Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Ketakutan Zhang Yu


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Pertemuan di aula Istana Hua telah berakhir, tapi kebersamaan diantara Zhang Yu, Lin Yifei, Yan Fei dan Qing Yu yang terlihat begitu intim mengundang perhatian banyak orang di Istana Hua, terutama untuk mereka yang sudah sejak lama memiliki ketertarikan pada Lin Yifei dan Yan Fei. Identitas asli Zhang Yu yang belum diungkap, membuat orang-orang itu merasakan keanehan hubungan Zhang Yu dan Lin Yifei.


Sementara itu, Zhang Yu dan ketiga wanitanya sama sekali tidak memperhatikan mereka, mereka justru asik dengan pembicaraan yang sedang dilakukan, “Kamu terlihat luar biasa saat menolak keinginan mereka, dan tidak takut dengan ancaman yang berikan padamu,” kata Zhang Yu pada Lin Yifei.


Lin Yifei tersenyum mendengar pujian suaminya, lalu dia membalas, “Tanpa kamu yang memberikan segalanya padaku, aku tidak akan memiliki keberanian untuk melakukan semua itu. Seandainya tanpa kamu di sisiku, bisa dipastikan aku sudah hancur saat kubu Lin Mohon menyerang Sekte Lili Putih.”


“Tentu saja aku tidak akan membiarkan semua itu terjadi pada kamu. Bagaimanapun juga, sejak awal pertemuan kita aku sudah memutuskan untuk senantiasa melindungimu!” ungkap Zhang Yu.


Secara tidak langsung Zhang Yu mengatakan kalau dia sudah memiliki ketertarikan pada Lin Yifei sejak awal pertemuan mereka.


“Untuk urusan peperangan besar di depan mata sebaiknya kita mempercayakan permasalahan itu padanya, aku yakin dia sudah memiliki rencana yang menguntungkan bagi kita!” kata Qing Yue.


“Sebenarnya aku tidak ingin kembali membuatmu repot, tapi aku harus jujur kalau kekuatan kubu Sekte Lotus Darah, sedikit lebih besar dibandingkan kekuatan orang-orang yang berada di sisiku,” ungkap Lin Yifei.


“Katakan padaku, seberapa kuat kekuatan yang dimiliki mereka?” tanya Zhang Yu.


“Patriak Sekte Lotus Darah tinggal selangkah lagi menerobos ranah Dewa Nirwana. Selain dia, ada tiga orang lagi di kubunya yang memiliki kekuatan setara dengannya. Dengan kekuatan empat orang itu, kekuatanku tentu tidak sebanding dengan mereka, apalagi mereka masih mempunyai ratusan orang yang semuanya sudah berada di ranah Dewa Surgawi Tinggi tingkat awal dan menengah...”


“Sekte Lotus Darah adalah kekuatan terbesar kedua di Alam Bunga setelah kekuatan Istana Hua dibawah perlindungan Tetua Agung. Tanpa Tetua Agung Istana Hua, bisa dikatakan Sekte Lotus Darah dan semua kekuatan di belakang mereka adalah kekuatan terbesar di Alam Bunga...”


“Meskipun Tetua Agung Istana Hua masih ada, bukan sesuatu yang sulit bagi Sekte Lotus Darah mengambil alih kekuasaan Istana Hua. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang mereka miliki, walau harus mengalami kerugian besar, bisa dipastikan kemenangan tetaplah menjadi milik mereka...”

__ADS_1


Baru juga Lin Yifei selesai menjelaskan seberapa besar kekuatan Sekte Lotus Darah, tiba-tiba saja dia prajurit penjaga gerbang Alam Bunga datang menemuinya, melaporkan adanya kekuatan dari Alam lain yang mencoba menerobos masuk Alam Bunga.


Tanpa melihat siapa pelakunya, Zhang Yu, Lin Yifei, Yan Fei, dan Qing Yue sudah sangat tahu siapa pelakunya.


“Biarkan saja dia terus mencoba! Sekuat apapun dia, tanpa izin dari penguasa Alam Bunga, dia tidak akan mampu memasuki Alam Bunga!” kata Lin Yifei.


Siapa lagi yang memaksa masuk ke Alam Bunga kalau bukan penguasa Alam Elemen yang sebelumnya sudah melayangkan ancaman pada Zhang Yu.


Akan tetapi dengan tertutupnya Alam Bunga, sampai kapanpun orang itu tidak akan bisa masuk ke Alam Bunga, apalagi saat ini belum ada penguasa baru yang memimpin Alam Bunga. Bagaimanapun juga, hanya penguasa Alam Bunga yang dapat membuka array abadi, yang selama ini membuat orang luar tidak dapat memasuki Alam Bunga.


°°°


Tidak bisa dipungkiri Penguasa Alam Elemen adalah sosok kedua yang paling ditakuti keberadaannya oleh Zhang Yu, setelah ketakutannya pada sosok Dewa Iblis. Akan tetapi ketakutan itu hanya berlaku untuk sekarang, di saat kekuatannya masih terlalu lemah untuk berhadapan dengan mereka.


Datang ke Alam Bunga merupakan keberuntungan tersendiri baginya karena di Alam Bunga yang tertutup, dia dapat terus meningkatkan kekuatannya tanpa harus khawatir dengan keberadaan penguasa Alam Elemen. Bukan hanya dapat meningkatkan kekuatan tanpa rasa khawatir dengan kedatangan Penguasa Alam Elemen, di Alam Bunga dia juga dipertemukan dengan dua wanita yang semakin melengkapi hidupnya.


