Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Memulai Peperangan


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


“Yang Mulia, apa tidak sebaiknya kita istirahat untuk memulihkan diri sebelum menyerang garis pertahanan Klan Zhang?” tanya Jenderal di sebelah Kaisar Yin Wugou, setelah melihat keadaan pasukan Kekaisaran Alam Atas yang terlihat kelelahan setelah melewati wilayah gurun pasir yang kering dan panas.


Kaisar Yin Wugou menoleh melihat pasukan di belakangnya, lalu dia berkata, “Kita akan bermalam di kawasan hutan setelah melewati tempat ini, dan kembali melanjutkan perjalanan esok hari!”


Setelah mendengar perkataan Kaisar Yin Wugou, Jenderal yang sebelumnya bertanya segera memerintahkan prajurit perbekalan segera menyiapkan tenda untuk istirahat begitu sampai di kawasan hutan. Belasan prajurit pengintai juga dia perintahkan maju lebih dulu, memastikan dari dekat keamanan kawasan hutan.


Kaisar Yin Wugou sejak menjabat sebagai Kaisar Kekaisaran Alam Atas, dia sangat terobsesi menjadi sosok terkuat dan paling berkuasa di Alam Atas. Hanya saja dia menghalalkan segala cara untuk meningkatkan kekuatannya, termasuk membunuh kedua putranya yang memiliki potensi melampaui pencapaiannya di masa depan. Untuk putra dan putrinya yang dianggapnya tidak berguna, dia tetap membiarkan mereka hidup sampai saat ini.


Setelah beberapa waktu terus bergerak, Kaisar Yin Wugou dan seluruh pasukannya telah sampai kawasan hutan. Dia segera pergi ke tenda yang sudah dipersiapkan prajurit perbekalan, bersama empat wanita yang dia pilih untuk menemaninya selama berperang dengan Klan Zhang.


Jenderal yang senantiasa mendampingi Kaisar Yin Wugou mengatur prajurit yang akan melakukan penjagaan, “Entah kenapa aku merasa kalau tempat ini bukanlah tempat teraman untuk mendirikan perkemahan!” gumamnya.


Semua prajurit berjaga telah berada di tempatnya, dari arah tenda Kaisar Yin Wugou juga sudah terdengar suara jeritan wanita yang kesuciannya sedang direnggut sang Kaisar. Namun, beberapa Jenderal dan prajurit mulai merasa kalau ada yang sedang mengawasi mereka dari kejauhan.


Mereka yang merasa sedang di awasi segera meningkatkan kewaspadaan mereka, sementara mereka yang benar-benar lelah, mereka sudah terlelap dan tak peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya.


Saat hari berganti malam, perkemahan Kaisar Yin Wugou dan pasukannya terasa begitu mencekam walau nyaring terdengar tawa ribuan prajurit yang sedang menghangatkan tubuh mereka mengelilingi api unggun, sambil meminum anggur dan arak untuk menghangatkan tubuh.


“Ini buruk, kita telah masuk jebakan mereka!” seru salah satu Jenderal ribuan anak panah melesat ke arah perkemahannya.

__ADS_1


°°°


Di sekeliling perkemahan Kaisar Yin Wugou dan pasukannya, sebanyak seratus ribu prajurit Klan Zhang yang dipimpin Zhang Quro telah melakukan serangan, dengan menggunakan serangan anak panah. Sementara di atas gelapnya langit malam, seratus ribu Tentara Dewa bersiap melakukan serangan kearah tenda prajurit Kekaisaran Alam Atas, yang seluruh prajurit di dalamnya sedang terlelap dalam dunia mimpi, dan tidak menyadari adanya bahaya yang sedang mendatangi mereka.


Setelah Zhang Quro dan seratus ribu prajuritnya melakukan serangan pembuka yang sudah lebih dari cukup untuk mengejutkan prajurit Kekaisaran Alam Atas, dari arah langit Tentara Dewa melayang turun, membunuh prajurit Kekaisaran Alam Atas yang sedang tertidur, dan mereka menghilang begitu saja seolah tertelan gelapnya malam setelah membunuh lebih dari seratus ribu prajurit Kekaisaran Alam Atas.


“Ini benar-benar jebakan! Aku harus segera melaporkan ini pada Yang Mulia Kaisar, kalau terus dibiarkan seperti ini akan semakin banyak prajurit yang mati sebelum sampai di medan perang yang sesungguhnya!” ujar salah satu Jenderal yang langsung pergi ke tenda yang ditempati Kaisar Yin Wugou.


Mengganggu Kaisar Yin Wugou saat bermalam dengan para wanitanya dapat membuatnya terkena hukuman mati, tapi saat ini dia tidak takut dengan hukuman mati karena yang dipikirkan olehnya hanya keselamatan prajurit Kekaisaran Alam Atas.


Setelah meminta izin masuk, Jenderal itu langsung saja masuk sebelum mendengar Kaisar Yin Wugou memberinya izin untuk masuk ke dalam tenda miliknya. Kaisar Yin Wugou yang sedang menikmati kehangatan tubuh keempat wanitanya seketika menghentikan aktifitasnya saat ada seseorang yang masuk ke dalam tendanya.


