
Jangan lupa like nya, terimakasih...
°°°
Zhang Yu menahan semua serangan yang dilakukan musuhnya, kekuatan sejati musuh yang jauh di atasnya, membuatnya lumayan kewalahan.
Dengan seluruh kekuatannya, dia masih belum yakin dapat mengalahkan musuhnya. Sekalipun sudah mengeluarkan aura kemarahan Kaisar Naga, aura itu tak banyak memberi bantuan padanya.
Dia kini mulai tahu perbedaan kekuatan sejati dengan kekuatan palsu yang sedang digunakannya, pada dasarnya sangat mustahil baginya memenangkan pertarungan melawan musuh di ranah Dewa Immortal. Namun, dia masih punya satu cara untuk membuatnya memenangkan pertempuran, tapi dia masih belum yakin dapat mengendalikan kekuatan sebesar itu.
Zhang Yu terus berpikir sembari menahan dan menghindari musuhnya, tapi jauhnya perbedaan kekuatan sejati diantara mereka, membuatnya sesekali terdorong mundur, dengan rasa nyeri di tangan yang dia gunakan memegang pedang naga.
“Ini tidak baik! Aku tidak menyangka kekuatannya akan jauh melampaui kekuatanku, padahal aku sudah memakai zirah Dewa dan pedang naga. Namun, dengan hadiah yang dijanjikan Yuxi, tentu butuh usaha ekstra untuk mengalahkannya, dan lagi aku tidak bisa meminta bantuan Long Hua.” Zhang Yu melihat Long Hua sedang melawan pria yang kekuatannya berada di ranah Immortal tingkat 2.
Sejak kedatangannya ke alam yang dulunya hanya dia baca dalam Novel Fantasi, baru kali ini dia menemukan musuh yang membuatnya bingung bagaimana mengalahkannya.
Walau bingung, Zhang Yu tetap menunjukkan ketenangannya, tak menunjukkan pada musuhnya kalau dia sedang dilanda kebingungan. Samar-samar, muncul di keningnya tanda trisula kembar terlilit Naga berwarna keemasan dan Phoenix tujuh warna.
Penguasa istana monster yang sedang bertarung dengan Zhang Yu mengerutkan dalam keningnya merasakan aura lain yang keluar dari tubuh lawannya.
‘Apa lagi yang ingin dilakukannya? Apa mungkin dia ingin meningkatkan kekuatannya, melampaui kekuatanku? Jika dia melakukan itu, pondasi kekuatannya tidak mampu menahan kekuatannya, dan dengan begitu kemenangan sudah pasti menjadi milikku’ ungkapnya dalam hati.
Jelas dia tahu akibar buruk dari pondasi kekuatan yang tak lagi mampu menahan kekuatan besar seorang kultivator, kecacatan dan rusaknya dantian adalah akibat buruk yang dapat terjadi saat pondasi kekuatan kultivator tak lagi mampu menahan besarnya kekuatan kultivator.
Zhang Yu menatap aneh musuhnya yang tiba-tiba melompat mundur, menghentikan serangannya, tapi tak lama dia merasa kekuatan sejatinya meningkat, bersama dengan penguatan pondasi yang terjadi di waktu bersamaan.
__ADS_1
Dia menghela nafas panjang, bersamaan dengan ledakan aura ranah Kaisar Dewa tingkat dua yang meluap keluar dari dalam tubuhnya, lalu dia mengayunkan pedang naga, sambil berteriak, “Teknik pedang petir, petir kehancuran!”
Kilatan petir berwarna emas muncul dari ayunan pedang Zhang Yu, menghantam dan membuat musuhnya terlempar puluhan meter, dan langsung memuntahkan darah kental berwarna hijau. Nampak pedang penguasa istana monster patah, tak mampu menahan serangan petir yang menghantam tubuhnya.
Zhang Yu tersenyum melihat musuhnya terluka, “Aku tidak tahu apa yang menyebabkan kekuatanku tiba-tiba meningkat, tapi dengan kekuatan ini aku yakin dapat mengalahkannya, walau dengan sedikit usaha,” ungkapnya.
Tak membiarkan musuhnya memulihkan lukanya, Zhang Yu melesat maju, menyerang musuh yang nampak terkejut dengan perubahan kekuatannya.
“Aku tidak tahu ada hubungan aku dan Long Hua di masa lalu, tapi entah kenapa aku merasa marah saat kamu mengatakan ingin membuatnya menjadi wanitamu!”
Pedang naga yang semula berwarna kuning keemasan dengan diselimuti kekuatan petir, tiba-tiba berubah warna menjadi hitam dengan hawa panas yang sanggup membakar apa saja.
Dia mengayunkan pedang naga ditangannya, dengan cepat api berwarna hitam menyebar, membakar penguasa monster yang saat ini berada di tengah-tengah kobaran api, tapi Zhang Yu yakin itu masih belum cukup untuk mengakhiri kehidupannya.
