Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Suara Dari Langit


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Zhang Yu tidak terlalu terkejut dengan pertanyaan Lin Yifei karena dia sudah memperkirakan wanita itu akan mencurigainya. Bagaimanapun dirinya bukanlah Lin Zhan, sekalipun banyak kemiripan dengan sosok itu. Jadi, wajar cepat atau lambat kenalan Lin Zhan akan mencurigainya.


Tidak langsung memberi jawaban, Zhang Yu dengan tenang menikmati teh hangat yang baru dia tuang ke dalam cangkir. Menghirup harumnya aroma teh, dia menyesap perlahan teh dalam cangkir, sambil menunggu Qing Yue keluar dari kediaman Lin Zhan.


Tidak lama kemudian, Qing Yu keluar dari kediaman dan langsung menghampiri Zhang Yu di taman, “Suami, sudah waktunya mengatakan identitas aslimu pada Nona Lin Yifei, dan Nona Yang Fei. Sudah saatnya mereka tahu identitas aslimu, dan apa yang sudah terjadi pada Lin Zhan,” ujarnya.


Mendengar itu, tiba-tiba saja dada Lin Yifei dan Yan Fei terasa sesak, seolah mereka sudah tahu apa yang terjadi pada Lin Zhan, meski mereka belum tahu apa sebenarnya yang sudah terjadi pada pemuda itu!


Dengan mata mulai berkaca-kaca, Lin Yifei bertanya pada Zhang Yu, “Katakan, siapa kamu sebenarnya, dan apa yang sudah terjadi pada adikku?”


Mengarahkan pandangannya ke arah Lin Yifei, Zhang Yu menjawab, “Aku Zhang Yu, seseorang yang berasal dari Alam Atas, dan dia Qing Yue, salah satu istriku,” sejenak dia terdiam, lalu lanjut berkata, “Lin Zhan sudah di bunuh Lin Mohan, dan tubuhnya hancur tak bersisa!”


Begitu mendengar jawaban Zhang Yu, air mata Lin Yifei langsung jatuh membasahi pipinya. Sekarang dia baru yakin dengan kematian adiknya, setelah sebelumnya dia melihat giok jiwa milik adiknya yang telah padam.


Selama berhari-hari dia sejak kedatangan Zhang Yu, dia ingin pergi memeriksa giok jiwa milik adiknya, tapi dia selalu mengurungkan niatnya karena yakin Zhang Yu adalah Lin Zhan.


Akan tetapi setelah melihat jalannya peperangan dengan kubu Lin Mohon, dia mulai yakin kalau Zhang Yu bukanlah Lin Zhan, dan keyakinannya terbukti saat dia pergi melihat giok jiwa milik Lin Zhan yang sudah padam, dan dari aura giok jiwa yang sudah menghilang dia tahu kematian Lin Zhan sudah terjadi puluhan hari yang lalu.


“Maafkan aku karena tidak terus terang sejak awal! Kalian tenang saja, setelah ini aku dan istriku akan pergi meninggalkan tempat ini!” ungkap Zhang Yu, sambil menghabiskan teh di dalam cangkirnya.


Tanpa berkata, Lin Yifei tiba-tiba saja memegang erat lengan Zhang Yu, seolah dia enggan membiarkannya pergi.

__ADS_1


Di sisi Qing Yue, dia hanya tersenyum melihat apa yang dilakukan Lin Yifei pada suaminya karena sebagai seorang wanita dia tahu apa yang dirasakan wanita itu. Bukan hanya Lin Yifei, tapi dia juga melihat hal yang sama dari Yan Fei yang sejak tadi tidak pernah mengalihkan pandangannya dari Zhang Yu.


Zhang Yu tersenyum sambil berusaha melepaskan genggaman tangan Lin Yifei di lengan tangannya, tapi bukannya terlepas, genggaman tangan Lin Yifei justru semakin erat menggenggam tangannya.


“Kamu tidak perlu pergi! Kamu dan istrimu bisa tinggal selamanya di tempat ini,” ujar Lin Yifei.


Mendengar itu perlahan Zhang Yu menggelengkan kepalanya. Bukannya dia tidak ingin tinggal lebih lama di Sekte Lili Putih, tapi keadaan mengharuskannya pergi meninggalkan Sekte Lili Putih karena secepatnya dia harus pergi ke Alam Elemen untuk menyelamatkan kedua orangtuanya.


“Suamiku!” panggil Qing Yue dengan suara lembutnya sambil memegang pundak Zhang Yu.


Melihat Zhang Yu menoleh dan menatap ke arahnya, Qing Yue melanjutkan apa yang ingin dia katakan, “Tidak ada salahnya kita tinggal lebih lama di tempat ini, bukannya saat ini kita sedang membutuhkan tempat yang nyaman untuk terus meningkatkan kekuatan? Aku rasa kita dapat melakukan semua itu di tempat ini, sekalian aku ingin lebih mengenal Nona Lin Yifei.”


“Saudari tidak perlu sungkan saat menyebut namaku, lagipula suami saudari, Tuan Zhang Yu adalah dermawan yang begitu baik padaku dan semua orang yang berada di sisiku. Bisa dikatakan Tuan Zhang Yu adalah penyelamat, yang sudah menyelamatkan kami dari kehancuran,” kata Lin Yifei sambil berusaha menghapus air mata di wajahnya.


