Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Memanasnya Kolam Pemandian Istana Hua


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Masalah tetua baru Istana Hua yang memiliki niatan buruk pada Lin Yifei terselesaikan dalam satu malam, di tangan Zhang Yu dan prajurit bayangannya. Terungkap juga identitas asli mereka yang merupakan murid tersembunyi mendiang Tetua Agung Istana Hua, yang menjadi alasan kuat mereka membalaskan dendam kematian guru mereka pada Lin Yifei.


Keluarga mereka juga telah dibersihkan keberadaannya dari Alam Bunga, di malam yang sama dengan malam kematian mereka. Sedangkan untuk mengisi kursi tetua yang kembali kosong, Lin Yifei memutuskan mengangkat orang-orang kepercayaannya di Sekte Lili Putih, menjadi ketua baru mengisi kekosongan.


Dua hari berlalu setelah peristiwa malam berdarah, aktivitas di Istana Hua sudah mulai berjalan seperti seharusnya. Dalam dua hari ini, upacara penobatan Lin Yifei sebagai penguasa Alam Bunga mulai dipersiapkan. Undangan telah disebar ke seluruh penjuru Alam Bunga, sementara untuk tempat upacara penobatan, hampir sepenuhnya telah selesai dipersiapkan, berkat bantuan dua ratus prajurit bayangan milik Zhang Yu.


“Begitu upacara penobatan selesai aku akan memulai latihan tertutup...” Zhang Yu sudah tidak sabar meningkatkan kekuatannya, dan pergi menyelamatkan orangtuanya di Alam Elemen.


[Apa Tuan tidak ingin meningkatkan kualitas Dunia Kecil menjadi Dunia Menengah? Dengan meningkatkan kualitas Dunia Kecil, semakin besar manfaat yang didapatkan mereka yang tinggal di Dunia Kecil. Setidaknya kekuatan mereka akan berkembang sepuluh kali lebih cepat dari sebelumnya...]


Zhang Yu mengangkat kedua sudut bibirnya mendengar apa yang baru dikatakan Yuxi, kemudian berkata, “Apa aku perlu mengeluarkan seluruh orang dari Dunia Kecil, disaat kualitas Dunia Kecil di tingkatkan?...”


[Tuan tidak perlu melakukan itu karena selama proses peningkatan, mereka semua yang berada di Dunia Kecil, dengan sendirinya akan memasuki fase tidur, dan tidak akan sadar dengan apa yang terjadi di sekeliling mereka...]


Zhang Yu akhirnya memutuskan meningkatkan kualitas Dunia Kecil miliknya. Dengan jumlah poin sistem miliknya yang tidak terbatas, sebanyak apapun poin sistem yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas Dunia Kecil, itu semua tidak akan membuatnya jatuh dalam kemiskinan.


Selama proses peningkatan kualitas Dunia Kecil, tempat itu tertutup untuk orang luar termasuk Zhang Yu, pemiliknya sendiri. Sedangkan untuk seberapa lama proses peningkatan kualitas, setidaknya seluruh proses akan selesai dalam tiga hari.


“Apa yang bisa aku lakukan untuk saat ini?...” Zhang Yu bingung ingin melakukan apa, sementara dirinya hanya tertinggal seorang diri di halaman belakang kediamannya.

__ADS_1


“Sudah pergi begitu lama, apa mereka tidak merindukanku? Apa perlu aku pergi menyusul dan melihat apa yang sedang mereka kerjakan di Istana Hua?” tanya Zhang Yu pada dirinya sendiri, dan tiba-tiba saja dia penasaran dengan apa yang sedang dilakukan istri-istrinya.


Hanya dengan menjentikkan jari, Zhang Yu menghilang dari tempatnya. Kurang dari satu detik setelah menghilang, dia sudah berada di aula pemujaan Istana Hua, yang dipersiapkan sebagai tempat upacara penobatan, “Mereka ternyata tidak di tempat ini, tapi dari auranya mereka tak begitu jauh dari tempat ini...”


“Tempat apa ini?...” Menggunakan teknik teleportasi ke tempat keberadaan para istrinya, Zhang Yu justru muncul di ruangan yang di tengah-tengah ruangan terdapat kolam besar, dengan taburan bunga di atas permukaan airnya.


“Tiba-tiba saja aku merasakan sesuatu yang buruk akan menimpaku...” Baru juga menutup mulut, delapan pelayan yang keseluruhannya wanita muncul, dan tersentak melihat keberadaannya.


Sedangkan Zhang Yu, dia segera mengalihkan pandangannya ke arah lain, setelah beberapa saat terdiam saat dia melihat keberadaan delapan pelayan, yang kesemuanya tidak menggunakan apapun untuk menutupi tubuh polos mereka.


“Mereka tidak buruk. Bersih dan rapi di bagian itu. Aku juga melihat kalau tubuh mereka belum pernah di jamah seorang pria, yang artinya mereka masih suci,” gumam lirih Zhang Yu yang belum menyadari keberadaan tujuh wanita yang berjajar rapi di belakangnya.


“Apa suami menginginkan mereka sebagai pemanas ranjang untuk malam ini?...”


