Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Tamu Dari Kekaisaran Langit


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Tepat di tengah malam setelah menyelesaikan latih tanding dengan Lin Long, Zhang Yu yang sudah duduk di ruangan khusus di kediaman miliknya menatap kotak yang mana di dalamnya terdapat lima pil matahari, yang dapat dia gunakan untuk meningkatkan kekuatan sampai ranah Dewa Immortal.


Dia berencana mengkonsumsi dua pil, dan memberikan sisanya pada Qing Yue dan Shu Cing. Sedangkan untuk Long Hua, karena kekuatannya telah lebih dulu mencapai ranah Dewa Immortal, Zhang Yu berencana memberikan dia pil yang berguna untuk meningkatkan kekuatan dari ranah Dewa Immortal tingkat menengah, sampai ranah Dewa Immortal tingkat puncak.


Dua butir pil matahari telah berada dalam genggaman tangannya, aura kuat dari dua butir pil di genggaman tangannya dapat dia rasakan sekalipun belum mengkonsumsinya. Hanya dalam sekali telan, dua pil telah tertelan, dan langsung saja dia menyerap manfaat dari pil matahari.


Kerutan nampak di kening Zhang Yu saat kekuatannya secara perlahan terus meningkat, hanya dalam kurun waktu beberapa tarikan nafas dia sudah mendapatkan sebuah terobosan, sedangkan dengan bantuan Zhang Yuxi, dengan cepat dia berhasil menyempurnakan pondasi kekuatannya.


Sepanjang malam Zhang Yu terus melakukan penyerapan, sampai akhirnya dia menyelesaikan penyerapan pil matahari bersama dengan hangatnya sinar matahari pagi yang menerpa wajahnya, disaat yang sama, dia telah berhasil menerobos sampai tingkat 2 ranah Dewa Immortal.


“Tuan Muda, ada yang ingin bertemu dengan Anda!”


Zhang Yu mendengar suara Zhang Guan dari luar ruangannya, sesaat setelah dia menyelesaikan apa yang dilakukannya di sepanjang malam.


“Siapa pagi-pagi seperti ini yang ingin bertemu denganku? Apa aku mengenalinya?” Zhang Yu bangkit dari duduknya, berjalan ke arah pintu dan membukanya.


Zhang Guan menundukkan kepalanya saat sosok Zhang Yu keluar dari ruangannya, lalu dia berkata, “Putra Mahkota dan Pangeran kedua Kekaisaran Langit ingin bertemu dengan Tuan Muda. Dari kedatangan mereka yang begitu mendadak, sepertinya ada hal serius yang ingin mereka bicarakan bersama Tuan Muda.”

__ADS_1


“Kekaisaran Langit? Apa mereka masih memiliki hubungan dengan Paman Long yang merupakan penguasa istana langit?” tanya Zhang Yu dan di waktu yang sama dia mendengar suara Long Hua, yang ingin menemaninya di dunia luar, membiarkan Qing Yue dan Shu Cing menyerap pil matahari.


Zhang Yu dengan lambaian tangannya membukakan gerbang untuk Long Hua.


Sementara itu, Zhang Guan yang melihat munculnya portal misterius di dekat Zhang Yu, dia segera bersikap waspada, tapi begitu melihat sosok wanita berpakaian serba hitam dengan cadar hitam yang menutup sebagian wajahnya keluar dari portal, dia segera menurunkan kewaspadaannya.


Melihat wanita itu langsung memeluk lengan Zhang Yu yang disambut dengan senyuman hangat tuan mudanya, Zhang Guan menyimpulkan wanita itu adalah kekasih tuan mudanya, lalu dari aura tipis yang keluar dari tubuh wanita itu, dia tahu kekuatan wanita itu telah jauh melampaui kekuatannya.


“Tuan Muda, mengenai Kekaisaran Langit, mereka bukanlah bagian dari istana langit sekalipun ada kemiripan nama. Kekaisaran Langit adalah kekuatan terbesar di alam menengah, sedangkan Tuan Lin Long dan istana langitnya, mereka adalah kekuatan individu yang setara dengan kekuatan Kekaisaran Langit,” ungkap Zhang Guan.


“Kekuatan terbesar di alam menengah! Aku penasaran, sebesar apa perbedaan kekuatan Klan Zhang saat ini dengan kekuatan Kekaisaran Langit! Apa salah satu dari tamuku dapat menghancurkan Klan Zhang?” tanya Zhang Yu yang penampilannya sedikit kurang rapi karena dia belum sempat membersihkan dirinya.


“Tanpa keberadaan Tuan Muda, Putra Mahkota Kekaisaran Langit yang telah mencapai ranah Dewa Immortal tingkat 3, tentu dia dapat memusnahkan Klan Zhang seorang diri,” ungkap Zhang Guan menjawab rasa penasaran Zhang Yu.


“Tuan Muda, aku curiga kedatangan mereka memiliki tujuan melibatkan Klan Zhang dalam konflik besar antara Kekaisaran Langit dengan lima sekte agung, yang mana akhir-akhir ini konflik diantara dua kekuatan besar itu semakin memanas. Sebenarnya, konflik besar itu terjadi akibat ulah Putra Mahkota Lang Kong yang menculik putri patriak sekte Pedang Langit, dan memaksa putri patriak menjadi Selirnya. Kaisar Lang Zeng sebenarnya menentang keinginan Putra Mahkota, dan meminta Putra Mahkota memulangkan putri patriak sekte Pedang Langit. Namun, karena kekuatannya lebih lemah dari Putra Mahkota, Kaisar Lang Zeng pada akhirnya hanya bisa menuruti keinginan Putra Mahkota.”