Terus melangkahkan kaki, mereka sampai di taman bunga luas, yang membentang luas di halaman belakang Istana Hua.


Ketiga wanita yang melihat luasnya hamparan bunga yang sedang bermekaran, langsung saja mereka berlarian, meninggalkan Zhang Yu yang hanya tersenyum melihat mereka dari kejauhan. Melihat tidak ada orang lain di sekitarnya, Zhang Yu memanggil keluar Long Hua, Shang Gu, Shu Cing, serta Yin Siyi untuk bersama-sama menikmati keindahan taman bunga Istana Hua.


Melihat hamparan bunga yang indah, keempat wanita itu ikut berlarian, mengejar tiga wanita lainnya yang sudah berada di tengah-tengah hamparan bunga. Wanita dan bunga memang sesuatu yang tidak bisa dipisahkan.


Dengan senyuman di wajahnya Zhang Yu bergumam, “Seandainya hidup bisa selamanya dipenuhi kedamaian seperti ini, aku tidak perlu repot memikirkan cara untuk terus meningkatkan kekuatan, dan menjadi semakin lebih kuat.”


Taman bunga adalah area pribadi yang hanya bisa dikunjungi oleh petinggi Istana Hua. Prajurit penjaga ataupun pelayan, mereka tidak diizinkan mengunjungi taman bunga, tanpa adanya izin dari petinggi Istana Hua. Jadi, wajar jika saat ini di taman bunga hanya ada Zhang Yu dan para istrinya.

__ADS_1


Zhang Yu melangkahkan kaki berjalan kearah Yan Fei yang terlihat masih segan untuk bergabung dengan wanita lainnya, lalu dengan suara lembut dia berkata, “Kenapa kamu justru berdiam seorang diri di tempat ini, tidak bergabung dengan mereka? Apa ada masalah di antara kamu dan mereka?” Tangan Zhang Yu tiba-tiba saja memeluk pinggang Yan Fei dari belakang.


Yan Fei yang mendengar suara Zhang Yu dan merasakan pelukan hangatnya, segera dia menoleh, melihat wajah pria yang kini telah menjadi suaminya. Melihat wajah tampan Zhang Yu, Yan Fei mengangkat sudut bibirnya membentuk senyuman indah, sembari dia menggelengkan kepalanya pelan.


“Tidak ada masalah diantara kami, tapi aku kerasa tidak pantas berdekatan dengan mereka karena bagaimanapun juga aku dulunya hanyalah seorang pelayan,” jawab Yan Fei.


Zhang Yu yang mendengar jawaban Yan Fei, dengan lembut dia membelai wajahnya, lalu dia mendaratkan ciuman hangat di kening Yan Fei. Dari kejauhan, keenam wanita lainnya hanya tersenyum melihat apa yang di lakukan Zhang Yu.


Tiba-tiba saja, keenam wanita itu mendekat ke tempat Zhang Yu dan Yan Fei, lalu Lin Yifei berkata mewakili yang lainnya, “Kita sekarang sudah menjadi saudara, dan memiliki satu suami yang sama. Jadi, jangan memikirkan semua yang sudah berlalu! Lagian, sejak dulu aku tidak pernah menganggap kamu sebagai pelayan, begitu juga dengan Lin Zhan, adikku!”


Semasa hidupnya, Lin Zhan pernah mengatakan pada Lin Yifei kalau dia harus menikah, hanya satu wanita yang ingin dia nikahi, dan wanita itu tak lain adalah Yan Fei. Akan tetapi usia Lin Zhan sangatlah pendek, dan dia harus mati sebelum mewujudkan keinginannya untuk menikahi Yan Fei.


Namun, meski hanya sama dalam rupa dan fisik, setidaknya keberadaan Zhang Yu yang sudah resmi menjadi suami Yan Fei, itu semua sudah mewakili apa yang menjadi keinginan Lin Zhan.


Air mata mengalir ke luar dari mata Yan Fei. Dia menangis, tapi itu bukanlah tangisan kesedihan, melainkan tangisan kebahagiaan karena dia telah menemukan keluarga baru yang benar-benar menganggapnya sebagai keluarga, yang sudah lama tidak dia miliki setelah kematian seluruh keluarganya akibat kekejaman Tetua Agung Istana Hua.


Mendapatkan keluarga baru, dan melihat sendiri kematian yang dialami oleh sosok yang melenyapkan seluruh keluarganya.


Yan Fei sudah puas dengan apa yang saat ini dia miliki, “Karena kita semua sudah berkumpul, bagaimana kalau malam ini juga kita bersama-sama melakukan teknik kultivasi Dewa Surgawi? Perang akan segera terjadi, bukannya baik bagi kita menjadi lebih kuat, sebelum perang terjadi?” kata Yan Fei sambil menghapus air mata di wajahnya.


Mendengar itu, tanpa berpikir panjang para istri Zhang Yu tentu menyetujuinya.


Berbeda dengan para wanita yang langsung setuju, saat mendengar Yan Fei mengatakan teknik kultivasi Dewa Surgawi, Zhang Yu merasa kalau dirinya akan segera melihat datangnya hari-hari penuh dengan siksaan, terutama siksaan untuk miliknya yang harus bekerja keras selama tujuh hari tujuh malam, ‘Setelah tujuh hari berlalu, setidaknya aku tidak akan bangkit dari tempat tidur selama beberapa hari...’


°°°

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2