Begitu kobaran api padam dan memperlihatkan wujud musuhnya yang sekujur tubuhnya dipenuhi luka bakar, tak menyia-nyiakan kesempatan, Zhang Yu kembali menyerang, tapi kali ini dia menggunakan kekuatan elemen cahaya, kekuatan elemen terkuat dari tujuh elemen yang dia miliki.
“Aku tidak akan membiarkanmu menjadikan dia sebagai wanitamu,” teriaknya.
Dikarenakan lukanya di sekujur tubuhnya yang melemahkan kekuatannya, penguasa istana monster hanya bisa menahan serangan Zhang Yu, sambil menahan rasa kecewa karena sejak awal dia tidak mengerahkan seluruh kekuatan, untuk mengakhiri hidup musuhnya.
Zhang Yu terus menerus menyerang penguasa istana monster, semua kekuatan elemen dia gunakan bersamaan dengan seluruh teknik yang dia miliki, tapi semua itu belum mampu menumbangkan musuh yang sudah terluka parah, yang saat ini hanya mampu berdiri di tempatnya.
“Selagi ada kesempatan, aku akan langsung membunuhmu!” Zhang Yu memejamkan matanya, membiarkan tanda di keningnya muncul bersamaan dengan aura kuat yang meluap keluar dari dalam tubuhnya. Dengan munculnya tanda trisula dililit Naga dan Phoenix si keningnya, kekuatan sejati Zhang Yu tiba-tiba meroket naik sampai ke tingkat puncak ranah Kaisar Dewa.
Penguasa istana monster yang melihat tanda di kening Zhang Yu, dia tahu kalau dirinya benar-benar salah memilih musuh, “Tanda itu, tanda yang hanya dimiliki oleh dia yang Agung, yang ditakdirkan berdiri di puncak, mewakili keagungan Sang Pencipta.”
__ADS_1
Zhang Yu menatap tajam musuhnya, dengan aura agung yang seketika membuat seluruh monster yang masih hidup berlutut, memberi hormat padanya, “Mati atau tunduk dan menjadi pelayan Yang Mulia ini? Tidak ada pilihan lain yang akan aku berikan, dan cepat katakan apa keputusanmu!” teriak Zhang Yu membuat bergetar tubuh penguasa istana monster yang langsung saja menjatuhkan tubuhnya, bersujud di hadapan Zhang Yu.
Dengan cepat, penguasa istana monster memberi keputusan dari dua pilihan yang diberikan Zhang Yu, “Tuan Muda, saya Jiang Xun bersumpah setia menjadi pelayan anda, dan hanya kematian yang akan aku dapat saat ada niatan berkhianat!”
Bersamaan dengan terucapnya sumpah dari mulut Jiang Xun, kilatan petir berwarna merah dan suara guntur yang menggelegar menandakan sumpah setia Jiang Xun sudah diterima Sang Pencipta.
Mulai sekarang sampai akhir hidupnya Jiang Xun akan menjadi pelayan setia Zhang Yu, dan hanya kematian yang akan menimpanya kalau dia sampai berkhianat.
Zhang Yu menganggukkan kepalanya puas dengan sumpah kesetiaan Jiang Xun, yang selamanya akan menjadi pelayannya. Sekarang dia bisa bernafas lega dan menghilangkan tanda di kening, membuat kekuatannya turun ke ranah Kaisar Dewa tingkat 2.
Dia melangkah maju mendekati Jiang Xun, memberikan pil pemulihan pada sosok penguasa istana monster yang mulai kini menjadi pelayannya. Di waktu yang sama, pertempuran berakhir, menyisakan puluhan ribu monster ranah Jenderal Dewa, dan ratusan monster ranah Raja Dewa.
‘Aku membutuhkan sosok kuat seperti mereka berada di sisiku, membantu menghadapi musuh yang akan mendatangiku di masa depan. Membunuh mereka memang membuatku semakin kuat dan semakin kaya, tapi menundukkan mereka akan memberiku banyak keuntungan yang lebih besar dari sekedar kekuatan dan kekayaan’ ungkapnya dalam hati.
Zhang Yu melihat puluhan ribu monster yang masih tertunduk memberi hormat padanya, termasuk pria yang sejak tadi bertarung sengit dengan Long Hua. Nampak tubuhnya dipenuhi luka, tapi kondisinya jauh lebih baik dari Jiang Xun.
Melambaikan tangannya, Zhang Yu lalu berkata, “Pergilah kalau kalian tidak ingin menjadi pelayanku! Namun, kalau kalian menginginkan kejayaan di masa depan, bersumpah lah seperti apa yang dilakukan Jiang Xun!” ungkapnya.
Tak menunggu lama dan tanpa paksaan, seluruh monster mengucap sumpah, dengan disaksikan kilatan petir merah di langit, dan suara guntur yang getarannya dapat dirasakan oleh mereka yang berada di Kota Ma.
“Dengan begini aku telah menambah pelayan yang kelak di masa depan akan melangkah bersama denganku, menuju puncak kejayaan,” gumamnya.
°°°
Bersambung...
__ADS_1