
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
Di alam atas, Kekaisaran Alam Atas, Kaisar Yin Wugou terus melihat giok jiwa milik putranya yang telah padam, tak lama setelah kepergiannya ke alam menengah.
Dengan perasaan marah, dia memberi perintah pada dua orang di depannya, “Putraku sudah menandai tubuh pembunuhnya. Aku dapat merasakan orang itu baru saja sampai di alam ini. Cari dan bawa orang itu kehadapanku! Sebelum membunuhnya, aku lebih dulu ingin tahu apa alasan dia sampai membunuh putraku!”
Pangeran kelima yang mati di alam menengah adalah putra kesayangannya, dan selama hidupnya dia selalu dimanja seluruh keluarganya. Saat kabar kematiannya menyebar, seluruh keluarga Kekaisaran Alam Atas bersumpah akan membunuh siapapun orang yang telah membunuh Pangeran kelima.
Dikarenakan tempat kematian Pangeran kelima yang tak jauh dari kediaman Klan Zhang di alam bawah, pihak Kekaisaran Alam Atas sempat mencurigai pelaku pembunuhan berasal dari Klan Zhang alam atas. Namun, setelah mengingat kekacauan di Kekaisaran Qing,mereka berpikir kecil kemungkinan Klan Zhang mengirim orangnyq ke alam menengah untuk membunuh Pangeran kelima.
Walau begitu, mereka tak begitu saja melepaskan pengawasan kepada Klan Zhang.
Jika saja benar Klan Zhang alam atas terlibat dalam kematian Pangeran kelima, Kekaisaran Alam Atas akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menghapus keberadaan Klan Zhang di alam atas. Tidak ada yang akan mereka biarkan hidup sekalipun itu wanita, orang tua, ataupun anak-anak. Semua akan musnah bersama dihapuskannya nama Klan Zhang dari alam atas.
“Klan kecil itu akan aku hancurkan kalau benar mereka terlibat dalam kematian putraku! Mungkin hanya Lu Ning yang akan aku biarkan hidup, dan akan aku angkat menjadi Selir ke seribu di istanaku,” gumam Kaisar Yin Wugou.
°°°
Aula suci Klan Qing.
Empat sosok keluar dari portal dimensi di aula suci Klan Qing yang dijaga dua pria tua yang masing-masing memiliki kekuatan ranah Dewa Immortal Bumi tingkat 7, jauh melampaui kekuatan empat sosok yang semuanya berada di ranah Dewa Immortal mulai tingkat 3 sampai tingkat 6.
Saat empat sosok yang tidak lain adalah Zhang Yu dan ketiga istrinya melangkah menuruni tangga, dua pria tua tiba-tiba saja mengeluarkan tekanan aura yang membuat keempatnya tidak bisa bergerak.
__ADS_1
[Sebaiknya Tuan tidak melawan, dan turuti apa yang menjadi keinginan mereka!]
[Tidak terdapat niatan membunuh atau aura yang mengancam nyawa Tuan, sepertinya kedua orang itu hanya ingin tahu identitas Tuan dan ketiga istri Tuan.]
Zhang Yu mengangguk pelan, lalu dia berkata pada dua pria tua yang tiba-tiba saja berada empat langkah di depannya, “Senior, aku Zhang Yu dari Klan Zhang alam menengah dan mereka adalah istriku!” Zhang Yu menunjukkan token identitas pemberian Zhang Fu, yang diberikan padanya dua hari sebelum kepergiannya ke alam atas.
“Generasi muda Klan Zhang dari alam menengah tapi sudah mencapai ranah Dewa Immortal tingkat 5! Sepertinya perkembangan mereka yang berada di alam menengah jauh lebih baik dari generasi muda Klan Zhang di alam atas,” ungkap pria tua berjubah putih.
Pria tua berjubah hitam mengangguk, tapi tiba-tiba saja dia mengalihkan pandangannya ke arah Qing Yue, “Darah Klan Qing yang begitu murni. Nona, apa kamu berasal dari Klan Qing? Namun, bagaimana bisa kamu berada di alam menengah dan menikah dengan pemuda Klan Zhang dari alam menengah?”
Qing Yue maju satu langkah, menangkupkan tangannya, kemudian dia menjawab, “Senior, aku bukanlah anggota Klan Qing yang berasal dari alam atas! Aku hanyalah putri Kaisar Qing dari alam bawah, yang konon katanya kami yang berada di alam bawah merupakan anggota Klan yang terbuang karena melakukan kesalahan berat, dan kami yang berada di alam bawah baru dapat kembali ke alam atas setelah mencapai ranah Dewa Immortal. Aku telah mencapai ranah Dewa Immortal tingkat 3, jadi keberadaanku di alam ini bukanlah sebuah kesalahan.”
Kedua pria tua tentu terkejut dengan jawaban Qing Yue, mereka benar-benar tidak menyangka ada anggota Klan Qing dari alam bawah berhasil kembali ke alam atas, setelah ratusan ribu tahun berlalu sejak peristiwa dibuangnya puluhan ribu sampah Klan Qing ke alam bawah.
“Kalian sebenarnya dapat meninggalkan tempat ini, tapi dengan adanya salah satu anggota Klan Qing diantara kalian, kami akan terlebih dahulu mempertemukan kalian dengan Kaisar dan Permaisuri! Kalau mereka mengizinkan kalian pergi, maka kalian boleh pergi, tapi jika sebaliknya, kalian mungkin akan menjadi pelayan atau prajurit di istana Kekaisaran Qing,” jawab pria tua berjubah putih.
