Sistem Dewa Terkuat

Sistem Dewa Terkuat
Kedatangan Penguasa Alam Surgawi


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Di Alam Bunga...


“Akhirnya guru memutuskan keluar dari Alam Surgawi dan datang ke tempat ini,” kata Zhang Yu menyambut kedatangan Shen Rei, penguasa Alam Surgawi.


“Kalau bukan keinginan para wanita yang terus menyiksaku, tidak mungkin aku menghabiskan waktu bersantai yang aku miliki untuk bepergian ke tempat ini, dan bukannya kamu telah menjadi suami putriku kenapa masih saja memanggilku guru?” tanya Shen Rei.


“Ah iya, aku melupakannya. Selamat datang Ayah mertua,” kata Zhang Yu sembari menunjukkan senyuman di wajahnya.


“Cih... beruntung kamu sekarang jauh lebih kuat dariku. Kalau kamu masih saja lemah seperti dulu, aku pasti sudah membuatmu babak belur,” kata Shen Rei sedikit kesal karena Zhang Yu melupakan statusnya yang kini telah menjadi Ayah mertuanya.


Zhang Yu hanya tersenyum mendengarnya lalu dia segera saja membawa Shen Rei pergi ke istana Hua, dimana kedelapan istrinya sudah menunggu kedatangannya.


“Bagaimana kehidupanmu dengan delapan istri? Apa kamu sudah merasakan pertempuran hebat yang tidak mungkin terselesaikan dalam satu malam?” tanya Shen Rei yang dulunya sempat memiliki lebih dari sepuluh istri.


“Aku sudah merasakannya dan hampir setiap malam aku senantiasa merasakannya. Bahkan aku sampai heran, kenapa mereka bisa memiliki tenaga berkali-kali lebih banyak saat melakukan itu,” kata Zhang Yu menjawab keingintahuan Shen Rei.


“Hahahaha... Aku tidak menyangka ternyata kamu memiliki wanita yang lebih mengerikan dari wanitaku, dan aku tidak terkejut untuk itu,” ungkap Shen Rei dengan tawa kerasnya.


“Ayah mertua, bagaimana dengan Ibu mertua, apa mereka juga seperti itu saat sedang melakukan rutinitas malam hari?” tanya Zhang Yu penasaran.


“Mereka sama saja dengan wanitamu, tapi setidaknya sekarang mereka sudah tak setangguh dulu,” kata Shen Rei.


Zhang Yu hanya menganggukkan kepalanya setelah mendengar perkataan Shen Rei, lalu keduanya melanjutkan perjalanan menuju istana Hua dengan ditemani keheningan. Mereka baru kembali bersuara setelah hampir sampai di kawasan berdirinya istana Hua.

__ADS_1


Kedatangan dua orang itu langsung disambut oleh delapan wanita yang masing-masing dari mereka menggandeng seorang anak, selain mereka ada juga sambutan dari para petinggi Alam Bunga dan Alam Kegelapan, yang kebetulan mereka sedang berada di Alam Bunga, untuk membahas kerjasama antara kedua Alam.


Setelah mempersilahkan Shen Rei masuk ke dalam aula dan duduk di tempat yang sudah dipersiapkan untuknya, semua orang segera duduk di tempat mereka masing-masing.


“Ayah, bagaimana kabarmu? Setelah sekian lama tidak bertemu, kamu masih terlihat sama saja. Jelek dan bau,” kata Shang Gu.


Bibir Shen Rei berkedut mendengar itu, tapi dengan cepat membalas perkataan putri kesayangannya, “Ayah tampanmu ini akan terlihat sama, bahkan sampai miliaran tahun yang akan datang...”


“Ayah, disini tidak ada Ibu, jadi tidak usah mengatakan diri sendiri tampan, kalau kenyatannya Ayah itu adalah pria terjelek di ruangan ini!...”


“Setidaknya aku masih lebih tampan dibandingkan dengan pria yang sudah menjadikanmu istri, tanpa terlebih dahulu meminta persetujuan dariku!...”


“Aku tidak perlu persetujuan Ayah karena aku sudah meminta persetujuan dari Ibuku,” kata Shang Gu yang terlihat begitu santai saat berbicara dengan Ayahnya.


“Cih... dasar wanita, selalu tidak mau mengalah saat beradu kata. Ibu dan anak tidak berbeda jauh,” ungkap Shen Rei membandingkan Shang Gu dengan ibunya.


Sebenarnya berdebat adalah cara bagi Shen Rei mengungkapkan rasa sayangnya pada Shang Gu, dan karena itu juga dia lebih sering mengalah saat berdebat dengan Shang Gu yang merupakan putri bungsunya.


“Ayah, kamu jauh-jauh datang berkunjung ke tempat ini, tapi kamu tidak mempersiapkan hadiah untuk cucu kecilmu!” ujar Shang Gu.


“Kata siapa aku tidak mempersiapkan hadiah? Bukan hanya untuk cucu kecilku, tapi aku juga telah mempersiapkan hadiah untuk cucuku lainnya...” Shen Rei mengambil berbagai macam jenis hadiah dari cincin penyimpanan miliknya, lalu dia memberikan satu hadiah pada masing-masing putra dan putri Zhang Yu.