Kaisar Yin Wugou segera memakai jubah, lalu bangkit dari tempat tidurnya, menghampiri seseorang yang menerobos masuk ke dalam tendanya saat dia belum puas menikmati kehangatan tubuh keempat wanita pilihannya.


“Katakan apa yang ingin kau katakan! Kalau itu tidak penting, biar tangan ini yang mengakhiri hidupmu!” teriak Kaisar Yin Wugou, menatap sosok Jenderal yang bersujud di depannya.


“Serangan musuh? Bagaimana itu semua bisa terjadi? Bukannya tadi prajurit pengintai sudah memastikan kalau puluhan kilometer dari tempat ini, tidak terdapat pasukan musuh yang kemungkinan akan melakukan serangan langsung ke perkemahan kita? Lalu, bagaimana bisa sekarang ada musuh yang tiba-tiba melakukan serangan ke perkemahan kita?”


Mendapat pertanyaan seperti itu, Jenderal di hadapan Kaisar Yin Wugou hanya bisa terdiam karena dia sendiri tidak tahu bagaimana bisa tiba-tiba ada musuh dalam jumlah banyak di sekitar perkemahan Kaisar dan pasukan Kekaisaran Alam Atas, yang dia tahu musuh datang dan langsung membunuh siapapun yang berada di dekat mereka.


Kaisar memerintahkan empat wanita yang hanya menutupi tubuh mereka dengan pakaian yang begitu tipis memakaikan pakaian Zirah perang miliknya.


“Siapapun mereka, aku tidak akan mengampuninya karena telah berani mengganggu waktu istirahatku!”

__ADS_1


Suasana di perkemahan semakin kacau saat Kaisar Yin Wugou keluar dari tendanya. Suara pertempuran terdengar dari sisi perkemahan, dan di beberapa tempat nampak kobaran api yang sedang membakar tenda tempat istirahat prajurit Kekaisaran. Seratus ribu adalah korban awal serangan cepat prajurit Klan Zhang dan Tentara Dewa, tapi untuk sekarang diperkirakan lebih dari dua ratus ribu prajurit telah menjadi korban serangan mereka.


Kaisar Yin Wugou yang mengira serangan ke perkemahannya hanyalah serangan kecil, dia dibuat terkejut dengan banyaknya prajurit Kekaisaran yang menjadi korban penyerangan, “Yang Mulia, ada tiga kelompok musuh yang menyerang perkemahan!”


“Tiga kelompok?” Kaisar Yin Wugou benar-benar tidak menyangka ada begitu banyak musuh yang menyerang perkemahannya.


Bergerak mencari keberadaan musuh, Kaisar Yin Wugou justru menemukan keberadaan pemuda berjubah putih yang sedang melawan lima sosok yang berasal dari Alam Dewa, yang telah berjanji akan membantu Kekaisaran Alam Atas menjadi Kaisar terkuat dan terbesar di Alam Atas.


Sementara itu, sosok pemuda berjubah putih yang tak lain adalah Zhang Yu, dia terus meladeni serangan lima orang yang berasal dari Alam Dewa.


“Kalian sama lemahnya dengan dua orang yang sebelumnya sudah mati di tanganku! Akan tetapi, aku akui kalian sedikit lebih kuat dari mereka karena jumlah kalian yang lebih banyak dibandingkan saat mereka berhadapan denganku!” ujar Zhang Yu.


Kelima orang yang menyerang Zhang Yu mengepalkan tangannya erat, bersama dengan meluapnya aura kemarahan mereka setelah tahu apa yang terjadi pada kedua saudara mereka yang tiba-tiba saja menghilang.


Bagaimanapun juga mereka bertujuh lahir dari kekuatan elemen Penguasa Alam Elemen, dan saling terikat satu sama lain. Mengetahui dua saudara mereka mati di tangan Zhang Yu, wajar kalau mereka sangat marah.


“Beraninya kau membunuh saudara kami! Apa kau tidak tahu kalau kami adalah bagian dari Alam Elemen? Membunuh saudara kami sama halnya kau telah menantang Penguasa Alam Elemen, dan dapat aku pastikan kau akan mengalami kematian yang paling menyakitkan karena telah berani berurusan dengan Penguasa Alam Elemen!”


Mendengar itu Zhang Yu hanya menunjukkan senyuman sinis di wajahnya, lalu dengan begitu santai dia berkata, “Kekuatan Alam Dewa, terutama Alam Elemen memang sangat mengerikan. Memiliki jutaan prajurit yang kekuatannya sudah jauh melampaui kami yang berada di Alam Atas, tentu kekuatan Alam Elemen bukanlah kekuatan yang dapat aku remehkan, tapi percayalah, setelah urusanku di Alam Atas selesai, aku akan mendatangi Alam Elemen untuk menghancurkannya.” Senyuman sinis terlihat di wajah Zhang Yu begitu dia selesai berkata.


“Hanya orang lemah bermimpi ingin menghancurkan Alam Elemen, aku penasaran, apa yang akan digunakan orang lemah sepertimu untuk menghancurkan Alam Elemen?” Kelima sosok pria berjubah yang menjadi lawan Zhang Yu bersamaan menunjukkan senyuman meremehkan.


“Cukup dengan menggunakan kedua tanganku, aku rasa itu sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan Alam Elemen beserta seluruh kehidupan di dalamnya!”

__ADS_1


°°°


Bersambung...


__ADS_2