
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Perang besar Kekaisaran Han dan Kekaisaran Qing berakhir dengan kemenangan besar Kekaisaran Qing, setelah memusnahkan seluruh prajurit dan Jenderal Kekaisaran Han, termasuk kematian Kaisar Han Liu Yan di tangan pemuda yang berasal dari Klan Zhang.
Kabar kemenangan Kekaisaran Qing dengan cepat menyebar ke seluruh daratan alam atas. Kekaisaran Zhou yang menjalin kerjasama dengan Kekaisaran Han, segera menarik mundur prajurit mereka dari perbatasan Kekaisaran Qing, yang sebelumnya mereka ingin membantu Kekaisaran Han menaklukkan Kekaisaran Qing.
Dengan kematian Kaisar Han Liu Yan bersama lima Jenderal utama Kekaisaran Han, kekuatan Kekaisaran Han jauh menurun, apalagi saat ini Kekaisaran Han hanya mengandalkan kekuatan Putra Mahkota dan kekuatan lima Jenderal utama yang bertugas menjaga wilayah ibukota Kekaisaran.
Sementara itu, di istana Kekaisaran Alam Atas, Kaisar Yin Wugou semakin menaruh curiga pada Klan Zhang, dan menganggap mereka terlibat dalam kematian putranya.
Tak ingin menunda banyak waktu, Kaisar Yin Wugou mengirim lebih banyak orang untuk mencari keberadaan pembunuh putranya di wilayah Klan Zhang, terutama memata-matai pemuda Klan Zhang yang berhasil mengalahkan Kaisar Han Liu Yan yang kekuatannya hanya satu tingkat di bawahnya.
“Dengan kekuatan sebesar itu, seharusnya namanya sudah terdengar sampai ke telingaku, tapi anehnya selama ini aku tidak pernah mendengar adanya pemuda super jenius dari Klan Zhang bernama Zhang Yu, yang kekuatannya dapat mengalahkan Han Liu Yan, seorang kultivator ranah Dewa Immortal Agung. Sebaiknya mulai sekarang aku lebih mewaspadai keberadaan pemuda itu! Dengan kekuatannya yang sekarang dan usianya yang masih begitu muda, dia adalah ancaman sesungguhnya untuk Kekaisaran Alam Atas,” ungkap Kaisar Yin Wugou.
“Aku tidak boleh lengah, secepatnya aku harus meningkatkan kekuatan, untuk tetap menjadikan diriku sebagai sosok terkuat di alam ini. Dengan semakin bertambah kuat, aku akan segera bisa menobatkan diri sebagai penguasa alam ini.”
Kaisar Yin Wugou mengeluarkan berbagai sumberdaya yang dikumpulkannya, untuk meningkatkan kekuatannya ke tingkat puncak ranah Dewa Immortal Agung. Dengan tidak diizinkannya kultivator ranah Dewa Surgawi di alam atas, dengan memiliki kekuatan ranah Dewa Immortal Agung tingkat puncak, dapat dipastikan dia akan menjadi sosok terkuat di alam atas.
Kaisar Yin Wugou duduk bersila, dan mulai meningkatkan kekuatannya dengan menyerap semua sumberdaya yang ada di depannya, meski sumberdaya yang dimilikinya belum cukup untuk membuatnya mendapat terobosan, setidaknya dia semakin dekat pada titik yang membuatnya akan segera mendapat sebuah terobosan.
Ketika Kaisar Yin Wugou memulai kultivasinya, orang-orang yang dia beri tugas mengawasi Klan Zhang telah berangkat menuju Klan Zhang.
“Klan Zhang ini, kalau benar mereka terlibat dalam kematian Pangeran dan para Tuan Muda bangsawan, dengan senang hati tangan ini akan membuat Klan itu rata dengan tanah!”
__ADS_1
“Cih, hanya dengan kekuatan ranah Dewa Immortal Bumi kau ingin meratakan Klan itu? Apa kau lupa di Klan itu ada sosok pemuda yang telah mengalahkan Kaisar Han Liu Yan, yang kekuatannya hampir menyamai kekuatan Yang Mulia Kaisar?”
“Aku tidak lupa akan itu, tapi dengan keberadaan Yang Mulia Kaisar, aku yakin, sekuat apapun pemuda itu, dia masih bukan lawan sepadan untuk Yang Mulia. Mungkin, pemuda itu akan mati dalam satu serangan!”
“Semoga saja itu terjadi.”
Dua orang yang mendapatkan tugas dari Kaisar Yin Wugou, terus melanjutkan perjalanannya menuju Klan Zhang. Dengan kecepatan puncak mereka, butuh waktu dua hari untuk sampai di wilayah Klan Zhang.
°°°
Swiss...
Swiss...
Swiss...
“Cucuku, maafkan kakekmu ini yang telah membuat kesalahan besar pada kedua orang tuamu. Hanya dengan mendengarkan kesaksian yang menyudutkan mereka, dan tanpa mendengar pembelaan mereka, aku begitu saja menjatuhkan hukuman yang tak seharusnya diterima oleh mereka,” ungkap Zhang Xinhua penuh penyesalan.
Zhang Yu sedikit membungkukkan tubuhnya, memegang bahu Zhang Xinhua, dan perlahan dia membantu pria tua itu bangkit berdiri. “Aku sudah memaafkan Kakek, tapi aku tidak akan pernah memberi maaf pada mereka yang telah menfitnah Ayah dan Ibuku!” kata Zhang Yu tegas.
