Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Musnahnya Pasukan Utama Dewa Iblis


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Alam Surgawi...


“Dia berhasil menerobos ranah Dewa Semesta,” kata penguasa Alam Surgawi mengetahui apa yang baru saja terjadi pada Zhang Yu di Alam Kegelapan.


Senyuman kebahagiaan terlihat di wajah penguasa Alam Surgawi mengetahui Zhang Yu telah berhasil menerobos ranah Dewa Semesta, yang mana artinya kekuatan Zhang Yu saat ini setara dengan kekuatannya, ataupun dengan kekuatan Dewa Iblis.


“Tapi aku yakin saat ini dia jauh lebih kuat dariku,” gumam penguasa Alam Surgawi yang juga mengetahui keberadaan kekuatan sistem dalam diri Zhang Yu.


Kekuatan sistem bukanlah sesuatu yang dapat disetarakan dengan kekuatan manusia atau ras lainnya. Meski dulunya penguasa Alam Surgawi pernah memiliki kekuatan sistem dalam dirinya, tapi dia sama sekali tidak tahu batas tertinggi dari kekuatan sistem.


“Aku tidak menyangka kalau dia berhasil mencapai puncak kekuatan Alam Semesta di kehidupan keduanya,” kata Permaisuri Alam Surgawi yang tiba-tiba saja muncul, dan berdiri di sebelah suaminya.


“Dengan begini, aku tidak perlu khawatir akan kekuatan besar Dewa Iblis, dan aku juga tidak perlu terlibat dalam peperangan yang terjadi di Alam Air,” kata penguasa Alam Surgawi, menanggapi perkataan Permaisuri nya.


“Dia baru saja menerobos ranah Dewa Semesta. Apa dia mampu mengalahkan Dewa Iblis yang tingkat kekuatannya berada di atasnya?” tanya Permaisuri Alam Surgawi yang sudah mengetahui secara pasti tingkat kekuatan Dewa Iblis.


Mendengar pertanyaan seperti itu, penguasa Alam Surgawi segera menjelaskan perbedaan kekuatan Zhang Yu dan Dewa Iblis. “Meski tingkat kekuatan Dewa Iblis berada di atas tingkat kekuatannya, kekuatan Dewa Iblis bukanlah kekuatan Dewa Semesta yang sesungguhnya. Kekuatan yang dia miliki hanyalah kekuatan Dewa Semesta palsu, yang diperoleh dari menyerap secara terus-menerus energi spiritual negatif di Alam Semesta,” ungkap penguasa Alam Surgawi.


“Bagaimana bisa ada kekuatan ranah Dewa Semesta palsu?” tanya Permaisuri Alam Surgawi.


“Seorang Dewa semesta tidak boleh memiliki energi negatif dalam tubuhnya. Bisa dipastikan orang itu hanyalah Dewa Semesta palsu, kalau saja masih ditemukan energi negatif setelah dinyatakan menerobos ranah Dewa Semesta,” kata penguasa Alam Surgawi menjawab pertanyaan yang ditujukan padanya.


“Semoga saja dia mampu mengalahkan Dewa Iblis, dan mencegah kekacauan kembali terjadi di seluruh Alam yang berada di semesta ini,” kata Permaisuri Alam Surgawi yang masih mengingat jelas kejadian di masa lalu.


Penguasa Alam Surgawi memiliki harapan yang sama, seperti apa yang menjadi harapan istrinya. Bagaimanapun juga, dia sangat menyesal karena tidak bisa melakukan apa-apa saat terjadi kekacauan di masa lalu. Berada diantara hidup dan mati saat ingin menerobos ranah Dewa Semesta, membuat dia tidak bisa ikut membantu memerangi kekuatan jahat Dewa Iblis.


“Kalau kekuatannya tidak mampu mengalahkan Dewa Iblis, terpaksa aku harus turun tangan, memberi bantuan padanya,” kata penguasa Alam Surgawi sembari menolehkan kepala, melihat ke arah Permaisuri nya.

__ADS_1


“Aku juga tidak akan berdiam diri. Kalau memang dibutuhkan, aku pasti datang memberi bantuan pada mereka,” kata Permaisuri Alam Surgawi.


°°°


Alam Air...


Dua hari berlalu peperangan besar masih terjadi di Alam Air, dan belum terlihat siapa sekiranya yang akan memenangkan perang. Kedua belah pihak terlihat sama kuat, meski pasukan Iblis jelas kalah dalam jumlah.


“Kita harus segera memusnahkan mereka, sebelum Dewa Iblis terbebas dari segel,” kata Long Hua yang baru saja berhasil membunuh salah satu Jenderal pasukan Dewa Iblis.


“Memusnahkan mereka bukan sesuatu yang mudah! Kekuatan kita memang setara dengan mereka, dan jumlah kita memang lebih banyak. Akan tetapi ketahanan tubuh mereka dua kali lebih kuat dibandingkan kita, dan karena itu juga jumlah kita yang lebih banyak hanya mampu mengimbangi kekuatan mereka,” kata Shang Gu yang sudah mengukur seberapa jauh perbedaan ketahanan tubuh pasukan Dewa Iblis dan pasukan gabungan Alam Dewa.


