
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Di Alam Kegelapan dan di Alam Bunga, ratusan ribu prajurit siap diberangkatkan menuju Alam Air. Belasan petinggi kedua Alam bertugas memimpin mereka dalam perjalanan, maupun saat terjadi peperangan. Dengan rata-rata kekuatan yang mereka miliki, prajurit dari Alam Kegelapan dan Alam Bunga bisa dikatakan sebagai kekuatan utama Alam Dewa.
Penguasa Alam Bunga dan penguasa Alam Kegelapan, keduanya belum ada yang memutuskan untuk pergi ke Alam Air karena saat ini mereka masih fokus meningkatkan kekuatan.
Waktu terus berlalu dan tanpa terasa dua bulan berlalu begitu saja sejak terjadinya peperangan di garis pertahanan. Dalam dua bulan ini, terjadi peningkatan besar-besaran pada kekuatan yang dimiliki Alam Dewa, dan sekarang mereka terlihat jauh lebih siap menghadapi peperangan besar yang segera terjadi seiring dengan semakin melemahnya segel yang menyegel Dewa Iblis dan pasukannya.
Di Alam Kegelapan, awan petir semesta baru saja menghilang setelah kedelapan istri Zhang Yu secara bersamaan berhasil menerobos ranah Dewa Nirwana Agung, dan begitu berhasil melewati siksaan petir semesta mereka berdelapan sama-sama berhasil menerobos tingkat 3 ranah Dewa Nirwana Agung.
Meski kekuatan mereka saat ini masih jauh untuk bisa menyamai kekuatan Dewa Iblis, tapi setidaknya mereka mampu melawan para Jenderal pasukan Dewa Iblis yang kemungkinan kekuatannya setara dengan mereka. Akan tetapi dengan waktu yang masih tersisa, ada kemungkinan bagi mereka untuk menerobos tingkat yang lebih tinggi. Dengan memanfaatkan seluruh sumberdaya pemberian Zhang Yu, dalam kurun waktu satu atau dua minggu kedepan, ada kemungkinan bagi mereka dapat menerobos sampai tingkat 5 ranah Dewa Nirwana Agung.
Sementara itu Zhang Yu yang sedang berusaha keras meningkatkan kekuatannya, dalam beberapa minggu ini dia berhasil menerobos sampai ke tingkat 9 ranah Dewa Nirwana Agung, tapi dia belum mendapatkan pencerahan yang dapat membuatnya menerobos ranah Dewa Semesta.
“Kekuatanku masih belum cukup untuk menghadapinya!” gumam Zhang Yu yang terus berusaha meningkatkan kekuatannya.
Di tempat lainnya yang tidak lain adalah Alam Air, para penguasa yang berada di Alam Air sedang melihat segel yang menyegel Dewa Iblis. Dari apa yang terlihat, mereka tahu kalau segel itu semakin melemah, dan kemungkinan tak lama lagi segel itu akan hancur. Begitu segel hancur, saat itulah mereka langsung dihadapkan dalam peperangan besar melawan kekuatan Dewa Iblis dan seluruh pasukannya, yang mana hasil dari peperangan itu akan menjadi penentu masa depan Alam Dewa.
Meski mereka para penguasa berhasil meningkatkan kekuatan sampai tingkat puncak ranah Dewa Nirwana Suci, dan ada dua penguasa yang berhasil menerobos sampai ranah Dewa Nirwana Agung. Mereka tetap tidak memiliki keyakinan dapat mengalahkan sosok Dewa Iblis.
“Kapan penguasa Alam Kegelapan dan Alam Bunga bergabung dengan kita di tempat ini?” tanya Bing Mao pada Zhang Lao, yang mana semua penguasa tahu kalau pria itu memiliki hubungan cukup dekat dengan dua penguasa yang keberadaannya ditanyakan oleh Bing Mao.
Zhang Lao hanya menggelengkan kepalanya karena dia tidak tahu kapan mereka akan datang.
__ADS_1
“Saat ini aku masih tidak bisa menghubungi mereka. Ada kemungkinan mereka masih berusaha meningkatkan kekuatan, dan karena itu aku tidak bisa menghubungi mereka,” kata Zhang Lao menjawab pertanyaan Bing Mao.
Bing Mao dan para penguasa lainnya mengangguk setelah mendengar jawaban Zhang Lao. Meski penguasa Alam Kegelapan dan penguasa Alam Bunga belum datang, setidaknya sudah ada jutaan prajurit dari kedua Alam yang sudah datang dan membantu pasukan penjaga garis pertahanan.
“Kira-kira kapan segel itu akan hancur?” tanya Huo Sheng De, sembari menatap segel yang auranya semakin memudar.
