Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Hari Dimulainya Perang


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


“Cucuku...”


Zhang Xinhua mengangkat sudut bibirnya membentuk senyuman melihat kedatangan Zhang Yu dan ke empat istrinya. Zhang Yu sendiri hanya menganggukkan kepalanya, sambil berjalan menuju tempat duduk di dekat Zhang Xinhua.


“Paman, bagaimana persiapan prajurit Klan Zhang? Apa semua sudah siap untuk pergi menuju medan perang?” tanya Zhang Yu yang sudah duduk di samping Zhang Xinhua, sementara ke empat istrinya duduk berjajar di belakangnya.


“Keponakanku, semua prajurit sudah siap untuk pergi ke medan perang. Saat ini kita hanya tinggal menunggu prajurit bantuan dari Kekaisaran Qing, Klan Lu dan Klan Qin yang kemungkinan baru akan datang besok pagi. Kekaisaran Xia dan Kekaisaran Wei juga mengirim prajurit untuk membantu kita, tapi aku menempatkan prajurit mereka untuk menjaga garis pertahanan terakhir Klan Zhang,” jawab Zhang Quro.


Zhang Yu menganggukkan kepalanya pelan, “Menempatkan prajurit dari Kekaisaran Xia dan Kekaisaran Wei di garis pertahanan terakhir adalah keputusan sangat tepat. Meskipun hampir satu bulan berlalu, mereka pasti masih menyimpan rasa lelah setelah peperangan panjang dengan rasa Iblis. Dengan meletakkan mereka di garis pertahanan terakhir, setidaknya itu dapat membuat mereka tidak kehabisan tenaga saat melakukan perjalanan ke medan perang.”


“Keponakanku, apa benar kita akan menjadikan kawasan pinggir gurun pasir yang memisahkan wilayah Klan Zhang dan wilayah Kekaisaran Alam Atas sebagai medan perang?”


“Tempat itu sangat strategis untuk menyambut kedatangan pasukan besar Kekaisaran Alam Atas, yang pastinya mereka sampai di kawasan itu dalam keadaan kelelahan, setelah melewati kawasan gurun pasir yang begitu panas dan kering. Memanfaatkan kelelahan mereka, kita akan melakukan serangan cepat untuk mengejutkan mereka.”


Zhang Xinhua tersenyum mendengar rencana sederhana yang keluar dari pemikiran Zhang Yu. Memanfaatkan situasi kelelahan dan menurunnya konsentrasi musuh, serangan kejutan yang dilakukan prajurit Klan Zhang dapat menentukan hasil akhir perang.


“Kalau rencana itu berhasil, setidaknya serangan kejutan yang kita lakukan dapat mengurangi jumlah prajurit Kekaisaran Alam Atas, sebelum mereka sampai di medan perang yang sesungguhnya,” ungkap Zhang Xinhua dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.


“Aku akan segera menyiapkan prajurit terbaik Klan Zhang, yang akan melakukan serangan kejutan di luar kawasan gurun pasir. Dengan seratus ribu prajurit terbaik yang dimiliki Klan Zhang, aku yakin kita dapat mengurangi jumlah prajurit Kekaisaran Alam Atas. Untuk memimpin mereka, biar aku sendiri yang melakukannya!” ujar Zhang Quro.


Mendengar itu, Zhang Yu menunjukkan senyuman di wajahnya, lalu dia berkata, “Paman tidak akan memimpin mereka seorang diri! Aku akan ikut bersama Paman, dan menunjukkan pada musuh apa itu yang dinamakan serangan kejutan. Dengan memberi serangan kejutan yang tidak pernah mereka bayangkan, itu sudah cukup untuk meruntuhkan semangat berperang pasukan Kekaisaran Alam Atas.”

__ADS_1


Zhang Xinhua yang hanya menjadi pendengar, sebenarnya tidak setuju kalau putra dan cucunya pergi menghampiri musuh diluar garis pertahanan terdepan yang dimiliki Klan Zhang. Putra dan cucunya bukanlah sosok yang lemah, apalagi sosok cucunya yang begitu penuh kejutan, tapi tetap saja dia mengkhawatirkan keselamatan keduanya.


“Bagaimana kalau aku saja yang pergi ke tempat itu memimpin prajurit melakukan serangan kejutan, sementara kalian memimpin prajurit di garis pertahanan?” ujar Zhang Xinhua.


“Aku tahu Kakek khawatir pada kami, tapi kami akan jauh lebih tidak tenang kalau membiarkan Kakek melakukan itu! Semua sudah di putuskan, Paman yang akan memimpin penyerangan di luar kawasan gurun pasir, dan aku akan mendampinginya. Kakek dan kalian berempat akan berada di garis pertahanan, menyiapkan prajurit di tempat itu, supaya mereka selalu siap kapanpun musuh datang menyerang!”


Zhang Xinhua pada akhirnya hanya bisa menuruti apa yang menjadi keputusan putra dan cucunya. Dia akan berada di garis pertahanan bersama ke empat istri cucunya.


Setelah memutuskan akan menemani Zhang Quro melakukan serangan kejutan pada pasukan Kekaisaran Alam Atas, Zhang Yu mengeluarkan dua pakaian zirah berwarna kuning keemasan, beserta dua buah pedang yang memiliki warna senada dengan dua pakaian zirah yang baru dia keluarkan dari cincin penyimpanannya, “Kakek, Paman, ini untuk kalian!”


