
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...
°°°
“Daripada membunuh kalian, lebih baik aku memanfaatkan kekuatan kalian!” kata Zhang Yu setelah menanam segel budak abadi ke dalam tubuh Bing Mao.
“Apa yang kau lakukan pada tubuhku?” tanya Bing Mao sembari menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.
“Aku hanya menanam segel budak ke dalam tubuhmu,” jawab Zhang Yu.
Bing Mao melebarkan kedua matanya setelah mendengar apa yang dikatakan Zhang Yu. Niat ingin membunuh orang itu, kini dia justru menjadi budak dari orang yang ingin dibunuhnya.
Mencoba menghilangkan segel budak abadi dalam tubuhnya dengan mengedarkan kekuatan puncaknya. Bukannya berhasil, Bing Mao justru merasakan rasa sakit yang semakin menyakitkan tiap kali dia ingin menghancurkan keberadaan segel budak, seolah segel budak itu telah menyatu dengan jiwanya.
“Sampai kapanpun segel itu tidak mungkin dapat kalian lepas, dan selamanya hidup dan mati kalian berada di tanganku!” ungkap Zhang Yu sembari tersenyum ke arah Bing Mao tiga penguasa lainnya.
Sementara itu, pertempuran di tempat lain baru saja berakhir dengan musnahnya seluruh prajurit Alam Es yang sebelumnya mengepung aula istana penguasa Alam Es.
“Niat jahat kalian padaku sangatlah besar, dan itu juga yang membuat kalian saat begitu menderita. Cukup hilangkan niat jahat kalian padaku, kalau kalian ingin terbebas dari rasa sakit,” kata Zhang Yu dengan tenang.
Bing Mao dan tiga orang lainnya yang tak lagi ingin merasakan rasa sakit, mereka sama-sama mencoba menghilangkan niat jahat yang ditujukan pada Zhang Yu.
“Sedikit saja kalian masih memiliki niatan jahat padaku, kalian akan terus merasa kesakitan,” ungkap Zhang Yu.
“Sial! Bagaimana mungkin aku dapat menghilangkan semua niat jahat yang tertuju padanya hanya dalam beberapa saat,” gumam Lan Guang yang kesulitan menghilangkan niat jahatnya pada Zhang Yu.
Xue Xie, penguasa Alam Angin yang hanya memiliki sedikit niatan jahat pada Zhang Yu, dia menjadi sosok pertama yang berhasil membebaskan dirinya dari rasa sakit.
Tak lama setelah Xue Xie, Huo Sheng De menjadi sosok kedua yang berhasil membebaskan dirinya dari rasa sakit. Meski dia marah dan membenci Zhang Yu setelah apa yang dilakukan pada kakaknya, dia berhasil menghilangkan niat jahatnya setelah menyadari seluruh kesalahan yang telah dilakukan bersama kakaknya.
“Bagus, kalian telah menjadi budak yang patuh pada tuannya,” kata Zhang Yu.
“Karena kalian telah terbebas dari rasa sakit, silahkan menikmati pertunjukan dari mereka yang masih belum berhasil membebaskan diri dari rasa sakit,” ungkap Zhang Yu.
Mendengar itu Xue Xie dan Huo Sheng De segera mengarahkan pandangan mereka ke arah Lan Guang dan Bing Mao, yang masih mengerang melawan rasa sakit.
Berkali-kali Xue Xie dan Huo Sheng De melihat Lan Guang dan Bing Mao mencoba mengakhiri hidup mereka, tapi berkali-kali juga muncul kekuatan asing mencegah keduanya melakukan bunuh diri.
Sedangkan Zhang Yu dia hanya memandang sinis keberadaan dua orang yang masih mengerang kesakitan. Dia sudah menduga kalau dua orang itu pasti kesulitan membebaskan diri sendiri dari rasa sakit.
__ADS_1
“Dendam dan kebencian yang mereka tujukan padaku, akhirnya hanya menambah rasa sakit yang harus mereka rasakan,” kata Zhang Yu tidak merasa iba dengan apa yang sedang dirasakan Lan Guang dan Bing Mao.
Satu jam berlalu akhirnya kedua orang itu mulai berhasil menghilangkan niat jahat yang mereka miliki, perlahan rasa sakit yang sedang mereka rasakan berkurang, tapi rasa sakit itu tidak sepenuhnya menghilangkan.
Setelah satu jam kembali berlalu, akhirnya Lan Guang dan Bing Mao berhasil membebaskan diri mereka dari rasa sakit.
Saat ini mereka tidak lagi memiliki niat jahat pada Zhang Yu, dan entah kenapa semua itu justru membuat tubuh mereka terasa nyaman.
Sementara itu di sisi Zhang Yu, senyuman senang terlihat di wajahnya, saat dia melihat empat penguasa yang kini telah resmi menjadi budaknya.
“Apa kalian sudah merasa lebih baik? Aku merasa kalian lebih baik dari sebelumnya,” kata Zhang Yu menatap bergantian keempat budaknya.