“Suami, bagaimana kalau kamu mewujudkan keinginan saudari Yifei yang ingin menjadi saudariku? Saudari Yan Fei sepertinya juga memiliki keinginan yang sama!” kata Qing Yue tiba-tiba.


Zhang Yu melebarkan kedua matanya yang sedang memandang keindahan di depannya setelah mendengar apa yang dikatakan Qing Yu. Dia tidak pernah mengharapkan Qing Yue mengatakan itu, begitu bertemu dengan Lin Yifei dan Yan Fei.


Lima istri saja sudah membuatnya kewalahan, tapi ini terang-terangan salah satu istrinya menyuruhnya menambah dua istri. Meski dia mencintai keindahan wanita, tapi dia tidak yakin miliknya dapat memberi kepuasan pada semua istrinya.


Akan tetapi kini tepat di hadapannya, ada tiga wanita yang menunggu jawabannya. Ketiga wanita itu mengarahkan pandangan mata mereka ke arahnya, seolah siap mengirimnya pergi menyusul ke tempat Tetua Agung Istana Hua kalau sampai salah memberi jawaban. Dari luarnya saja penampilan mereka sangat sempurna sebagai wanita, tapi di dalam masing-masing diri mereka terdapat monster mengerikan yang akan muncul saat keinginan mereka tidak di turuti.


[Tidak ada salahnya untuk Tuan menambah dua sampai tiga orang istri. Begitu Tuan menerobos ranah Dewa Nirwana, jangankan tujuh orang istri, seratus istri sekalipun Tuan dapat memberi kepuasan pada mereka...]


“Suami bagaimana? Apa kamu sudah bisa memberi jawaban apa yang barusan aku tanyakan padamu?” tanya Qing Yue yang sudah tidak sabar mendengar jawaban Zhang Yu.

__ADS_1


“Istriku, apa kamu tidak bisa memberiku waktu lebih lama untuk berpikir? Setidaknya beri aku waktu satu bulan untuk memikirkannya! Dalam satu bulan aku pasti memberi jawaban seperti yang kamu inginkan!” balas Zhang Yu sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.


Baru juga Zhang Yu membalas apa yang dikatakan Qing Yue, empat wanita berparas cantik dan begitu indah dipandang mata tiba-tiba muncul, dan berdiri sejajar di belakang Qing Yue. Keempat wanita itu adalah Long Hua, Shang Gu, Yin Siyi, dan Shu Cing. Dengan bantuan Yuxi mereka dapat keluar dari dunia kecil.


“Suami, kenapa kamu begitu lama hanya untuk menentukan jawaban? Apa itu karena saudari Lin Yifei dan saudari Yan Fei kurang menarik bagimu?” tanya Shang Gu melebarkan kedua matanya.


Raut wajah Zhang Yu terlihat tidak berdaya saat melihat kedatangan keempat istrinya, apalagi setelah dia mendengar apa yang ditanyakan Shang Gu.


Long Hua menunjukkan senyum di wajahnya saat melihat raut wajah tidak berdaya suaminya, “Suami, saudari Lin Yifei dan saudari Yan Fei sangatlah cantik. Apa suami rela membiarkan mereka menjadi milik pria lain yang mungkin hanya ingin menikmati keindahan dan kecantikan mereka, dan akan membuangnya begitu bosan?”


Zhang Yu tentu tidak rela kalau Lin Yifei dan Yan Fei sampai mengalami hal itu, tapi dia benar-benar tidak ingin membuat mereka kecewa. Bagaimanapun juga semakin banyak istri, semakin banyak juga dia harus membagi perhatiannya, dan takutnya dia tidak bisa adil dalam memberikan semua itu pada mereka.


Di sisi lain Lin Yifei tidak menyangka kalau Zhang Yu memiliki lima wanita yang kecantikan mereka mengingatkannya pada kecantikan yang dimiliki Permaisuri penguasa Alam Nirwana Agung yang di masa lalu pernah berkunjung ke Alam Bunga.


Namun, saat menatap lekat wajah kelima istri Zhang Yu dia merasa tidak asing dengan wajah mereka, apa lagi dengan sosok Qing Yue, Long Hua, Shu Cing, serta Yin Siyi yang memiliki banyak persamaan satu sama lain. Penampilan mereka benar-benar mirip dengan empat Permaisuri kembar Penguasa Alam Nirwana Agung.


“Apa kamu sudah mengenali kami? Wanita di Alam Bunga diberkati dengan kecantikan abadi, bahkan penampilanmu tidak jauh berbeda dibandingkan saat pertama kali aku melihatmu jutaan tahun yang lalu. Oh iya, bukannya waktu itu kamu ingin menjadi istri dari suami kami? Sekarang coba kamu buktikan padanya kalau kamu layak menjadi istrinya!” kata Shang Gu sambil membuka cadar yang menutupi wajahnya, membuat Lin Yifei langsung mengenalinya.


Saat menoleh dan melihat empat wanita juga membuka cadar yang menutupi wajah mereka, Lin Yifei seketika sadar siapa sosok Zhang Yu yang memiliki banyak persamaan dengan adiknya yang kini telah tiada.


Di tengah-tengah keterkejutan Lin Yifei, suara seorang pria terdengar dari arah langit, “Ternyata kamu sudah berada di Alam Dewa! Tunggu saja, aku akan segera datang dan mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku!...”


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2