Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Memberi Sedikit Pelajaran


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Setelah meninggalkan Dunia Kecil miliknya, Zhang Yu pergi melihat-lihat keadaan Klan Zhang setelah kehilangan seluruh ketua Klan dan ratusan prajurit Klan yang terbukti ingin melakukan pengkhianatan. Dia ingin memastikan kalau tidak terjadi kekacauan di Klan Zhang setelah apa yang sudah terjadi, dan apa yang dilihatnya saat ini membuatnya merasa tenang.


Keadaan Klan Zhang maupun Kota Zhang terlihat berjalan seperti biasanya, tenang, damai, dan tak terlihat adanya kekacauan.


Pergi ke perbatasan Klan Zhang, dia melihat Shang Gu yang sedang memastikan keadaan prajurit miliknya. Wanita itu terlihat begitu sibuk melihat perlengkapan prajuritnya, sampai-sampai dia tidak menyadari keberadaan Zhang Yu yang sudah berada di belakangnya. Akan tetapi, salah satu Jenderal di dalam pasukan Shang Gu tiba-tiba saja menyerang Zhang Yu yang sedang melangkahkan kaki berjalan mendekati Shang Gu.


“Siapa kamu? Kenapa tiba-tiba datang ke perkemahan kami dan mencoba mengusik Putri Shang Gu?” ujar Jenderal yang begitu saja mengacungkan pedang di tangannya ke arah wajah Zhang Yu.


Menggunakan ujung jari telunjuknya, Zhang Yu menyentuh ujung pedang di depan wajahnya, lalu dia berkata, “Lebih baik cepat turunkan pedang di tanganmu, sebelum hal buruk menghampiri dirimu! Kalau kamu tidak mempercayai apa yang aku katakan, kamu bisa mencobanya!”


Energi kuat mengalir dari ujung jari Zhang Yu menuju ke tangan Jenderal yang memegang gagang pedang. Tangan Jenderal bergetar, merasakan energi kuat yang tak dia ketahui darimana datangnya.


Shang Gu yang melihat kejadian itu, tiba-tiba saja dia muncul di sebelah Zhang Yu, “Suamiku, kalau kamu terus mengalirkan energi sekuat itu padanya, tak lama lagi dia akan mati berdiri! Sudah, lebih baik lepaskan saja dia, dan katakan apa yang membuatmu mendatangi tempat ini? Apa kamu sudah merindukanku, atau kamu ingin aku menemanimu jalan-jalan?” tanya Shang Gu sambil memeluk manja lengan Zhang Yu di depan banyak mata yang mengarahkan pandangan matanya kearah mereka.


“Aku ingin memastikan keadaan perkemahan prajurit yang kamu bawa dari Kekaisaran Zhou, sekalian aku juga ingin mengajakmu pulang karena hari sudah sore! Selain itu, aku ingin sedikit menunjukkan kekuatanku pada mereka!” Zhang Yu sedikit membocorkan aura kekuatannya, tapi itu sudah cukup untuk membuat semua orang merasakan tekanan kuat dari aura yang dikeluarkannya.


Shang Gu tersenyum di balik cadarnya melihat apa yang dilakukan Zhang Yu, “Kalian semua, pria ini bernama Zhang Yu, dan dia adalah suamiku! Aku berharap mulai sekarang kalian tidak lagi sembarangan mengarahkan senjata di tangan kalian ke arah orang lain, yang mana keberadaannya bukanlah sebuah ancaman untuk kalian! Jenderal Lei, lain kali jangan melakukan itu! Jika lain kali kamu masih melakukannya, aku sendiri tidaklah cukup untuk menahannya supaya dia tidak mengambil nyawamu!” ungkapnya sambil menatap Jenderal Lei yang langsung berlutut setelah tahu identitas pria yang telah dia singgung.


Shang Gu yang sudah menyelesaikan apa yang ingin dia pastikan, akhirnya ikut pergi dengan Zhang Yu kembali ke kediaman mereka. Sementara itu, setelah kepergian mereka, Jenderal Lei merasa lega karena suami junjungannya bukanlah sosok pendendam, dan kini akhirnya semua prajurit serta Jenderal di perkemahan tahu siapa sosok suami junjungan mereka yang keberadaannya selama ini menjadi sebuah misteri.

__ADS_1


Mereka sama sekali tidak kecewa saat tahu suami junjungan mereka adalah Zhang Yu, Tuan Muda Klan Zhang, yang mendapatkan gelar Pahlawan besar dari tiga Kekaisaran karena jasanya yang begitu besar. Mereka saat ini justru bersyukur pada kuasa Sang Pencipta, yang telah menyatukan junjungan mereka dengan sosok yang kelak di masa depan dapat melindunginya.


Zhang Yu dan Shang Gu yang baru memasuki kawasan Klan, mereka sudah disambut prajurit Klan, yang mengatakan kalau Kepala Klan sedang menunggu kehadiran mereka di aula utama Klan. Mendengar itu, tanpa membuang-buang waktu, keduanya segera melesat pergi ke aula utama Klan menemui Zhang Quro.


Sampai dia aula utama Klan, Zhang Quro yang memang menunggu kedatangan mereka, dia segera menyerahkan surat yang dikirim Kaisar Kekaisaran Zhou, yang mana isi surat itu meminta Klan Zhang menangkap Shang Gu dan seluruh pasukannya, dan menyerahkannya ke pihak Kekaisaran Zhou.


Kalau Klan Zhang tidak melakukan semua itu dalam dua hati, Kekaisaran Zhou akan menganggap Klan Zhang sebagai musuh.