Zhang Yu yang baru sadar kalau barusan ada yang memanggilnya suami, perlahan dia membalik tubuhnya, melihat sekeliling, dan seketika dia hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal, “A-aku barusan hanya asal bicara. Kalian bisa melanjutkan apa yang ingin kalian lakukan...”


Baru juga ingin melarikan diri dengan teknik teleportasi, kedua tangannya sudah di tahan dua wanita berbeda, “Bukannya tadi suami menginginkan mereka, kenapa tidak sekarang saja mereka memberikan apa yang diinginkan suami?” ujar Qing Yue.


Kesadaran Zhang Yu yang sudah sepenuhnya kembali, membuatnya tidak lagi berminat dengan tubuh kedelapan pelayan, yang saat ini terlihat menggunakan apapun untuk menutupi tubuh polos mereka. Meski para pelayan tidak akan menolak kalau Zhang Yu memang menginginkan tubuh mereka, tapi mereka tidak akan melakukan semua itu, di hadapan junjungan merek.


“Maafkan aku, semua yang barusan aku katakan pada kalian, itu murni akibat dari keterkejutanku karena begitu aku menggunakan teknik teleportasi untuk menemukan keberadaan kalian, aku muncul di tempat ini, dan tiba-tiba saja melihat para pelayan yang tidak menggunakan apapun untuk menutupi tubuh mereka,” ungkap Zhang Yu.


“Suami, kami tidak marah kalau kamu menginginkan mereka. Bukannya dulu kamu sering melakukan itu dengan pelayan di Alam Surgawi karena mengikuti ajaran Ayahku?...” Shang Gu masih ingat apa yang sering dilakukan suaminya dan Ayahnya di masa lalu, saat keduanya tiba-tiba saja menghilang.

__ADS_1


Kedua orang itu dulu sering menghilang bersama belasan pelayan Istana Surgawi. Meskipun sering mendengar mereka membahas keindahan tubuh serta kecantikan para pelayan, dan sering pergi keluar bersama para pelayan. Kedua pria itu tidak pernah menyentuh tubuh para pelayan. Biasanya mereka hanya meminta para pelayan menemani mereka minum sampai pagi.


Sama halnya dengan apa yang baru saja terjadi pada Zhang Yu. Di mulut dia mengatakan menginginkan para pelayan menjadi pemanas ranjang, tapi nyatanya itu hanyalah jawaban spontan yang keluar dari mulutnya, dan tak sesuai dengan kenyataan dimana dia tidak menginginkan apapun dari mereka.


Pada akhirnya, Lin Yifei meminta para pelayan meningkatkan kolam pemandian Istana Hua, dan melarang siapapun masuk kecuali dia ingin dipertemukan dengan Dewa Kematian.


Berada di kolam pemandian Istana Hua dengan di temani ketujuh istrinya, Zhang Yu mendapatkan pelayanan seperti yang dulu sering dia dapatkan saat masih berada di Istana Nirwana. Bedanya, jika dulu hanya lima wanita yang melayaninya, sekarang ada tujuh wanita yang memberi pelayan khusus padanya.


“Tempat ini mengingatkanku pada kolam pemandian di Istana Nirwana. Bagaimana keadaan pelayanku di sana? Apa mereka sudah mendapatkan pasangan hidup?...” Shu Cing teringat tujuh pelayan setianya yang dia tugaskan menjaga istananya di Alam Nirwana Agung.


Zhang Yu tahu siapa saja pelayan Shu Cing karena dia sering menggoda mereka saat berkunjung ke istana istrinya itu, “Siapa juga yang mau menjadi pendamping wanita cerewet seperti mereka?” gumam Zhang Yu.


“Aku juga terpikirkan hal yang sama. Dengan mereka yang begitu berisik, siapa yang akan bertahan lebih dari satu hari berada di dekat mereka kecuali aku? Seandainya saja mereka tidak terlalu berisik, dengan kecantikannya, bisa saja mereka jadi rebutan putra tetua Istana Nirwana,” kata Shu Cing.


Zhang Yu dan mereka yang tahu akan kecantikan pelayan Shu Cing mengangguk kecil, setuju dengan apa yang dikatakan Shu Cing, “Suami, bagaimana kalau mereka kamu angkat sebagai Selir? Dengan keberadaan mereka di Istana Nirwana, aku yakin Istana Nirwana akan jauh lebih ramai dari sebelumnya,” ungkap Yin Siyi sambil membayangkan betapa repotnya Zhang Yu memiliki Selir seperti mereka.


Cepat Zhang Yu menggelengkan kepalanya. Dia tidak bisa membayangkan seandainya benar mereka menjadi Selirnya. Hari-hari tenangnya akan menghilang saat itu semua terjadi.


Zhang Yu tiba-tiba saja mengarahkan pandangannya ke arah Yin Siyi, lalu berkata, “Kalaupun aku ingin mengangkat Selir, aku tidak akan mengangkat wanita seperti mereka menjadi Selirku. Aku tidak bisa membayangkan kekacauan apa yang akan terjadi di Istana Nirwana, kalau mereka benar-benar menjadi Selirku!...”


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2