
Xin Qian, Xin Yang dan Xin Wang melayang di langit, melihat kobaran api yang semakin membesar, melahap seluruh wilayah istana Kekaisaran Bai, bersama seluruh penghuninya.
Sejenak mereka menundukkan kepala, menyentuh dada, berharap supaya orang-orang yang mati terlahir kembali sebagai sosok yang lebih baik dari kehidupan sebelumnya. Selesai melakukan itu, mereka bersiap melakukan perjalanan kembali menuju Benua Selatan.
“Saudara, entah kenapa aku memiliki firasat buruk dengan keberadaan Benua Timur,” ujar Xin Qian.
Xin Wang memejamkan mata, mencoba merasakan kejanggalan di Benua Timur yang berjarak puluhan ribu kilometer dari tempatnya. Walau sangat tipis, dia dapat merasakan aura gelap yang sangat mengerikan berasal dari tempat itu.
“Sesuatu yang lebih kuat dan mengerikan telah menanti di Benua Timur. Mungkin, setelah memusnahkan mereka, barulah Tuan dapat pergi meninggalkan alam ini menuju alam menengah,” kata Xin Wang, dia yakin tuannya dapat membawa alam bawah keluar dari kehancuran, sebelum pergi meninggalkannya.
Xin Qian dan Xin Yang mengangguk mendengar perkataan Xin Wang, “Tuan memiliki takdir besar. Perjalanan menuju alam menengah adalah awal dari perjalanan panjang Tuan, mencapai titik tertinggi yang hanya berada di satu jengkal dari kedudukan sang Pencipta,” ungkap Xin Qian yang sejak terpanggil menjadi pelayan Zhang Yu, dia dibekali ingatan buram tentang takdir besar yang diemban tuannya.
Mendengar itu Xin Yang kembali menganggukkan kepalanya, diikuti Xin Wang yang melakukan hal yang sama.
Kembali ketiganya fokus melanjutkan perjalanan bersama sepuluh ribu tentara Dewa yang melesat cepat mengikuti tepat di belakang mereka. Dengan kecepatan seperti sekarang, setidaknya butuh dua hari perjalanan untuk sampai ke wilayah Benua Selatan.
°°°
Istana Kekaisaran Qing.
Waktu terus berjalan, tanpa terasa Zhang Yu dan yang lainnya telah satu bulan menjalani kehidupan di Kekaisaran Qing.
Dalam kurun waktu satu bulan, terjadi banyak perubahan di Kekaisaran Qing terutama dalam kekuatan. Sekarang kekuatan Kekaisaran Qing dapat disetarakan dengan kekuatan sekte besar di Benua Tengah.
Kaisar dan Permaisuri telah menerobos ke ranah Immortal, dan tak lama lagi mereka dapat menerobos ke ranah Dewa Rendah. Akan tetapi Permaisuri memilih untuk menunda terobosannya, dan berfokus menjaga kandungannya yang semakin membesar.
__ADS_1
Setiap prajurit di Kekaisaran juga mengalami peningkatan yang sulit diterima akal sehat manusia. Ranah Kaisar hanya diakui sebagai prajurit biasa di Kekaisaran Qing, untuk para Jenderal sendiri berada di ranah Saint, dan wakil mereka haruslah berada di ranah Nirwana tingkat puncak. Qing Yue dan yang lainnya juga mengalami peningkatan kekuatan, dan semua saat ini rata di ranah Dewa Bumi. Hanya tingkatan saja yang membedakan kekuatan mereka.
Di empat sudut Benua Selatan juga telah terpasang artefak yang dapat mengumpulkan energi spiritual, yang membuat energi spiritual Benua Selatan menyamai, atau bahkan telah melebihi kepadatan energi spiritual di Benua Tengah.
Zhang Yu sendiri hanya mendapatkan dua kali terobosan selama satu bulan ini, yang membuat kekuatannya meningkat ke tingkat tiga ranah Jenderal Dewa.
Untuk delapan Raja yang membuat kekacauan saat acara pernikahan Zhang Yu, mereka telah dijatuhi hukuman mati bersama hukuman mati yang diberikan pada Kaisar Bai Kuang.
Pagi ini di halaman istana Kekaisaran Qing sudah banyak orang berkumpul untuk mengantar kepergian Zhang Yu dan yang lainnya. Mereka semua tahu kalau Zhang Yu adalah sosok dibalik perubahan besar di seluruh wilayah Benua Selatan. Selain menyematkan nama Pahlawan Kekaisaran, semua orang setuju untuk menyematkan nama Pahlawan Benua pada Zhang Yu.
Zhang Yu adalah Pahlawan di Benua Selatan, sampai kapanpun seluruh jasanya akan selalu diingat seluruh penduduk Benua Selatan.