Selesai membaca surat yang dikirim Kaisar Kekaisaran Zhou, Zhang Yu justru menunjukkan senyum di wajahnya, dan dengan acuh dia membakar surat di tangannya, “Kalau Kekaisaran Zhou menganggap kita musuh, kenapa juga kita tidak menganggap Kekaisaran Zhou sebagai musuh? Akan tetapi, kali ini aku tidak akan melibatkan Klan Zhang karena aku punya cara sendiri untuk menyelesaikan permasalahan ini!...”


“Lebih baik Paman terus tingkatkan kekuatan Klan Zhang! Untuk urusan dengan Kekaisaran Zhou, serahkan semua padaku!” kata Zhang Yu lalu dia pamit undur diri meninggalkan aula utama Klan, tentunya Shang Gu pergi bersama dirinya.


Melihat kepergian keponakannya, Zhang Quro hanya menunjukkan senyum di wajahnya, “Aku percaya kamu dapat melakukannya,” gumamnya lalu dia meninggalkan aula utama Klan, pergi menuju aula kultivasi untuk melanjutkan kultivasinya.


°°°


“Yang Mulia, setidaknya ada satu setengah juta prajurit yang siap pergi ke medan perang. Akan tetapi, saat ini kita masih kekurangan sosok pemimpin, yang mampu memimpin prajurit kita. Dengan hanya seratus Jenderal yang kita miliki, jumlah itu tidak sebanding dengan prajurit yang harus mereka pimpin.”


Kaisar yang sedang duduk di kursi singgasananya tersenyum mendengar laporan Menteri Pertahanan Kekaisaran Zhou, bersamaan dengan senyum di wajahnya, muncul sosok berjubah dan bertopeng hitam, berdiri di sebelah Menterinya.


Sosok berjubah dan bertopeng hitam di sebelah Menterinya adalah sosok Jenderal dari ras Iblis, yang jumlah mereka lebih dari lima ratus Iblis, dengan kedudukan setara dengan Jenderal Kekaisaran, “Kamu tenang saja, kita sama sekali tidak kekurangan sosok Jenderal untuk memimpin prajurit Kekaisaran. Dengan lebih dari lima ratus Jenderal dari ras Iblis, aku rasa itu cukup untuk memimpin seluruh prajurit Kekaisaran Zhou!”


“Tugasmu sekarang hanya menyiapkan prajurit yang akan pergi bersamaku ke medan perang! Aku yakin Klan Zhang pasti menolak apa yang aku tuliskan dalam surat yang aku kirim ke mereka. Daripada menunggu mereka datang menyerang, bukannya lebih baik kalau kita dulu yang datang menyerang mereka?” ujar Kaisar Kekaisaran Zhou.

__ADS_1


“Baik Yang Mulia, hamba akan menyiapkan seluruh prajurit untuk siap dibawa pergi ke medan perang!”


°°°


Zhang Yu dan Shang Gu telah berada di kediaman mereka, berkumpul dengan empat wanita lainnya yang sudah menunggu kedatangan mereka.


“Apa kalian akan ikut bersamaku pergi memberi sedikit pelajaran pada Kekaisaran Zhou?” tanya Zhang Yu, melihat bergantian wajah kelima istrinya.


Kelimanya menganggukkan kepala diwaktu bersamaan, lalu Shang Gu bertanya, “Apa perlu aku membawa serta prajurit yang datang bersamaku, bersama-sama dengan kita datang ke Kekaisaran Zhou?”


Zhang Yu menggelengkan kepalanya, “Kita tidak perlu membawa banyak orang ke tempat itu! Cukup dengan kekuatan kita, iti lebih dari cukup kalau kita ini menghapus keberadaan Kekaisaran Zhou, seperti apa yang terjadi pada Kekaisaran Alam Atas,” ungkapnya.


Saat Zhang Yu dan kelima istrinya bersiap pergi ke Kekaisaran Zhou, di istana Kekaisaran Zhou, Kaisar Kekaisaran Zhou yang duduk di ruang kerjanya, tiba-tiba bangkit dari tempat duduknya saat merasakan aura kuat tiba-tiba muncul di kawasan Istananya.


“Siapa sosok kuat yang datang berkunjung ke Istana Kekaisaranku? Pemilik aura ini, kekuatannya sudah jauh melampaui kekuatanku!” gumam Kaisar, sambil berjalan keluar dari ruang kerjanya.


Berada di halaman istananya, Kaisar Kekaisaran Zhou menengadahkan kepalanya, melihat ke arah langit, dimana dia merasakan arah datangnya aura kekuatanku yang dirasakannya. Terus mengarahkan pandangannya ke arah langit di atas Istana Kekaisarannya, dia dapat melihat enam sosok melayang di atas Istananya, yang mana dia sangat mengenali salah satu dari mereka.


Melihat sosok itu, dengan suara lantang di bertanya, “Putri Shang Gu, kemana saja kamu selama ini? Kenapa baru sekarang kamu kembali ke Istana?”


Mendengar itu Shang Gu menunjukkan senyuman sinis di wajahnya, “Kemanapun aku pergi, itu bukan urusanmu! Kalau saja kamu tidak mengirimkan surat pada Klan Zhang, mungkin aku tidak akan pernah kembali ke tempat ini!” ungkap Shang Gu.


“Akan tetapi, sayangnya kamu justru mengirim surat itu, dan memancing kemarahan suamiku. Jadi, sekarang bersiaplah menanggung kemarahan suamiku!...”

__ADS_1


°°°


Bersambung...


__ADS_2