan cuaca panas dan minimnya sumberdaya air. Ditambah keberadaan monster, wilayah ini dapat dikatakan sebagai nerakanya alam menengah,” ujar Zhang Fu.


Zhang Yu menggunakan mata dewanya untuk membuktikan kebenaran perkataan Zhang Fu, dan tidak membutuhkan banyak waktu dia berhasil membuktikan kebenarannya.


“Zhang Fu, aku sudah membuktikan kebenaran perkataanmu, tapi saat aku melihat sekeliling tempat ini sejauh seratus kilometer, aku melihat beberapa kultivator bertarung melawan makhluk aneh. Makhluk itu mungkin yang kamu sebut sebagai monster, tapi aku merasa aneh dengan senjata ataupun binatang yang menjadi pendamping mereka. Keberadaan senjata dan binatang itu, seolah dapat meningkatkan kekuatan mereka,” kata Zhang Yu.


Zhang Fu mencoba mencerna apa yang dikatakan tuannya tentang senjata dan binatang di sisi kultivator, dan hanya beberapa saat dia mengerti apa yang ingin diketahui tuannya.


“Tuan Muda, apa yang ada lihat barusan adalah senjata roh dan binatang roh, atau di alam ini itu biasa disebut Martial Spirit. Satu kekuatan di dalam tubuh kultivator, yang dapat menentukan kecepatan kultivasi, kemampuan, dan potensi seorang kultivator. Ada empat peringkat Martial Spirit di alam ini, Di, Tian, Xian, dan Xuan. Masing-masing peringkat terbagi menjadi 10 tingkat, dan semakin tinggi Martial Spirit seorang kultivator dapat dipastikan dia memiliki masa depan cerah.”


Selesai memberikan penjelasan, Zhang Fu mengeluarkan Martial Spirit miliknya berwujud harimau hitam, yang merupakan Martial Spirit peringkat Xian, tingkat 3. Peringkat Martial Spirit yang tidak terlalu rendah tapi jauh dari apa yang dimiliki para jenius di wilayah timur daratan alam menengah.

__ADS_1


Dengan peringkat Martial Spirit yang dimilikinya, Zhang Fu tidak dipercaya dapat menggantikan posisi Ayahnya sebagai pemimpin klan Zhang di alam menengah, dan semua terbukti saat dia harus menerima kekalahan saat bertarung memperebutkan kursi tuan muda klan Zhang alam menengah.


Lawannya yang memiliki peringkat Martial Spirit jauh di atasnya, dengan mudah mengalahkannya, bahkan mengusirnya ke alam bawah, dan baru boleh kembali setelah berhasil menerobos ranah Dewa Rendah.


Namun, di alam bawah dia justru mendapatkan keberuntungan besar, setelah bertemu dengan Zhang Yu, bahkan karenanya sekarang dia telah mencapai ranah kekuatan yang sebelumnya terasa mustahil untuk dia capai, dengan peringkat Martial Spirit miliknya.


Mendengar penjelasan Zhang Fu, Zhang Yu menjadi penasaran dengan Martial Spirit miliknya, apa mungkin dia juga memiliki Martial Spirit seperti yang dimiliki Zhang Fu?


Segera saja Zhang Yu bertanya, bagaimana cara mengetahui peringkat Martial Spirit seorang kultivator, “Zhang Fu, apa ada persyaratan khusus untuk mengetahui peringkat Martial Spirit seorang kultivator?”


“Biasanya kultivator yang usianya masih berada di bawah 50 tahun, mereka masih diizinkan mengikuti upacara pembangkitan Martial Spirit. Aku tidak tahu sekarang bulan dan tahun berapa di alam ini, tapi dengan melihat posisi matahari, beberapa hari lagi akan diadakan upacara pembangkitan Martial Spirit di klan Zhang. Kalau Tuan Muda ingin mengikuti acara itu, sebaiknya kita segera pergi ke arah timur, karena wilayah klan Zhang berada di wilayah timur alam menengah. Dapat dikatakan klan Zhang adalah penguasa tunggal wilayah timur,” ungkap Zhang Fu, mengingat upacara tahunan yang dilakukan di klan Zhang.


