
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Di garis pembatas Alam Bunga.
“I-ini....” Huo Hong De merasakan aura kuat dari jutaan orang, yang sudah berjajar rapi di balik garis pembatas Alam Bunga.
Dari aura kuat yang dia rasakan, setidaknya terdapat lebih dari satu juta orang di ranah Dewa Surgawi Tinggi tingkat rendah sampai tingkat puncak, ratusan ribu ranah Dewa Nirwana tingkat rendah serta tingkat menengah, serta tujuh orang di ranah Dewa Nirwana tingkat puncak.
Selain mereka, dia juga merasakan aura kuat seseorang yang hampir setara dengan kekuatannya, meski sebenarnya dia tidak pernah mencapai kekuatan itu di jalur yang semestinya, “Ranah Dewa Nirwana Suci tingkat menengah! Aku sudah terlalu meremehkannya!” gumam Huo Hong De, mengetahui identitas pemilik kekuatan ranah Dewa Nirwana Suci tingkat menengah di pihak musuh.
Sementara itu, di balik garis pembatas terlihat lebih dari dua juta prajurit Alam Bunga siap menghadapi perang besar, melawan kekuatan dua Alam, yang ingin menguasai Alam Bunga.
Di depan barisan prajurit Alam Bunga, terlihat barisan Tentara Dewa yang bersebelahan dengan barisan Tentara Monster yang mana jumlah Tentara Monster telah bertambah, dan saat ini jumlah mereka sebanding dengan jumlah Tentara Dewa.
Di barisan terdepan, terdapat Zhang Yu bersama ketujuh istrinya, puluhan tetua Istana Hua, serta ratusan Kepala Keluarga yang mengikutsertakan seluruh tetua di Keluarga mereka.
“Bagaimana kesiapan pasukan? Apa mereka telah siap menghadapi peperangan besar di depan mata?” Zhang Yu bertanya pada Lin Yifei.
“Seluruh pasukan siap berperang di medan perang. Tak ada dari mereka yang gentar menghadapi musuh, meski kita akan berperang melawan kekuatan gabungan Alam Elemen dan Alam Api,” jawab Lin Yifei.
“Dari laporan menara pengawas, kita akan menghadapi lebih dari tiga juta prajurit, yang berasal dari Alam Elemen dan Alam Api. Sementara untuk pemimpin mereka, Huo Hong De dan Huo Sheng De, mereka memimpin langsung pasukan Alam Elemen dan Alam Api menyerang Alam Bunga,” ungkap Yan Fei.
“Menarik, ternyata mereka sendiri yang datang mengantarkan nyawa padaku!” kata Zhang Yu sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.
“Suami, kami akan membantu melawan mereka,” ujar Qing Yue.
Zhang Yu menggelengkan kepala pelan, lalu berkata, “Aku sendiri bisa mengalahkan mereka. Jadi, sebaiknya kalian membantu prajurit memusnahkan sebanyak-banyaknya prajurit musuh!”
__ADS_1
“Kami tidak ingin membiarkan suami berjuang seorang diri!” kata Long Hua tegas.
“Bukannya aku meremehkan kekuatan kalian, tapi musuh yang kita hadapi memiliki kekuatan jauh di atas kalian...”
“Lagian, kekuatanku memanglah cukup menghadapi mereka yang hanya berdua...”
“Sebaiknya, kalian sekarang bersiap membunuh seluruh pasukan musuh yang berhasil menerobos masuk Alam Bunga!” kata Zhang Yu.
“Dengan jumlah pasukan di kubu musuh yang lebih banyak dari jumlah pasukan kita, keberadaan kalian sangatlah membantu pasukan di kubu kita!” ungkap Zhang Yu menambahkan.
“Suami, berjanjilah pada kami untuk memenangkan peperangan melawan mereka!” ujar Shang Gu.
Mendengarnya Zhang Yu mengangguk kecil, lalu berkata, “Aku pasti memenangkan peperangan dengan mereka untuk kalian dan demi kehidupan di Alam Bunga.” Dengan keberadaan Yuxi, Zhang Yu yakin dapat mengalahkan semua musuhnya.
“Aku akan membunuh ratusan ribu prajurit musuh, yang akan aku jadikan sebagai hadiah di akhir peperangan!” ungkap Shu Cing penuh semangat.
Wanita yang lainnya menganggukkan kepala, lalu dengan suara lantang Yin Siyi berkata, “Kita sama-sama menghadiahkan kemenangan, begitu peperangan berakhir.”
Crakkk...
BOOM...
Suara ledakan terdengar ketika garis pembatas Alam Bunga hancur berkeping-keping, tak mampu menahan serangan musuh.
Zhang Yu yang melihat kehancuran garis pembatas Alam Bunga, dia begitu saja menunjukkan senyuman di wajahnya sambil berkata pada seratus prajurit bayangan yang yang berlutut di hadapannya, “Pergi ke Alam Elemen, dan bebaskan kedua orangtuaku!” titahnya.
