Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Alam Bunga


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Di sebuah daratan yang dipenuhi rimbunnya pepohonan, Zhang Yu yang baru saja keluar dari dalam portal melihat sekeliling, memastikan tidak ada bahaya yang mengancam dirinya. Energi spiritualnya terkuras habis saat dia harus melawan energi kekacauan di lorong portal.


Meskipun menderita luka dan mengalami kelelahan, Zhang Yu patut bersyukur karena energi kekacauan di dalam lorong portal, telah membuatnya dapat menerobos ranah Dewa Surgawi Rendah tingkat 3.


Meyakini tidak ada bahaya yang mengancamnya, Zhang Yu segera duduk bersila, dan segera memulihkan tubuh serta kekuatannya.


Energi spiritual yang jauh lebih padat dan murni dibandingkan yang ada di Alam Atas, membuatnya lebih cepat dalam memulihkan tubuh dan kekuatannya. Hanya dalam beberapa menit, luka di seluruh tubuhnya telah sembuh, dan kekuatannya telah sepenuhnya pulih.


Selesai Zhang Yu memulihkan tubuh dan kekuatannya, tiba-tiba saja dia mendengar suara Yixi di dalam kepalanya.


[Tuan, sekarang kita berada di Alam Bunga. Alam terlemah yang berada di Alam Dewa.]


[Alam Bunga tidak memiliki seorang Penguasa, tapi ada wanita dengan kekuatan ranah Dewa Surgawi Tinggi tingkat 4 yang saat ini menjadi Penguasa sementara Alam Bunga, sampai datangnya Penguasa yang sebenarnya.]


“Dari sekian banyak Alam di Alam Dewa, kenapa aku harus berada di Alam ini?” gumam Zhang Yu, teringat seperti apa kehidupan di Alam Bunga.


[Tuan, kehidupan di Alam Bunga tidaklah sama seperti jutaan tahun yang lalu. Setidaknya jumlah pria di Alam ini sedikit lebih banyak dibandingkan jutaan tahun yang lalu, meski jumlah wanita masih jauh lebih banyak.]


Zhang Yu teringat bagaimana liarnya para wanita di Alam Bunga. Mereka memang sekumpulan wanita dengan keindahan yang diakui oleh Alam lainnya, tapi di balik keindahan itu, mereka menyimpan sifat liar yang sangat mengerikan.


Dia masih ingat bagaimana kunjungan pertamanya di Alam Bunga. Hampir seribu wanita mengejarnya hanya untuk meminta keturunan darinya, bahkan mereka tanpa ragu menunjukkan milik mereka di hadapannya.


“Yuxi, apa tempat ini jauh dari desa atau kota? Kalau jauh, seberapa jauh tempat itu dari tempat ini?” tanya Zhang Yu yang sebisa mungkin ingin menghindari keramaian.

__ADS_1


Alam Bunga memiliki luas daratan sepuluh kali lebih luas dibandingkan daratan di Alam Atas, dengan lautan yang dua kali lebih luas dari luas daratan.


Sangat wajar kalau jarak antara satu kota dengan kota lainnya sangatlah jauh, bahkan jarak terdekat mencapai ratusan ribu kilometer. Akan tetapi, terdapat banyak desa berjajar di sepanjang jalan yang membentang dari kota satu ke kota lainnya.


[Tuan, lima ratus kilometer dari tempat ini ada sebuah desa yang dihuni lebih dari seratus ribu penduduk, dengan 100 prajurit penjaga memiliki kekuatan di ranah Dewa Immortal Langit tingkat puncak, dan Kepala Desa memiliki kekuatan ranah Dewa Immortal Agung tingkat 7.]


Zhang Yu menghela nafas panjang, kekuatan Alam Dewa memang tidak bisa dibandingkan dengan kekuatan di Alam Atas. Dewa Immortal Agung yang begitu disegani di Alam Atas, mereka hanya dijadikan Kepala Desa.


“Lebih baik aku mencari tempat yang tepat untuk meningkatkan kekuatanku, sebelum aku mulai menjelajahi Alam ini!” gumam Zhang Yu bangkit dari duduknya.


Saat dia ingin melangkahkan kaki, Zhang Yu merasa ada sekelompok orang yang bergerak mendekat ke tempatnya dari empat arah berbeda. Tidak merasakan adanya niat buruk dari mereka, dia hanya diam di tempat, menunggu kedatangan mereka.


“Semoga saja mereka bukan sekelompok wanita liar, yang hanya menginginkan keturunan dari pria yang ditemuinya,” gumamnya lirih, sambil memakai topeng yang baru dia beli dari toko sistem untuk menutupi sebagian wajahnya.


Berselang beberapa detik setelah dia memakai topeng, sepuluh wanita bercadar muncul dari empat arah berbeda, membuat dirinya berada di tengah kepungan mereka.


Cadar yang menutupi wajah mereka terbuat dari kain transparan, yang sejujurnya tidak dapat menutupi keseluruhan wajah mereka, bahkan Zhang Yu dengan jelas melihat kecantikan wajah mereka di balik cadar. Mereka memang cantik, tapi belum bisa menyamai kecantikan kelima istrinya.


Meski begitu, kecantikan mereka benar-benar mematikan bagi pria yang belum pernah melihat kecantikan kelima istrinya.


Setelah saling diam dan hanya beradu pandang, salah satu dari wanita itu berkata, “Seorang pria tidak tau diri! Apa yang kamu lakukan di Sekte kami? Apa kau punya niat buruk pada salah satu dari kami?”


