
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Qing Yue menjadi wanita pertama yang tiba di dekat Zhang Yu, sebelum wanita lainnya tiba di dekat Zhang Yu, “Suami, apa yang harus kita lakukan padanya? Apa perlu kita mengirim dia menghadap Dewa Kematian seperti yang lainnya, atau kita biarkan dia tetap hidup dalam penyesalan karena kehilangan kekuatan serta kehilangan seluruh orang yang selama ini senantiasa menemaninya?...” tanya Qing Yue melihat Patriak Sekte Lotus Darah yang hanya berdiam diri di tempatnya.
Zhang Yu tidak mungkin membiarkan Patriak Sekte Lotus Darah hidup, meski orang itu tak lagi memiliki kekuatan. Jadi, dia memutuskan untuk mengirim orang itu menghadap Dewa Kematian di Alam Kematian, menyusul orang-orangnya.
Ingin menuntaskan semua sampai ke akar-akarnya, dia juga akan menghancurkan keberadaan Sekte Lotus Darah dan kekuatan yang selama ini berjalan beriringan dengan Sekte Lotus Darah. Membiarkan orang-orang seperti mereka tetap hidup, hanya akan mendatangkan musuh baru di masa yang akan datang.
Musuh baru yang sudah belajar dari kesalahan pendahulu mereka, tentunya akan menjadi musuh yang lebih sulit di atasi dibandingkan pendahulunya.
“Bukan hanya dia yang sebentar lagi aku kirim menghadap Dewa Kematian, tapi aku juga akan mengirim seluruh orang yang memiliki hubungan dengannya ke tempat yang sama!...” ujar Zhang Yu.
“Ka-kau, ja-jangan pernah menyentuh keluargaku!...” Patriak Sekte Lotus Darah marah mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Zhang Yu, lalu kembali dia mengumpulkan kekuatannya, bersiap melakukan perlawanan terakhir.
Zhang Yu kembali mengarahkan pandangannya ke arah Patriak Sekte Lotus Darah setelah mendengar perkataan orang itu. Dia hanya menyunggingkan senyuman di wajahnya, saat melihat Patriak Sekte Lotus Darah yang masih ingin melakukan perlawanan.
“Aku hanya ingin mengatakan satu hal padamu. Sekeras apapun kamu berusaha melawanku, itu akan menjadi perlawanan yang sia-sia. Bagaimanapun juga, kekuatan kita tidak berada di tingkat yang setara!” Zhang Yu mengedarkan kekuatan sejatinya, menunjukkan seberapa jauh perbedaan kekuatan Patriak Sekte Lotus Darah, dengan kekuatan yang dimilikinya.
Patriak Sekte Lotus Darah hanya diam di tempatnya begitu merasakan kekuatan sejati musuhnya. Meski dia juga seorang Dewa Nirwana, melawan tingkat 4 ranah Dewa Nirwana, bukanlah sesuatu yang dapat dimenangkan dengan kekuatannya yang masih berada di tingkat 1.
Zhang Yu melangkah maju mendekati Patriak Sekte Lotus Darah sambil mengarahkan tekanan, yang membuat tubuh orang itu jatuh tertunduk tak kuasa menahan tekanan yang menimpa tubuhnya. Darah segar mulai mengalir dari mulutnya saat Zhang Yu semakin mendekat ke arahnya.
__ADS_1
Namun, tidak hanya itu yang dia rasakan. Perlahan, satu persatu organ dalamnya berhenti berfungsi, hanya dengan merasakan tekanan yang diberikan Zhang Yu padanya.
“Uhuk... Uhuk...” Patriak Sekte Lotus Darah terus memuntahkan darah kental berwarna merah kehitaman, dan dia baru berhenti memuntahkan darah setelah jantungnya tak lagi berfungsi.
Zhang Yu yang tidak ingin bermain-main dengan menyiksa Patriak Sekte Lotus Darah, dia segera saja memberi kematian pada orang itu. Dengan kondisi sudah terluka parah, pada akhirnya Patriak Sekte Lotus mati di bawah tekanan aura kekuatan yang dikeluarkan Zhang Yu, dan mengakhiri kejahatan yang dilakukannya selama lebih dari satu juta tahun.
Setelah kematian Patriak Sekte Lotus Darah, Zhang Yu menghilangkan array yang menyegel medan peperangan, lalu dia meminta Lin Yifei mengerahkan prajurit Istana Hua menyerang Sekte Lotus Darah.
Di waktu bersamaan, Zhang Yu dan keenam istrinya begitu saja meninggalkan medan perang, pergi ke tempat orang-orang yang selama ini memberi dukungan pada Sekte Lotus Putih, bahkan orang-orang itu menggunakan cara yang sama, untuk meningkatkan kekuatan mereka.
Zhang Yu mengeluarkan dua ratus prajurit bayangan dari dalam bayangannya, membiarkan mereka meningkatkan kekuatan dengan membunuh seluruh musuhnya. Selain mereka, Zhang Yu juga mengerahkan seribu tentara Dewa, untuk mempercepat apa yang sedang dia kerjakan.