Keempat penguasa yang telah berhasil dia perbudak hanya diam, enggan menjawab apa yang ditanyakan nya. Akan tetapi, keempatnya mengaku kalau keadaan mereka jauh lebih baik setelah tidak lagi memiliki niat jahat pada Zhang Yu.
Meski tidak mendapat jawaban langsung dari mereka, hanya dengan melihat ekspresi yang ditunjukkan keempatnya, Zhang Yu tahu keadaan mereka sekarang ini jauh lebih baik dari sebelumnya.
“Semua telah berakhir!” kata Zhang Yu sembari menyapukan pandangannya ke segala arah.
“Suami, apa benar semua telah berakhir?” tanya Lin Yifei yang tiba-tiba saja muncul di sebelah Zhang Yu.
Zhang Yu menganggukkan kepalanya, lalu berkata, “Mereka tidak akan pernah mengganggu kita lagi...”
Mendengar itu Zhang Yu menjelaskan pada Lin Yifei apa yang sudah dia lakukan pada keempat penguasa, yang sekarang terlihat sangat patuh padanya.
“Jadi, suami telah menanamkan segel budak ke dalam tubuh mereka?” tanya Lin Yifei memastikan.
Zhang Yu mengangguk, lalu berkata, “Mereka mulai sekarang akan menuruti semua keinginan kita...”
Lin Yifei senang mendengarnya karena mulai hari ini tak lagi ada penguasa yang dapat mengganggu ketenangan keluarganya.
“Apa semua sudah berakhir?” tanya Fan Yu Jie yang muncul dan berdiri di sebelah Lin Yifei.
“Saudari, semua sudah berakhir, dan sekarang kita bisa mempersiapkan pesta pernikahan untuk kalian,” kata Lin Yifei yang mendengar semua percakapan diantara Zhang Yu dan Fan Yu Jie.
Zhang Yu yang mendengar perkataan Lin Yifei, dia tidak percaya kalau istrinya setuju dengan sebuah janji di masa lalu yang dia buat dengan Fan Yu Jie.
“Apa aku baru saja mendapatkan restu dari saudari penguasa Alam Bunga? Apa aku akan menjadi yang kedua?” kata Fan Yu Jie sembari menoleh kesampingkan, menatap Zhang Yu.
Zhang Yu hanya tersenyum mendengar itu, tapi pada akhirnya dia menjelaskan semua pada Fan Yu Jie. Bersamaan dengan dia selesai memberi penjelasan, enam wanita lainnya keluar dari Dunia Abadi, menunjukkan keberadaan mereka.
__ADS_1
“Ternyata seluruh Permaisuri Alam Nirwana Agung telah bersatu seperti di masa lalu, dan tetap saja aku menjadi yang terakhir seperti di masa lalu,” kata Fan Yu Jie yang sangat bahagia walau dia menjadi wanita ke delapan dalam hidup Zhang Yu.
“Apa tidak sebaiknya kita segera menyiapkan acara pernikahan kalian?” tanya Long Hua senang karena jumlah saudarinya kembali bertambah.
Semuanya saling beradu pandang setelah mendengar pertanyaan Long Hua, dan tak butuh waktu lama semua sepakat mengadakan pesta pernikahan yang akan diadakan di Alam Kegelapan.
Sedangkan para penguasa yang berada di aula istana, mereka merasa Zhang Yu adalah sosok yang sangat beruntung karena dengan mudahnya dia berhasil menarik seluruh keindahan untuk senantiasa mengelilinginya.
“Tuan memang sosok yang bisa membuat seluruh wanita tunduk hanya dengan merasakan auranya,” kata Zhang Lao sembari menunjukkan senyuman di wajahnya.
Meski tak sepenuhnya benar, tapi tidak ada yang menyanggah apa yang baru dikatakan Zhang Lao tentang Zhang Yu.
Pada akhirnya kekacauan di aula istana penguasa Alam Es berakhir dengan Zhang Yu yang berhasil memperbudak empat penguasa, dan dia juga berhasil mendapatkan wanita yang semakin meramaikan kehidupannya.
“Bagaimana kalau kita segera pergi ke Alam Kegelapan untuk mengadakan pesta pernikahan?” tanya Qing Yue.
“Aku setuju dengan saudari Yue,” ungkap Yan Fei.
“Aku juga setuju dengan saudari Yue,” kata Yin Siyi.
“Kalau begitu, kalian semua yang ada di tempat ini, mari pergi ke Alam Kegelapan, untuk menghadiri pesta pernikahan yang sebenarnya!” kata Fan Yu Jie sembari menunjukkan senyuman bahagia di wajahnya.
“Pesta lagi! Dengan senang hati aku ikut pergi ke Alam Kegelapan,” kata Dong Ye, penguasa Alam Tombak.
“Aku juga ikut,” kata penguasa Alam Roh, begitu juga dengan dua penguasa lainnya.
“Kalian juga harus ikut!” kata Zhang Yu tegas pada empat penguasa yang telah menjadi budaknya.
“Baik Tuan,” jawab keempatnya bersamaan.
°°°
Bab 219 yang terdapat kesalahan penulisan nama telah diperbaiki...
Terimakasih untuk yang sudah mengingatkan...
°°°
Bersambung...
__ADS_1