Zhang Yu menganggukkan kepalanya setuju, dan dia baru tahu kalau saat ini sedang berada di Klan Qing, tepatnya di Kekaisaran Qing, yang berjarak lima ribu kilometer dari Klan Zhang.
“Sebenarnya aku merasa aneh dengan auramu anak muda! Aku merasa auramu mirip aura Tuan Muda Zhang Tian, yang sedang menjalani hukuman di alam fana,” ungkap pria tua berjubah hitam, sambil berjalan mengarahkan Zhang Yu dan ketiga istrinya menuju ruang kerja Kaisar dan Permaisuri.
“Itu hanya perasaan senior. Bagaimanapun juga aku hanyalah anggota Klan Zhang dari alam menengah, yang memiliki sedikit keberuntungan sampai bisa pergi ke alam atas,” balas Zhang Yu yang belum ingin mengungkap jati dirinya.
“Kamu benar, ini hanya perasaanku saja,” katanya sambil terus melangkahkan kaki.
Disaat mereka hampir sampai di ruang kerja Kaisar dan Permaisuri, muncul sosok Putra Mahkota Qing Shan yang kedua matanya tak berkedip menatap tiga istri Zhang Yu yang terlihat cantik dan menawan sekalipun sebagian wajahnya tertutupi cadar.
__ADS_1
“Kakek Lao, Kakek Lang, siapa mereka? Kenapa kalian berdua membawa mereka ke arah ruang kerja Yang Mulia Kaisar dan Yang Mulia Permaisuri?” tanya Qing Shan.
Saat Qing Lao ingin menjawab, tiba-tiba sosok Permaisuri Lu Yujin muncul dan langsung memeluk Zhang Yu, yang terlihat bingung dengan apa yang sedang terjadi, “Aku tidak akan salah, dari auramu, kamu pasti putra Lu Ning, adikku!” ungkap Lu Yujin semakin erat memeluk Zhang Yu.
“Adik? Ibu Ning tidak pernah bercerita kalau dia memiliki seorang Kakak? Apa Yang Mulia Permaisuri Kekaisaran Qing sedang membohongiku?” Zhang Yu tidak begitu saja percaya kalau ibunya memiliki kakak seorang Permaisuri Kekaisaran Qing.
Lu Yujin melepaskan pelukannya. Mata lebarnya menatap Zhang Yu dari ujung kepala sampai ujung kaki, lalu dia berkata, “Dia dalam masa hukuman yang seharusnya tidak terjadi padanya, jadi bagaimana mungkin dia menceritakan identitas sebenarnya padamu, dan aku yakin kamu juga terlahir di alam fana. Alam yang jauh dari yang namanya kekuatan kultivator, dan sepertinya kamu belum lama ini sampai di alam dimana kekuatan adalah segalanya.”
Klan Zhang telah membersihkan nama Zhang Tian dan Lu Ning yang kenyataannya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan pada mereka. Di hari yang sama, Klan Zhang juga sudah mengungkap di depan umum pelaku yang sesungguhnya, walau keberadaan pelaku utama masih belum ditemukan.
Klan Lu juga membersihkan nama Lu Ning yang sempat buruk setelah peristiwa yang terjadi di Klan Zhang, tapi itu semua belum cukup untuk menghapus kebencian Lu Yujin pada Klan Lu, yang selama hampir sepuluh tahun terus menghujat dan menjelek-jelekkan Lu Ning.
Saat Lu Yujin dan Zhang Yu terlibat percakapan tentang identitas asli Lu Ning, Qing Shan tiba-tiba saja menarik lengan Long Hua, tapi saat dia hampir memeluk tubuh Long Hua, wanita itu berhasil melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Qing Shan, “Yang Mulia Putra Mahkota, kenapa kamu tiba-tiba menarik lengan istriku?” tanya Zhang Yu tidak suka dengan kelakuan Qing Shan.
Mendengar itu, Qing Shan yang sudah tertarik dengan keberadaan tiga istri Zhang Yu, dengan sombongnya dia berkata, “Aku adalah Putra Mahkota Kekaisaran Qing, jadi aku bebas mengambil wanita manapun yang aku mau, sekalipun itu adalah wanita beristri. Tentu saja aku akan memberi imbalan yang layak pada suami yang istrinya aku ambil sebagai penghangat ranjangku!”
Simbol Naga dan Phoenix tiba-tiba muncul di kening Zhang Yu setelah mendengar perkataan Qing Shan. Bersamaan dengan munculnya simbol di kening Zhang Yu, semua orang di tempat itu kecuali Lu Yujin dan ketiga istri Zhang Yu, mereka semua merasa tercekik dengan aura yang meluap keluar dari tubuh Zhang Yu.
Namun, tiba-tiba saja Zhang Yu menarik auranya, saat ada seorang pria yang menepuk punggungnya, “Qing Shan hanya bercanda, walau bercandanya memang berlebihan,” ungkap Qing Jian Ren, Kaisar Kekaisaran Qing.
Qing Shan sendiri, dia benar-benar menyesal karena bercandanya hampir membuat banyak orang di istana bertemu dengan Dewa Kematian. Namun dia harus mengakui kalau tiga wanita yang bersama saudara jauhnya cukup menarik perhatiannya, walau dia tidak mungkin merebut apa yang sudah menjadi milik orang lain.
°°°
Bersambung...
__ADS_1