
Menjelang malam, Zhang Yu dan yang lainnya memilih berhenti di Kota Liang, yang masih berjarak ribuan kilometer dari hutan iblis yang menjadi tujuan mereka.
“Qing Yue, bagaimana kalau kita bermalam di kota ini dan melanjutkan perjalanan esok hari?” ujar Zhang Yu, yang terkesan dengan keindahan dan ketenangan Kota Liang.
“Aku masih bingung bagaimana cara memanggilmu, bagaimana kalau aku memanggilmu kakak Yu? Kebetulan kita memiliki perbedaan usia satu tahun,” ujar Qing Yue tanpa keraguan.
Seorang kultivator dapat mengetahui usia seseorang hanya dari aura yang dikeluarkannya. Jadi, wajar bagi Qing Yue mengetahui usia Zhang Yu.
“Panggil aku sesuai keinginanmu,” balas Zhang Yu.
Mendengar balasan Zhang Yu, Qing Yue menunjukkan senyuman di balik cadar nya, sebuah senyuman yang jarang dia tunjukkan sekali pun pada orangtuanya. Entah kenapa dia merasa senang, saat Zhang Yu mengizinkan dia memanggilnya kakak.
Zhang Yu yang menganggap Qing Yue menyetujui niatnya untuk bermalam di Kota Liang, dia menggiring Qing Yue dan dua pelayannya ke lokasi penginapan yang berada di tengah Kota Liang, dan kebetulan di dekat tempat itu ada restoran yang menyajikan hidangan terbaik di Kota Liang.
Zhang Yu mengetahui keberadaan tempat itu dari Yuxi yang sudah memetakan semua tempat terbaik di Kota Liang.
“Malam ini kita akan bermalam di tempat ini,” ungkap Zhang Yu, menggandeng lengan Qing Yue masuk kedalam penginapan yang memiliki empat lantai, dan terdapat tiga tingkatan kamar dengan kemewahan, dan kenyamanan yang berbeda-beda.
Zhang Yu sendiri langsung menyewa kamar terbaik seharga seribu koin emas untuk satu malamnya, atau setara dengan satu poin sistem.
Namun, hanya tersisa dua kamar terbaik yang bisa Zhang Yu sewa, karena kamar yang lain sudah di sewa orang lain. Dengan terpaksa Zhang Yu menyuruh Zhang Zhe untuk satu kamar dengan Qing Yue, sementara dirinya akan tinggal satu kamar dengan Zhang Kay.
Berjalan menuju lantai empat dengan diantar pelayan yang melayaninya di bawah, rombongan Zhang Yu sempat berpapasan dengan rombongan yang terdiri dari tiga pria dan enam wanita, dan rata-rata orang-orang itu merupakan kultivator ranah Kaisar, dan ada satu orang berada di ranah Penguasa.
Zhang Yu yang sudah berada di depan pintu kamarnya, dia bertanya pada pelayan, “Apa telah terjadi sesuatu di Kota ini? Aku lihat, banyak kultivator yang berdatangan ke Kota,”
Saat memasuki kota, Zhang Yu melihat banyaknya kultivator mengantre masuk ke Kota Liang, dan rata-rata dari mereka merupakan kultivator di ranah Kaisar, dan Penguasa.
__ADS_1
“Tuan, akhir-akhir ini muncul sekelompok orang berjubah hitam, yang menyerang Kota saat malam. Banyak orang mengatakan mereka adalah bangsa iblis, dan karena itu Penguasa kota memutuskan memanggil banyak kultivator untuk bersama-sama menjaga kota. Ribuan koin emas disiapkan, dan akan diberikan bagi siapapun yang berhasil membunuh mereka.”
Setelah mendengar jawaban pelayan, Zhang Yu meminta Yuxi mencari keberadaan bangsa iblis di sekitaran Kota Liang.
“Kamu bisa kembali, dan ini untukmu!” Zhang Yu memberikan sebuah kantong penyimpanan, yang di dalamnya terdapat seratus koin emas.
Pelayan itu segera undur diri setelah memberi penghormatan pada Zhang Yu dan yang lainnya.
“Tuan Muda, sepertinya kita tidak bisa istirahat dengan tenang malam ini. Bangsa iblis mulai terang-terangan menyerang manusia, jika kita hanya diam dan membiarkan mereka berbuat seenaknya, akan jatuh banyak korban, dan mereka dapat menggunakan jiwa manusia untuk meningkatkan kekuatannya,” ungkap Zhang Kay.
Zhang Yu baru tahu kalau bangsa iblis dapat meningkatkan kekuatannya dengan menyerap jiwa manusia, “Bukannya dengan menyerap jiwa, mereka telah memutus roda reinkarnasi jiwa yang mereka serap?” ujar Zhang Yu yang tidak bisa membayangkan tidak ada lagi jiwa yang memasuki roda reinkarnasi.