“Dari apa yang terlihat, paling lama dalam satu bulan ini segel itu pasti hancur!” kata Lan Guang penuh dengan keyakinan.
“Artinya kita masih punya sedikit waktu untuk lebih mematangkan persiapan pasukan, sebelum perang besar melawan Dewa Iblis dan pasukannya terjadi di tempat ini,” kata Dong Ye yang merasa persiapan pasukan belum terlalu siap untuk menghadapi peperangan besar.
Bukan hanya Dong Ye, tapi penguasa lainnya juga merasakan apa yang dirasakan Dong Ye, dan bersama-sama mereka ingin mematangkan persiapan pasukan memanfaatkan waktu yang tersisa.
“Mari kita bersama-sama mematangkan persiapan dengan memanfaatkan waktu yang tersisa!” kata Zhang Lao kepada para penguasa yang dengan jelas mendengar perkataannya.
°°°
Di Alam Kegelapan, sebanyak satu juta prajurit Alam Kegelapan dan satu juta prajurit Alam Bunga, berkumpul di halaman luas istana penguasa Alam Kegelapan, dan sebagian besar dari mereka melayang di atas langit istana.
“Yang Mulia, pasukan Alam Kegelapan sudah siap berangkat,” kata salah satu petinggi Alam Kegelapan pada Fan Yu Jie.
“Yang Mulia, pasukan Alam Bunga juga sudah siap diberangkatkan,” kata salah satu petinggi Alam Bunga pada Lin Yifei.
“Segera bangun gerbang menuju Alam Air, dan bersama-sama kita pergi memusnahkan mereka yang pantas untuk dimusnahkan!” kata Fan Yu Jie pada pasukan Alam Kegelapan, lalu dilanjutkan dengan Lin Yifei yang mengatakan hal yang sama pada seluruh pasukan Alam Bunga. Setelah mendengar perkataan kedua penguasa, ribuan prajurit segera membangun gerbang menuju Alam Air.
Satu jam berlalu...
__ADS_1
“Yang Mulia, gerbang telah selesai di bangun, dan kapanpun siap digunakan,” kata petinggi Alam Kegelapan sembari menunjukkan hasil kerja prajurit yang berasal dari kedua Alam.
“Kalau begitu apa lagi yang perlu kita tunggu? Cepat berangkat menuju Alam Air!” kata Fan Yu Jie tegas.
“Saudari, bagaimana dengan suami? Apa benar kita membiarkan dia hanya berduaan dengan saudari Yue?” tanya Long Hua pada Fan Yu Jie yang sudah memberi perintah pada prajuritnya untuk segera pergi menuju Alam Air.
“Tidak masalah meninggalkan mereka hanya berdua. Lagi pula saudari Yue akan segera menerobos tingkat 8 ranah Dewa Nirwana Agung. Jadi, memang sebaiknya kita meninggal mereka berdua di tempat ini, dan biarkan mereka bersama-sama meningkatkan kekuatan,” jawab Fan Yu Jie sembari menunjukkan senyuman lebar di wajahnya.
“Kalau memang begitu mari kita berangkat, dan sama-sama kita menunggu kedatangan mereka di Alam Air,” kata Long Hua yang terlihat sangat bersemangat pergi ke Alam Air.
Menghabiskan waktu hampir satu jam, akhirnya seluruh prajurit dari Alam Bunga dan Alam Kegelapan telah melewati portal menuju Alam Air, dan kemungkinan saat ini sebagian besar dari mereka telah sampai di Alam Air.
Kini yang tersisa hanya ketujuh istri Zhang Yu dan para petinggi kedua Alam, yang memang memutuskan memasuki portal setelah seluruh prajurit melewatinya.
“Kita berangkat untuk berperang, dan kembali pulang membawa kemenangan!” kata Fan Yu Jie lalu dia dan yang lainnya melangkahkan kaki memasuki portal.
Sementara itu di dalam menara kultivasi, Zhang Yu dan Qing Yue masih sama-sama mencoba meningkatkan kekuatannya, dan keduanya merasa tak lama lagi dapat menerobos ke tingkat yang lebih tinggi.
“Bukan tingkat 8 mungkin aku bisa langsung menerobos tingkat 9 ranah Dewa Nirwana Agung,” gumam Qing Yue yang merasakan kalau dirinya kali ini akan mendapatkan terobosan ganda.
Di sisi lain, Zhang Yu yang sedang duduk bersila, tiba-tiba saja dia menunjukkan senyuman di wajahnya, “Dinding pembatas sudah hampir hancur. Sedikit lagi, sedikit lagi aku dapat mencapai ranah Dewa Semesta,” gumam Zhang Yu penuh kebahagiaan.
°°°
Bersambung...
__ADS_1