Zhang Yu sendiri hanya tersenyum menanggapi nama yang disematkan penduduk Benua Selatan padanya, dan setelah berpamitan pada Ayah dan Ibu mertuanya Zhang Yu yang ditemani Qing Yue segera melayang ke langit.
“Suatu hari aku akan kembali untuk melihat perkembangan Benua Ini,” kata Zhang Yu sebelum sosoknya menghilang begitu juga dengan Qing Yue yang sudah menjadi istrinya.
Zhang Yu dan Qing Yue melesat dengan sangat cepat kearah Benua Timur yang sudah sepenuhnya berada di bawah kekuasaan bangsa iblis, bahkan beberapa hari yang lalu, ribuan iblis mendatangi perbatasan Benua Timur dan Benua Selatan, tapi keberadaan mereka segera dimusnahkan Zhang Fu, Zhang Kay dan Zhang Zhe yang berjaga di perbatasan.
Menggunakan kecepatan puncak ranah Dewa Tinggi, dalam satu hari Zhang Yu dan Qing Yue akan sampai di wilayah perbatasan, dan butuh satu hari lagi untuk sampai di wilayah Benua Timur.
Satu hari berlalu.
Zhang Fu, Zhang Kay dan Zhang Zhe yang sedang menjaga wilayah perbatasan, tiba-tiba mereka merasakan kehadiran Zhang Yu dan Qing Yue. Segera saja mereka pergi ke arah keberadaan dua sosok, yang sudah mereka nanti kedatangannya.
“Bagaimana keadaan kalian? Apa semuanya baik-baik saja?” tanya Zhang Yu saat Zhang Fu dan orang lainnya datang menyambut kedatangannya.
__ADS_1
“Tuan Muda kami semua dalam keadaan baik, dan hanya ada beberapa tikus yang setiap harinya mencoba melewati perbatasan menuju wilayah Benua Selatan.” kata Zhang Fu memberi jawaban.
Zhang Yu tersenyum tipis mendengar itu, “Kalian ingin ikut kami pergi ke Benua Timur, atau sejenak beristirahat di dunia kecil?”
“Kami tidak merasa lelah selama berada di tempat ini. Jadi, lebih baik kami ikut dengan Tuan Muda dan Nyonya Yue,” kata Zhang Fu mewakili dua orang lainnya, sementara untuk lima pelayan Zhang Fu mereka masih melanjutkan kultivasi di dunia kecil Zhang Yu.
“Kalau begitu, kita bisa pergi sekarang! Semakin cepat kita sampai di Benua Timur dan memusnahkan mereka, semakin cepat juga kita dapat pergi ke alam menengah,” ujar Zhang Yu yang sudah tidak sabar pergi ke alam menengah.
“Apa Tuan Muda nantinya akan mengunjungi kediaman cabang klan Zhang yang berada di alam menengah? Kalau Tuan Muda pergi ke sana, mungkin kita dapat menarik mereka ke sisi kita untuk melawan ketidak adilan yang diberlakukan klan utama!” kata Zhang Fu yang ingin membuat keluarganya berada di sisi tuannya.
Zhang Yu sejenak berpikir, lalu dia berkata, “Aku pasti mengunjungi mereka, tapi hanya orang-orang yang benar-benar dapat dipercaya yang akan aku izinkan berdiri di sisiku. Selagi mereka masih memiliki kesetiaan dengan klan utama, mereka tidak akan pernah bisa berada di sisiku, untuk melawan ketidak adilan klan utama.”
Zhang Fu mengangguk mengerti setelah mendengar perkataan tuannya, “Walau tidak banyak, tapi saya yakin ada orang yang sudah tidak ingin hidup dibawah ketidakadilan klan utama,” ungkapnya.
“Aku juga tidak ingin membawa banyak orang berada di sisiku karena semakin banyak orang hanya akan membuatku kesulitan mengatur mereka. Lebih baik aku memiliki sedikit orang, tapi mereka benar-benar dapat aku percaya,” ujar Zhang Yu.
Setelah itu tak ada lagi percakapan diantara Zhang Yu dan yang lainnya. Mereka terus melesat ke arah Benua Timur, dengan kecepatan yang membuat tubuh mereka selayaknya lesatan cahaya yang menghiasi langit.
“Aura kegelapan yang sangat mengerikan. Wilayah Benua Timur sepertinya sudah jatuh ke dalam kekuasaan bangsa iblis,” kata Zhang Yu merasakan aura kegelapan yang menyelimuti seluruh wilayah Benua Timur.
Melihat dengan kedua matanya sendiri, Qing Yue setuju dengan apa yang dikatakan suaminya.
“Walau kecil, aku berharap ada manusia yang masih bertahan di dalam pekatnya aura kegelapan tempat itu,” ungkap Qing Yue.
°°°
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...