Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Latih Tanding


__ADS_3

Jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terimakasih...


°°°


Zhang Yu dan Lin Long yang sudah berada di arena dadakan yang disiapkan Zhang Guan, keduanya langsung saja melesat maju melakukan serangan memulai latih tanding mereka.


Keduanya sama-sama menggunakan tangan kosong, yang mana Lin Long terus melakukan serangan sementara Zhang Yu dengan santai berhasil menahan, dan sesekali menghindari serangan yang tak bisa ditahan.


Kombinasi serangan yang dilakukan Lin Long ditambah gerakan cepatnya, membuat Zhang Guan dan beberapa prajurit di luar arena meyakini kalau mereka hanya akan bertahan selama satu tarikan nafas saat dihadapkan dengan lawan sekuat Lin Long.


Akan tetapi mereka dapat melihat kalau Zhang Yu sama sekali tidak kesulitan menahan, dan menghindari serangan Lin Long. Dari apa yang mereka lihat, kekuatan fisik Zhang Yu setara dengan kekuatan fisik Lin Long yang kekuatannya sudah berada di ranah Dewa Immortal tingkat 5.


Wish...


Gerakan tangan Zhang Yu yang begitu cepat membuatnya berhasil mendaratkan sebuah serangan yang mengenai dada Lin Long, membuat pria bertubuh besar itu terdorong mundur, tapi serangan itu tak berdampak besar pada tubuh Lin Long.


“Sangat cepat! Aku sudah menggunakan setengah kecepatan puncakku, tapi sepertinya itu masih belum cukup untuk menyamai kecepatanmu. Tidak ada pilihan lain, sepertinya aku harus mengerahkan kecepatan puncak untuk dapat melebihi kecepatanmu!” ujar Lin Long kagum dengan kecepatan Zhang Yu.


Sementara itu, Zhang Yu yang mendengar Lin Long akan menggunakan kecepatan puncaknya, dia justru tersenyum lebar, dan merasa tertantang menaklukkan kecepatan puncak kultivator ranah Dewa Immortal tingkat 5. “Kalau begitu, aku juga tidak akan sungkan meningkatkan kecepatan untuk mengimbangi kecepatan Paman!” ungkapnya.


Zhang Yu langsung saja melesat bagai kilatan cahaya begitu juga dengan sosok Lin Long, udara di arena pertempuran seolah terbelah berkali-kali saat keduanya melesat bagaikan kilatan cahaya. Tinju berbalas tinju, tendangan berbalas tendangan, menyerang dan bertahan, tak terlihat ada yang ingin mengalah dari keduanya.


Sambil terus beradu serangan, Zhang Yu dengan santai berkata, “Apa hanya ini kekuatan Paman sebagai seorang Dewa Immortal? Aku merasa kekuatan Paman tidak ada bedanya dengan mereka yang masih berada di ranah Kaisar Dewa! Semua terbukti dari kekuatan fisik dan kecepatan Paman yang dengan mudah dapat aku imbangi!”


Bukannya marah, Lin Long justru tersenyum mendengar kata-kata Zhang Yu yang seolah sedang meremehkan kekuatannya, “Bagaimana kalau kita sedikit lebih serius? Pertempuran tanpa menggunakan energi spiritual itu bukanlah pertarungan seorang kultivator!” balasnya.


Simbol teratai biru tiba-tiba saja muncul di kening Lin Long bersama dengan meluapnya aura kuat dari dalam tubuhnya, yang seluruhnya tertuju pada Zhang Yu. Lin Long menunjukkan kekuatan sejatinya, bersama munculnya siluet Naga Merah yang merupakan Martial Spirit miliknya.

__ADS_1


“Api pembakar langit!”


Lin Long berteriak dengan suara lantang sembari mengangkat tangannya, lalu perlahan dia mengayunkan tangannya kearah Zhang Yu. Kobaran api merah membara keluar dari mulut siluet Naga Merah, mengarah ke arah Zhang Yu.


Zhang Yu yang sadar akan datangnya bahaya yang bisa saja membuat tubuhnya mengalami luka parah, mengikuti insting bertarungnya, dia mengeluarkan dua Martial Spirit yang seketika membuat Lin Long tersentak terkejut, begitu melihat dua Martial Spirit yang dimiliki Zhang Yu. Naga Emas berkepala sembilan menahan serangan Naga Merah, sementara Phoenix tujuh elemen langsung menyerang Naga Merah dengan serangan bola-bola elemen yang keluar dari mulutnya.


Serangan Naga Merah berhasil ditahan Naga Emas, sementara serangan Phoenix tujuh elemen berhasil di tahan Lin Long dengan menggunakan pedang kembar yang sudah terpegang di kedua tangannya.


Semua orang yang melihat latih tanding mereka sama-sama dapat melihat bagaimana mereka saling serang dan saling menahan serangan.


“Bagaimana serangan yang seperti itu masih dikatakan sebagai serangan latih tanding? Kalau aku yang terkena serangan seperti itu, sudah dipastikan aku akan mengalami luka yang cukup membuatku terbaring di atas tempat tidur selama beberapa minggu!” gumam Zhang Guan.