Zhang Yu menganggukkan kepalanya, setuju dengan kecurigaan yang dirasakan Zhang Guan. Kalau benar kedatangan Putra Mahkota ingin melibatkan Klan Zhang dalam kesalahan yang dia lakukan, dengan tegas dia akan menolaknya.


Zhang Yu mengangkat sudut bibirnya, tersenyum penuh arti, “Hanya ranah Dewa Immortal tingkat 3, apa yang bisa dia lakukan pada Klan Zhang selama ada aku di tempat ini? Aku tidak akan segan mengirimnya ke alam kematian, kalau dia berani berbuat macam-macam pada Klan Zhang! Datang ke Klan Zhang berharap dapat bantuan, dan akan menggunakan kekuatan untuk memaksakan keinginannya kalau kita menolak. Akan tetapi itu tidak akan terjadi karena ada aku di tempat ini!”


Zhang Guan percaya dengan kekuatannya bukan sesuatu yang sulit kalau tuan mudanya ingin mengirim Lang Kong ke alam kematian. Lin Long yang berada di tingkat puncak ranah Dewa Immortal saja kalah, apalagi Lang Kong yang hanya ranah Dewa Immortal tingkat 3.

__ADS_1


“Tuan Muda, mereka menunggu di aula utama Klan, dan sudah ada Tuan Muda Zhang Fu dan Nona Fang Yin yang menyambut kedatangan mereka.” Zhang Guan segera mengarahkan Zhang Yu dan wanita yang belum dia kenal ke arah aula Klan, yang terletak di wilayah tengah Klan Zhang.


Dengan langkah beriringan dengan Long Hua, Zhang Yu akhirnya sampai di aula Klan, yang mana dia mendengar sedikit keributan dari dalam aula yang pintunya tertutup rapat.


“Apa yang sedang terjadi di dalam? Kenapa aku merasakan aura membunuh?” tanya Zhang Yu pada penjaga di luar aula.


Penjaga yang ditanya Zhang Yu berlutut dengan satu kaki, lalu berkata, “Tuan Muda, di dalam Putra Mahkota sedang memaksa Nona Yin menemaninya selama dia berada di Klan Zhang, tapi Nona Yin menolak keinginan Putra Mahkota, dan mulai menggunakan kekerasan untuk memaksa Nona Yin menuruti keinginannya.”


Zhang Yu sejenak terdiam, dia benar-benar tidak menyangka seorang Putra Mahkota memiliki sifat seburuk itu, “Aku tidak menyangka akan bertemu Putra Mahkota dengan sifat seburuk ini! Adik Hua, apa yang pantas aku lakukan untuk orang sepertinya, yang suka memaksakan keinginan, hanya karena dia memiliki kekuatan dan kekuasaan? Apa perlu aku mengirimnya langsung ke alam kematian?” Zhang Yu menatap lembut Long Hua yang sebagian wajahnya tertutup cadar.


Wanita itu menggelengkan kepalanya, lalu berkata, “Kematian terlalu indah untuk Putra Mahkota Lang Kong. Daripada langsung dibunuh, sebaiknya suami cukup membuat dia kehilangan kekuatan dan benda miliknya, dengan kehilangan dua hal itu cepat atau lambat dia juga akan mengakhiri hidupnya sendiri, jadi kita tidak perlu mengotori tangan membunuh orang sepertinya.”


“Kalau itu yang menjadi keinginan adik Hua, dengan senang hati aku akan melakukannya,” ungkapnya.


Zhang Yu langsung saja membuka pintu aula Klan, dan begitu saja masuk ke dalam aula dengan Long Hua berada di sisinya sementara Zhang Guan berjalan tepat di belakangnya. Kedatangannya langsung disambut tubuh Zhang Fu yang terpental ke arahnya, setelah bertarung dengan Lang Kong yang berniat buruk pada Fang Yin.


Hanya dengan lambaian tangan, Zhang Yu membuat tubuh Zhang Fu melayang ringan dan mendarat perlahan di depannya, tidak ada sorot mata ramah yang ditunjukkan oleh Zhang Yu, berani mengusik orang-orang dibawah perlindungannya, hanya nasib buruk yang akan segera menimpa orang itu.


Pangeran kedua melihat kedatangan Zhang Yu dan dua orang lainnya, sementara Putra Mahkota Lang Kong melangkah santai mendekati Fang Yin, “Wanita cantik lainnya datang, bersama orang-orang lemah dan bodoh!” ujar Pangeran kedua.


Zhang Yu tersenyum remeh, “Orang-orang lemah dan bodoh? Apa yang kamu maksud lemah dan bodoh itu aku? Kalau benar, apa jadinya kalau yang lemah dan bodoh ini membuatnya menjadi orang lemah dan bodoh yang sesungguhnya?” Tiba-tiba saja tubuh Putra Mahkota dan Pangeran kedua jatuh berlutut, seolah ada sesuatu yang begitu berat menimpa punggung mereka. “Mari kita buktikan siapa yang lemah dan bodoh diantara kita!” ujarnya.

__ADS_1


°°°


Bersambung...


__ADS_2