“Mengalahkan mereka memang tidak mudah, tapi selama kita tahu titik lemah di tubuh mereka, bukan sesuatu yang sulit mengalahkan mereka hanya dengan seorang tunggal,” kata Lin Yifei, lalu dengan suara lantang dia mengatakan kelemahan pasukan Dewa Iblis pada semua orang.


“Kenapa saudari tidak mengatakannya sejak tadi? Kalau tahu kelemahannya berada di titik itu, tentunya kami tidak kesulitan memusnahkan mereka,” kata Yin Siyi sembari menusukkan pedang di tangannya ke arah area di bawah perut Iblis yang menjadi musuhnya.


“Aku juga baru mengetahuinya. Jadi, jangan salahkan aku karena baru mengatakannya pada kalian!” kata Lin Yifei sembari menyerang Jenderal pasukan Dewa Iblis yang menjadi lawannya.


Berkat Lin Yifei yang berhasil mengetahui titik lemah fisik pasukan Dewa Iblis, dalam waktu singkat puluhan ribu Iblis berhasil dimusnahkan.


“Dalam waktu singkat mereka berhasil mengetahui titik lemah yang dimiliki pasukanku. Mereka sepertinya sedikit lebih pintar dibandingkan apa yang terjadi di masa lalu,” kata Dewa Iblis yang tidak merasa iba dengan kematian puluhan ribu prajuritnya.


“Tuan, sepertinya kita kembali menelan kekalahan,” kata Jenderal Kematian.


“Kita memang kalah,” balas Dewa Iblis.


“Tuan, apa kita hanya diam di sini, dan membiarkan pasukan kita begitu saja dikalahkan oleh mereka?” tanya Jenderal Kematian yang tidak terima dengan kematian puluhan ribu prajurit Iblis.


Dewa Iblis hanya menganggukkan kepalanya. Dia benar-benar tidak mempermasalahkan kematian pasukannya karena baginya, kematian dalam peperangan sangatlah wajah terjadi, dan siapapun bisa mengalami kematian saat berada di medan perang.


“Biarkan mereka mati karena darah mereka yang mati di medan perang ini dapat meningkatkan pasukan elite yang belum aku keluarkan,” kata Dewa Iblis.

__ADS_1


Jenderal Kematian hanya bisa diam menerima semua keputusan Dewa Iblis yang merupakan tuannya, sekalipun keputusan itu tak memberi keuntungan apapun padanya.


“Apapun keputusan Tuan, pastinya itu yang terbaik untuk kita semua,” kata Jenderal Kematian sembari menundukkan kepala.


Di medan perang, Jumlah pasukan utama Dewa Iblis kurang dari setengahnya, dan kondisi mereka saat ini sangatlah tidak baik karena mereka terus dipojokkan oleh pasukan Alam Dewa. Bahkan, dari keseluruhan pasukan utama Dewa Iblis yang masih bertahan, setengah dari mereka telah mengalami luka parah.


“Jangan sia-siakan kesempatan! Bunuh mereka semua!” teriak Zhang Lao.


Seluruh pasukan Alam Dewa yang dipimpin Zhang Lao melesat maju menyerang pasukan utama Dewa Iblis, yang hanya bisa bertahan untuk memperpanjang umur mereka.


Tak ingin kapah dari Zhang Lao dan pasukan Alam Dewa, Lin Yifei dan enam wanita lainnya, mereka ikut melesat maju menyerang pasukan utama Dewa Iblis. Dengan kekuatan yang lebih besar dari yang dimiliki Jenderal pasukan Dewa Iblis, ketujuu wanita itu dengan mudahnya membunuh pasukan utana Dewa Iblis.


“Jangan sisakan satupun dari mereka,” kata Long Hua yang tubuhnya sudah bermandikan darah Iblis.


“Aku sudah tidak tahan dengan bau tubuhku sendiri!” ungkap Shu Cing yang merasa jijik dengan darah Iblis yang menempel di tubuhnya.


“Secepatnya bunuh mereka semua, supaya kita dapat membersihkan darah menjijikkan ini dari tubuh kita,” kata Yan Fei yang juga merasa jijik dengan tubuhnya yang bermandikan darah Iblis.


“Nanti dulu bicaranya! Sekarang lebih baik bunuh mereka semua!” kata Shang Gu yang tidak tahan mendengar keluhan saudarinya.


Para wanita yang tidak menyukai tubuh mereka dikotori darah Iblis, dengan mengerahkan seluruh kekuatannya, dalam waktu singkat mereka berhasil membunuh puluhan ribu pasukan utama Dewa Iblis, dan hanya menyisakan ratusan dari mereka.


“Saudara Lao, kami serahkan sisanya pada kamu dan yang lainnya,” kata Lin Yifei lalu dia dan enam wanita lainnya tiba-tiba saja menghilang dari medan peperangan.


“Belum juga aku menjawab, mereka sudah langsung pergi begitu saja,” kata Zhang Lao yang tidak lagi melihat keberadaan para istri tuannya.


“Saudara Lao, begitulah wanita, mereka tidak pernah tahan dengan sesuatu yang menjijikkan. Aku pastikan mereka begitu saja pergi untuk membersihkan diri,” kata Lan Guang.


Mendengar itu Zhang Lao hanya mengantuk, lalu berkata, “Karena mereka mempercayakan sisanya pada kita, sudah seharusnya kita membereskan sisa pasukan Iblis untuk mereka!...”


°°°

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2