Begitu mendengar titah tuan mereka, seratus prajurit bayangan langsung menghilang dari tempatnya, menggunakan teknik teleportasi yang diajarkan Zhang Yu pada mereka, dan tak butuh waktu lama mereka telah sampai di tempat tak jauh dari keberadaan Alam Elemen.
Keberadaan Huo Hong De dan orang-orang kepercayaannya di Alam Bunga, menunjukkan kalau Alam Elemen hampir mengerahkan kekuatan mereka. Meski tidak mudah, Zhang Yu yakin seratus prajurit bayangan yang dia kirim, mampu membawa kembali kedua orangtuanya.
__ADS_1
Sementara itu, Lin Yifei yang sedang melayang di depan seluruh pasukannya, dengan suara lantang dia berkata pada seluruh pasukannya, “Perang sebentar lagi akan terjadi. Tunjukkan keberanian serta tekad kalian, dan jangan biarkan mereka mengambil alih Alam kita! Mari kita bawa pulang kemenangan untuk keluarga yang menanti kepulangan kita!...”
Jutaan prajurit Alam Bunga bergemuruh penuh semangat, setelah mendengar pidato singkat yang dilakukan Lin Yifei.
“Semuanya maju! Kita tunjukkan pada musuh kalau Alam Bunga bukanlah Alam terlemah di jajaran kekuatan Alam yang berada di Alam Dewa!” Suara lantang Lin Yifei kembali terdengar. Kali ini dia mengangkat pedangnya, untuk menambah semangat juang pasukannya.
“SERANG!!...” Teriak Lin Yifei melesat maju, memimpin pasukan Alam Bunga yang ikut melesat maju bersamanya.
Di sisi lain, Huo Sheng De yang memasang seringaian lebar di wajahnya, melihat pasukan Alam Bunga mulai maju menyerang ke arahnya. Tak ingin kalah dengan wanita di barisan terdepan pasukan Alam Dewa, Huo Sheng De mengeluarkan pedangnya, lalu berteriak dengan suara lantang, “SERANG DAN HABISI SELURUH MUSUH!!...” Satu juta prajurit Alam Api dan lebih dari dua juta prajurit Alam Elemen melesat maju menyambut serangan pasukan Alam Bunga yang telah membaur dengan Tentara Dewa dan Pasukan Monster.
Dalam hitungan detik, kedua kubu saling berhadap-hadapan. Tak ada yang menahan kekuatan, begitu bertemu musuh, mereka akan mengerahkan semuanya untuk mengalahkan musuh. Berbagai macam teknik dan senjata beradu, menciptakan medan peperangan yang sangat mengerikan.
Zhang Yu yang mencari keberadaan Huo Hong De dan Huo Sheng De, dia melihat keduanya berada di tengah-tengah medan peperangan, dan terus mencoba mendekati tempat Lin Yifei dan enam wanita lainnya.
Dengan jelas dia melihat Huo Hong De yang sudah menyadari keberadaan Qing Yue di medan perang, dan pria itu berusaha mendekat ke tempat Qing Yue.
Melihat itu, Zhang Yu langsung saja melesat ke tengah-tengah medan peperangan dan muncul tepat di depan Huo Hong De, “Jangan berharap kamu dapat mengambil apa yang bukan milikmu! Huo Hong De, akulah yang akan menjadi lawanmu!” kata Zhang Yu, begitu berada tepat di depan Huo Hong De.
“Hahahaha... aku tidak menyangka kau justru datang menghampiriku, di saat kamu bisa bersembunyi, dan menunggu kedatanganku!” balas Huo Hong De dengan gelak tawa, meski dia sangat mewaspadai kekuatan elemen yang dimiliki Zhang Yu.
Zhang Yu yang mendengar perkataan Huo Hong De, dia hanya menunjukkan senyuman tipis di wajahnya, lalu berkata, “Apa kau pikir aku akan takut berhadapan dengan kekuatan palsu ranah Dewa Nirwana Suci tingkat 8?” cibir Zhang Yu.
Huo Hong De menggerakkan giginya marah mendengar cibiran Zhang Yu. Dia tidak menyangka, setelah jutaan tahun orang-orang akan takut hanya dengan mendengar namanya, sekarang di depan matanya ada orang yang terang-terangan tidak takut dengannya, bahkan dia berani mencibir kekuatannya.
“Aku tidak akan segan mencabik-cabik tubuhmu, dan mengakhiri hidupmu!...” Huo Hong De mengeluarkan aura ranah Dewa Nirwana Suci tingkat 8. Meski kekuatannya berada di tingkat 8 ranah Dewa Nirwana Suci, itu hanyalah tingkatan palsu karena dia telah dikalahkan oleh iblis hati yang berkuasa akan tubuhnya.
Merasakan aura Huo Hong De, Zhang Yu masih mempertahankan senyuman tipis di wajahnya, walau tubuhnya sedikit tertekan oleh tekanan aura kuat Huo Hong De, “Langsung serius sejak awal. Kalau begitu, aku juga tidak akan main-main!...”
°°°
__ADS_1
Bersambung...