Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Mendatangi Alam Kegelapan


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Setelah semua urusan di Alam Es terselesaikan Zhang Yu dan yang lainnya melakukan perjalanan menuju Alam Kegelapan, kecuali penguasa Alam Es, Alam Air, dan Alam Api yang sama-sama memiliki urusan di Alam mereka masing-masing.


Menggunakan portal yang menghubungkan Alam Es dan Alam Kegelapan, kurang dari satu jam mereka semua telah sampai di Alam Kegelapan.


Meski dinamakan Alam Kegelapan, tapi Alam Kegelapan bukanlah tempat yang selalu diselimuti kegelapan. Alam kegelapan hampir sama dengan Alam Bunga, yang membedakan dengan Alam lain adalah energi spiritual gelap yang sangat mendominasi di Alam Kegelapan, jauh berbeda dengan Alam lainnya.


“Saudari, Alam Kegelapan tak seburuk yang dirumorkan banyak orang,” kata Lin Yifei pada Fan Yu Jie.


“Mereka hanya menyebarkan rumor buruk tentang Alam Kegelapan, tanpa tau kenyataannya,” balas Fan Yu Jie.


“Aku tidak menyangka Alam Kegelapan sama indahnya dengan Alam Bunga,” kata Yan Fei melihat hamparan bunga, tak jauh dari portal penghubung dengan Alam Es.


“Alam Bunga ya? Setelah ini giliran aku yang berkunjung ke Alam saudari,” ungkap Fan Yu Jie.


Lin Yifei dan Yan Fei mengangguk lalu mereka sama-sama tersenyum yang ditujukan pada Fan Yu Jie, keduanya senang karena Alam Bunga segera terhubung dengan Alam lainnya selain terhubung dengan Alam Binatang.


Zhang Yu yang melihat keakraban istrinya dengan calon istrinya, dia dapat bernafas lega karena tak melihat adanya permasalahan diantara mereka.


“Kita langsung menuju istana penguasa Alam Kegelapan!” kata Fan Yu Jie bersama dengan puluhan prajurit dan pelayan yang datang menyambut kepulangannya.


“Silahkan memimpin jalan,” kata Zhang Yu.


Mendengar itu Fan Yu Jie menganggukkan kepalanya, dia lalu memimpin rombongan menuju istana penguasa Alam Kegelapan, dengan puluhan prajurit dan pelayan menyusul di belakang mereka.


Mereka melayang di langit melesat menuju istana penguasa Alam Kegelapan sembari melihat dan menikmati keindahan Alam Kegelapan.


“Alam Kegelapan telah aku pimpin selama jutaan tahun, dan bisa dikatakan kalau saat ini adalah era puncak kekuatan di Alam Kegelapan,” ungkap Fan Yu Jie lalu dia sedikit menceritakan tentang kehidupan di Alam Kegelapan.


Selain menceritakan tentang kehidupan di Alam Kegelapan, Fan Yu Jie juga menceritakan kekuatan Alam Kegelapan yang terus dia tingkatkan untuk bersiap menghadapi kebangkitan Dewa Iblis.


“Jika kekuatan seluruh Alam di Alam Dewa dibandingkan, mungkin kekuatan Alam Kegelapan hanya akan kalah dengan kekuatan Alam Surgawi. Akan tetapi, aku masih merasa kekuatan Alam Kegelapan masih kurang kalau ingin bertahan dari kekuatan Dewa Iblis!” kata Fan Yu Jie tenang tapi tatapan matanya tak bisa menutupi ketakutan yang dirasakannya.

__ADS_1


“Dengan sedikit waktu yang masih tersisa, aku yakin mereka masih dapat meningkatkan kekuatannya,” lanjutnya.


“Kamu pasti bisa melakukannya,” kata Zhang Yu menyemangati Fan Yu Jie yang terus ingin meningkatkan kekuatan Alam Kegelapan.


“Aku juga akan terus meningkat kekuatan Alam Bunga untuk menghadapi Dewa Iblis,” ujar Lin Yifei.


“Begitu juga denganku,” kata Zhang Lao yang juga ingin terus meningkat kekuatan Alam Binatang.


Penguasa Alam Angin yang semula tidak senang berada di sekitaran Zhang Yu dan orang-orangnya, kini dia justru merasa menyesal karena sejak awal tidak bisa melihat kebenaran yang begitu indah.


Melihat penyesalan penguasa Alam Angin dan semangat yang ditunjukkan para penguasa, Zhang Yu yakin Dewa Iblis dapat dikalahkan dengan kekuatan yang dimiliki Alam Dewa.


“Aku akan jadi lebih kuat, jauh lebih kuat dari sekarang untuk melindungi apa yang pantas aku lindungi,” gumam Zhang Yu penuh tekad.


Beberapa waktu berlalu, akhirnya mereka sampai di istana penguasa Alam Kegelapan, dan kedatangan mereka mendapat sambutan dari petinggi Alam Kegelapan yang mana hampir seluruh petinggi Alam Kegelapan adalah seorang wanita.


Hanya ada dua sosok pria diantara para petinggi Alam Kegelapan, dan lagi keduanya hanyalah pria tua yang wajahnya sudah dipenuhi kerutan.


Puluhan pelayan langsung melayani mereka yang baru menempati tempat duduk di aula istana. Mereka menyajikan makanan dan minuman terbaik yang hanya dapat ditemukan saat berada di Alam Kegelapan.


