Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Array Penghapus Segel


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Di dalam kamar penguasa Alam Es Zhang Lao masih menemani penguasa Alam Es minum arak, sembari menunggu Zhang Yu menyelesaikan pembuatan array.


Selama dua jam belasan botol arak telah dihabiskan oleh penguasa Alam Es, yang membuat pria itu hampir kehilangan kesadarannya. Meski keadaan penguasa Alam Es sangat lemah, Zhang Lao tidak berani berbuat macam-macam padanya karena dia tahu ada dua sosok kuat yang menjaga penguasa Alam Es.


“Begitu dia kehilangan kesadaran, secepatnya aku harus pergi dari tempat ini,” gumam Zhang Lao sangat pelan.


Meskipun kekuatannya telah meningkat setelah inti Alam Binatang menyatu dengan dirinya, tapi kekuatannya masih belum cukup untuk mengalahkan dua sosok penjaga penguasa Alam Es.


Pergi secepatnya setelah penguasa Alam Es kehilangan kesadarannya, adalah pilihan yang tepat daripada berusaha mencelakai penguasa Alam Es, yang justru dapat membuat dirinya terjebak dalam masalah.


Tak lama setelah botol ke dua puluh habis, penguasa Alam Es benar-benar telah kehilangan kesadarannya, dan diwaktu bersamaan Zhang Yu telah menyelesaikan array yang dia buat.


Melihat pekerjaannya telah selesai, Zhang Lao bersiap meninggalkan kamar penguasa Alam Es. Akan tetapi, dia tidak bisa begitu saja keluar karena masih ada dua sosok yang terus mengawasi pergerakannya.


Untuk kengecoh kedua sosok itu, Zhang Lao berpura-pura melakukan apa yang biasa dilakukan pelayan pada tuannya. Masih dengan wujud wanita, dia menyelimuti tubuh penguasa Alam Es dengan selimut, lalu membersihkan botol arah yang berserakan di sekitar tempat tidur.


Memasukkan botol kosong ke dalam suatu wadah dan melangkahkan kaki berjalan keluar kamar, Zhang Lao merasa dua sosok penjaga penguasa Alam Es tak lagi mengawasi pergerakannya.


Senyum terlihat di wajah Zhang Lao setelah dia berhasil keluar meninggalkan kamar penguasa Alam Es. Terus berjalan, akhirnya Zhang Lao sampai di pintu keluar, tapi langkah kakinya harus terhenti saat seorang prajurit penjaga menghentikannya.


Zhang Yu pun menghentikan langkahnya, dan menunggu prajurit yang sedang berjalan ke arahnya. Saat berada di hadapannya, prajurit itu tanpa berkedip menatap tubuhnya dari ujung kaki sampai ujung kepala.


“Apa Yang Mulia tidak menyentuh tubuhmu?” tanya prajurit itu.


Zhang Yu menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata, “Yang Mulia terlalu banyak minum dan belum sempat melakukannya. Namun, sebelumnya Yang Mulia sempat mengatakan kalau aku adalah wanitanya...”

__ADS_1


Prajurit itu tiba-tiba saja memegang lengan Zhang Lao, tapi di dengan cepat melepaskan apa yang dia pegang karena dia tahu hidupnya tak akan lama kalau dia berani menyentuh apa yang sudah diakui kepemilikan oleh penguasa Alam Es.


Prajurit itu lalu membiarkan Zhang Lao pergi meninggalkan kediaman penguasa Alam Es, dan tak sedikitpun prajurit itu menaruh kecurigaan pada Zhang Lao.


“Aku sepertinya sudah jatuh cinta dengan wanita itu. Cantik dan idah, Yang Mulia sangat beruntung dapat mencicipi kehangatan tubuhnya!” gumam prajurit sembari terus menatap Zhang Lao tanpa berkedip.


“Ini sangat buruk! Ini kali pertama dan terakhir aku menyamar menjadi seorr wanita, di masa depan aku tidak akan mengulanginya!” kata Zhang Lao yang sudah berada di tempat sepi dan tersembunyi.


“Tidak baik juga telalu lama di tempat ini. Sebaiknya aku segera ke tempat Tuan!” ungkap Zhang Lao srmbari melepas cincin penyamaran yang baru dia gunakan, lalu dia meledat pergi ke tempat Zhang Yu.


“Array yang membentang ke empat arah kota. Aku tidak membayangkan seberapa banyak energi spiritual yang dihabiskan Tuan untuk membuat semua itu,” gumam Zhang Lao sembari melihat array buatan tuannya.


Sampai di tempat tujuannya, Zhang Lao langsung saja menyerahkan kembali cincin penyamaran pada Zhang Yu, dan berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak lagi memakai cincin penyamaran di masa yang akan datang.