“Tuan Muda, dari buku pengetahuan yang pernah saya baca, setiap jiwa yang hancur akan terlahir kembali seratus juta tahun kemudian. Jadi, sekalipun jiwa mereka di serap dan memutuskan roda reinkarnasi, jiwa mereka akan terlahir kembali seratus juta tahun kemudian,” balas Zhang Kay.
Ketika Zhang Yu mendengar balasan Zhang Kay, dia bisa sedikit bernafas lega setelah tahu jiwa yang diserap bangsa iblis tidak benar-benar musnah.
Qing Yue menganggukkan kepalanya, dia akan menuruti keinginan Zhang Yu, untuk istirahat di kamarnya.
Zhang Yu dan Zhang Kay turun ke lantai dasar, setelah Qing Yue dan Zhang Zhe masuk kedalam kamar, “Apa yang terjadi di tempat ini?” tanyanya pada seorang pelayanan saat melihat keributan di pintu keluar penginapan.
“Tuan, ada beberapa orang yang menghalangi orang-orang yang ingin keluar dari penginapan untuk membantu menjaga Kota Liang,” jawabannya.
Melangkah ke depan, Zhang Yu dan Zhang Kay dapat melihat segerombolan orang mengenakan jubah putih menghalangi orang-orang di dalam penginapan yang ingin keluar.
Melihat wajah mereka, Zhang Yu merasa tidak asing, “Bukannya mereka yang baru berpapasan dengan kita?” tanyanya pada Zhang Kay.
Zhang Kay menganggukkan kepalanya, “Tuan Muda benar, mereka rombongan yang baru saja berpapasan dengan kita di lantai keempat, tapi saya tidak tahu apa tujuan mereka menghalangi orang-orang yang ingin keluar dari penginapan,” jawabnya.
__ADS_1
Melihat mereka yang masih menghalangi orang-orang di dalam penginapan untuk keluar, Zhang Yu maju ke depan, “Lebih baik kalian menyingkir dan membiarkan kami keluar!” katanya meminta baik-baik.
Mendengar itu, tiga orang pria di depannya menunjukkan senyuman sinis yang mereka tujukan pada Zhang Yu yang dimata mereka hanyalah seorang kultivator di ranah Kaisar tingkat awal.
Zhang Kay kesal dengan bagaimana mereka memberikan senyuman sinis pada tuan mudanya.
“Hanya sekumpulan bocah yang baru memiliki sedikit kekuatan, berani sekali membuat masalah di depan Tuan Mudaku! Lebih baik kalian pergi sebelum aku mematahkan seluruh tulang di tubuh kalian!” Teriak Zhang Kay.
Ketiga sosok itu memberi tatapan tajam pada Zhang Kay setelah mendengar perkataannya.
“Siapa kau? Beraninya menghina murid sekte menara langit! Apa kamu ingin semua orang yang berhubungan denganmu musnah dari dunia ini?” teriak pria yang berada tepat di depan Zhang Yu, sedangkan enam wanita di belakang mereka hanya memberi senyuman sinis kearah Zhang Yu dan Zhang Kay.
Beberapa orang mulai mengambil langkah mundur setelah tahu siapa yang menghalangi jalan mereka. Menyinggung sekte besar hanya akan berdampak buruk bagi mereka.
Zhang Yu menatap pria di depannya, lalu dia berkata, “Kenapa juga aku tidak berani menghina kalian? Jangankan kalian yang hanya murid, kalau perlu aku bisa menghina patriak sekte kalian yang begitu bodoh menerima orang seperti kalian menjadi murid sekte nya!”
Zhang Kay percaya tuan mudanya pasti melakukan itu kalau patriak sekte menara langit saat ini berada di depannya.
Pria di depannya mengeluarkan aura kekuatannya mengetahui ada orang yang berani menghina sekte nya, bahkan terang-terangan dia menghina patriak sekte yang begitu dia hormati, “Lebih baik kamu mengakhiri hidupmu, sebelum aku dan banyak murid sekte menara langit mendatangi keluargamu, dan memusnahkan semua orang yang memiliki hubungan denganmu termasuk dua wanita yang datang bersamamu.” Pria itu memberi tatapan tajam pada Zhang Yu, dan mengangkat salah satu sudut bibirnya.
Zhang Yu yang mendengar itu hampir saja mematahkan leher pria di depannya, tapi pada akhirnya dia hanya melambaikan tangannya, dan menerbangkan seluruh murid sekte menara langit.
“Aku tidak akan membunuh kalian untuk saat ini, tapi kalau kalian berani muncul di hadapanku atau mengganggu orang-orang ku, percayalah aku akan memusnahkan kalian, dan meratakan sekte menara langit!” Zhang Yu melangkah pergi meninggalkan penginapan, dan mengabaikan orang-orang yang menatapnya dengan mulut ternganga.
°°°
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...