Tempat pertama berhasil dihancurkan prajurit bayangan dan tentara Dewa dalam waktu beberapa menit. Dari jumlah tempat yang sudah ditandai Lin Yifei, setidaknya masih ada belasan tempat lainnya, yang harus mereka hancurkan. Jumlah itu setara dengan jumlah pria yang meninggalkan aula Istana Hua, di hari Lin Yifei menolak seluruu lamaran yang ditujukan pada Yan Fei, dan pada dirinya sendiri.
Boom... Boom... Boom...
Suara ledakan terjadi di berbagai tempat, di kawasan berdirinya Sekte Duri Beracun, yang mana Patriak Sekte mereka telah mati di medan perang bersama ribuan murid Sekte yang ikut tergabung dalam kubu Patriak Sekte Lotus Darah.
Melihat lima tetua Sekte Duri Beracun yang kekuatannya jauh melampaui kekuatan prajurit bayangan dan Tentara Dewa miliknya, Zhang Yu menggunakan kekuatannya untuk melawan orang-orang itu, tanpa menunjukkan sosoknya di hadapan mereka.
Tak butuh waktu lama, lima tetua dengan kekuatan ranah Dewa Surgawi Tinggi tingkat menengah musnah menjadi kabut darah, setelah jutaan kilatan petir dan puluhan bola api menghantam tubuh mereka.
“Untuk ribuan tahun ke depan, akan menjadi masa damai di Alam Bunga. Akan tetapi masa damai itu akan lebih cepat berakhir, jika dalam waktu dekat Dewa Iblis berhasil membebaskan diri dari segel yang aku ciptakan!...” gumam Zhang Yu pelan.
__ADS_1
Zhang Yu menarik prajurit bayangan kembali ke bayangannya dan membukakan portal menuju dunia kecil untuk Tentara Dewa, begitu tugas mereka telah terselesaikan.
Kembali Zhang Yu berkumpul dengan ketujuh istrinya, dan bersama-sama mereka kembali ke Istana Hua dengan menggunakan teknik teleportasi yang dimiliki Zhang Yu. Hanya dalam satu kedipan mata mereka telah berada di Istana Hua, hampir bersamaan dengan kedatangan para tetua dan prajurit yang sebelumnya mendapat perintah dari Lin Yifei untuk menghancurkan Sekte Lotus Darah.
Zhang Yu membeli jutaan pil pemulihan dari toko sistem, dan meminta beberapa prajurit untuk membagikan pil-pil itu pada semua orang yang baru kembali dari medan perang. Tidak ada korban dalam peperangan kali ini, tapi setidaknya ada ribuan orang yang mengalami luka berat, dan membutuhkan penanganan serius.
“Tuan Muda Lin Zhan, terimakasih atas pertolongannya. Pil pemberian Tuan Muda sangatlah luar biasa...” kata tetua Lin Jiao yang belum tahu identitas aslinya pemuda yang masih dia anggap sebagai sosok Lin Zhan.
Zhang Yu yang mendengar semua itu hanya tersenyum sembari mengangguk kecil, tapi Lin Yifei yang berada di dekatnya, tidak terima saat tetua Lin Jiao terus menatap wajah suaminya. Meski tetua Lin Jiao sudah memiliki suami, tetap saja dia tidak rela suaminya dilihat wanita lain.
“Tetua Jiao dan kalian semua yang berada di tempat ini, aku ingin memberitahukan kebenaran dari sosok yang kalian anggap sebagai sosok Lin Zhan.” Lin Yifei bermaksud mengungkap identitas Zhang Yu di hadapan semua orang.
Zhang Yu menunjukkan senyuman tipis di wajahnya saat mendengar perkataan Lin Yifei. Dia sendiri sudah tidak tahan menjadi sosok lain di hadapan orang lain selain istrinya, dan berharap Lin Yifei segera mengungkap identitas aslinya.
“Kalian harus tahu, adikku Lin Zhan telah lama mati di tangan Lin Mohan, dan sosok yang kalian anggap sebagai Lin Zhan dia sebenarnya adalah Zhang Yu. Pria yang sudah resmi menjadi suamiku...” kata Lin Yifei tegas menjelaskan semuanya di hadapan semua orang.
Semua orang mengarahkan tatapan matanya ke arah Zhang Yu, yang dari luar memang tidak ada bedanya jika dibandingkan dengan sosok Lin Zhan. Akan tetapi setelah mereka mengingat bagaimana Zhang Yu berhasil mengalahkan Tetua Agung Istana Hua, dan mengalahkan Patriak Sekte Lotus Darah. Mereka yakin kalau dia bukanlah Lin Zhan, melainkan dia adalah Zhang Yu, suami Lin Yife.
“Pantas saja aura tubuhmu jauh berbeda dengan apa yang sering aku rasakan saat pria itu menyentuh tubuhku...” kata tetua Lin Jiao.
Mendengar itu Zhang Yu hanya sanggup menggelengkan kepalanya, ‘Dalam kekuatan aku memang jauh lebih kuat darinya, tapi soal urusan wanita, aku harus mengakui kalau dia jauh lebih gila dariku. Entah sudah berapa banyak wanita yang sudah menjadi penghangat tubuhnya!...’
°°°
__ADS_1
Bersambung...