Zhang Yu sekarang tahu tempat mana yang akan menjadi tujuan pertamanya begitu sampai di alam menengah.


Qing Yue mengangguk, dan menunjukkan senyuman dibalik cadar tipis berwarna putih yang selalu dia gunakan saat tidak sedang berduaan dengan Zhang Yu.


Ketiganya segera saja melayang ke langit, dan terbang ke arah timur. Dari apa yang diperkirakan Zhang Fu, dengan kecepatan puncaknya, setidaknya butuh tujuh hari perjalanan untuk sampai di klan Zhang.


Terus terbang dengan kecepatan ranah Dewa Bumi tingkat puncak, menjelang malam Zhang Yu, Qing Yue, dan Zhang Fu akhirnya sampai di kota pertama yang mereka lihat setelah sampai di alam menengah.


Dua dari puluhan penjaga gerbang kota menghalangi Zhang Yu dan yang lainnya saat ingin memasuki kota, “Tunjukkan identitas kalian!” katanya.


Zhang Fu maju satu langkah ke depan Zhang Yu, lalu dia menunjukkan lencana giok yang merupakan tanda pengenal klan Zhang, “Tuan, saya Zhang Fu, dan yang di belakang saya adalah Yang Terhormat Tuan Muda Zhang Yu, kami baru kembali dari ujung wilayah barat, dan akan kembali ke wilayah timur, ” ungkapnya.


Penjaga gerbang segera mempersilahkan Zhang Yu, Qing Yue, dan Zhang Fu masuk kedalam kota, tanpa memungut pajak memasuki kota. Akan tetapi Zhang Yu merasa ada keanehan saat salah satu penjaga gerbang lari kedalam kota begitu Zhang Fu menunjukkan lencana giok tanda pengenal milik klan Zhang.

__ADS_1


Namun, dikarenakan tidak merasakan adanya niatan buruk dari mereka, Zhang Yu memilih membiarkan mereka, dan dengan langkah santai dia masuk kedalam kota yang cukup sepi untuk dikatakan sebagai sebuah kota.


Samar-samar, saat melintasi jalanan kota, mereka mendengar apa yang ramai dibicarakan penduduk kota.


“Apa kau tahu kalau besok akan terjadi gelombang monster yang setiap tahunnya menyerang kota ini?”


“Bukan hanya tahu, tapi aku dengar dari penjaga gerbang, tahun ini jumlah monster yang akan datang, diperkirakan jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.”


“Ribuan penduduk telah mengungsi pergi meninggalkan kota ini, tapi aku tidak akan pernah meninggalkan kota ini, sekalipun aku harus mati dan tubuhku menjadi makanan monster.”


“Aku juga akan tetap tinggal di kota ini. Walau hanya seorang Saint tingkat 8, setidaknya aku ingin membawa satu monster pergi bersamaku ke alam kematian!”


“Sekalipun ada bantuan dari dua Jenderal Kekaisaran Langit dan puluhan ribu tentara langit, aku masih belum yakin mereka dapat mengalahkan jutaan monster yang akan segera datang. Walau kecil kemungkinan kita semua berhasil mempertahankan kota ini, alangkah baiknya kalau kita tidak patah semangat dan terus berjuang sampai nafas terakhir!”


Zhang Yu yang mendengar pembicaraan mereka tersenyum senang dengan semangat pantang menyerah yang mereka miliki, sekali pun hanya kematian yang menanti mereka.


‘Jika memang kota ini akan di serang jutaan monster, bukankah ini kesempatan baik bagiku untuk meningkatkan kekuatan, sekaligus memperbanyak poin sistem yang aku miliki’ ujar Zhang Yu dalam hatinya.


Zhang Yu menatap bergantian Qing Yue dan Zhang Fu, “Sepertinya kita akan berada di kota ini sampai berakhirnya gelombang monster!”


°°°


Bersambung...


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2