Dia tidak menyangka kalau latih tanding yang direncanakan keduanya adalah latih tanding yang begitu mengerikan.


Sementara itu di arena pertempuran, Lin Long melesat maju mencoba menyerang Phoenix tujuh elemen yang melesat maju ke arahnya, “Naga Emas berkepala sembilan dan Phoenix tujuh elemen. Zhang Tian, bukannya dia manusia, tapi kenapa bisa dia memiliki keturunan seorang monster yang begitu mengerikan!” gumamnya terus melesat maju.


Lin Long mengayunkan pedang kembar di tangannya, menyerang tubuh Phoenix tujuh elemen, tapi belum juga serangannya mengenai target, Zhang Yu muncul dan menahan serangannya menggunakan pedang di tangannya.


Boom...


Boom...


“Apanya yang ranah Kaisar Dewa? Kekuatannya sudah setara dengan kekuatan Dewa Immortal, walau kekuatan sejatinya memang masih di ranah Kaisar Dewa. Dia sudah menang sejak tadi, tapi aku ingin tahu apa dia mampu menahan serangan terkuatku!”


Bunga teratai biru muncul dan menyatu dengan tubuh Lin Long. Cahaya biru terang menyelimuti tubuh Lin Long begitu juga dengan tubuh siluet Naga Merah.


Begitu cahaya biru terang menghilang, semua orang termasuk Zhang Yu dapat melihat zirah kokoh berwarna biru yang melekat pada tubuh Lin Long dan siluet Naga Merah.

__ADS_1


Kekuatan Lin Long saat ini setara tingkat puncak ranah Dewa Immortal, sebuah kekuatan besar yang pernah muncul di alam menengah.


Merasakan kekuatan Ling Long, Zhang Yu sama sekali tidak takut atau panik, dia justru menunjukkan senyum lebar di wajahnya.


“Karena Paman mulai serius, aku juga akan serius menghadapi Paman!” ungkap Zhang Yu bersama munculnya zirah Dewa.


Tak hanya zirah Dewa, simbol Naga dan Phoenix tiba-tiba muncul di kening Zhang Yu, membuat Lin Long merasa ada sebuah gunung yang menimpa punggungnya.


Zirah Dewa, pedang Naga, simbol kekuatan misterius, serta kekuatan mata Dewa, sosok Zhang Yu saat ini terlihat begitu luar biasa, ditambah aura agung yang meluap keluar dari tubuhnya, membuat semua orang ingin berlutut di hadapannya.


“Apa ini kekuatan penuhnya? Ini bukan lagi kekuatan tingkat puncak ranah Dewa Immortal, melainkan kekuatan yang lebih besar dari seorang Dewa Immortal.”


Lin Long tersenyum senang melihat kekuatan Zhang Yu, dan langsung saja di melesat maju dengan kecepatan penuh menyerang Zhang Yu walau dia sudah tahu hasil akhir dari latih tanding yang membuatnya kembali merasakan senangnya sebuah pertempuran.


Gerakan Lin Long yang terlihat begitu lambat di hadapan mata Dewa, membuat Zhang Yu hanya berdiri tenang di tempatnya, menanti kedatangan Lin Long yang kurang dua tarikan nafas sudah berada di depannya.


“Maafkan aku kalau Paman sedikit mengalami luka!” Zhang Yu mengayunkan pedangnya, menahan serangan terkuat Lin Long.


“Kekuatanmu ini terlalu kuat, aku tidak sanggup menahannya!” Tubuh Lin Long terpental mundur dan keluar dari arena saat serangannya berhasil di tahan Zhang Yu. Pertahanan Zhang Yu jauh lebih kuat dari kekuatan serangannya, itulah yang membuatnya terpental mundur.


Arena pertempuran seketika menjadi hening setelah Lin Long menerima kekalahannya, bersamaan dengan menghilangnya siluet raksasa Martial Spirit milik dua orang yang saat ini sedang terduduk di luar arena pertempuran.


“Kekuatanmu sangat luar biasa, aku tidak bisa membayangkan seberapa besar kekuatanmu begitu kamu mengkonsumsi pil matahari, dan meningkatkan kekuatan ke ranah Dewa Immortal. Mungkin, aku akan kalah hanya dengan kekuatan fisikmu!” ungkap Lin Long sembari memulihkan luka dalam akibat benturan terakhir yang dia dapat dari menyerang pertahanan Zhang Yu.


Zhang Yu tersenyum mendapatkan pujian dari Lin Long, tapi dia sama sekali belum puas dengan pencapaiannya, karena dia merasa kekuatannya masih jauh dari mereka yang berada di alam Dewa.


“Kekuatanku tidak seberapa dibandingkan mereka yang berada di alam Dewa. Dibandingkan dengan mereka, aku hanyalah seekor semut kecil yang dengan mudah dapat dilenyapkan...”

__ADS_1


°°°


Bersambung...


__ADS_2