“Apa mereka tidak melihat keberadaan kita di sini, sampai begitu berani menatap wajah suami kita? Saudari, bagaimana kalau kita kirim mereka semua bertemu dengan Dewa Kematian?” tanya Long Hua pada seluruh saudarinya.


“Aku setuju dengan saudari Hua, tapi kita tetap harus meminta izin pada saudari Yu Jie kalau ingin melakukan itu karena bagaimanapun juga mereka adalah pelayan di istana ini!” kata Yin Siyi.


Zhang Yu menggelengkan kepalanya mendengar apa yang dikatakan para istrinya, lalu dengan cepat dia mencoba menenangkan mereka, supaya tidak terjadi kejadian yang membuat gaduh aula istana penguasa Alam Kegelapan.


“Aku sebenarnya tidak melarang saudari sekalian melakukan itu, tapi sepertinya suami kita tidak mengizinkan itu,” kata Fan Yu Jie yang sudah menganggap Zhang Yu sebagai suaminya.


“Suami, kenapa kami tidak setuju kami membunuh mereka?” tanya Qing Yue.


“Apa suami ingin memiliki mereka, dan menjadikan Selir di Alam Nirwana Agung?” kata Shang Gu menanyakan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan oleh Zhang Yu.


Zhang Yu cepat menggelengkan kepalanya, lalu dia berkata, “Aku cuma tidak ingin ada pertumpahan darah lagi sebelum digelar pesta pernikahanku dengan calon saudari baru kalian...”


Mendengar perkataan Zhang Yu, semua wanita menganggukkan kepalanya, termasuk Fan Yu Jie yang ingin segera melangsungkan pernikahan dengan Zhang Yu.

__ADS_1


“Sekarang juga akan aku umumkan rencana pernikahan kita di hadapan para petinggi Alam Kegelapan!” kata Fan Yu Jie pada Zhang Yu.


“Lakukan apa yang ingin kamu lakukan,” balas Zhang Yu sembari menunjukkan senyuman di wajahnya.


“Kami sudah tidak sabar memilik saudari baru,” kata Qing Yue mewakili apa yang ingin dikatakan wanita lainnya.


Mendengar apa yang dikatakan Zhang Yu dan calon saudarinya membuat Fan Yu Jie ingin segera mengumumkan rencana pernikahan yang sudah tertunda lebih dari satu juta tahun lamanya.


Fan Yu Jie bangkit dari duduknya, lalu melangkahkan kaki, berjalan menuju singgasana penguasa Alam Kegelapan yang sudah cukup lama tidak dia tempati.


“Aku ingin mengumumkan sebentar lagi aku ingin menggelar pesta pernikahan setelah sosok yang selama ini aku nanti telah kembali ke Alam Dewa,” kata Fan Yu Jie dengan wajah yang terlihat begitu bahagia.


Seluruh petinggi Alam Kegelapan terdiam mendengar apa yang dikatakan Fan Yu Jie. Setahu mereka Fan Yu Jie hanya ingin menikah dengan penguasa Alam Nirwana Agung yang sudah membuat janji pernikahan dengannya.


Akan tetapi, baru juga dia kembali dari menghadiri pesta pernikahan di Alam Es, tiba-tiba saja dia mengumumkan kalau dirinya sebentar lagi akan menggelar pesta pernikahan.


“Kalau Yang Mulia ingin menggelar pesta pernikahan, bukannya itu berarti dia sang penguasa Alam Nirwana Agung telah kembali ke Alam Dewa?” tanya salah satu petinggi Alam Kegelapan.


“Kalau itu benar, yang mana diantara mereka yang merupakan sosok penguasa Alam Nirwana Agung?” tanya petinggi lainnya.


Para petinggi Alam Kegelapan menatap pria yang datang bersama Fan Yu Jie dari Alam Es, dan secara bersamaan pandangan mereka tertuju pada seorang pemuda yang masih sangat muda. Meski masih muda, tapi para petinggi Alam Kegelapan tahu kalau pemuda itu jauh lebih kuat dari mereka.


Selain kuat, mereka juga dapat melihat keberadaan para wanita yang terlihat asing bagi mereka, terutama bagi dua pria tua petinggi Alam Kegelapan yang pernah bertemu dengan para Permaisuri Alam Nirwana Agung.


“Aku sudah tahu siapa diantara mereka yang merupakan sosok penguasa Alam Nirwana Agung...”


“Meski belum kembali menduduki singgasana penguasa Alam Nirwana Agung, dengan aura kekuatan yang sangat mendominasi, aku juga sudah menemukan keberadaan sosok penguasa Alam Nirwana Agung...”


Kedua pria tua sama-sama sudah menemukan keberadaan sosok penguasa Alam Nirwana Agung, dan sekarang keduanya tak lagi berani sembarangan menatap kearah sosok itu.


Sementara sosok yang mereka anggap sebagai penguasa Alam Nirwana Agung, dia hanya tersenyum sembari memeluk pinggang wanita yang duduk tepat di sebelahnya.


“Aku tidak menyangka kalau mereka langsung dapat mengetahui siapa diriku!” ungkap Zhang Yu, sosok yang sekarang sangat dihormati oleh para petinggi Alam Kegelapan...


°°°

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2