Zhang Xinhua dan Zhang Quro tidak terkejut mendengar perkataan Zhang Yu, mereka sendiri tidak sabar memberi hukuman pada ketua agung, dan ketua pertama Klan Zhang yang terbukti menfitnah Zhang Tian dan Lu Ning. “Cucuku, apa kamu ingin memberi hukuman pada mereka saat ini juga? Kalau saat ini juga kamu ingin melakukan itu, dengan seng hati aku akan menyeret mereka ke tempat ini,” ungkap Zhang Xinhua.
Zhang Yu sejenak berpikir, tapi tak lama dia menganggukkan kepalanya sambil berkata, “Kakek, Paman, sekalian kumpulkan semua orang untuk menjadi saksi hukuman yang akan aku berikan pada mereka!”
Keduanya mengangguk dan segera membagi tugas. Zhang Xinhua pergi ke penjara Klan untuk menyeret ketua agung dan ketua pertama. Sedangkan Zhang Quro, setelah mengantarkan Zhang Yu dan ketiga istrinya ke aula Klan Zhang, dia memberi pesan telepati pada para petinggi Klan untuk segera berkumpul di aula Klan.
__ADS_1
Mendengar pesan yang disampaikan Zhang Quro, semua orang tahu kalau hari ini adalah hari dimana ketua agung dan ketua pertama akan mendapat hukuman atas perbuatan mereka di masa lalu, yang menyebabkan Zhang Tian dan Lu Ning dihukum, atas kesalahan yang tidak pernah diperbuat oleh mereka.
Ketua kedua, ketiga, dan kelima yang sebelumnya berada di Klan Qin membantu Klan Qin dari gempuran Kekaisaran Han, dan melihat kematian yang menimpa ketua keempat. Walau masih lelah karena baru saja kembali ke Klan, mereka bergegas pergi ke aula Klan karena tidak ingin bernasib sama dengan ketua keempat.
Zhang Yu yang sudah terlebih dahulu berada di aula Klan, menunjukkan senyuman di wajahnya melihat kedatangan petinggi Klan Zhang, tapi aura mengerikan merembes keluar dari tubuhnya saat ada yang menatap penuh minat ke arah ketiga istrinya.
“Lebih baik jaga pandangan kalian sebelum hal buruk menimpa kalian, selayaknya yang sudah menimpa ketua kedua!” kata Zhang Quro yang tubuhnya bergetar saat merasakan aura yang merembes keluar dari tubuh Zhang Yu.
Zhang Quro duduk di tempatnya, mencoba menenangkan dirinya, ‘Kakak Tian saja yang kekuatannya sudah jauh di atasku takut padanya, apa lagi aku yang jelas-jelas jauh lebih lemah darinya yang dapat mengalahkan Kaisar Han Liu Yan!’ ungkapnya dalam hati.
Tak lama semua petinggi Klan Zhang telah berkumpul di aula Klan, begitu juga dengan Zhang Xinhua yang sudah memasuki aula Klan dengan menyeret tubuh ketua agung dan ketua pertama yang sudah lebih dari seratus hari mendekam di dalam penjara khusus tanpa asupan makanan dan minuman.
Zhang Xinhua melempar dua tubuh yang dia seret ke tengah aula Klan, lelu dia duduk di tempatnya, “Kalian semua sudah tau apa yang menjadi kesalahan dua orang ini, dan hari ini mereka akan mendapat hukuman yang sepadan dengan apa yang sudah mereka lakukan. Namun bukan aku yang akan memberi hukuman pada mereka, melainkan hukuman itu akan diberikan putra Zhang Tian dan Lu Ning! Cucuku, kamu bebas memberi hukuman apapun pada mereka!” Zhang Xinhua menatap Zhang Yu yang menunjukkan senyuman tipis di bibirnya.
Zhang Yu bangkit dari tempat duduknya, melangkah maju mendekati ketua agung dan ketua pertama, “Bagaimana kalau kalian menghancurkan kultivasi yang kalian miliki, dan selamanya menjadi budakku untuk bekerja di kebun tanaman herbal yang aku miliki? Setidaknya hukuman itu lebih baik daripada aku langsung membunuh kalian!”
Untuk beberapa alasan, Zhang Quro dan Zhang Xinhua setuju dengan hukuman yang diberikan Zhang Yu, “Aku merasa hukuman itu memang jauh lebih baik daripada menyiksa mereka sampai mati. Dengan hancurnya kultivasi dan menjadikan mereka sebagai budak seumur hidup, itu jauh lebih berguna daripada langsung mengirim mereka ke Alam kematian!” ungkap Zhang Xinhua.
Ketua agung dan ketua pertama yang merasa mati jauh lebih baik daripada kehilangan kekuatan dan menjadi budak seumur hidup, keduanya mencoba mengakhiri hidup dengan mengarahkan serangan menuju jantung mereka, tapi apa yang mereka lakukan disadari Zhang Yu, yang langsung saja mengalungkan kalung budak ke leher mereka, membuat ketua agung dan ketua pertama mau tidak mau harus menuruti keinginan Zhang Yu.
Argh...
Jerit keduanya terdengar saat Zhang Yu menghancurkan dantian mereka, “Jangan berharap kalian bisa mengakhiri hidup sebelum menyelesaikan hukuman dariku, walau sampai mati sekalipun kalian tidak akan pernah bisa menyelesaikan hukuman itu!”
°°°
__ADS_1
Bersambung...