
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Zhang Fu yang berada di belakang Zhang Yu terus mengikuti langkah tuan mudanya yang sedang mengikuti Fang Yin.
Tak lama ketiganya akhirnya sampai di kediaman, yang dijaga ketat ratusan prajurit, dengan kekuatan rata-rata berada di ranah Dewa Menengah. Tatapan mata para prajurit seketika tertuju pada Zhang Yu dan Zhang Fu, yang berjalan bersama Fang Yin.
Seorang pria tua berjalan mendekati Fang Yin lalu bertanya, “Nona, siapa mereka? Kenapa membawanya ke tempat ini?”
Pria tua itu menatap tidak suka keberadaan Zhang Yu dan Zhang Fu yang terlihat dekat dengan Fang Yin, “Seharusnya rakyat jelata seperti kalian menjaga jarak dengan Nona Yin! Kalau perlu, kalian seharusnya bersujud saat melihat sosok Nona Yin yang begitu mulia,” ungkapnya.
Fang Yin ingin sekali menyumpal mulut pria tua di depannya menggunakan alas kakinya, tapi dia tidak melakukan itu karena masih menghormatinya sebagai salah satu tetua Klan Fang, “Kakek Gu, ketahuilah mereka tamuku dari Klan Zhang, jadi aku mohon jaga tutur katamu dihadapan tamuku!”
Fang Gu melebarkan matanya tak percaya kalau yang baru dia hina adalah dua pemuda yang berasal dari Klan Zhang, yang derajatnya jauh lebih tinggi dibandingkan Klan Fang, sekalipun hanya anggota biasa Klan Zhang, tetap saja kedudukan mereka lebih tinggi dari kepala Klan Fang.
Itu adalah hukum yang berlaku antara Klan besar dan Klan pelayan, sekalipun kedudukannya di Klan pelayan adalah kepala Klan, derajatnya tetap lebih rendah dari anggota biasa Klan yang dilayaninya.
Fang Gu segera saja berlutut, meminta pengampunan dari dua pemuda yang sebelumnya dia hina.
Zhang Yu dengan tenang berkata, “Kakek Gu, kamu tidak perlu minta maaf, tapi lain kali kalau kamu masih merendahkan orang lain dan terdengar sampai ke telingaku, dengan senang hati aku akan mempertemukanmu dengan dewa kematian!”
Dengan cepat Fang Gu menganggukkan kepalanya dan berkata, “Yang tua ini tidak akan melakukan kesalahan yang sama.”
Semua yang dikatakan Fang Gu terdengar jelas oleh Zhang Yu, Zhang Fu dan Fang Yin, ketiganya segera melanjutkan perjalanan setelah urusan dengan Fang Gu selesai.
__ADS_1
Sampai di depan pintu kediamannya, Fang Yin mempersilahkan Zhang Yu dan Zhang Fu masuk, dan duduk di tempat yang memang disediakan untuk menerima tamu penting terutama mereka yang berasal dari Klan Zhang.
Berbagai jenis minuman terbaik segera tersaji setelah keduanya duduk, di tempat yang membuat mereka nyaman.
Fang Yin mempersilahkan mereka menikmati minuman yang sudah disiapkan pelayan di kediamannya. Ayah Fang Yin, Fang Bo tidak berada di Kota Wuhai, karena kepala keluarga Klan pelayan harus senantiasa berada di dekat kepala Klan yang dilayaninya.
“Tuan Muda, kalau boleh saya tau, siapa sebenarnya Anda? Kenapa putra kepala Klan Zhang justru memanggil Anda Tuan Muda, bukannya seharusnya dia yang dipanggil Tuan Muda?” tanya Fang Yin penasaran dengan status asli Zhang Yu, yang dia rasa jauh lebih tinggi dari status Zhang Fu sebagai putra kepala Klan Zhang di alam menengah.
Zhang Yu ingin menjawab pertanyaan Fang Yin, tapi Zhang Fu meminta izin mewakili dirinya menjawab pertanyaan itu, “Tuan Muda Zhang Yu adalah putra Tuan Zhang Tian, putra kepala Klan Zhang di alam atas, walau masih dalam masa hukuman Tuan Zhang Tian tetaplah putra kepala Klan Zhang di alam atas, yang mana putranya tentu harus aku layani, sekalipun aku putra kepala Klan Zhang di alam menengah,” ungkap Zhang Fu.
Untuk sejenak Fang Yin terdiam, masih belum sepenuhnya percaya dengan apa yang dia dengar. Akan tetapi melihat bagaimana Zhang Fu menghormati Zhang Yu, tak diragukan lagi, dia memang putra Zhang Tian, putra kepala Klan Zhang di alam atas.
Fang Yin kembali bertanya, “Tuan Muda, bagaimana bisa Anda saat ini berada di alam menengah?”
“Aku dan keluargaku sedang menjalani hukuman,” jawab Zhang Yu singkat.
“Tuan Muda, tinggallah di kota ini selama yang Tuan Muda inginkan. Saya, dan seluruh Klan Fang dengan senang hati akan melayani seluruh keinginan Anda!”
Zhang Yu tersenyum mendengarnya, lalu berkata, “Kami sedang melakukan perjalanan menuju Kota Zhang, jadi kami tidak bisa berlama-lama berada di kota ini. Sebenarnya kami hanya ingin menghabiskan malam di kota ini, dan besok saat matahari terbit kami akan melanjutkan perjalanan.”