Senyuman terlihat di wajah Zhang Yu saat Zhang Lao mengembalikan cincin penyamaran padanya, sejak awal dia sudah memperkirakan kalau Zhang Lao tidak mungkin menyukai penyamarannya menjadi seorang wanita.


Zhang Yu menyimpan cincin penyamaran ke dalam cincin penyimpanan miliknya, lalu dia kembali pada Array yang siap diaktifkan kapanpun dia menginginkannya.


“Tidak ada masalah yang belum terselesaikan, tapi aku masih menunggu waktu yang tepat untuk mengaktifkan array, dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukannya!” kata Zhang Yu lalu dia mengaktifkan array yang dapat menghapus keberadaan segel teratai es di setiap prajurit Alam Es.


Begitu array diaktifkan, ratusan ribu prajurit Alam Es langsung kehilangan segel teratai es di lengan mereka, dan jumlah itu semakin banyak seiring waktu yang terus berjalan.


Sementara itu, penguasa Alam Es yang telah kehilangan kesadaran, dia tidak tahu menahu tentang apa yang sedang terjadi di Alamnya.


Kalaupun dia tahu apa yang sedang terjadi, itu sudah sangat terlambat, dan dia tidak bisa melakukan apa-apa untuk mencegah apa yang sedang terjadi. Pada akhirnya dia tetap kehilangan segel teratai es yang telah dia tanam di lengan seluruh prajurit Alam Es.


“Dengan begini, penguasa Alam Es tidak lagi dapat meningkatkan kekuatannya seperti yang pernah dilakukan Dewa Iblis di masa lalu,” kata Zhang Yu.


Zhang Lao yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya, lalu dia menatap array yang seolah sedang menyerap sesuatu yang berada di dalam kubah array.

__ADS_1


“Meski dia tak lagi bisa meningkatkan kekuatan dengan memanfaatkan kekuatan orang lain, sebaiknya kita tetap mewaspadai kejutan lainnya yang sudah dia persiapkan!” ungkap Zhang Yu tidak meremehkan kekuatan yang dimiliki penguasa Alam Es.


Zhang Lao kembali menganggukkan kepalanya, lalu dia bertanya pada Zhang Yu, “Tuan, berapa waktu yang diperlukan untuk menghapus seluruh segel teratai es yang tertanam di seluruh lengan prajurit Alam Es?...”


Mendengar pertanyaan Zhang Lao, Zhang Yu segera mendiskusikan jawabannya dengan Yuxi, dan tak butuh waktu lama dia telah mendapatkan jawabannya.


“Tak lama lagi ini semua akan selesai,” jawab Zhang Yu.


“Kalau kamu ingin pergi ke Dunia Abadi, aku bisa membukakan portal untukmu!” kata Zhang Yu sembari menolehkan kepalanya, menatap Zhang Lao yang berada di sebelahnya.


Zhang Lao yang mendengar itu segera menganggukkan kepalanya, “Aku tetap di sini menemani Tuan, dan memastikan keamanan Tuan!” katanya tegas.


“Apa kamu tidak merindukan Permaisuri Alam Binatang yang bahkan belum kamu sentuh setelah pernikahan kalian?” tanya Zhang Yu sembari menyunggingkan senyuman di wajahnya.


“Ak-Aku belum terpikirkan melakukan itu dengannya. Mungkin, aku baru melakukan itu dengannya setelah kembali ke Alam Binatang,” jawab Zhang Lao dengan wajah merona merah.


“Kalau ingin melakukannya, ya tinggal melakukannya, kenapa juga harus menunggu kembali ke Alam Binatang? Bukannya di Dunia Abadi kamu memiliki istana yang begitu kegah, kenapa tidak melakukan semuanya di tempat itu?” tanya Zhang Yu semakin membuat wajah Zhang Lao merona merah.


Zhang Lao hanya diam sambil menundukkan kepalanya setelah mendengar apa yang ditanyakan Zhang Yu padanya.


“Tu-Tuan, bukannya kita sebaiknya menyelesaikan dulu permasalahan dengan penguasa Alam Bunga?” kata Zhang Lao balik bertanya.


Zhang Yu yang mendengar itu hanya bisa menggelengkan kepalanya. Jelas dia dapat melihat kalau Zhang Lao masih belum bisa bersikap selayaknya seorang suami di hadapan Lien Shui, ‘Saudari Lien Shui harus sabar berhadapan dengan pria sepertinya,’ kata Zhang Yu dalam hati.


Menunggu array yang dibuatnya menyelesaikan apa yang harus diselesaikan, Zhang Yu hanya duduk berdiam diri sembari membiarkan energi spiritual dingin di Alam Es memsuki tubuhnya.


“Energi spiritual dingin di tempat ini sangat baik untuk meningkatkan kekuatan elemen es di dalam tubuhku,” kata Zhang Yu terus membiarkan energi spiritual dingin memasuki tubuhnya.


°°°

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2