Zhang Yu memberikan pakaian Zirah yang merupakan artefak tingkat Dewa pada Zhang Quro dan Zhang Xinhua, selain itu pedang yang dia keluarkan dari cincin penyimpanannya juga dia berikan pada mereka.


“Pakaian zirah dan pedang ini, entah kenapa aku merasa ini bukanlah benda biasa. Cucuku, katakan padaku, pakaian zirah dan senjata di tingkat apa yang kamu berikan pada aku dan pamanmu?” tanya Zhang Xinhua sangat penasaran.


“Cucuku, aku tidak tahu darimana kamu mendapatkan semua ini. Namun, dengan semua ini aku semakin percaya dapat memukul kepala Kaisar Yin Wugou yang begitu sombong dengan kekuatan yang dimilikinya!”


‘Meskipun lebih lemah dari Zirah Dewa dan pedang Naga milikku, dengan menggunakan itu, setidaknya Paman dan Kakek akan menjadi sosok yang lebih kuat dibandingkan kekuatan sejati mereka!’ ujarnya dalam hati.


°°°


Hati keberangkatan prajurit Klan Zhang menuju medan perang telah tiba. Zhang Quro yang bertanggungjawab dalam kesiapan prajurit, dengan baik dia menyelesaikan tugasnya. Semua prajurit telah siap pergi menuju medan perang, mempertahankan Klan Zhang dari ancaman kehancuran total yang ingin dilakukan Kekaisaran Alam Atas.


Sebelum keberangkatan mereka menuju medan perang, Zhang Quro kembali mengatakan rencananya pada seluruh prajurit Klan Zhang serta prajurit bantuan, dan segera saja seratus ribu prajurit khusus milik Klan Zhang memisahkan diri dari pasukan utama. Mereka akan ikut dengan Zhang Yu dan Zhang Quro menuju kawasan luar gurun pasir yang berada di sisi wilayah Klan Zhang.


“Kekuatan Klan Zhang benar-benar mengerikan, mereka bahkan memiliki lebih dari seratus ribu prajurit di ranah Dewa Immortal Bumi, meskipun kebanyakan dari mereka baru berada di tingkat awal. Namun dengan semua itu, bukan hal sulit bagi mereka untuk menggantikan posisi Kekaisaran Qing!” ungkap Jenderal dari Kekaisaran Qing kagum dengan kekuatan Klan Zhang.

__ADS_1


Salah satu ketua Klan Lu yang berada di samping Jenderal itu berkata, “Apa yang kita lihat saat ini sepertinya bukan kekuatan inti Klan Zhang! Aku masih tidak percaya mereka ingin menyerang pasukan besar Kekaisaran Alam Atas, hanya dengan kekuatan seratus ribu prajurit!”


“Jadi, menurutmu Klan Zhang masih menyembunyikan kekuatan prajurit inti mereka, dan kekuatan prajurit inti Klan Zhang kemungkinan akan bergabung dengan seratus ribu prajurit yang akan menyerang pasukan Kekaisaran Alam Atas begitu mereka berhasil melewati kawasan gurun pasir?”


Mendengar itu Ketua Klan Lu menganggukkan kepalanya, “Itu hanya perkiraanku, tapi aku merasa apa yang aku perkirakan adalah sebuah kebenaran, apalagi saat ini kita tidak melihat prajurit yang senantiasa datang ke medan perang bersama Tuan Muda Zhang Yu. Prajurit kuat dalam jumlah besar yang konon katanya hanya menuruti perintah Tuan Muda Zhang Yu.”


“Apa yang kamu katakan ada benarnya, tapi daripada terus membicarakan itu, lebih baik segera pimpin prajurit kita menyusul prajurit Klan Zhang yang mulai berangkat!” ungkap Jenderal Kekaisaran Qing, yang memimpin lima puluh ribu prajurit elite Kekaisaran Qing.


Enam ratus ribu prajurit yang tergabung dalam pasukan Klan Zhang berjalan menuju garis pertahanan Klan Zhang, yang berada tidak jauh dengan wilayah Kekaisaran Alam Atas, yang terus saja memperluas wilayah kekuasaannya.


Sementara itu, seratus ribu prajurit Klan Zhang yang dipimpin langsung Zhang Quro, pergi melalui jalan lain, bergerak menuju kawasan terluar wilayah gurun pasir.


Pergerakan besar Klan Zhang, serta masih adanya empat ratus ribu prajurit yang berada di Kota Zhang, membuat penduduk Kota Zhang memiliki keyakinan kalau Klan Zhang mampu mempertahankan wilayah Klan yang membentang sampai ke wilayah perbatasan dengan Kekaisaran Alam Atas.


Sementara itu Kaisar Yin Wugou yang memimpin pasukannya melewati ganasnya wilayah gurun pasir, mulai melihat keberadaan tanaman hijau yang menandakan mereka akan segera sampai di kawasan luar wilayah gurun pasir, yang berada dalam wilayah Klan Zhang.


“Apa kalian tidak melihat adanya pergerakan mencurigakan di depan sana?” tanyanya pada Jenderal di sampingnya.


“Yang Mulia, aku tidak melihat adanya gerakan mencurigakan di depan sana.”


Kaisar Yin Wugou menganggukkan kepalanya, “Sudah pasti mereka tidak berani menyambut kedatangan kita dan melakukan peperangan terbuka! Bersembunyi di balik benteng pertahanan, sungguh cara bertahan yang biasa dilakukan oleh sekumpulan orang lemah.”


°°°


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2