Fang Yin diam sejenak, sebelum kembali berkata, “Kebetulan besok saya dan beberapa pemuda dari Klan Fang akan pergi ke Kota Zhang untuk mengikuti kompetisi generasi muda Klan Zhang, yang kebetulan diikuti oleh beberapa Klan lain, termasuk Klan pelayan.”
“Tuan Muda, karena kita memiliki tujuan yang sama, bagaimana kalau kita bersama-sama melakukan perjalanan ke Kota Zhang?” Fang Yin sesekali melirik Zhang Fu saat berbicara dengan Zhang Yu, begitu juga dengan Zhang Fu yang terus saja memandangi wajah Fang Yin yang berbeda jauh dari terakhir kali dia bertemu dengannya.
Zhang Yu tidak keberatan dengan itu, apalagi setelah melihat wajah penuh harapan yang ditunjukkan Zhang Fu, “Kalau ingin melakukan perjalanan bersama, bersiaplah sebelum matahari terbit, dan ingat untuk tidak membuatku menunggu!” ungkapnya.
__ADS_1
Fang Yin dengan cepat menganggukkan kepalanya, lalu berkata, “Sebelum matahari terbit, aku dan yang lainnya sudah akan bersiap di halaman depan kediaman ini.”
“Kalau begitu, lebih baik sekarang kita pergi istirahat karena esok hari perjalanan panjang akan menguras tenaga yang kita miliki.” Zhang Yu bangkit dari tempat duduknya, bermaksud pergi meninggalkan kediaman Fang Yin, untuk mencari penginapan di pusat Kota Wuhai.
Fang Yin dengan sopan mencegah kepergian Zhang Yu, dan menawarinya bermalam di kediaman yang biasa digunakan tamu dari Klan Zhang yang bermalam di Kota Wuhai.
Semula Zhang Yu ingin menolaknya, tapi setelah dibujuk Zhang Fu, dia akhirnya menerima tawaran Fang Yin, bermalam di kediaman mewah, yang bahkan lebih mewah dari kediaman kepala Klan Fang di Kota Wuhai.
Dengan diantar Fang Yin, Zhang Yu pergi ke kediaman yang akan menjadi tempatnya bermalam. Sedangkan Zhang Fu, dia masih di ruangan yang sama menanti kembalinya Fang Yin.
Melihat Fang Yin kembali dan di ruangan itu hanya tersisa mereka berdua, Zhang Fu langsung saja memeluk Fang Yin sambil berkata, “Maafkan aku yang tidak datang tepat waktu! Seharusnya kamu sudah tahu apa yang menimpaku dari ayahmu,” ungkapnya yang masih erat memeluk tubuh Fang Yin.
“Iya, aku sudah tahu semuanya dari ayah, dan aku tidak menyalahkanmu. Akan tetapi dengan kembalinya kamu ke alam ini, bukankah itu artinya kamu telah melampaui ranah Immortal! Kalau boleh tahu, sekarang berada di tingkat apa kekuatanmu? Jujur saja, dari tadi aku tidak bisa mengukur kekuatanmu, dan kekuatan Tuan Muda Zhang Yu.”
Zhang Fu menunjukkan senyum di wajahnya, saat Fang Yin penasaran dengan tingkat kekuatannya.
“Tentu saja kamu tidak bisa mengukur kekuatanku, karena aku sudah melampaui kekuatanmu.” Zhang Yu membocorkan sedikit auranya, walau sedikit aura yang keluar dari tubuhnya sudah cukup untuk membuat tubuh Fang Yin bergetar.
“Saat ini aku berada di ranah Jenderal Dewa tingkat 9, dan butuh sedikit lagi usaha untuk membuatku menerobos ranah Raja Dewa. Akan tetapi, dengan kekuatanku yang sekarang, bukan hal sulit untuk membungkam mulut pria yang lebih memilih membuang anak kandungnya, dan memberikan semua pada anak angkat yang tidak jelas asal-usulnya.” Zhang Fu masih ingat bagaimana ayahnya sendiri merendahkan dirinya, dan melemparkannya ke alam bawah.
Sebelum benar-benar pergi meninggalkan alam menengah, waktu itu dia mendengar perkataan ayahnya yang ditujukan pada anak angkatnya, “Anak tidak berguna telah pergi, aku akan memberikan semua hak yang selama ini dimilikinya kepadamu. Sekalipun dia nantinya kembali ke alam ini, aku yakin dia tetaplah lemah dan tidak berguna!” Kata-kata itu terus terngiang dalam ingatan Zhang Fu.
Sementara Fang Yin yang merasakan sendiri kekuatan ranah Jenderal Dewa tingkat 9, dia tak bisa menunjukkan senyum bahagianya, “Aku yakin kamu pasti bisa mengambil kembali semua yang sudah seharusnya menjadi milikmu!” ungkapnya.
Sekarang dia tahu kekuatan Zhang Fu, tapi dia masih penasaran dengan kekuatan Zhang Yu, ‘Setidaknya kekuatan Tuan Muda Zhang Yu lebih kuat dari Zhang Fu, dan luar biasanya usianya masih belum genap 20 tahun. Sungguh monster yang sesungguhnya!’
__ADS_1
°°°
Bersambung...