“Sekte? Berniat buruk? Apa maksud kalian? Aku hanya orang yang baru melewati portal dari Alam Atas, dan tiba-tiba saja muncul di tempat ini! Daripada menuduhku yang tidak-tidak, sebaiknya kamu jelaskan sekarang ini aku ada di mana? Apa ini Alam Dewa, atau Alam lainnya?” tanyanya pura-pura bodoh.


Puluhan wanita di sekelilingnya diam, setelah mendengar pertanyaan yang keluar dari mulutnya. Dengan kedua matanya, dia melihat beberapa wanita mencoba merasakan aura tubuhnya, dan tak lama kemudian tiba-tiba saja puluhan wanita itu menurunkan kewaspadaan mereka.


Sesaat Zhang Yu merasa lega, tapi tak lama dia kembali menegang saat seorang wanita tiba-tiba maju dan langsung membuka topeng di wajahnya. Melotot melihat wajahnya, tanpa sebab yang dia ketahui, tiba-tiba saja puluhan wanita itu berlutut dengan kepala tertunduk, “Tuan Muda kelima, maafkan kami tidak mengenali keberadaan Tuan Muda!” kata puluhan wanita diwaktu bersamaan.

__ADS_1


Zhang Yu tentunya bingung dengan apa yang dikatakan mereka. Tuan Muda kelima? Siapa yang mereka panggil Tuan Muda kelima? Pertanyaan itu terngiang-ngiang dalam pikiran Zhang Yu.


Belum juga mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang terngiang-ngiang dalam pikirannya, datang wanita lainnya, yang kali ini pakaiannya jauh lebih tertutup dibandingkan puluhan wanita yang masih berlutut di sekelilingnya.


Ketika wanita yang baru datang melihat wajah Zhang Yu, tiba-tiba saja wanita melakukan hal yang sama dengan wanita lainnya, “Yan Fei memberi hormat pada Tuan Muda kelima,” kata wanita itu dengan kepala tertunduk.


Zhang Yu yang sebenarnya ingin bertanya pada wanita itu tentang siapa sebenarnya Tuan Muda kelima, dia semakin dibuat bingung dengan apa yang dilakukan wanita yang memanggil dirinya Yan Fei, “Nona Yan Fei dan kalian semua bangkitlah! Aku bukan Tuan Muda kelima, seperti yang kalian maksud! Aku hanya seseorang yang baru datang dari Alam Atas!” jelasnya.


“Hanya seseorang yang berasal dari Alam Atas? Kenapa Tuan Muda selalu mengatakan sesuatu yang tidak masuk akal saat bertemu dengan kami? Terakhir kali saat bertemu kami, Tuan Muda mengatakan kalau sebenarnya Tuan Muda telah lama mati, dan suatu hari akan ada pemuda yang mirip dengannya datang untuk menggantikan dirinya menyelesaikan tugas dari Penguasa terdahulu!” kata Yan Fei.


Dia semakin bingung setelah mendengar apa yang dikatakan Yan Fei. Jika apa yang dikatakan Yan Fei adalah kebenaran, artinya Tuan Muda kelima memang sudah mati, dan yang dimaksud Tuan Muda kelima tentang seorang pemuda akan datang untuk menggantikannya tak lain pemuda itu adalah dirinya.


Apa yang dipikirkan olehnya sangatlah masuk akal, tapi dia masih belum tahu apa sebenarnya yang sudah terjadi di Alam Bunga.


Semakin dipikirkan, justru semakin membuatnya pusing. Dia mencoba bertanya pada Yuxi, tapi Yuxi butuh waktu satu hari untuk mengumpulkan seluruh informasi di Alam Bunga, termasuk siapa itu Tuan Muda kelima, dan dimana saat ini dia berada.


“Aku tidak mengingat siapa sebenarnya diriku. Sejak tadi dan beberapa waktu yang lalu, aku hanya mengatakan apa yang dibisikkan suara aneh di telingaku, dan jujur saja aku tidak ingat siapa kalian!” kata Zhang Yu berpura-pura kalau dirinya adalah sosok Tuan Muda kelima yang sedang mengalami gangguan ingatan.


Mendengar itu, Yan Fei yang semula tertunduk, perlahan dia mengangkat kepalanya, memandang wajah Zhang Yu yang dilihat dari sisi mana pun dia adalah Tuan Muda kelima, “Tuan Muda kelima mulai berperilaku aneh setelah terjatuh di sungai penuh batu. Kemungkinan kepala Tuan Muda kelima terbentur bebatuan sungai, yang berakibat terganggunya ingatan Tuan Muda kelima. Sebaiknya Tuan Muda kelima ikut pulang bersama dengan kami, dan biarkan tabib memeriksa keadaan Tuan!” ujar Yan Fei.


Zhang Yu menganggukkan kepalanya, “Kenapa aku harus ikut dengan kalian? Aku sendiri tidak tahu kalian itu orang baik atau orang jahat!”


Senyum mengembang di wajah Yan Fei setelah mendengar pertanyaannya, “Kalau kami jahat, bagaimana mungkin kami menyerahkan kehormatan kami sebagai seorang wanita pada Tuan Muda kelima? Oh iya, mungkin saja Tuan Muda akan mengingat siapa kami, kalau Tuan Muda kelima kembali melakukan itu dengan kami! Milik Tuan Muda kelima sangat tangguh, kami bahkan selalu dibuat kewalahan!” kata Yan Fei.


Tubuh Zhang Yu tiba-tiba merinding mendengar itu, ‘Siapapun itu Tuan Muda kelima, kau benar-benar menyeret pemuda polos sepertiku ke kandang sekumpulan wanita liar...’


°°°

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2