“Selain untuk putra dan putri kalian, aku juga sudah menyiapkan hadiah untuk kalian, dan hadiah yang aku berikan dapat membantu kalian untuk menerobos ranah Dewa Semesta,” kata Shen Rei lalu dia memberi para istri Zhang Yu masing-masing satu botol obat yang didalamnya terdapat pil berwarna kuning keemasan.


“Bukannya itu pil semesta? Ayah mertua, bagaimana bisa kamu memiliki begitu banyak pil semesta, yang aku saja hanya memiliki satu butir pil seperti itu?” tanya Zhang Yu sangat penasaran darimana Shen Rei mendapatkan pil semesta dalam jumlah yang tidak sedikit.


“Aku membuatnya sendiri, meski harus terlebih dahulu melakukan penelitian yang sudah aku lakukan selama lebih dari dua juta tahun, dan itu juga alasanku kenapa selama ini jarang keluar meninggalkan Alam Surgawi,” jawab Shen Rei.

__ADS_1


“Pil itu pastinya sangat sulit di buat, dan memerlukan bahan yang tidaklah mudah untuk ditemukan. Kalau seperti itu, wajar saja Ayah mertua selama ini jarang pergi meninggalkan Alam Surgawi,” ujar Zhang Yu yang sebenarnya dia tahu alasan utama kenapa Shen Rei selama ini jarang atau hampir tidak pernah pergi meninggalkan Alam Surgawi.


“Meski sulit, pada akhirnya aku tetap dapat membuat pil itu,” kata Shen Rei.


Acara perjamuan dan hiburan segera dilakukan di aula istana Hua untuk menyambut kedatangan Shen Rei. Berbagai jenis makanan, minuman, serta hiburan terbaik yang ada di Alam Bunga, semua dapat dinikmati Shen Rei yang saat ini sedang dilayani empat pelayan wanita yang dipilih langsung oleh dirinya sendiri.


“Seluruh permasalahan di Alam Dewa sudah terselesaikan. Dengan begini, bukannya sudah waktunya kamu membuka segel Alam Nirwana Agung, dan kembali menduduki singgasana penguasa tertinggi di Alam Semesta?” kata Shen Rei pada Zhang Yu begitu acara pesta singkat di aula istana Hua berakhir, dan hanya menyisakan mereka berdua di dalam aula.


“Seluruh permasalahan di Alam Dewa memang sudah terselesaikan, bahkan Dewa Iblis juga telah mati. Akan tetapi aku masih harus menunggu usia putra dan putriku genap berusia sepuluh tahun sebelum aku membuka segel Alam Nirwana Agung, dan kembali menduduki singgasana penguasa Alam Semesta,” kata Zhang Yu.


“Itu masih enam tahun lagi. Bukannya itu terlalu lama untuk membuka segel itu? Aku penasaran, apa yang membuatmu tidak ingin membuka segel, sebelum putra dan putrimu genap berusia sepuluh tahun,” ujar Shen Rei dengan rasa penasarannya.


“Tidak ada alasan khusus kenapa aku menunggu mereka genap berusia sepuluh tahun. Aku hanya ingin sedikit memberi kejutan pada mereka yang mungkin saat ini mencoba mengambil alih singgasana penguasa Alam Semesta,” ungkap Zhang Yu.


“Apa kamu bermaksud melawan orang-orang itu dengan kekuatan anak-anak yang baru berusia sepuluh tahun? Bukannya itu kamu terlalu meremehkan kekuatan mereka?” tanya Shen Rei yang mulai mengerti kenapa Zhang Yu baru akan membuka segel setelah putra dan putrinya genap berusia sepuluh tahun.


“Ayah mertua, aku sama sekali tidak meremehkan mereka. Akan tetapi seharusnya Ayah mertua sudah tahu seberapa besar kekuatan anak-anak itu saat mereka genap berusia sepuluh tahun?” kata Zhang Yu sembari menunjukkan senyuman lebar di wajahnya.


“Saat ini mereka sudah memiliki kekuatan ranah Raja Dewa tingkat puncak. Apa mungkin dalam enam tahun mereka sudah dapat memiliki kekuatan ranah Dewa Nirwana?” tanya Shen Rei menatap Zhang Yu.


Zhang Yu mengangguk, lalu berkata, “Kalau bisa lebih, kenapa juga harus merasa puas dengan kekuatan ranah Dewa Nirwana? Sejujurnya aku ingin enam tahun lagi mereka semua telah mencapai ranah Dewa Nirwana Agung...”


“Apa itu mungkin? Dan lagi bagaimana cara kamu membuat mereka dapat mencapai ranah Dewa Nirwana Agung dalam enam tahun?...”


“Aku punya banyak cara untuk melakukan semua itu, dan Ayah mertua tinggal menunggu hasil dari apa yang akan aku lakukan pada mereka...”


°°°

__ADS_1


Bersambung...


[Mulai hari ini sampai lebaran, author hanya akan up 1 Bab setiap harinya. Mohon dimaklumi, dan maaf tidak bisa up 2 Bab seperti biasa...]


__ADS_2